Bertemu orangutan yang ceria di
Pengalaman Pusat Rehabilitasi Orangutan Sepilok
Orangutan yang ceria menunggu di hutan hujan Sepilok yang subur.
Semua Pengalaman Pusat Rehabilitasi Orangutan Sepilok
Sedang dimuatkan...
Lihat Koleksi
Kata-kata manis dari tetamu kami
4.7
|
818 ulasan
Pengalaman Pusat Rehabilitasi Orangutan Sepilok Soalan Lazim
Bagaimana Pusat Rehabilitasi Orangutan Sepilok berkontribusi pada pelestarian orangutan?
Pusat Rehabilitasi Orangutan Sepilok sangat berperan dalam pelestarian orangutan. Sejak didirikan pada tahun 1964, pusat ini telah berhasil merehabilitasi dan melepaskan lebih dari 200 orangutan ke alam liar. Pusat ini juga terlibat dalam penelitian dan upaya pelestarian seperti penanaman kembali hutan, yang membantu kelangsungan hidup tidak hanya orangutan tetapi juga satwa liar dan habitatnya. Pengunjung ke pusat ini juga turut berkontribusi pada pelestarian karena sebagian dari biaya masuk mereka dialokasikan untuk mendukung upaya pelestarian pusat.
Waktu terbaik untuk datang ke Pusat Rehabilitasi Orangutan Sepilok untuk berfoto adalah kapan?
Waktu terbaik untuk berkunjung untuk berfoto adalah pagi hari saat waktu makan orangutan, biasanya sekitar jam 10 pagi dan 3 sore. Cahaya pagi yang lembut membuat foto kamu terlihat lebih hangat, dan orangutan cenderung lebih aktif saat waktu makan ini. Datang sedikit lebih awal memberi kamu kesempatan menemukan sudut pandang yang bagus dan mengambil gambar spontan dari primata luar biasa ini saat mereka berperilaku alami, jauh dari keramaian.
Ada desa lokal atau situs budaya di sekitar yang bisa dikunjungi setelah mengunjungi pusat ini?
Ya, setelah menjelajahi Pusat Rehabilitasi Orangutan Sepilok, cobalah kunjungi desa-desa sekitar seperti Kampung Buli Sim Sim di Sandakan untuk merasakan budaya Iban dan Kadazan setempat. Berinteraksi dengan komunitas adat memberi kesempatan unik untuk belajar tentang kerajinan tradisional dan kehidupan sehari-hari. Ingatlah untuk sopan dan minta izin sebelum memfoto warga lokal, dan pilih tur budaya yang dipandu agar mendapatkan wawasan lebih dalam tentang kebiasaan dan warisan mereka.
Apa tips yang bisa kamu berikan untuk fotografer satwa liar yang datang ke pusat ini?
Untuk fotografer satwa liar, membawa lensa telefoto (minimal 300mm) sangat penting agar bisa menangkap orangutan dari jarak yang sopan. Gunakan kecepatan rana yang cepat agar gerakan beku, dan sesuaikan ISO kamu saat kondisi cahaya rendah. Tips bagus adalah menjaga agar tidak mencolok agar tidak menakuti orangutan, dan bersabarlah – banyak foto keren didapat dari menunggu diam-diam di area yang teduh. Jangan lupa bawa banyak kartu memori dan baterai cadangan.
Apakah layak mengunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan Sepilok jika saya suka pengalaman yang berbeda dari yang biasa dan budaya lokal?
Tentu saja. Meskipun pusat ini cukup terkenal, tapi tetap menawarkan pengalaman yang cukup autentik tentang usaha pelestarian Sabah dan keindahan alamnya. Untuk menjelajah yang berbeda dari yang umum, gabungkan kunjunganmu dengan trekking hutan atau pelayaran sungai di daerah sekitar yang membawa kamu ke bagian hutan hujan Borneo yang kurang dijangkau. Berinteraksi dengan pemandu lokal akan memperdalam pemahamanmu tentang ekosistem dan budaya setempat, membuat pengalamanmu lebih berkesan dari sekadar melihat orangutan.
Yang best-best je








