
Chiang Mai
Chiang Mai
Mulai Rencanakan
Semua Petualangan di Chiang Mai
Surat cinta dari tamu-tamu kami
Pertanyaan Umum tentang Chiang Mai
Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Chiang Mai?
Waktu terbaik untuk berkunjung adalah November hingga Februari, saat cuaca sejuk, kering, dan cocok untuk menjelajah. Januari adalah musim ramai, jadi harap bersiap untuk lebih banyak wisatawan.
Kalau kamu suka suasana kurang ramai, kunjungi di November, saat cuaca masih bagus tapi tidak terlalu padat.
Maret sampai Mei panas dan berkabut karena musim pembakaran, jadi kegiatan di luar jadi kurang menyenangkan.
Berapa hari saya harus menghabiskan waktu di Chiang Mai?
Perjalanan selama 4-5 hari cocok untuk menikmati semua hal utama di Chiang Mai, tapi jika ingin menjelajahi lebih dari tempat wisata biasa, 7 hari adalah pilihan yang sempurna.
Rencana perjalanan 7 hari untuk perjalanan yang lengkap:
- Hari 1-2: Jelajahi Kota Tua, kunjungi pasar malam, dan temui scene seninya di Chiang Mai.
- Hari 3-4: Ikut pengalaman gajah yang bertanggung jawab dan naik hiking untuk melihat kera yang diselamatkan di Mae Kampong.
- Hari 5: Jalan-jalan di jalur tersembunyi ke Doi Suthep atau kunjungi Doi Inthanon, puncak tertinggi di Thailand.
- Hari 6-7: Bersantai di Chiang Dao, tempat tersembunyi dengan festival seni, glamping, dan kegiatan mencari makanan di alam. Tempat favorit kami dekat Chiang Mai!
Apa saja tempat wisata yang harus dilihat di Chiang Mai?
- Kebun Binatang Gajah Etis – Pilih tempat yang tidak menyentuh dan tidak memandikan gajah untuk melihat mereka secara alami. Hanya dua tempat di Chiang Mai yang memenuhi standar etika internasional.
- Jalur Tersembunyi Doi Suthep – Hindari keramaian dan jalani jalur lokal yang melewati desa kopi sebelum sampai ke kuil paling suci di Chiang Mai.
- Chiang Dao – Tempat rahasia satu jam dari Chiang Mai, lengkap dengan festival seni, glamping, dan jalur alam. Cocok untuk istirahat yang tenang dari kota.
- Desa Mae Kampong – Sebuah desa di pegunungan yang tenang di mana Anda bisa melihat orang monyet yang diselamatkan dan merasakan kehidupan tradisional Thailand.
- Air Terjun Lemut – Keajaiban alam di mana Anda bisa memanjat batu menggunakan pegangan batu kapur yang unik.
- Rafting Bambu di Sungai Teang – Petualangan hutan liar yang membawa Anda melalui pemandangan pegunungan terpencil dan desa suku Lahu.
- Pasar Jing Jai & Desa Seniman Bann Kang Wat – Tempat wajib dikunjungi untuk keramik, kerajinan tangan, dan pasar seni lokal.
Apakah semua tempat perlindungan gajah di Chiang Mai etis?
Tidak. Meskipun banyak tempat mengaku "beretika," sebagian besar masih mengizinkan wisatawan untuk menyentuh, memberi makan, atau memandikan gajah, yang sama bahayanya dengan naik gajah. Menurut World Animal Protection, gajah yang bisa bertoleransi dengan interaksi manusia sudah menjalani latihan yang kejam.
Tempat perlindungan yang benar-benar etis mengikuti aturan berikut:
✔️ Tidak naik gajah atau melakukan trik
✔️ Tidak menyentuh atau berfoto selfie
✔️ Tidak memberi makan secara langsung
✔️ Tidak memandikan
✔️ Tidak melakukan perkawinan tahanan
Apakah layak untuk mengunjungi Taman Nasional Doi Inthanon?
Ya, tapi harapkan tempat ini ramai dikunjungi. Doi Inthanon adalah puncak tertinggi di Thailand, lengkap dengan pagoda yang indah, jalur alam, air terjun, dan desa-desa Karen serta Hmong. Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan seharian penuh, dan cuaca yang lebih sejuk membuatnya jadi pelarian yang menyegarkan dari kota.
















































































