Temukan budaya yang berwarna dan hidup
Budaya & Wisata di Singapura
Berjalan bersama kelompok, lihat Kampung terakhir kami, atau pelajari kerajinan yang semakin hilang
Semua Budaya & Wisata di Singapura
Memuat...
Lihat Koleksi
Surat cinta dari tamu-tamu kami
4.9
|
644 ulasan
Pertanyaan Umum tentang Budaya & Wisata di Singapura
Apa saja tempat budaya yang kurang dikenal di Singapura yang menawarkan pengalaman lokal yang autentik?
Selain tempat wisata utama, jelajahi warisan Melayu yang hidup di Kampong Glam, terutama Masjid Sultan yang berwarna-warni dan butik-butik di Arab Street. Untuk menyelami budaya Peranakan, kunjungi Museum Peranakan atau jalan-jalan di Joo Chiat Road yang punya rumah toko yang terawat dan seni jalanan yang penuh warna. Tempat-tempat ini bagus untuk foto dan memberi wawasan asli tentang asal-usul multikultural Singapura yang jauh dari keramaian.
Di mana tempat terbaik bagi penggemar fotografi untuk menangkap budaya lokal Singapura?
Untuk foto yang menarik, pergi ke Tekka Centre di Little India untuk pasar yang penuh warna dan mural yang ceria, atau jelajahi arsitektur Art Deco dan mural tersembunyi di Tiong Bahru. Kawasan Haji Lane menawarkan butik unik dan seni jalanan yang cocok banget untuk menangkap suasana trendi dan multikultural Singapura. Pagi-pagi atau sore hari biasanya cahaya lebih lembut dan kerumunan lebih sedikit, cocok buat fotografi.
Bagaimana pelancong bisa merasakan suasana seni dan kerajinan tradisional Singapura di luar jalur wisata utama?
Kunjungi Abroad di Dhoby Ghaut saat festival budaya untuk melihat stan kerajinan lokal, atau cek Pusat Kebudayaan Tionghoa Singapura untuk lokakarya seni tradisional. Kawasan Katong yang berwarna-warni juga punya toko-toko kecil yang menampilkan kerajinan Peranakan seperti rajutan manik dan bordir. Ikut serta dalam lokakarya seni atau kerajinan lokal bisa memberi pengalaman yang langsung dan seru, yang sering kali terlewatkan oleh wisatawan biasa.
Apakah ada lingkungan lokal di Singapura yang cocok untuk menjelajahi makanan jalanan autentik dan kedai makan lokal?
Pasti kunjungi pusat penjaja di Tiong Bahru dan Geylang untuk pengalaman rasa masakan Singapura asli yang jauh dari tempat wisata. Kafe yang penuh seni dan santai di Tiong Bahru berbeda dengan lapak jalanan yang ramai di Geylang yang terkenal dengan ketam cili dan sate. Kunjungan pagi hari atau hari biasa biasanya lebih sepi, cocok untuk fotografi dan menikmati suasana lokal.
Festival dan acara budaya unik apa yang harus diperhatikan wisatawan untuk merasakan warisan multikultural Singapura?
Rencanakan kunjungan Anda sekitar festival besar seperti Deepavali di Little India, Hari Raya Puasa di Geylang Serai, atau perayaan Tahun Baru Imlek di Chinatown. Acara ini penuh dengan parade berwarna-warni, pertunjukan tradisional, dan pasar meriah, menawarkan peluang foto yang keren sekaligus kesempatan menyaksikan ekspresi budaya otentik. Cek kalender lokal untuk festival kecil dan perayaan lingkungan yang menampilkan keberagaman komunitas di Singapura.
Yang terbaik aja
















