Tasmu
Tas berbisik: "Isi aku dong!"
Total Pesanan
$0 USD
Checkout
Temukan tempat menarik di Sumba yang berwarna-warni

Wisata Wisata di Sumba

Temui budaya kuno, kuda liar, dan pemandangan menakjubkan bersama penduduk setempat.

Semua Wisata Wisata di Sumba

Memuat...

Lihat Koleksi



















Surat cinta dari tamu-tamu kami

5
|
17 ulasan
Saya sangat menyarankan menghabiskan minimal 3 hari menjelajahi Sumba Barat. Saya sangat ingin merekomendasikan pengemudi dan pemandu kami, Itto. Dia bukan hanya pengemudi kami tetapi juga pemandu yang hebat dan teman lokal. Dia sangat mengenal pulau ini, berbagi pengalaman pribadinya, dan berdiskusi tentang banyak fakta menarik tentang kehidupan lokal dan budaya Murapi bersama kami. Itto berbicara bahasa Inggris dengan sangat baik dan dia adalah pria muda yang jujur, baik hati, dan berpikiran terbuka. Dia membantu kami dengan pertanyaan apa pun yang kami miliki dan menunjukkan kepada kami semua tempat paling menarik di Sumba. Saya merekomendasikan Itto 100% dan agen Seek Sophie kepada semua orang!
Natalya
Pengalaman luar biasa bersama Itho di Pulau Sumba. Dia orangnya asik dan banyak membantu kami, memberikan banyak informasi dan membawa kami ke tempat-tempat keren yang nggak mungkin kami temukan sendiri tanpa dia.
Kenneth Chen
Berkat Risto, kami bisa mengenal Sumba, pulau yang indah dengan banyak sisi menarik. Sangat direkomendasikan
Francesca

Pertanyaan Umum tentang Wisata Wisata di Sumba

Apa saja tempat budaya yang wajib dikunjungi saat tur wisata di Sumba?

Sumba dikenal karena kekayaan budaya yang dimilikinya, termasuk desa-desa tradisional seperti Tarung dan Weekuri yang memiliki makam megalitik yang unik dan ritual adat pribumi. Bagi penggemar fotografi, mengabadikan persembahan berwarna-warni dan upacara adat selama festival lokal seperti Pasola bisa memberi gambaran hidup tentang tradisi kuno Sumba. Untuk pengalaman penuh, pertimbangkan menyewa pemandu lokal yang bisa membantu berinteraksi dengan sopan dan memberi penjelasan lebih dalam tentang adat dan sejarahnya.

Apakah ada pantai tersembunyi atau tempat pantai yang layak dijelajahi saat tur di Sumba?

Tentu saja! Selain Pantai Nihiwatu yang terkenal, jelajahi Pantai Mangku dan Pantai Kodi yang terpencil, yang cocok untuk menangkap keindahan alam asli dan momen pribadi. Tempat-tempat yang kurang dikenal ini biasanya lebih sepi pengunjung, jadi cocok untuk foto yang lebih otentik. Untuk menuju ke tempat tersembunyi ini, disarankan pakai kendaraan 4WD, dan perjalanan di pagi atau sore hari bisa menghasilkan pencahayaan yang indah untuk fotografi dan pengalaman yang lebih tenang.

Pasar lokal atau desa tradisional apa yang harus saya masukkan dalam jadwal wisata Sumba saya?

Mengunjungi desa tradisional Praiha atau Rende bisa jadi peluang bagus untuk memotret kehidupan sehari-hari, kerajinan lokal, dan pakaian adat. Festival Pasola yang diadakan di desa tertentu adalah acara yang menakjubkan penuh warna dan budaya yang disukai oleh para fotografer. Untuk pengalaman yang lebih dekat, datanglah lebih awal supaya bisa menangkap momen-momen spontan, dan minta izin sebelum memotret warga yang sedang melakukan aktivitas sehari-hari atau upacara agar menghormati kebiasaan setempat.

Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Sumba agar bisa foto pemandangan dan ikut festival budaya?

Musim kemarau dari Mei sampai September biasanya punya cuaca terbaik buat jalan-jalan, foto-foto di luar ruangan, dan menjelajahi daerah terpencil tanpa hujan deras yang ganggu rencana perjalanan. Bulan Juli dan Agustus berbarengan dengan festival tradisional kayak Pasola, di mana ada upacara meriah dan pertarungan tradisional yang jadi pusat perhatian, bikin peluang foto yang unik. Rencanakan perjalananmu dulu dan cocokkan waktunya dengan festival ini supaya bisa merasakan budaya Sumba yang paling hidup.

Ada tips khusus untuk berfoto dengan sopan saat mengikuti upacara adat atau berinteraksi dengan penduduk setempat?

Ya, selalu minta izin terlebih dahulu kepada warga sebelum memotret upacara atau orang, terutama saat ada ritual sakral, agar menghormati tradisi mereka. Gunakan pendekatan yang tenang dan tidak mengganggu, dan hindari penggunaan flash saat memotret acara agar tidak mengganggu. Berpakaian sopan dan bersikap ramah saat berinteraksi juga bisa membuat pengalaman lebih bermakna dan hasil foto yang lebih otentik. Ingat, menangkap esensi budaya Sumba memerlukan sensitivitas dan minat yang tulus—jadi dekati mereka dengan hormat dan rasa ingin tahu.
Yang terbaik aja
Jadi... siapa Sophie?
Banyak yang nanya soal itu! Sebenarnya nggak ada anggota tim kami yang namanya Sophie. Sophie berasal dari kata Yunani yang berarti kebijaksanaan. Kami ingin Seek Sophie jadi tempat buat kamu mencari pengalaman yang bikin kamu lebih mengenal dirimu sendiri dan dunia. Perjalanan yang bikin hati hangat dan bikin kamu merasa lebih terhubung.
Ayo berteman!
Dapatkan info spot rahasia dan tempat tersembunyi langsung ke email kamu.
Bahasa Inggris
USD
Bahasa Inggris
USD
© Seek Sophie 2026PrivasiSyarat & Ketentuan
Izin Agen Perjalanan TA03435