1 / 18


















Ekspedisi Tambora 4H3M | Mendaki Gunung Berapi yang Mengubah Sejarah
Temukan kisah besar Gunung Tambora & pengaruhnya pada sejarah dunia!
4.0
|2 ulasan
Ukuran grup
Hingga 4 tamu

DURASI
4 hari 3 malam

Jenis pemesanan
Perjalanan gabungan

TITIK TEMU
Penjemputan gratis

Ukuran grup
Hingga 4 tamu
- Hal menarik dari pengalaman
- Rencana perjalanan
- Termasuk
- Akomodasi
- Info lebih lanjut
- Tuan rumah
- Ulasan
Mendaki Gunung Tambora yang megah — benar-benar tak terlupakan
Rasakan keindahan Gunung Tambora yang begitu memukau, gunung berapi dengan kisah sedahsyat hingga mengubah jalannya sejarah! Perjalanan ini adalah petualangan sejati untuk para penjelajah, di mana setiap langkah terasa seperti menyusuri sisa-sisa peradaban kuno. Bayangkan lanskap yang luar biasa, matahari terbit sekali seumur hidup di bibir kawah letusan terbesar di dunia, dan kesempatan untuk jadi bagian dari sesuatu yang lebih besar.Kisah Tambora:Letusan Gunung Tambora pada tahun 1815 bukan hanya dahsyat, tapi juga mengubah dunia. Ledakan ini menggelapkan langit di berbagai belahan dunia, membuat Eropa mengalami "tahun tanpa musim panas", dan bahkan mungkin menginspirasi kisah menyeramkan Frankenstein! Ini adalah gunung berapi tempat sejarah bertemu legenda, tempat bagi para penjelajah yang menyukai cerita sebesar bentang alamnya.Kisah Tambora:Gunung Tambora bukan sekadar gunung berapi biasa. Letusannya pada tahun 1815 adalah yang terbesar dalam sejarah yang tercatat, memicu peristiwa iklim global yang dikenal sebagai "tahun tanpa musim panas"! Itulah yang membuat Tambora begitu istimewa, tempat di mana Anda benar-benar bisa merasakan kekuatan alam.Tambora juga menjadi rumah bagi kaldera Tambora, sebuah situs yang secara budaya sama pentingnya dengan Pompeii-nya Asia. Letusan gunung ini memusnahkan sebuah peradaban dan memengaruhi pola cuaca dunia. Kini, Taman Nasional Tambora adalah cagar biosfer UNESCO yang menghadapi ancaman baru. Kunjungan Anda menjadi dukungan nyata bagi upaya konservasi, sekaligus membantu masyarakat lokal menemukan pilihan mata pencaharian yang lebih berkelanjutan dibanding berburu dan penebangan hutan, praktik yang dulu sempat mengancam keajaiban ekologi ini.Bergabunglah dengan tim berpengalaman untuk petualangan tak terlupakan yang memadukan pemandangan menakjubkan dengan kesempatan untuk membawa dampak baik.Yang bisa Anda harapkan:Petualangan 4 hari 3 malam dengan 2 hari trekkingPerjalanan darat yang indah menuju Tambora pada Hari 1Menginap semalam di lokasi glamping kami pada Hari 1Trekking yang menantang tapi sepadan hingga ke bibir Gunung Tambora pada Hari 2Menyaksikan matahari terbit yang memukau di bibir kawah Tambora pada Hari 2Menginap semalam di lokasi glamping kami pada Hari 3Transfer kembali ke bandara Bima pada Hari 4Tips penting:Petualangan ini tutup dari 15 Oktober hingga 15 Mei karena kondisi cuaca.Bawa sepatu trekking yang kokoh dan pakaian berlapis untuk menghadapi perubahan suhu.Catatan penting:Tim trekking kami terdiri dari petani lokal yang bekerja sebagai pemandu sampingan. Sebagian besar belum pernah memiliki kesempatan belajar bahasa asing, jadi kemampuan bahasa Inggris mereka mungkin terbatas—tetapi mereka selalu hangat, ramah, dan senang berinteraksi dengan tamu. Agar komunikasi lebih mudah, kami menyarankan Anda mengunduh aplikasi Google Translate dengan kamus bahasa Indonesia. Dengan begitu, Anda tetap bisa mengobrol dengan tim kami meski sedang offline dan menikmati pengalaman yang lebih kaya di Gunung Tambora.Kami juga mohon agar tamu menghormati budaya setempat: harap mengenakan baju lengan panjang dan celana panjang, serta menghindari menunjukkan kemesraan di depan umum, karena hal ini bisa membuat warga lokal merasa kurang nyaman.
Hal menarik dari pengalaman
Yang akan kamu lakukan
Hari 1:
Hari ini, kamu akan menuju Tambora lewat perjalanan mobil yang indah!Hari 2:
Hari ini kamu akan mendaki sampai ke pos 3 Gunung TamboraHari 3:
Hari ini kamu akan menikmati matahari terbit di bibir Gunung Tambora!Hari 4:
Hari ini kamu akan kembali ke rumah.Lihat detail
Yang termasuk
Transportasi dari Bima ke Tambora dan dari Tambora ke Bima
Ojek dari dan ke lokasi glamping kami
Biaya masuk Taman Nasional
Dua malam glamping dengan makan malam dan sarapan
Perlengkapan camping; tenda, matras, bantal, sleeping bag
Porter untuk membawa perlengkapan, makanan, dan air
Makanan & camilan di gunung
Tampilkan Detail
Siapa yang kamu dukung

Pendukung Komunitas
Lihat detail
Tempat kamu menginap
1 / 3
Informasi tambahan
Lokasi bertemu
Titik awal
Penjemputan gratis dari Hotel Marina Inn(Hotel Marina Inn, Raya Pantai Lawata, Indonesia)
- Waktu mulai fleksibel. Mohon beri tahu kami waktu yang Anda inginkan
+ 1 opsi lainnya
Titik akhir
- Berakhir di titik awal
Mulai & selesai
- Jika dijemput dari Hotel Marina InnKamu bisa pilih jam mulai sesukamu. Cukup beri tahu tuan rumah setelah pemesanan.
- Jika dijemput dari Bandara Bima, Sumbawa, Nusa Tenggara BaratKamu bisa pilih jam mulai sesukamu. Cukup beri tahu tuan rumah setelah pemesanan.
Kesesuaian / Aksesibilitas
- Ramah anak (Tanpa batas usia minimum)
Pembatalan & kebijakan lainnya
Pembatalan
Batal 7 hari sebelum aktivitas untuk pengembalian dana penuh
Yang perlu dibawa
- Handuk kecil
- Head torch
- Jaket/windbreaker (jika jaket Anda tidak tahan air, kami juga menyarankan membawa jas hujan sekali pakai)
- Kaos kaki anti lintah
- Kaos kaki trekking dengan ketebalan sedang
- Kupluk
- Lapisan pakaian tambahan (karena di bibir kaldera pukul 6 pagi akan sangat dingin
- Pakaian hangat untuk tidur (karena di pos 3 cukup dingin)
- Pakaian trekking (kaus, celana pendek/panjang)
- Perlengkapan P3K dasar (misalnya plester, ibuprofen, antiseptik, dan kasa)
- Perlengkapan mandi pribadi
- Sarung tangan (berguna saat turun di jalur yang curam)
- Sepatu trekking atau lari dengan grip yang baik
- Tabir surya
- Tas ransel tahan air untuk menyimpan barang
- Tisu basah (karena tidak ada pancuran di gunung)
- Topi
Ups, petualangan itu sedang tidak tersedia sekarang. Yuk cari yang lain yang tidak kalah seru!
Kenalan dengan tuan rumahmu
Rik pertama kali datang ke Gunung Tambora sebagai seorang arkeolog, dengan harapan bisa menemukan harta karun tersembunyi dari kerajaan Tambora yang hilang. Saat melakukan penggalian, ia terpesona oleh keindahan dan misteri gunung berapi ini. Ia sangat tertarik dengan kisah tentang gunung yang telah lama terlupakan dan pernah meletus dengan kekuatan terbesar dalam sejarah. Ketika Rik menyadari bahwa belum ada yang mendaki Gunung Tambora, ia memutuskan untuk memulai Visit Tambora agar bisa berbagi kecintaannya pada gunung ini dengan orang lain. Sekarang ia memimpin pendakian berpemandu ke puncak, sambil membagikan pengetahuannya tentang sejarah dan geologi gunung berapi itu. Ia juga menawarkan tur budaya ke desa-desa sekitar, di mana para tamu bisa mengenal masyarakat lokal dan kehidupan mereka sehari-hari.
Pengalaman: 10 tahun
Bahasa: Bahasa Inggris Dasar
Tingkat penerimaan: 75%

Agar pembayaran tetap aman, gunakan situs web Seek Sophie untuk semua transaksi dan komunikasi.
Kami sudah memilih yang terbaik untuk Anda





























