1 / 24
























Buat Jepit Rambut Bunga Lanna | Belajar dari Salah Satu Grandmaster Terakhir
Buat jepit rambut bunga tradisional yang dipercaya membawa keberuntungan!
5.0
|6 ulasan
Ukuran grup
Hingga 12 tamu

DURASI
2 jam

Jenis pemesanan
Perjalanan privat

TITIK TEMU
Di lokasi

Ukuran grup
Hingga 12 tamu
- Hal menarik dari pengalaman
- Rencana perjalanan
- Termasuk
- Ketersediaan
- Info lebih lanjut
- Tuan rumah
- Ulasan
Buat jepit rambut bunga indah bersama salah satu grandmaster terakhir seni ini
Buat jepit rambut bunga kamu sendiri – karya indah tradisi Thailand yang dipercaya membawa keberuntungan dan rezeki!Dalam budaya Lanna, rambut panjang dianggap sakral. Menghiasnya dengan bunga adalah bentuk penghormatan untuk 32 jiwa (“kwan”), demi keberuntungan dan perlindungan. Kini, tradisi ini dilestarikan oleh tangan-tangan terampil Mae Kru Somjit Inthaya, salah satu grandmaster terakhir dari seni yang mulai langka ini.Dengan bimbingan lembut dan ahli darinya, kamu akan belajar membentuk lembaran kuningan menjadi bunga-bunga anggun yang berayun mengikuti gerakanmu — persis seperti jepit rambut asli (Dok Mai Wai) yang biasa digunakan dalam ritual tari tradisional. Kami rasa ini sangat keren karena kamu bisa membuat sendiri karya budaya Lanna yang bisa dipakai!Tentang TempatnyaTempat workshop ini juga sangat indah dan penuh makna. Berlokasi di Kota Tua Chiang Mai, dengan cahaya alami, dikelilingi halaman terbuka, pameran seni, dan museum kecil yang tenang. Melalui arsitektur, workshop, pameran, program residensi, dan acara lainnya, tempat ini bertujuan memberdayakan pengrajin lokal dan menjaga tradisi Thailand tetap hidup. Rasanya seperti ruang kreatif indie yang keren!Apa yang Akan Kamu AlamiIkuti workshop selama 2 jam bersama sang master kraf rakyat lokal, Mae Kru Somjit Inthaya. Pelajari kerajinan langka yang penuh arti dan sejarah.Pelajari teknik tradisional Lanna dalam membuat jepit rambut bunga dari logam yang disebut Dok Mai Wai.Langsung praktik membentuk bunga dari lembaran kuningan, perak, atau emas.Dukung pelestarian budaya: Kehadiranmu membantu menjaga supaya kerajinan ini tetap hidup dan mendukung pengrajin lokal.Nikmati suasana tenang di Kalm Village, lengkap dengan toko kerajinan tangan dan kafe yang menawan.Catatan PentingDurasi: Sekitar 2 jamSesi privat: Minimal 2, maksimal 12 peserta.Air minum gratis selama sesi.Tidak memerlukan pengalaman sebelumnya — cocok untuk pemula.Transportasi dan makanan tidak termasuk, tapi ada kafe di lokasi.Cara menyenangkan mendukung pengrajin lokal dan menjaga warisan budaya tetap hidup.
Hal menarik dari pengalaman
Yang akan kamu lakukan
Workshop tusuk konde Lanna dengan pengrajin lokal di Puak Tam – pelajari kerajinan logam tradisional
Lihat detail
Yang termasuk
Workshop privat dipandu oleh master kraf rakyat Mae Kru Somjit Inthaya
Air minum
Tampilkan Detail
Siapa yang kamu dukung

Pendukung Komunitas

Pilihan rendah karbon
Lihat detail
Tanggal tersedia berikutnya
Harga ditampilkan dalam USD
Pilih waktu untuk 20 Mei 2026
Informasi tambahan
Lokasi bertemu
Titik awal
Titik temu di Desa Kalm(Kalm Village Chiang Mai, Phra Pok Klao Road Soi 4, Thailand)
- 10:00am / 02:00pm
Titik akhir
- Berakhir di titik awal
Mulai & selesai
- Setiap Senin10:00AM - 12:00PM02:00PM - 04:00PM
- Setiap Selasa10:00AM - 12:00PM02:00PM - 04:00PM
Lihat selengkapnya
Kesesuaian / Aksesibilitas
- Ramah kursi roda
- Usia yang disarankan: 15+
Pembatalan & kebijakan lainnya
- PembatalanBatal 3 hari sebelum aktivitas untuk pengembalian dana penuh
- Kebijakan penjadwalan ulangRescheduling must be requested at least 3 days (72 hours) in advance of the original appointment time. Requests made after this window may not be accommodated.
Yang perlu dibawa
- Buku catatan & pena – Kalau kamu ingin mencatat cerita atau teknik dari pengajarnya.
- Hati terbuka & tangan yang ingin tahu – Ini lebih dari sekadar kerajinan — ini adalah koneksi budaya.
Dari
฿1,167.97
/orang5.0(6)
Lihat harga
Kenalan dengan tuan rumahmu
Achariyar dan Araya Rojanapirom adalah kakak beradik yang karya-karyanya sangat terinspirasi dari masa kecil mereka di rumah tradisional Thailand. Karena kedua orang tua mereka adalah arsitek, mereka tumbuh dikelilingi desain yang penuh pertimbangan dan detail buatan tangan—terutama tekstil Thailand, yang dikoleksi oleh ibu mereka selama lebih dari 30 tahun. Kecintaan mereka pada kerajinan dan budaya kini menjadi dasar setiap proyek yang mereka kerjakan, mulai dari restorasi bangunan jati bekas hingga menyelenggarakan lokakarya dan pameran berbasis komunitas. Mereka bekerja erat dengan pengrajin lokal, bukan hanya untuk menampilkan karya mereka, tetapi juga untuk membantu melestarikan keahlian tradisional. Pendekatan mereka mencerminkan komitmen yang tenang dan konsisten untuk menjaga warisan budaya Thailand, dengan menciptakan ruang dan pengalaman yang hangat, ramah, serta menghormati orang, budaya, dan lingkungan.
Pengalaman: 6 tahun
Bahasa: Bahasa Inggris Dasar
Tingkat penerimaan: 53%

Agar pembayaran tetap aman, gunakan situs web Seek Sophie untuk semua transaksi dan komunikasi.
Memuat...
Memuat...
Kami sudah memilih yang terbaik untuk Anda



































