Tasmu
Tas berbisik: "Isi aku dong!"
Total Pesanan
$0 USD
Checkout
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture

Pelayaran 6D5N Tanjung Puting + Desa Dayak

Tinggal Bersama Dayak & Jelajahi Hutan Kalimantan dengan Kelotok
5.0
|9 ulasan
Ukuran grup
Hingga 18 tamu
DURASI
6 hari 5 malam
Tipe pemesanan
Perjalanan privat
KETEMU DI
Penjemputan gratis
Ukuran grup
Hingga 18 tamu
Rasakan hidup di desa Dayak & bertemu orangutan Kalimantan dalam satu perjalanan!
Perjalanan pribadi selama 6 hari ini menawarkan kombinasi langka: menginap selama dua malam bersama masyarakat Dayak di desa dataran tinggi terpencil mereka, kemudian dilanjutkan dengan safari sungai selama 3 malam melewati hutan di Taman Nasional Tanjung Puting. Dimulai dengan pertukaran budaya asli — mengikuti upacara tradisional, menjelajah rumah panjang, dan merasakan kehidupan sehari-hari Dayak — lalu naik klotok (perahu kayu tradisional) untuk perjalanan berhari-hari mencari orangutan liar, monyet proboscis, dan satwa tersembunyi di hutan. Sementara kebanyakan wisatawan buru-buru melalui Kalimantan, perjalanan ini memberi waktu yang benar-benar santai untuk menyerap semuanya. Dengan menghabiskan dua malam penuh di dataran tinggi, Anda benar-benar terhubung dengan komunitas Dayak sebelum berlayar ke sungai. Pelayaran 3 malam memastikan Anda menyaksikan kebangkitan hutan saat matahari terbit, bersinar di bawah cahaya kunang-kunang di malam hari, dan mengunjungi situs riset paling ikonik di taman. Cocok untuk wisatawan penasaran dan peduli, yang ingin mendukung komunitas lokal dan berkontribusi pada upaya reboisasi. Anda tidak hanya membantu komunitas Dayak lokal, tetapi juga ikut serta dalam pelestarian alam dan perjalanan bersama kru yang sangat terikat dengan tempat ini. Jika Anda mencari pengalaman lebih bermakna daripada sekadar melihat satwa, inilah jawabannya.Apa yang DiharapkanHabiskan dua malam pertama di desa Dayak terpencil — jelajah rumah panjang, saksikan ritual Bagondang, dan berbagi arak beras dengan penduduk lokal.Naik pendakian saat matahari terbit ke Bukit Lubang Kilat untuk pemandangan panorama dataran tinggi Kalimantan.Naik kapal kayu tradisional dan tidur dengan suara rimba di sekitar selama tiga malam.Kunjungi stasiun makan orangutan utama – Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, dan Camp Leakey.Temukan satwa liar di sepanjang Sungai Sekonyer, mulai dari gibbon, buaya, hingga burung eksotis.Jelajahi hutan dan tanam pohon kecil di lokasi reboisasi di Pesalat.Mengapung di hutan nipah setelah gelap dan saksikan kunang-kunang yang ajaib menerangi pohon-pohon (jika cuaca memungkinkan).Berangkat dari pelabuhan pribadi di Kumai dan hindari kemacetan serta antrean pelabuhan umum.Hal yang Perlu DiketahuiIni adalah perjalanan pribadi termasuk penjemputan dan pengantaran di bandara Pangkalan Bun.Dua malam dihabiskan di desa Dayak — memberikan pengalaman mendalam tentang budaya mereka sebelum perjalanan ke sungai.Anda akan menghabiskan tiga malam di kapal kayu, yang memiliki tempat tidur nyaman dan fasilitas sederhana.Semua makanan termasuk — dimasak segar di kapal atau di warung lokal saat transfer.Perjalanan berjalan kaki dan pendakian ringan — tingkat jalur bisa dikelola sebagian besar orang.Pengalaman ini offline dengan sinyal terbatas — cocok untuk yang ingin melepaskan diri dari gadget.Bawa uang tunai lebih untuk tip dan souvenir kecil saat perjalanan.Fasilitas / Akomodasi2 malam menginap di rumah panjang tradisional Dayak. Fasilitas dasar, kasur sederhana, kelambu, kamar mandi bersama, tanpa perlengkapan mandi. Terletak di dataran tinggi, tidak ada AC — hanya udara pegunungan yang sejuk.3 malam di kapal kayu (kelotok) dengan kasur sederhana, kelambu, dan pemandangan hutan.Kamar toilet bersama dan shower terbuka sederhana di kapal.Semua makanan termasuk (masakan lokal disajikan di kapal dan saat kunjungan desa).Transfer kendaraan pribadi antar lokasi.Tiket masuk ke taman dan situs budaya termasuk.
Highlight Pengalaman
Apa yang Akan Kamu Lakukan
Hari 1:
Wisata desa, bertemu dengan orang Dayak Tomun, nikmati upacara Bagondang, menginap di rumah panjang semalaman
Hari 2:
Merasakan Kehidupan dan Warisan Dayak
Hari 3:
Memberi makan orangutan, tur satwa liar, dan melihat mangrove di Sungai Sekonyer
Hari 4:
Kunjungi orangutan, trekking di Camp Leakey, naik kapal di malam hari
Hari 5:
Naik kano & Malam kunang-kunang
Hari 6:
Kapal pesiar ke Pelabuhan Kumai & transfer ke Bandara Pangkalan Bun setelah sarapan di kapal
Lihat Detail
Yang Termasuk
Pengalaman Budaya Dayak, termasuk upacara tradisional, tur desa, dan interaksi dengan warga lokal
Teropong tersedia berdasarkan permintaan (1 per grup). Silakan tulis catatan di formulir pemesanan jika ingin meminjam
Menginap 1 malam di rumah panjang tradisional Dayak
Semua makanan selama perjalanan, termasuk makan siang saat perjalanan dan makan di atas perahu
Transportasi pribadi, termasuk penjemputan/pengantaran bandara dan transfer antar lokasi
Beberapa perjalanan melihat satwa liar dengan pemandu di Taman Nasional Tanjung Puting, termasuk lokasi makan orangutan
Akomodasi di atas perahu tradisional (Kelotok)
Trekking hutan
Menanam pohon kecil di Pesalat
Jelajah malam dan melihat kunang-kunang (jika cuaca memungkinkan)
Tiket masuk ke semua taman dan situs budaya yang termasuk
Tampilkan Detail
Siapa yang Kamu Dukung
community_based
Pahlawan Komunitas
wildlife_safe
Pelindung Satwa Liar
Lihat Detail
Tempat Kamu Akan Menginap
Seluruh Tempat
Kapasitas 18 total
2 kamar tidur
2 kamar mandi
Area Bersama
Perlengkapan mandi (Sabun, Sampo)
Kelambu
Kipas
Mandinya Dingin
Pelampung
Rakit Penyelamat
Alat Pemadam Api
Tanggal Tersedia Berikutnya
Harga ditampilkan dalam USD
Pilih waktu untuk 26 Feb 2026
Informasi Tambahan
Tempat Kita Akan Bertemu
Titik Awal
Penjemputan gratis dari Pangkalanbun(Iskandar Airport, Jalan Iskandar, Indonesia)
  • Jam mulai fleksibel. Kasih tahu aja kamu prefer jam berapa
Titik Akhir
  • Selesai di Titik Awal
Mulai & Selesai
Kamu bebas memilih waktu mulai. Kasih tahu host-mu setelah booking, ya.
Kesesuaian / Aksesibilitas
  • Makanan vegetarian tersedia
  • Tersedia makanan halal
  • Cocok untuk Anak-anak (Tanpa Batasan Usia)
Pembatalan & kebijakan lainnya
  • Pembatalan
    Untuk mengamankan tempatmu, host akan menolak tamu lain. Jadi, pembatalan tidak bisa dilakukan.
Yang Harus Dibawa
  • Atasan lengan panjang yang ringan dan menyerap keringat (perlindungan dari matahari & nyamuk)
  • Barang Pribadi:
  • Botol air minum isi ulang (air disediakan di perahu)
  • Buku catatan atau jurnal untuk mencatat satwa liar
  • Camilan berenergi tinggi (kacang, buah kering, snack bar)
  • Celana panjang atau legging (untuk jalan hutan dan lokasi makan orangutan)
  • Hand sanitizer dan tisu basah
  • Handuk atau handuk mikrofiber kecil
  • Jaket hujan ringan atau ponco (hujan sering tiba-tiba)
  • Kamera atau ponsel dengan memori/baterai cadangan
  • Lain-lain (Opsional tapi Berguna):
  • Obat dasar & perlengkapan P3K pribadi
  • Obat nyamuk (DEET atau versi alami seperti Mosiguard)
  • Pakaian & Kenyamanan:
  • Pakaian sopan untuk foto di rumah panjang (disarankan menutup bahu & lutut)
  • Pakaian tidur yang nyaman untuk malam di hutan
  • Pencegahan malaria (konsultasikan dengan dokter sebelum berangkat)
  • Penyumbat telinga (jika kamu tidur ringan)
  • Peralatan Tambahan:
  • Perlengkapan mandi pribadi (usahakan ramah lingkungan)
  • Powerbank (listrik terbatas di perahu)
  • Sandal jepit untuk di atas perahu
  • Sarung serbaguna (bisa jadi selimut, handuk, bantal, dll)
  • Senter kepala atau senter biasa (untuk malam dan di perahu)
  • Sepatu jalan atau sneakers yang nyaman dan tidak licin
  • Tabir surya SPF tinggi
  • Tas kecil untuk trekking singkat
  • Tas tahan air untuk alat elektronik dan barang berharga
  • Teropong (untuk melihat satwa liar di sungai)
Mulai dari
Rp13.390.000
/orang
5.0(9)
Lihat Harga
Tamu
Tanggal Mulai
Kamu belum akan dikenakan biaya
Simpan
Bagikan
Kenalan sama host-mu
Riyan Momod tumbuh besar di Pangkalan Bun, tepat di tepi hutan hujan Kalimantan, dan telah menghabiskan lebih dari 30 tahun membantu orang-orang menjelajahi keajaiban alamnya. Ia bukan sekadar pemandu — ia mengajak orang masuk ke dunianya, entah itu mengamati orangutan liar dari perahu klotok yang tenang atau berbagi cerita di rumah panjang Dayak. Riyan mengenal hutan seperti rumah sendiri karena memang itu rumahnya, dan ia bekerja erat dengan komunitas lokal untuk memastikan setiap perjalanan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. Tur yang dipimpinnya terasa seperti diajak jalan oleh teman lama — seseorang yang diam-diam mengurus semua hal kecil, sangat menghargai alam, dan memastikan kamu tak sekadar lewat, tapi benar-benar terhubung.
Pengalaman: 30 tahun
Berbahasa: Fasih berbahasa Inggris
Tingkat penerimaan: 88%
Jaga keamanan transaksimu dengan tetap gunakan situs Seek Sophie untuk semua pembayaran dan komunikasi.
Memuat...
Memuat...
Memuat...
Yang terbaik aja
Jadi... siapa Sophie?
Banyak yang nanya soal itu! Sebenarnya nggak ada anggota tim kami yang namanya Sophie. Sophie berasal dari kata Yunani yang berarti kebijaksanaan. Kami ingin Seek Sophie jadi tempat buat kamu mencari pengalaman yang bikin kamu lebih mengenal dirimu sendiri dan dunia. Perjalanan yang bikin hati hangat dan bikin kamu merasa lebih terhubung.
Ayo berteman!
Dapatkan info spot rahasia dan tempat tersembunyi langsung ke email kamu.
Bahasa Inggris
USD
Bahasa Inggris
USD
© Seek Sophie 2026PrivasiSyarat & Ketentuan
Izin Agen Perjalanan TA03435