1 / 18


















[SOLD OUT] Mencari Kucing Liar Terakhir Singapura
Jalan malam berpemandu yang liar bersama pegiat konservasi kucing liar
5.0
|1 ulasan
Ukuran grup
Hingga 19 tamu

DURASI
3,5 jam

Jenis pemesanan
Perjalanan gabungan

TITIK TEMU
Di lokasi

Ukuran grup
Hingga 19 tamu
- Hal menarik dari pengalaman
- Rencana perjalanan
- Termasuk
- Info lebih lanjut
- Tuan rumah
- Ulasan
Jalan malam berpemandu di Pulau Ubin untuk mencari Kucing Kuwuk langka bersama para pegiat konservasi
Dengan harimau dan macan tutul yang sudah lama menghilang, Kucing Kuwuk tetap menjadi kucing liar asli terakhir di Singapura — dan ini adalah satu-satunya perjalanan malam yang didedikasikan untuk memahami dan melindunginya.Dulu penyebarannya lebih luas, kucing nokturnal yang pemalu ini kini berstatus sangat terancam punah secara nasional, dengan hanya sekitar 50 ekor tersisa di Singapura. Seiring lanskap berubah, Kucing Kuwuk semakin harus bertahan di dunia yang dibentuk manusia, sehingga kesadaran, hidup berdampingan, dan aksi komunitas jadi semakin penting.Pada malam hari, kamu akan menjelajahi jalan kampung yang tenang dan jalur hutan di Pulau Ubin bersama pemandu alam berpengalaman dan pegiat satwa liar, sambil belajar membaca hutan dan mencari tanda-tanda keberadaan kucing liar yang sulit terlihat ini. Di sepanjang jalan, kamu juga mungkin bertemu penghuni malam lainnya seperti kancil, musang, kelelawar, dan ular.Yang membuat pengalaman ini benar-benar spesial adalah siapa yang akan berjalan bersamamu. Sebelum perjalanan dimulai, temui 2 salah satu pendiri Singapore Wildcat Action Group (SWAG) sambil menikmati craft beer dan finger food, lalu dengarkan langsung cerita dari garis depan konservasi kucing liar di Singapura dan Malaysia. Pelajari bagaimana mereka membangun kesadaran lewat program komunitas, mengumpulkan data satwa liar penting lewat pemasangan kamera jebak, dan menggerakkan komunitas untuk melindungi kucing liar yang terancam punah — serta bagaimana keikutsertaanmu langsung mendukung upaya konservasi mereka yang sedang berjalan.Di akhir malam, ini bukan cuma soal berhasil melihat Kucing Kuwuk. Dengan ikut pengalaman ini, kamu juga langsung berkontribusi pada upaya konservasi kucing liar di Singapura. Kamu juga akan pulang dengan apresiasi yang lebih dalam terhadap warisan alam liar Singapura, pemahaman yang lebih jelas tentang ancaman yang dihadapi spesies asli, dan keyakinan bahwa kamu juga bisa mengambil langkah kecil yang berarti.Tentang Singapore Wildcat Action Group (SWAG)Didirikan bersama dan dipimpin oleh Dr. Vilma D’Rozario dan Carmen Pang, SWAG adalah tim konservasi berbasis relawan yang melindungi kucing liar asli terakhir Singapura — Kucing Kuwuk yang berstatus sangat terancam punah — melalui riset, perlindungan habitat, dan edukasi komunitas. Di luar Singapura, mereka juga mendukung upaya konservasi lapangan di Malaysia untuk melindungi harimau Malaya, salah satu kucing besar paling langka di dunia. Dengan menggerakkan relawan, bermitra dengan ilmuwan, dan meningkatkan kesadaran publik, SWAG berupaya mengurangi ancaman seperti hilangnya habitat dan tabrak jalan, sambil menginspirasi orang untuk peduli pada kucing liar.Yang Bisa DiharapkanJalan malam berpemandu eksklusif melewati jalur hutan tersembunyi di Pulau Ubin untuk mencari Kucing Kuwuk asli yang sulit ditemuiPenampakan Kucing Kuwuk sangat jarang — pengalaman ini lebih tentang serunya jalan malam, belajar langsung dari para pegiat konservasi, dan memahami dunia mereka. Kalau sampai berhasil melihat satu, anggap itu bonus yang sangat spesial!Temui pegiat satwa liar yang menginspirasi, Dr. Vilma dan Carmen, untuk ngobrol interaktif sebelum jalan dimulai sambil menikmati bir dan camilanPelajari upaya konservasi kucing liar akar rumput yang benar-benar terjadi di Singapura dan MalaysiaKelompok kecil dengan pemandu alam ahli yang memimpin perjalanan (2 pemandu : 10 peserta)Perlu DiketahuiPerjalanan berlangsung malam hari, jadi kenakan celana panjang, atasan lengan panjang, dan sepatu tertutup yang nyamanBawa pengusir serangga herbal dan senter (bukan headlamp) untuk tiap pesertaHarga sudah termasuk perjalanan kapal pulang-pergi, 1 bir (atau minuman non-alkohol), camilan ringan, dan pendampingan ahliTidak ada makan malam penuh, jadi sebaiknya makan dulu sebelumnyaCocok untuk sebagian besar tingkat kebugaran — jalurnya sedang dan temponya santaiPerjalanan bisa bertambah 30–45 menit tergantung satwa liar yang terlihat dan suasana kelompok— Eksklusif Seek Sophie SG: Sisi Liar SingapuraMemasuki awal 2026, seri eksklusif ini adalah ajakan kami untuk melambat dan melihat lebih dekat. Kami bekerja sama erat dengan para ahli dan pegiat konservasi untuk memilih pengalaman-pengalaman ini — agar kamu bisa menemukan sisi liar Singapura dan bertemu orang-orang inspiratif yang diam-diam menghidupkan kembali alam Singapura — di darat, laut, dan lewat makanan. Kami berharap pengalaman-pengalaman ini mengubah cara kamu melihat Singapura, dan mengingatkan bahwa perjalanan yang bermakna tidak selalu berarti harus pergi jauh 💚Hanya berlangsung dari Februari 2026 sampai April 2026. Tempat terbatas!
Hal menarik dari pengalaman
Yang akan kamu lakukan
Menikmati jalan malam yang seru di Pulau Ubin untuk melihat dan mendukung Leopard Cat
Lihat detail
Yang termasuk
1 bir (atau minuman non-alkohol) & finger food
Perjalanan kapal pulang-pergi ke Pulau Ubin
Dipandu pemandu alam ahli & pegiat satwa liar
Tampilkan Detail
Siapa yang kamu dukung

Pelindung Satwa Liar
Lihat detail
Informasi tambahan
Lokasi bertemu
Titik awal
Titik temu di Little Island Brewing Co(Little Island Brewing Co @ Changi Village, Changi Village Road, Singapore)
- 15 menit sebelumnya slot waktu terpilih
Titik akhir
- Berakhir di titik awal
Mulai & selesai
Pilih tanggal yang kamu inginkan untuk melihat jamnya.
Kesesuaian / Aksesibilitas
- Makanan vegetarian tersedia
- Ramah anak (Usia yang disarankan: 7+)
Pembatalan & kebijakan lainnya
Pembatalan
Batal 7 hari sebelum aktivitas untuk pengembalian dana penuh
Yang perlu dibawa
- Air minum
- Celana panjang ringan dan baju berlengan untuk melindungi dari serangga
- Pengusir serangga herbal
- Senter yang bagus untuk tiap orang (lampu ponsel tidak cukup & headlamp tidak disarankan)
- Sepatu jalan yang nyaman dan tertutup wajib dibawa
- Teropong/kamera (opsional)
- Perlengkapan hujan (ponco atau jaket tahan air)
Ups, petualangan itu sedang tidak tersedia sekarang. Yuk cari yang lain yang tidak kalah seru!
Kenalan dengan tuan rumahmu
Didirikan bersama oleh Dr. Vilma D’Rozario dan Carmen Pang, SWAG adalah tim konservasi sukarelawan yang melindungi kucing hutan asli Singapura terakhir - Harimau Kucing yang sangat terancam punah melalui penelitian, perlindungan habitat, dan pendidikan masyarakat. Di luar Singapura, mereka juga mendukung upaya konservasi langsung di Malaysia untuk melindungi harimau Malaya, salah satu kucing besar langka di dunia. Dengan mengajak sukarelawan, bekerja sama dengan ilmuwan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat, SWAG berusaha mengurangi ancaman seperti hilangnya habitat dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus menginspirasi orang untuk peduli pada kucing liar.
Pengalaman: 7 tahun
Bahasa: Bahasa Melayu
Tingkat penerimaan: 100%

Agar pembayaran tetap aman, gunakan situs web Seek Sophie untuk semua transaksi dan komunikasi.
Kamu mungkin juga suka
Kami sudah memilih yang terbaik untuk Anda































































