Temui penyelenggara Anda
The Black Sampan
Firdaus berdedikasi untuk melestarikan dan membagikan warisan kaya komunitas Orang Laut. Perjalanannya dimulai tahun 2020, saat ia mulai mengisahkan kembali cerita dari Pulau Semakau, tempat kakek-nenek dari pihak ibunya dulu tinggal sebelum direlokasi pada tahun 1977. Sejak kecil, Firdaus sering mengunjungi pulau itu dan belajar tentang tradisi, cara hidup, serta kedekatan mereka dengan laut.
Kini, ia meneruskan warisan tersebut dengan menyajikan masakan rumahan buatan ibunya, Ibu Noorani, menggunakan resep leluhur yang diwariskan turun-temurun. Lewat bercerita, advokasi, dan pengalaman budaya, ia mengenalkan tradisi, kerajinan, kuliner, dan praktik spiritual Orang Laut.
Selain melestarikan budaya, Firdaus juga aktif mendukung komunitasnya dengan menyuarakan pentingnya keterlibatan masyarakat adat dalam pembuatan kebijakan, agar pandangan mereka diakui dalam keputusan yang berdampak pada kehidupan dan warisan mereka. Dia juga mendukung generasi muda dan mantan penguni pulau yang masih merasakan dampak sosial dan ekonomi dari relokasi. Melalui edukasi dan penyuluhan, ia berharap bisa menumbuhkan apresiasi terhadap komunitas pesisir Singapura dan memastikan cerita serta tradisi mereka tetap hidup.




