Pengalaman Sungai Kinabatangan
Top Kinabatangan Safaris
Semua Pengalaman Sungai Kinabatangan
2H1M Safari KinabatanganKalau masa anda terhad, perjalanan 2 hari ini tetap beri peluang baik untuk melihat hidupan liar
Safari 3H2M KinabatanganSesuai untuk pencinta hidupan liar yang nak peluang terbaik untuk melihat haiwan eksotik!
Lihat koleksi
Mengunjungi Sungai Kinabatangan

Mengapa Pengalaman Ini Masuk Daftar Kami
Kami sudah sering mengunjungi Kinabatangan untuk mencoba penginapan dan safari sendiri. Tiga hal yang kami cari adalah pemandu satwa liar yang hebat, kerumunan yang lebih sedikit, dan penginapan yang mendukung komunitas lokal. Yang kami pilih di sini selalu memiliki pemandu yang luar biasa – sering kali warga lokal Orang Sungai yang sangat paham tentang hutan. Ini sangat berpengaruh untuk pengalaman melihat satwa liar.
Banyak di antaranya juga dikelola komunitas, dan beberapa juga mengajak Anda ke bagian sungai yang lebih tenang jauh dari lalu lintas perahu biasanya (bonus!).
Waktu Terbaik untuk Pergi
Musim kemarau, dari Mac hingga September, biasanya dianggap waktu terbaik untuk berkunjung. Selama periode ini, satwa liar cenderung berkumpul di sekitar sungai untuk minum, jadi kamu punya peluang lebih besar untuk melihatnya. Cuaca juga lebih bisa diprediksi, jadi perjalanan menyusuri sungai dan menjelajah hutan jadi lebih menyenangkan. Kalau berkunjung saat bulan puncak dari Juni sampai Agustus, harap siap dengan keramaian yang lebih banyak!
Cara Menghindari Keramaian
Ketika pertama kali kami mengunjungi Kinabatangan bertahun-tahun lalu, tempat ini sepi banget. Sekarang, dari Juni sampai Agustus, banyak perahu yang berlomba-lomba di tempat yang sama. Ini bagus karena wisata di sini langsung membantu melindungi satwa liar dari kehilangan tempat tinggal mereka. Tapi kami juga nggak suka keramaian!
Untuk menghindari kerumunan:
- Berkunjung di bulan Maret–Mei (musim bahu) untuk melihat satwa liar yang bagus dengan lebih sedikit perahu.
- Pilih penginapan yang menjelajahi bagian yang lebih tenang dari sungai, jauh dari area satwa liar utama yang sering ramai.
Berapa Hari untuk Direncanakan
Pengamatan satwa liar selalu tidak dapat diprediksi, jadi semakin banyak waktu yang Anda punya, semakin besar peluang Anda untuk melihat Borneo Big 5.
Waktu terpendek yang dibutuhkan adalah 1 hari karena Anda bisa mengunjungi Kinabatagan sebagai perjalanan sehari dari Sandakan. Ini hanya termasuk satu kali pelayaran di sungai, sehingga peluang Anda untuk melihat satwa terbatas.
Kami menyarankan minimal 2 hingga 4 hari di sini. Anda akan mendapatkan 1-2 safari di sungai setiap hari dan berjalan di hutan. Semakin lama Anda tinggal, semakin besar peluang Anda melihat gajah dan orangutan.
Cara Memilih Penginapan di Kinabatangan
Faktor terpenting saat safari di Kinabatangan adalah pemandu. Pemandu yang bagus bisa melihat binatang liar yang mungkin Anda lewatkan begitu saja. Kami sudah menyiapkan dasar tersebut untuk Anda — penginapan di sini selalu punya pemandu yang hebat, banyak dari komunitas Orang Sungai setempat.
Jadi, saat memilih di antara mereka, fokuslah pada apa yang paling cocok untuk Anda: anggaran, tingkat kenyamanan, dan rencana perjalanan. Penginapan di sini bervariasi dari penginapan sederhana bergaya B&B hingga eco-lodge yang nyaman, dan masing-masing menawarkan aktivitas yang sedikit berbeda.
Tempat dan aktiviti terbaik
Soalan yang membantu
Apa itu Sungai Kinabatangan?
Sungai Kinabatangan adalah sungai terpanjang di Sabah, membentang sejauh 560 kilometer, mengalir dari Banjaran Crocker di barat hingga ke Laut Sulu di timur. Sungai ini adalah jalur air penting yang mendukung dataran banjir yang luas dan kaya akan keanekaragaman hayati, menjadikannya salah satu destinasi satwa liar terbaik di Asia Tenggara. Di sini tinggal 'Lima Besar' Borneo: gajah pygmy, orangutan, monyet proboscis, buaya, dan burung hornbill Rusa, serta banyak spesies burung dan reptil lainnya.
Wilayah ini menghadapi tantangan lingkungan serius, terutama dari perkebunan kelapa sawit yang mengancam habitat satwa liar. Tapi, ada beberapa kawasan lindung, seperti Taman Margasatwa Kinabatangan Bawah, yang menjadi tempat perlindungan bagi berbagai spesies yang tinggal di sini.
Sungai Kinabatangan memberi kesempatan unik bagi wisatawan untuk menjelajahi safari satwa liar di sungai dan menikmati salah satu ekosistem terpenting di Borneo.
Apakah pantas pergi ke Sungai Kinabatangan?
Kami pikir begitu! Sungai Kinabatangan adalah salah satu tempat favorit kami di Asia Tenggara untuk melihat satwa liar. Sederhana (jangan harap ada kemewahan!), tapi tempat yang bagus untuk menyatu dengan alam dan cocok untuk semua usia. Saat naik kapal di sungai, kamu berkesempatan melihat orangutan, gajah pygmy, monyet proboscis, buaya, dan burung hornbill!
Kapan waktu terbaik untuk berkunjung?
Maret sampai September (musim kering) = Waktu terbaik! Satwa berkumpul di sekitar sungai, jadi peluang melihatnya lebih besar.
November sampai Februari (musim hujan) = Hutan hujan sangat hijau, tapi hewan-hewan tersebar. Kamu tetap bisa melihat satwa, tapi mungkin butuh waktu lebih lama.
Berapa lama saya perlu waktu?
Walaupun perjalanan sehari dari Sandakan memungkinkan, waktunya cuma cukup untuk satu tur sungai, jadi peluang melihat satwa liar agak terbatas!
Untuk pengalaman yang lebih baik, kami sangat menyarankan menginap semalam di penginapan di tepi sungai. Menginap 2 hari 1 malam (2D1N) memungkinkan dua kali safari sungai, sementara pilihan 3 hari 2 malam (3D2N) yang lebih ideal mencakup 4-5 safari sungai dan trekking hutan. Karena melihat satwa liar tidak pernah dijamin, semakin lama Anda tinggal, semakin besar peluang untuk melihat gajah dan orangutan!
Adakah tur bot masih tersedia semasa musim hujan?
Ya! Safari bot berjalan sepanjang tahun, tapi kadang-kadang hujan boleh melambatkan perjalanan.
Apa cara terbaik untuk perjalanan ke Sungai Kinabatangan dari Kota Kinabalu atau Sandakan?
- Dari Kota Kinabalu, naik pesawat selama 45 menit ke Sandakan, lalu naik mobil selama 2 jam ke Kinabatangan.
- Dari Sandakan, perjalanan selama 2 jam naik mobil. Kebanyakan penginapan mengatur transportasi, jadi kamu nggak perlu pusing sendiri!
Ada ATM atau tempat untuk menarik uang tunai dekat sungai?
Tak ada ATM di Kinabatangan! Tarik tunai di Sandakan sebelum menuju ke sungai.
Bagaimana koneksi internet di Sungai Kinabatangan
Ya, Anda bisa mengharapkan WiFi yang cukup bagus di penginapan Anda, dan jika Anda memiliki 4G, Anda akan bisa mengakses internet selama safari di sungai Anda.
Apa pilihan makanan yang tersedia di pondok-pondok ini?
Pondok menyajikan makanan lokal dengan gaya prasmanan—biasanya nasi, sayur, ayam, dan ikan. Tidak mewah, tapi cukup untuk orang yang lapar besar.
Adakah hidangan vegetarian atau vegan yang tersedia?
Ya! Beritahu penginapan anda terlebih dahulu agar mereka dapat menyiapkan makanan untuk anda. Jangan berharap banyak pilihan vegetarian/vegan - kemungkinan nasi goreng atau mi sederhana.
Adakah air minum disediakan, atau saya harus bawak sendiri?
Air minum yang telah ditapis disediakan di kebanyakan pondok—bawa botol air yang boleh diisi semula.
Apa jenis kemudahan bilik mandi yang boleh saya harapkan?
Kebanyakan lodge ada tandas gaya Barat dan bilik mandi asas tapi bersih dengan pancuran.
Adakah makanan termasuk dalam harga tur?
Ya! Semua paket penginapan akan termasuk makanan, tempat tinggal, dan safari.
Hewan apa yang bisa saya lihat di Sungai Kinabatangan?
Sungai Kinabatangan adalah rumah bagi "Lima Besar" dari Borneo: gajah pygmy, orangutan, monyet proboscis, buaya, dan burung hornbill badak, serta banyak spesies burung dan reptil lainnya!
Apakah saya pasti akan melihat orangutan dan gajah?
Ini tidak dijamin - Sungai Kinabatangan adalah safari satwa liar, bukan kebun binatang! Tapi semakin lama kamu tinggal, semakin besar peluangmu. Juni–September adalah waktu terbaik untuk melihat orangutan, terutama Juli dan Agustus saat musim buah-buahan membuat mereka lebih dekat ke sungai. Gajah bisa dilihat sepanjang tahun, tapi lebih mudah ditemukan saat musim kemarau ketika mereka keluar dari hutan lebat.
Kamera terbaik apa untuk Kinabatangan?
Lensa zoom (minimal 200mm) cocok banget. Hewan nggak selalu dekat, dan kamu pasti nggak mau foto orangutan yang buram.
Bolehkah saya membawa drone?
Tidak. Drone dilarang di Kinabatangan untuk melindungi satwa liar.
Apa yang harus saya bawa?
- Kaos kaki penyuplai jika kamu berencana melakukan salah satu pendakian
- Sepasang sepatu jalan yang nyaman (tidak perlu sepatu pendakian karena jalurnya tidak terlalu berat, cukup jalur hutan ringan)
- Jas hujan/jaket hujan, terutama saat musim hujan
- Dry bag untuk menyimpan perlengkapan kameramu saat naik kapal
- Pengusir serangga
- Tabir surya
- Topi
Adakah saya perlukan pil malaria?
Kinabatangan bukan kawasan risiko tinggi malaria, tapi ada nyamuk. Cuma gunakan losyen nyamuk dan pakai baju lengan panjang waktu malam. Tak perlu makan pil malaria.
Adakah binatang berbahaya?
Ya, tapi mereka menghindari manusia. Ikuti saja petunjuk pemandu Anda, dan semuanya akan baik-baik saja.
Adakah selamat untuk pelancong wanita solo?
Ya! Kinabatangan biasanya selamat, dan penginapan kecil, mesra, serta dikendalikan komuniti. Kebanyakan pelancong menginap di penginapan sebagai sebahagian daripada kumpulan kecil.
Adakah selamat berjalan-jalan pada waktu malam?
Anda tidak perlu khuatir—semuanya berada dalam kawasan penginapan anda, dan pemandu akan mengiringi anda untuk safari malam.
Adakah kod berpakaian untuk pelancong wanita?
Tiada kod berpakaian yang ketat, tetapi pakaian ringan, lengan panjang & seluar adalah yang terbaik untuk melindungi dari nyamuk dan matahari.
Apakah Sungai Kinabatangan tempat yang bagus untuk dikunjungi bersama anak-anak?
Ya! Safari-nya menggunakan perahu, jadi nggak perlu jalan jauh — cocok banget buat keluarga. Anak-anak pasti suka melihat monyet, buaya, dan gajah! Banyak keluarga juga mengunjungi Suaka Orangutan Sepilok, Suaka Beruang Matahari, atau Pulau Penyu (Selingan) sebagai tambahan yang seru dan gampang.
Berapa umur minimum untuk anak-anak saat safari dengan perahu?
Sebagian besar pondok menyambut semua usia, tapi ingat bahwa kalian akan naik perahu untuk melihat satwa liar, jadi pertimbangkan apakah anak kalian cukup dewasa untuk duduk diam dan tenang selama beberapa jam.
Adakah penginapan yang cocok untuk keluarga?
Ya! Kebanyakan dari mereka menerima keluarga dengan anak kecil. Penginapan seperti Borneo Natural Sukau Bilit Resort dan Sukau Greenview menawarkan tempat menginap yang nyaman untuk keluarga. Kamu mungkin ingin menghindari Last Frontier karena memiliki tangga yang sangat panjang dan curam.
Adakah jaket keselamatan berukuran kanak-kanak?
Kebanyakan penginapan menyediakan jaket keselamatan, tapi kalau anda pergi bersama anak kecil, elok semak awal-awal.
Adakah beretika untuk melihat hidupan liar di Sungai Kinabatangan?
Ya, tapi ceritanya agak rumit. Binatang liar mudah dilihat di sini kerana habitat mereka semakin mengecil—kebanyakan hutan telah ditebang untuk ladang minyak sawit, hanya tinggal sebilangan kecil hutan di sepanjang sungai.
Berita baiknya, hutan yang tinggal ini kini dilindungi sebagai Taman Perlindungan Hidupan Liar Kinabatangan Bawah, dan safari bot memberi impak yang rendah kerana mereka kekal di sungai dan tidak mengganggu hutan. Walau bagaimanapun, lebih ramai pelancong bermakna lebih banyak bot di sungai, kadang kala mengganggu binatang seperti gajah dan membuatkan mereka tidak selesa. Untuk mengurangkan kesan anda, pertimbangkan menginap di pondok di kawasan yang lebih tenang di mana terdapat lebih sedikit bot.
Bagaimana pariwisata menyelamatkan Sungai Kinabatangan dari bencana?
Hanya 30 tahun yang lalu, Kinabatangan hampir mengalami bencana. Penebangan hutan untuk perkebunan kelapa sawit menghancurkan hutan hujan, dan satwa liar tidak punya tempat lagi untuk berlindung. Hanya sepotong kecil hutan di sepanjang sungai yang tersisa sebagai tempat perlindungan.
Tapi kemudian wisatawan mulai datang untuk melihat satwa liar, dan tiba-tiba, nilai daerah ini beralih dari kelapa sawit ke ekowisata. Lebih banyak pengunjung berarti pendapatan lebih untuk komunitas lokal, dan akhirnya, pemerintah memutuskan melindungi apa yang tersisa daripada membersihkannya. Inilah sebabnya satwa liar yang menakjubkan di Kinabatangan tetap ada hari ini—karena orang seperti Anda memilih untuk berkunjung secara bertanggung jawab!
Adakah etis untuk mengunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan Sepilok?
Ya! Sepilok adalah pusat rehabilitasi yang asli, bukan kebun binatang. Tempat ini menyelamatkan orangutan yatim dan yang terluka yang kehilangan rumah karena deforestasi dan perdagangan satwa ilegal, dengan tujuan merehabilitasi mereka agar bisa dilepasliarkan kembali ke alam liar.
Berbeda dengan atraksi hewan yang tidak etis, di sini tidak ada sentuhan atau interaksi dekat dengan orangutan. Meskipun mereka tidak seliar orangutan di Semenggoh (Kuching), Sepilok tetap lebih mirip cagar alam daripada kebun binatang, yang berarti fokus pada pelestarian daripada hiburan. Kalau kamu mau mendukung konservasi orangutan, berkunjung ke Sepilok adalah cara yang bagus untuk melakukannya!
Apa bedanya antara Sungai Kinabatangan dan Lembah Danum untuk melihat satwa?
- Kinabatangan – Safari naik perahu yang gampang, peluang besar melihat satwa karena semuanya terkonsentrasi di bagian kecil sungai ini.
- Lembah Danum – Wilayah yang lebih terpencil, butuh trekking, tapi punya hutan hujan asli. Lebih susah melihat satwa karena hutan yang luas dan tebal – jadi satwa biasanya bersembunyi.
Bolehkah saya gabungkan perjalanan Sungai Kinabatangan dengan kunjungan ke Pusat Rehabilitasi Orangutan Sepilok?
Ya! Banyak wisatawan mengunjungi Sepilok terlebih dulu (untuk melihat orangutan yang diselamatkan) lalu menuju ke Kinabatangan untuk melihat orangutan liar. Banyak perjalanan di sini akan termasuk kunjungan ke Suaka Orangutan Sepilok & Sanctuary Sunbear.
Jenis penginapan apa saja yang tersedia di dekat Sungai Kinabatangan?
Ada penginapan murah, lodge kelas menengah, dan eco-lodge. Semuanya termasuk makanan dan safari perahu. Penginapan di Kinabatangan cukup sederhana - bahkan yang paling mewah pun tidak setara dengan resort bintang 5. Biasanya berupa lodge sederhana di alam, dan yang paling bagus biasanya sedikit usang dan berkelas 4 bintang.
Haruskah saya menginap di Bilit atau Sukau?
Kedua-dua Bilit dan Sukau adalah tempat yang bagus untuk menjelajah Sungai Kinabatangan, dan tidak kira di mana anda menginap, anda akan mengunjungi tempat-tempat favorit untuk melihat satwa liar selama safari bot. Tapi, ada beberapa perbedaan utama yang mungkin membantu anda memutuskan:
Bilit (Lebih Lokal & Tenang) – Bilit adalah kampung kecil yang lebih tenang dengan sedikit penginapan dan infrastruktur wisata yang minim. Menginap di sini memberi anda pengalaman yang lebih lokal, karena ada homestay dan eco-lodge yang dioperasikan komunitas kecil. Rasanya sedikit lebih jauh dari keramaian, dan karena jumlah bot di jalur sungai ini lebih sedikit, pengalaman safari di sini bisa lebih damai.
Sukau (Lebih Banyak Pilihan Akomodasi & Wisata yang Sudah Terbukti) – Sukau adalah gerbang utama ke Sungai Kinabatangan, jadi ada lebih banyak penginapan, pilihan transportasi yang lebih baik, dan beragam akomodasi. Lebih mudah untuk memesan penginapan secara mendadak di sini, dan penginapan cenderung lebih besar dan sudah mapan. Karena Sukau lebih populer, biasanya ada lebih banyak bot di sungai, terutama saat musim puncak.
Yang mana yang harus Anda pilih?
- Jika Anda menyukai suasana lebih sepi dan nuansa lokal, pilih Bilit.
- Kalau Anda ingin lebih banyak pilihan penginapan, sedikit lebih mudah urusannya, dan tidak keberatan dengan beberapa bot tambahan, pilih Sukau.
Apa aktiviti utama di Sungai Kinabatangan?
1. Safari Sungai (Wajib Dicoba!): Cara terbaik untuk melihat haiwan liar! Lawatan bot di pagi hari dan petang memberikan peluang terbaik untuk melihat monyet proboscis, buaya, dan bahkan gajah pygmy.
2. Trekking Hutan: Beberapa penginapan menawarkan perjalanan berpandu melalui hutan hujan, membolehkan anda mengalami keanekaragaman biologi Borneo dari dekat. Cari serangga, burung langka, dan juga mamalia kecil!
3. Jalan Malam: Untuk yang lebih berani, jalan malam di hutan membolehkan anda melihat makhluk nokturnal seperti katak, serangga, dan kelelawar terbang. Lampu suluh adalah wajib!
4. Mengamati Burung: Kinabatangan adalah tempat kegemaran peminat burung, rumah kepada lebih dari 200 spesies burung, termasuk burung enggang (Borneo mempunyai lapan spesies), burung rajawali dan burung hantu yang sering kelihatan di sepanjang tebing sungai. Jika anda suka burung, jangan lupa bawa binokular dan kamera yang bagus untuk penglihatan terbaik!
5. Lawatan Kunang-Kunang: Pada waktu malam, beberapa penginapan menawarkan lawatan kunang-kunang, di mana anda akan melihat beribu-ribu kunang-kunang menyinari pokok-pokok. Ia sangat magik!
6. Lawatan Gajah: Gajah tidak selalu berada dekat dengan sungai utama, tetapi beberapa penginapan menawarkan lawatan khas ke kawasan gajah. Jika gajah terlihat berhampiran, penginapan akan mengatur lawatan tambahan ke sana. Tiada jaminan, tetapi ini peluang terbaik anda untuk melihat mereka!
Adakah Sungai Kinabatangan selamat?
Ya! Sungai Kinabatangan umumnya sangat aman buat pengunjung, termasuk keluarga dan wisatawan solo. Karena kebanyakan pengalaman melibatkan safari bot berkelasi yang dipandu, aktivitas fisik yang diperlukan juga minimal, dan tidak ada perjalanan berbahaya melalui hutan lebat.
Namun, seperti destinasi alam liar lainnya, ada beberapa hal yang perlu diingat:
- Keselamatan Satwa – Sungai ini rumah bagi buaya, gajah pygmy, dan orang utan liar, tapi mereka tidak berbahaya selama kamu menghormati jarak mereka. Buaya biasanya tinggal di air dan tidak akan mendekati perahu, dan gajah biasanya menjaga jarak kecuali diganggu. Selalu dengarkan panduanmu dan jangan pernah mencoba menyentuh atau memberi makan hewan.
- Keselamatan Perahu – Semua perahu dikendalikan oleh pemandu berpengalaman, dan pondok menyediakan jaket pelampung. Sungai ini tenang, dan perahu tidak masuk ke arus deras, jadi pengalaman ini aman bahkan untuk anak-anak.
- Nyamuk & Serangga – Ada nyamuk dan serangga hutan lainnya, tapi daerah ini tidak berisiko tinggi terkena malaria. Sebaiknya pakai baju lengan panjang, gunakan obat nyamuk, dan periksa apakah kamu perlu vaksin sebelum perjalanan.
- Darurat Medis – Rumah sakit terdekat ada di Sandakan (2 jam perjalanan), jadi jika kamu punya kondisi medis, bawa obat yang diperlukan. Pondok-pondok memiliki kotak P3K dasar, tapi tidak ada fasilitas medis besar di dekat sungai.
- Wisatawan Solo & Wanita – Sungai Kinabatangan sangat aman untuk wisatawan solo, termasuk wanita. Pondok-pondok kecil, ramah, dan dikelola komunitas, dan kebanyakan pengunjung mengikuti tur kelompok kecil, jadi kamu tidak akan merasa sendirian. Karena semuanya diatur melalui pondok, tidak perlu berjalan sendiri di malam hari, dan kegiatan yang dipandu terorganisasi dengan baik.
- Keamanan & Penipuan – Kejahatan di Kinabatangan sangat minim, dan penduduk lokalnya ramah serta bersahabat. Karena kebanyakan orang menginap di pondok dengan transfer yang sudah diatur, penipuan dan pencurian hampir tidak ada.
Sampai kamu mengikuti petunjuk panduamu, menghormati satwa liar, dan mempersiapkan diri dengan baik, Sungai Kinabatangan adalah pengalaman yang sangat aman dan menyenangkan!
Adakah tempat lain di Borneo di mana saya boleh melihat hidupan liar selain Sungai Kinabatangan?
Ya! Tempat menarik lain untuk melihat hidupan liar termasuk:
- Hutan Sungai Danum (Liar) – 3.5–4 jam dari Kinabatangan (melalui Lahad Datu). Hutan hujan berusia 130 juta tahun, salah satu yang tertua di dunia. Rumah kepada orangutan, gajah pygmy, dan bahkan harimau bertompok, tetapi daun-daun yang tebal menyukarkan melihat hidupan besar. Sesuai untuk yang suka mendaki hutan yang dalam.
- Hutan Simpan Deramakot (Liar) – 4–5 jam dari Kinabatangan. Salah satu tempat terbaik di dunia untuk melihat harimau bertompok. Juga rumah kepada gajah pygmy, beruang matahari, dan slow loris. Kurang pelancong, dengan safari jeep dan mendaki hutan berbanding trip bot.
- Hutan Simpan Hidupan Liar Tabin (Simpenan & Liar) – 4 jam dari Kinabatangan. Gabungan kawasan perlindungan dan hutan hujan liar, tempat yang bagus untuk melihat gajah pygmy Borneo, orangutan, dan banteng Borneo yang jarang ditemui.
- Pusat Pemulihan Orangutan Sepilok (Simpenan) – 2 jam dari Kinabatangan (dekat Sandakan). Tempat terbaik untuk melihat orangutan yang diselamatkan secara dekat, sementara mereka pulih sebelum dilepaskan ke alam liar. Tidak dibenarkan menyentuh atau berinteraksi rapat, jadi tempat ini beretika untuk dikunjungi.
- Pusat Pemuliharaan Beruang Matahari Borneo (Simpenan) – 2 jam dari Kinabatangan (bersebelahan dengan Sepilok). Pusat perlindungan untuk beruang matahari yang diselamatkan, spesies beruang terkecil di dunia. Anda boleh melihat mereka berkeliaran dalam kandang besar sambil belajar tentang usaha pemuliharaan.
- Pulau Penyu (Selingan & Libaran) (Simpenan) – 2.5 jam dari Kinabatangan (bot dari Sandakan). Tapak peneluran dilindungi untuk penyu laut yang terancam. Anda boleh melihat penyu bertelur pada waktu malam atau anak penyu menetas dan menuju ke laut.










































































































