Pengalaman Gunung Agung
Raksasa suci Bali dengan lereng hijau, jalur pendakian menantang, dan pemandangan dari puncak yang luar biasa luas.
Semua Pengalaman Gunung Agung
Lihat Koleksi
Surat cinta dari tamu-tamu kami
Pengalaman Gunung Agung Pertanyaan Umum
Gunung Agung berada di mana dan berapa ketinggiannya?
Gunung Agung, juga dikenal sebagai Gunung Agung, adalah gunung berapi aktif yang terletak di Bali, Indonesia. Terletak di bagian timur laut pulau ini dan merupakan puncak tertinggi di Bali, dengan ketinggian sekitar 3.031 meter (9.944 kaki).
Apa makna Gunung Agung dalam budaya Bali?
Gunung Agung memiliki makna besar secara spiritual dan budaya bagi orang Bali. Ini dianggap sebagai gunung paling suci di pulau dan diyakini sebagai tempat tinggal para dewa. Pura Hindu Bali biasanya ditempatkan secara strategis di sekitar gunung berapi ini, dan upacara penting sering dilakukan di lerengnya.
Gunung Agung baru-baru ini meletus?
Ya, Gunung Agung mengalami aktivitas vulkanik baru-baru ini. Pada tahun 2017, gunung ini meletus setelah tidak aktif selama lebih dari 50 tahun. Letusan ini menyebabkan ribuan orang di sekitar area dievakuasi, dan abu vulkaniknya mengganggu lalu lintas udara. Sejak itu, gunung ini kembali dibuka untuk pendakian, dan pihak berwenang Bali memantau kondisi gunung ini secara dekat.
Ada jalur pendakian yang tersedia di Gunung Agung?
Ada dua titik awal yang umum, satu melalui Pura Pasar Agung dan satu lagi melalui Pura Besakih. Pura Pasar Agung terletak di Desa Sebudi, di sisi timur Gunung Agung, dan Pura Besakih berada di lereng selatan gunung berapi ini.
- Pendakian yang lebih pendek menuju puncak Gunung Agung melalui Pura Pasar Agung. Rute ini melewati tepi kawah, sekitar 2.900 meter di atas permukaan laut (sekitar 100 meter dari puncak sebenarnya). Untuk menikmati matahari terbit yang spektakuler dari titik ini, pendaki harus mulai mendaki sekitar pukul 02.00 pagi, sampai di puncak sebelum pukul 06.00 pagi agar bisa melihat matahari terbit antara pukul 06.15 hingga 06.30 pagi. Pendakian ke Gunung Agung via Pasar Agung memerlukan waktu sekitar 4 jam naik dan 4 jam turun, total sekitar 8 jam. Kalau Anda menginap di Kuta, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua, atau Tanjung Benoa, waktu penjemputan pukul 11.30 malam.
- Pendakian yang lebih terkenal dan menantang ke puncak tertinggi Gunung Agung melalui Pura Besakih di lereng selatan gunung. Ketinggian puncaknya 3.031 meter (puncak tertinggi di Bali) dan membutuhkan sekitar 5-6 jam untuk mendaki dan 5 jam untuk turun. Semua pendaki harus mulai mendaki pukul 11.00 malam, sampai di puncak sebelum pukul 06.00 pagi untuk menyaksikan matahari terbit antara pukul 06.15 dan 06.30 pagi. Dari puncak ini, Anda bisa melihat pemandangan 360 derajat. Kalau Anda menginap di Kuta, Seminyak, Jimbaran, Nusa Dua, atau Tanjung Benoa, waktu penjemputan pukul 08.30 malam. Mendaki gunung ini membutuhkan usaha ekstra, kesiapan fisik dan mental, stamina, dan peserta harus benar-benar fit.
Apakah ada langkah-langkah pencegahan untuk pengunjung yang berencana mengunjungi Gunung Agung?
Pengunjung yang berencana menjelajah Gunung Agung harus mengutamakan keselamatan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Karena aktif, penting untuk memantau status gunung berapi dan mengikuti peringatan atau advis dari otoritas setempat. Selain itu, pendaki harus dipersiapkan dengan perlengkapan mendaki yang tepat, membawa cukup air dan makanan, serta memberi tahu seseorang mengenai rencana perjalanan mereka. Disarankan mendaki bersama pemandu berpengalaman yang paham medan dan mampu mengelola risiko dengan baik.







