1 / 15















Program Restorasi Terumbu Karang Tulamben 1 Minggu
Memberdayakan Komunitas Karang Bali

Ukuran grup
Hingga 10 tamu

DURASI
7 hari 6 malam

Jenis pemesanan
Perjalanan gabungan

TITIK TEMU
Penjemputan gratis

Ukuran grup
Hingga 10 tamu
- Hal menarik dari pengalaman
- Rencana perjalanan
- Termasuk
- Ketersediaan
- Info lebih lanjut
- Tuan rumah
Program Restorasi Terumbu Karang 1 Minggu menggabungkan penyelaman dengan upaya konservasi di Bali.
Conservation Diving adalah pengalaman istimewa dan bermakna yang menggabungkan aktivitas menyelam dengan upaya restorasi terumbu karang. Peserta ikut berkontribusi dalam pemasangan terumbu buatan di empat lokasi restorasi di pesisir timur Bali, Tulamben, sambil bekerja dekat dengan komunitas lokal. Program ini mencakup dua kali penyelaman per minggu, di mana penyelam menata struktur terumbu secara strategis dan memantau perkembangan komunitas karang serta ikan. Data yang dikumpulkan dibagikan kepada otoritas lokal dan peneliti, sehingga ikut mendukung upaya konservasi yang lebih luas. Program ini dijalankan dari resor Bali Conservation Diving di Tulamben, dengan pemandangan laut dan Gunung Agung yang memukau. Program ini membantu peserta menjadi penyelam yang lebih sadar lingkungan dan membawa dampak baik yang terus meluas. Pengalaman ini ideal untuk penyelam bersertifikat yang peduli pada konservasi laut dan ingin memberi dampak yang berarti.Yang Bisa DiharapkanIkut serta dalam pemasangan terumbu buatan untuk menambah habitat bagi ikan.Memantau perkembangan terumbu buatan serta mendokumentasikan komunitas karang dan ikan.Mengikuti sesi debrief dan evaluasi hasil untuk mengembangkan kemampuan identifikasi.Berkontribusi pada database yang dibagikan kepada otoritas lokal dan peneliti.Menikmati pemandangan luas dan akomodasi nyaman di resor Bali Conservation Diving.Menyatu dengan keindahan matahari terbit dan terbenam di laut.Memiliki hari luang untuk menjelajah dan bepergian sendiri.
Yang akan kamu lakukan
Hari 1:
Kedatangan dan OrientasiHari 2:
Restorasi Menyelam Terumbu KarangHari 3:
Penyelaman Kedua di Terumbu BuatanHari 4:
Pemulihan Terumbu Karang dengan MenyelamHari 5:
Penyelaman Restorasi Terumbu KarangHari 6:
Santai & MenjelajahHari 7:
KeberangkatanLihat detail
Yang termasuk
Semua biaya yang terkait dengan kegiatan restorasi.
(Maksimal 2 orang dengan jenis kelamin sama)
Penjemputan dari mana saja di pulau pada hari Kamis.
Makanan termasuk mulai dari Kamis malam hingga makan siang hari Selasa.
Wi-Fi tersedia di akomodasi.
Biaya yang terkait dengan pembayaran nelayan dan staf lokal yang menjalankan program
Tampilkan Detail
Siapa yang kamu dukung

Pendukung Komunitas
Lihat detail
Tanggal tersedia berikutnya
Harga ditampilkan dalam USD
Pilih waktu untuk 03 Jul 2026
Informasi tambahan
Lokasi bertemu
Titik awal
Penjemputan gratis dari Bandara Denpasar(I Gusti Ngurah Rai International Airport, Jalan Raya Gusti Ngurah Rai, Indonesia)
- Waktu mulai fleksibel. Mohon beri tahu kami waktu yang Anda inginkan
+ 1 opsi lainnya
Titik akhir
- Berakhir di titik awal
Mulai & selesai
- Jika dijemput dari Bandara DenpasarKamu bisa pilih jam mulai sesukamu. Cukup beri tahu tuan rumah setelah pemesanan.
- Jika titik temu di Menyelam Konservasi Bali di Tulamben09:00AM Penjemputan gratis dari 04:00PM pada Hari 7
Kesesuaian / Aksesibilitas
- Ramah anak (Tanpa batas usia minimum)
Pembatalan & kebijakan lainnya
Pembatalan
Untuk mengamankan tempatmu, tuan rumah akan menolak tamu lain. Karena itu, pembatalan tidak diperbolehkan.Jumlah minimum peserta
Jika peserta kurang dari 2, tuan rumah bisa menjadwalkan ulang atau mengembalikan dana pemesananmu.
Dari
Rp11.103.400
/orangLihat harga
Simpan
Bagikan
Kenalan dengan tuan rumahmu
North Bali Reef Conservation adalah Organisasi Non-Pemerintah dan program restorasi terumbu karang yang berbasis di desa nelayan kecil Tianyar di pesisir timur laut Bali. Terumbu karang Tianyar punya potensi untuk menjadi terumbu yang sehat dan sangat beragam, namun saat ini kondisinya buruk karena tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak berkelanjutan di masa lalu. Sampai tahun 1950-an, pantai Tianyar adalah pelabuhan dagang di mana kapal-kapal berlabuh di atas terumbu untuk menukar barang kebutuhan pokok dengan makanan segar dan air. Dulu juga sempat tren mengumpulkan karang untuk dihancurkan menjadi bubuk putih halus yang digunakan dalam pembangunan rumah dan infrastruktur lokal. Belakangan ini, ekosistem laut juga tertekan oleh polusi plastik yang membahayakan kehidupan laut serta praktik penangkapan ikan yang tidak berkelanjutan oleh beberapa individu. Kebutuhan mendesak untuk melindungi dan memulihkan terumbu dikenali, dan pada tahun 2017 North Bali Reef Conservation didirikan oleh Ketut. Selain bertujuan untuk memulihkan dan melindungi terumbu karang Tianyar, kami juga ingin memberikan mata pencaharian alternatif yang berkelanjutan bagi penduduk lokal.
Bahasa: Bahasa Inggris Lancar

Agar pembayaran tetap aman, gunakan situs web Seek Sophie untuk semua transaksi dan komunikasi.
Kami sudah memilih yang terbaik untuk Anda























