1 / 10










Memasak dengan Api Kayu bersama Perempuan Sasak Lokal
Masak & Terhubung: Memasak Tradisional Sasak di Farm, Lombok Utara
5.0
|12 ulasan
Ukuran grup
Hingga 6 tamu

DURASI
2,5 jam

Jenis pemesanan
Perjalanan gabungan

TITIK TEMU
Di lokasi

Ukuran grup
Hingga 6 tamu
- Hal menarik dari pengalaman
- Rencana perjalanan
- Termasuk
- Ketersediaan
- Info lebih lanjut
- Tuan rumah
- Ulasan
Luangkan sore yang santai di pedesaan Lombok sambil memasak bersama perempuan Sasak lokal
Ini cara yang indah untuk mengenal budaya Sasak lewat sesuatu yang sangat dekat dengan keseharian: makanan. Kamu akan memanen bahan dari kebun organik, lalu memasak bersama perempuan lokal menggunakan resep keluarga yang mereka kenal sejak kecil, alat tradisional, dan tungku kayu bakar.Kamu akan membuat dua hidangan sayur, dua hidangan protein, dan satu pencuci mulut tradisional, tapi bagian terbaiknya adalah semua yang terjadi di sekitar proses memasak. Sambil menikmati kopi tubruk dan mengobrol, kamu akan belajar tentang kebiasaan Sasak termasuk tradisi sarung dan pinang, serta mendengar cerita tentang kehidupan desa yang tak akan kamu dapat hanya dengan mengikuti resep.Suasananya santai, praktik langsung, dan sangat personal โ bukan soal menguasai teknik masak Indonesia, tapi lebih tentang memahami dari mana makanan ini berasal, serta orang-orang dan tradisi di baliknya. Kunjunganmu juga langsung mendukung perempuan lokal untuk terus berbagi keterampilan ini dan menjaganya tetap hidup dalam keseharian desa.Apa yang Bisa DiharapkanMemanen bahan dari kebun organikMemasak lima hidangan di atas tungku kayu bakarBelajar alat dan teknik tradisional SasakMenikmati kopi tubruk sambil mengenal tradisi lokalDuduk bersama untuk makan bersamaMembawa pulang resepnyaPerlu DiketahuiPengalaman ikut langsung, sekitar 2,5โ3 jamRamah untuk pemula; tidak perlu pengalaman memasakTransportasi tidak termasuk, tapi bisa ditambahkanResep diberikan setelah kelas selesaiApa yang Bisa DiharapkanMemanen sendiri bahan dari kebun organik yang tenangMemasak dua hidangan sayur, dua hidangan protein, dan satu pencuci mulut tradisional dengan api terbukaMenggunakan alat dapur dan teknik lama yang diwariskan turun-temurunBelajar tentang tradisi Sasak seperti pinang, sarung, dan kopi tubrukMenikmati makan bersama di kebun
Hal menarik dari pengalaman
Yang akan kamu lakukan
Masak hidangan Bayan dengan hasil kebun, pelajari tradisi Sasak, dan nikmati makan bersama di kebun
Lihat detail
Yang termasuk
Sesi memasak tradisional praktik langsung
Pengalaman memanen di kebun (memetik bahan segar)
Kopi tubruk sebagai minuman
Resep untuk dibawa pulang
Tampilkan Detail
Siapa yang kamu dukung

Pendukung Komunitas

Penjaga alam tanpa jejak

Pelindung Satwa Liar

Usaha Perempuan Inspiratif
Lihat detail
Tanggal tersedia berikutnya
Harga ditampilkan dalam USD
Pilih waktu untuk 18 Sep 2026
Informasi tambahan
Lokasi bertemu
Titik awal
Titik temu di Penginapan Bayan Farm, Lombok(Saifana Organic Farm, Jalan Raya Bayan, Indonesia)
- 15 menit sebelumnya slot waktu terpilih
Titik akhir
- Berakhir di titik awal
Tambahan transportasi
Tambahan 1
- Transportasi dari Lombok Utara(Harga: Rp777.285 untuk hingga 4 tamu)
Tambahan 2
- Transportasi dari Area Bandara(Harga: Rp910.800 untuk hingga 4 tamu)
Tambahan 3
- Transportasi dari Area Kuta(Harga: Rp1.036.035 untuk hingga 4 tamu)
Tambahan 4
- Transportasi dari Lombok Timur(Harga: Rp1.036.035 untuk hingga 4 tamu)
Mulai & selesai
- Setiap Senin11:00AM - 01:30PM
- Setiap Selasa11:00AM - 01:30PM
- Setiap Rabu11:00AM - 01:30PM
Lihat selengkapnya
Kesesuaian / Aksesibilitas
- Makanan vegetarian tersedia
- Tersedia makanan halal
- Ramah anak (Usia yang disarankan: 6+)
Pembatalan & kebijakan lainnya
Pembatalan
Batal 7 hari sebelum aktivitas untuk pengembalian dana penuh
Yang perlu dibawa
- Sebenarnya kamu tidak perlu membawa apa-apa โ cukup datang saja! Kalau ingin lebih nyaman, kamu bisa bawa losion anti nyamuk.
Dari
Rp362.250
/orang5.0(12)
Lihat harga
Kenalan dengan tuan rumahmu
Sutikno dan istrinya, Anne-Sophie, memulai perjalanan mereka di Lombok pada 2013. Mereka kembali ke Indonesia setelah bertahun-tahun tinggal di luar negeri, tempat mereka bekerja di lembaga pembangunan di negara-negara yang jauh seperti Mali dan Laos. Saat itu mereka sudah siap menetap, dan bahkan tanpa melihat lahannya terlebih dahulu, mereka membelinya untuk membantu seseorang yang sedang menghadapi keadaan darurat medis. Yang mereka dapatkan adalah tanah kering dan berbatuโtetapi mereka turun tangan dan perlahan mengubahnya menjadi kebun yang subur dengan praktik pertanian regeneratif. Selama bertahun-tahun, kebaikan mereka jauh melampaui sekadar menanam sayuran di kebun โ sekarang mereka juga membagikan pengetahuan tentang pertanian permakultur berkelanjutan kepada masyarakat, dengan harapan bisa memperbaiki praktik bertani di seluruh pulau dan memberi kesempatan bagi tanah untuk pulih setelah puluhan tahun monokultur. Mereka juga berupaya memberdayakan perempuan lokal di Lombok Utara, yang menghadapi pernikahan anak dan kekerasan dalam rumah tangga, dengan memberi mereka pekerjaan yang bermakna dan mengajarkan bahasa Inggris. Hati mereka selalu penuh dengan cinta dan kepedulian untuk komunitasnya.
Pengalaman: 13 tahun
Bahasa: Fasih berbahasa Inggris
Tingkat penerimaan: 100%

Agar pembayaran tetap aman, gunakan situs web Seek Sophie untuk semua transaksi dan komunikasi.
Kamu mungkin juga suka
Kami sudah memilih yang terbaik untuk Anda




























