1 / 48
















































Safari Houseboat Orangutan 5H5M + Trek Desa Dayak
Pelayaran orangutan 5H5M yang lebih lengkap dengan pengalaman langka menginap di desa Dayak
5.0
|7 ulasan
Ukuran grup
Hingga 8 tamu

DURASI
5 hari 5 malam

Jenis pemesanan
Perjalanan privat

TITIK TEMU
Penjemputan gratis

Ukuran grup
Hingga 8 tamu
- Hal menarik dari pengalaman
- Rencana perjalanan
- Termasuk
- Akomodasi
- Ketersediaan
- Info lebih lanjut
- Tuan rumah
- Ulasan
Lihat orangutan di alam liar & tinggal bersama penjaga tanah ini
Melihat orangutan di alam liar adalah pengalaman luar biasa yang layak masuk bucket list. Tapi kalau hanya itu yang kamu lakukan, kamu baru melihat sedikit dari apa yang Kalimantan tawarkan. Perjalanan langka 5H5M ini menghadirkan pengalaman houseboat orangutan yang klasik, lalu membawamu lebih dalam untuk terhubung langsung dengan orang-orang yang menjaga hutan.Setelah 2 hari menyusuri Sungai Sekonyer untuk melihat orangutan di habitat alaminya, kamu akan menuju pedalaman dan tinggal bersama masyarakat Dayak — penjaga hutan adat yang sudah hidup selaras dengan rimba selama bergenerasi-generasi.Kamu akan bertemu Dayak Tomun, salah satu sub-suku yang masih hidup secara tradisional di dataran tinggi terpencil Kalimantan Tengah. Mereka menolak perusahaan kelapa sawit dan memilih menjaga tanah mereka, alih-alih menjualnya demi keuntungan. Kamu akan menginap di rumah panjang komunal mereka, disambut dengan musik dan ritual tradisional, lalu trekking bersama pemandu desa yang akan menunjukkan bagaimana mereka memanfaatkan tumbuhan untuk obat, makanan, dan bertahan hidup di hutan hujan.Kalau kamu ingin memahami konteks lokal yang lebih dalam dan melihat bagaimana semuanya terhubung dengan hutan dan orangutan, ini perjalanan yang tepat untukmu.Yang Bisa DiharapkanMenyaksikan orangutan berayun di antara pepohonan saat private river cruise dengan klotok di Tanjung PutingMengunjungi Camp Leakey dan Pondok Tanggui — dua feeding station penting di taman nasionalMelanjutkan perjalanan ke Desa Kudangan, komunitas Dayak terpencil yang jarang didatangi orang luarMenginap di rumah panjang tradisional dan merasakan upacara, musik, serta keseharian DayakTrekking bersama pemandu hutan Dayak ke air terjun, kebun buah liar, dan jalur-jalur hutan tersembunyiBerkemah di hutan hujan, makan hidangan yang dimasak dalam bambu, dan berbagi cerita di sekitar api unggunBelajar bagaimana masyarakat Dayak menjaga tanah mereka dan hidup sepenuhnya dari hutanPerlu DiketahuiTaman Nasional Tanjung Puting tutup setiap tahun pada 15–31 Januari dan 1–15 Juni untuk program pemulihan habitat tahunanPerjalanan ini jauh lebih dari sekadar tur perahu biasa — ada pengalaman budaya yang mendalam, trekking, dan hidup sederhanaFasilitasnya sederhana tapi tetap nyaman — area bersama, mandi di hutan, dan alas tidurTidak ada sinyal atau Wi-Fi di desa maupun hutan — pas untuk benar-benar lepas sejenakPanjang trekking bisa disesuaikan dengan kondisi fisik dan selera petualanganmuKamu akan ditemani warga lokal yang benar-benar menjalani apa yang mereka bagikan — tidak ada yang dibuat-buat atau sekadar pertunjukanKunjunganmu membantu mendukung komunitas yang aktif menjaga hutan dan cara hidup merekaFasilitasPerahu klotok pribadi dengan kasur, kelambu, toilet sederhana, dan showerMenginap di rumah panjang Dayak tradisional (area tidur bersama)Perlengkapan camping hutan disediakan — tenda dan alas tidur dasarMenginap di hotel di Pangkalan Bun pada malam terakhirSemua makan disediakan dari makan siang Hari 1 sampai makan malam Hari 5Tur dan transfer pribadi — termasuk penjemputan bandara dan transportasi hutan
Hal menarik dari pengalaman
Yang akan kamu lakukan
Hari 1:
Wisata susur sungai & melihat satwa liar di Sekonyer; jalan malam di hutan; tidur di atas kapal klotokHari 2:
Memberi makan orangutan, jalan-jalan di hutan, jelajah satwa liar, dan kunang-kunang di sepanjang sungaiHari 3:
Tur desa Kudangan, jalan-jalan di hutan, menyadap karet, upacara budaya & menginap semalamHari 4:
Trekking hutan dengan makan siang di alam, kunjungan air terjun, dan berkemah di bawah bintangHari 5:
Perjalanan kembali, berkendara ke Pangkalan Bun, check-in hotel dan istirahatLihat detail
Yang termasuk
Pemandu pribadi
Perahu klotok sungai pribadi
Berhenti di dua feeding station (Camp Leakey dan Pondok Tanggui)
Petualangan trekking hutan seharian penuh ke air terjun
Akomodasi di rumah panjang Dayak tradisional
Semua makan dari makan siang Hari 1 sampai makan malam Hari 5
Transportasi pribadi, termasuk transfer bandara dan perjalanan ke/dari Desa Kudangan
Pemandu lokal dan porter untuk trekking serta kegiatan budaya
Perlengkapan camping untuk bermalam di hutan (tenda, alas tidur dasar)
Fasilitas dasar di perahu dan rumah panjang (kasur, kelambu, toilet sederhana, dan shower)
Tampilkan Detail
Siapa yang kamu dukung

Pendukung Komunitas

Penjaga alam tanpa jejak

Pelindung Satwa Liar

Pilihan rendah karbon
Lihat detail
Tempat kamu menginap
1 / 20
Tanggal tersedia berikutnya
Harga ditampilkan dalam USD
Pilih waktu untuk 20 Sep 2026
Informasi tambahan
Lokasi bertemu
Titik awal
Penjemputan gratis dari Pangkalanbun(Iskandar Airport, Jalan Iskandar, Indonesia)
- Waktu mulai fleksibel. Mohon beri tahu kami waktu yang Anda inginkan
Titik akhir
- Berakhir di titik awal
Mulai & selesai
Kamu bisa pilih jam mulai sesukamu. Cukup beri tahu tuan rumah setelah pemesanan.
Kesesuaian / Aksesibilitas
- Makanan vegetarian tersedia
- Tersedia makanan halal
- Ramah anak (Tanpa batas usia minimum)
Pembatalan & kebijakan lainnya
Pembatalan
Untuk mengamankan tempatmu, tuan rumah akan menolak tamu lain. Karena itu, pembatalan tidak diperbolehkan.Kebijakan penjadwalan ulang
Deviation outside the tour planned is the responsibility of customers, such as the additional cost for airfares, hotel, etc. Change the tour because participant illness, accident, immigration, customs, quarantine and other so are out control of the operator that deviate from the way which has been specified in the tour program, then this will be re-scheduled according to the availability of boat (if participants still want to go) but this will incur an additional fee or cancellation fee.
Lihat selengkapnya
Yang perlu dibawa
- Atasan lengan panjang yang ringan dan breathable (untuk perlindungan dari matahari dan nyamuk)
- Baju tidur yang cocok untuk malam hutan yang hangat
- Botol minum pakai ulang (isi ulang tersedia di atas perahu)
- Buku catatan atau jurnal untuk mencatat satwa liar
- Camilan berenergi tinggi (kacang, buah kering, energy bar)
- Celana panjang atau legging (untuk jalan di hutan dan feeding station)
- Daypack untuk trekking singkat
- Hand sanitizer dan tisu basah
- Handuk atau handuk travel microfiber kecil
- Headlamp atau senter (untuk jalan malam dan di atas perahu)
- Jaket hujan ringan atau ponco (hujan deras mendadak sering terjadi)
- Kamera atau ponsel dengan memori/baterai cadangan
- Keperluan Pribadi:
- Obat anti nyamuk (DEET atau pilihan alami seperti Mosiguard)
- Obat-obatan dasar & kotak P3K pribadi
- Pakaian & Kenyamanan:
- Pakaian sopan untuk singgah foto di rumah panjang (disarankan bahu dan lutut tertutup)
- Penyumbat telinga (kalau kamu tidur ringan)
- Perlengkapan Berguna:
- Perlengkapan mandi pribadi (kalau bisa yang ramah lingkungan)
- Perlindungan antimalaria (konsultasikan dengan dokter sebelum bepergian)
- Power bank (listrik di perahu terbatas)
- Sandal jepit atau sandal untuk dipakai di atas perahu
- Sarung (serbaguna: penutup, handuk, bantal, dll.)
- Sepatu jalan atau sepatu olahraga yang nyaman dengan grip yang baik
- Tabir surya (SPF tinggi)
- Tambahan (Opsional tapi Membantu)
- Tas tahan air atau dry bag untuk elektronik dan barang berharga
- Teropong/binokular (untuk melihat satwa liar di sepanjang sungai)
Dari
Rp16.560.000
/orang5.0(7)
Lihat harga
Simpan
Bagikan
Kenalan dengan tuan rumahmu
Yomie Kamale adalah guru SMA, pemandu berlisensi, dan tuan rumah berpengalaman yang berbasis di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Selama lebih dari sepuluh tahun, ia menyambut para pelancong untuk menjelajahi hutan hujan dan satwa liar Tanjung Puting. Tur perahu sungai yang dijalankan Yomie bukan hanya soal petualangan, tapi juga tentang belajar dan menjalin kedekatan — mulai dari melihat orangutan hingga bertemu komunitas lokal. Ia bekerja erat dengan tim kecil dari warga setempat dan memastikan setiap tamu menanam satu pohon sebagai bagian dari upaya reboisasi yang terus berkembang. Ramah tapi tegas, Yomie juga aktif dalam pekerjaan komunitas, membimbing operator tur baru, dan memberi masukan soal isu ekowisata. Ia benar-benar peduli — pada hutan, pada orang-orangnya, dan pada cerita yang dibagikan sepanjang perjalanan.
Pengalaman: 9 tahun
Bahasa: Fasih berbahasa Inggris
Tingkat penerimaan: 53%

Agar pembayaran tetap aman, gunakan situs web Seek Sophie untuk semua transaksi dan komunikasi.
Kami sudah memilih yang terbaik untuk Anda


























































































































