Tasmu
Tas berbisik: "Isi aku dong!"
Total Pesanan
$0 USD
Checkout
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture
Seek Sophie option picture

Lebih Dekat dengan Orangutan: Kehidupan & Cerita di Pangkalan Bun

Lebih dalam dari sekadar orangutan, lihat kehidupan nyata di Kalimantan
5.0
|4 ulasan
Ukuran grup
Hingga 8 tamu
DURASI
6 jam
Tipe pemesanan
Perjalanan privat
KETEMU DI
Penjemputan gratis
Ukuran grup
Hingga 8 tamu
Pasar, kehidupan di sungai, budaya Dayak, dan cerita yang nggak bakal kamu dengar sendiri
Kebanyakan orang datang ke Kalimantan Tengah untuk melihat orangutan dan pergi tanpa benar-benar menikmati tempatnya sendiri. Trip sehari ini memberi kamu konteks yang hilang itu. Membuat Pangkalan Bun dari tempat transit menjadi tempat yang nyata, dipengaruhi oleh sungai, budaya, sejarah, dan kehidupan sehari-hari.Alih-alih buru-buru ke berbagai tempat terkenal, hari ini berjalan santai. Kamu akan jelajah pasar, mengarungi sungai lokal, masuk ke budaya Dayak, dan mendengar cerita jujur, dari mitos lama hingga kenyataan modern, yang dibagikan oleh pemandu lokal.Kalau kamu juga mampir ke Taman Nasional Tanjung Putting, pengalaman ini akan menambah kedalaman dan makna, membantu kamu memahami bagaimana manusia, hutan, dan satwa saling terhubung erat.Ini bukan soal mencentang daftar – tapi tentang momen di mana kamu mikir, “Aku nggak akan tahu ini kalau sendiri saja.”Apa yang Akan Kamu AlamiJelajahi pasar lokal yang ramai di Pangkalan Bun dan Kumai, penuh warna, hasil bumi, dan suasana pinggir sungaiPelajari budaya Dayak di replika rumah panjang tradisional, dengan wawasan tentang kehidupan komunitas dan tradisi hutanNikmati perjalanan tenang dengan kano di Sungai Arut, melewati rumah terapung, peternakan ikan, dan kehidupan desaBerjalan melalui Desa Pelangi, jauh dari jalur wisata biasa, untuk melihat kehidupan sehari-hari masyarakat lokalIkut kegiatan budaya santai dan interaktif serta ngobrol terbuka dengan warga lokalInformasi PentingIni adalah perjalanan pribadi dengan waktu yang fleksibel – mulai dari jam 11:00 pagi, tapi kamu bisa meminta penjemputan lebih awal (seawal jam 8:00 pagi)Kunjungan ke rumah panjang mungkin tanpa tuan rumah lokal (pemilik bangunan) saat musim sepi, tapi kamu tetap akan didampingi pemandu – pertunjukan budaya hanya dilakukan di musim ramai dan mungkin memerlukan sumbangan kecil kelompok (~IDR 100.000 per lima orang)Istana Kuning adalah rekonstruksi – layak untuk dilihat, tapi daya tarik utama sebenarnya adalah cerita pribadi di istana lain (Istana Mangkubumi)Wisata sungai Arut menggunakan perahu lokal yang lebih kecil, membuatnya terasa lebih personal dan santaiPasar lokal bisa ramai dan sederhana – pakai sepatu nyaman dan siap berjalan sedikitPengalaman ini berlangsung hujan maupun cerah, dan itu bagian dari keseruan – jangan lupa jaket hujan atau payungMakan siang disajikan di restoran lokal dengan pilihan vegetarian dan dagingHarga masuk ke situs budaya dan warisan sudah termasuk (kecuali sumbangan sukarela untuk pertunjukan)
Highlight Pengalaman
Apa yang Akan Kamu Lakukan
Itinerary Hari 1 Kunjungi rumah panjang Dayak, istana kuning, rumah tradisional, pasar, dan jelajah sungai
Lihat Detail
Yang Termasuk
Penjemputan dan pengantaran pribadi di hotel menggunakan mobil pribadi
Kunjungan ke rumah panjang tradisional Dayak (Pasir Panjang)
Tur ke Istana Kuning (Istana Kuning Sultan)
Kunjungan dipandu ke Istana Mangkubumi dengan cerita sejarah dari pemandu berpengetahuan
Pelayaran di Sungai Arut dengan gethek (perahu kecil)
Kunjungan ke Desa Pelangi
Makan siang di restoran lokal
Berhenti di pasar tradisional Pangkalanbun dan Kumai
Panduan dari pemandu lokal, termasuk konteks sejarah dan cerita lokal
Wisata ke tempat bersejarah dan budaya di sepanjang rute
Tampilkan Detail
Siapa yang Kamu Dukung
community_based
Pahlawan Komunitas
wildlife_safe
Pelindung Satwa Liar
women_owned
Dipimpin Perempuan
low_carbon
Pahlawan Karbon Rendah
Lihat Detail
Tanggal Tersedia Berikutnya
Harga ditampilkan dalam USD
Pilih waktu untuk 26 Feb 2026
Informasi Tambahan
Tempat Kita Akan Bertemu
Titik Awal
Penjemputan gratis dari Pangkalanbun(Pangkalan Bun, Indonesia)
  • Jam mulai fleksibel. Kasih tahu aja kamu prefer jam berapa
Titik Akhir
  • Selesai di Titik Awal
Mulai & Selesai
Setiap hari
Tamu bisa pilih waktu mulai antara
08:00AM - 12:00PM
Kesesuaian / Aksesibilitas
  • Makanan vegetarian tersedia
  • Tersedia makanan halal
  • Cocok untuk Anak-anak (Tanpa Batasan Usia)
Pembatalan & kebijakan lainnya
  • Pembatalan
    Batalkan 3 hari sebelum aktivitas untuk pengembalian penuh
Yang Harus Dibawa
  • Kacamata hitam
  • Kipas lipat
  • Pakaian nyaman (Tidak memakai celana pendek)
  • Tabir surya
  • Topi
Mulai dari
Rp309.000
/orang
5.0(4)
Lihat Harga
Tamu
Tanggal & Waktu
Kamu belum akan dikenakan biaya
Kenalan sama host-mu
Siti Nurul sudah sejak lama menyambut wisatawan ke Indonesia, menawarkan perjalanan yang dirancang dengan cermat untuk menampilkan keindahan alam dan kekayaan budaya negara ini. Ia berasal dari Jawa Timur dan kini tinggal di Kumai—sebuah kota kecil yang tenang di tengah hutan hujan tempat ia membesarkan keluarganya dan menjalankan usahanya. Siti mulai membimbing tamu menjelajahi hutan Taman Nasional Tanjung Puting dan belajar langsung dari salah satu pemandu paling berpengalaman di daerah tersebut. Ia adalah salah satu dari sedikit pemandu wisata perempuan di sana dan bangga menjalankan perusahaan tur pertama yang dimiliki perempuan di Kumai. Selain menjadi pemandu, ia juga mengajar bahasa Inggris di komunitas setempat dan mendukung perempuan dalam industri pariwisata. Bersama Siti, kamu tak hanya melihat Indonesia—kamu benar-benar merasakannya secara lebih dekat dan pribadi.
Pengalaman: 12 tahun
Berbahasa: Fasih berbahasa Inggris
Tingkat penerimaan: 71%
Jaga keamanan transaksimu dengan tetap gunakan situs Seek Sophie untuk semua pembayaran dan komunikasi.
Memuat...
Memuat...
Yang terbaik aja
Jadi... siapa Sophie?
Banyak yang nanya soal itu! Sebenarnya nggak ada anggota tim kami yang namanya Sophie. Sophie berasal dari kata Yunani yang berarti kebijaksanaan. Kami ingin Seek Sophie jadi tempat buat kamu mencari pengalaman yang bikin kamu lebih mengenal dirimu sendiri dan dunia. Perjalanan yang bikin hati hangat dan bikin kamu merasa lebih terhubung.
Ayo berteman!
Dapatkan info spot rahasia dan tempat tersembunyi langsung ke email kamu.
Bahasa Inggris
USD
Bahasa Inggris
USD
© Seek Sophie 2026PrivasiSyarat & Ketentuan
Izin Agen Perjalanan TA03435