Keranjang Anda
Keranjang Anda masih kosong.
Total pesanan
$0 USD
Checkout
Fish market stall in Pangkalan Bun (Tanjung Puting) with a vendor sorting fresh fish on ice for customers
Travellers seated on a green-and-red riverboat in Pangkalan Bun, Indonesia, with stilt houses and palms along the bank
Tall wooden gate and timber buildings at a community tourism site in Pangkalan Bun (Tanjung Puting)
Woodcarver shaping a round wooden board at a workshop in Pangkalan Bun (Tanjung Puting) during sightseeing
Man in a yellow shirt points to framed portraits in an indoor cultural display at Pangkalan Bun’s Tanjung Puting
Travellers gather around a wooden table with cameras and bags inside a shop during the cultural day trip in Tanjung Puting
Siti Tanjung Puting, a female guide in black with an ID lanyard, smiling in an indoor welcome space
Fish market stall in Pangkalan Bun (Tanjung Puting) with a vendor sorting fresh fish on ice for customers
Travellers seated on a green-and-red riverboat in Pangkalan Bun, Indonesia, with stilt houses and palms along the bank
Tall wooden gate and timber buildings at a community tourism site in Pangkalan Bun (Tanjung Puting)
Woodcarver shaping a round wooden board at a workshop in Pangkalan Bun (Tanjung Puting) during sightseeing
Man in a yellow shirt points to framed portraits in an indoor cultural display at Pangkalan Bun’s Tanjung Puting
Travellers gather around a wooden table with cameras and bags inside a shop during the cultural day trip in Tanjung Puting
Siti Tanjung Puting, a female guide in black with an ID lanyard, smiling in an indoor welcome space
Traveller crouched on a wooden boat’s deck with buckets and supplies on the river at Tanjung Puting, for orangutans
Group posing outside a wooden stilt lodge in Tanjung Puting, for a 4D3N orangutan safari journey
Dark wooden cultural hall interior with a chandelier overhead and decorated panels along the sides in Pangkalan Bun, Tanjung Puting
Boat decks at a riverside pier in Pangkalan Bun, Tanjung Puting, waiting to set off on excursions for orangutans
People seated on the floor in a wooden hall during life-and-stories sessions in Pangkalan Bun, Tanjung Puting
Orangutan-themed sunlit wooden pavilion and bronze statues for orangutans in Pangkalan Bun, Tanjung Puting
Headscarf-wearing guide gestures to travellers outdoors beside trees during an introduction safari in Tanjung Puting
Traditional wooden houses in a grassy compound with carved statues at the entrance in Pangkalan Bun, Tanjung Puting
Small group walking along a wooden corridor in a heritage venue, chatting as they tour together on a Tanjung Puting cultural stop
Women waving from a wooden boat cruising the river in Pangkalan Bun (Tanjung Puting) on a sightseeing tour
Longboat passengers riding past riverside stilt houses in Pangkalan Bun, Tanjung Puting, on a trip to orangutans
Small boat moving along a muddy river in Pangkalan Bun, Indonesia, with riverside sheds and a sandy bank
Group posing on the steps of a traditional wooden house with painted signage at Pangkalan Bun, Tanjung Puting
Riverboat gliding along the waterways of Tanjung Puting near Pangkalan Bun, Indonesia, on the way to orangutans
Riverside buildings along the water in Pangkalan Bun, a gateway to Tanjung Puting wildlife and habitat for orangutans
Vegetable market inside a covered stall in Pangkalan Bun (Tanjung Puting), where vendors pack fruit and greens
Woman in a serving line talking with travellers during lunch at a warehouse dining room in Pangkalan Bun, Indonesia
Bustling indoor market hall in Pangkalan Bun with rows of stalls, hanging lights and shoppers browsing baskets of produce
Vendor preparing vegetables at a lively market stall in Pangkalan Bun, Indonesia, surrounded by fresh herbs and chilli

Lebih dari Orangutan: Kehidupan & Cerita di Pangkalan Bun

Lebih dalam dari sekadar orangutan untuk melihat kehidupan Kalimantan yang nyata
5.0
|4 ulasan
Ukuran grup
Hingga 8 tamu
DURASI
6 jam
Jenis pemesanan
Perjalanan privat
TITIK TEMU
Penjemputan gratis
Ukuran grup
Hingga 8 tamu
Pasar, kehidupan sungai, budaya Dayak, dan cerita yang tidak akan kamu dengar sendiri
Kebanyakan orang datang ke Tanjung Puting untuk melihat orangutan, lalu melewatkan seperti apa sebenarnya tempat ini. Trip sehari ini mengubah itu - menjadikan Pangkalan Bun bukan sekadar tempat singgah, tapi kota yang layak dijelajahi dan dipahami lewat kehidupan warganya.Kamu akan menjelajahi sejarah dan budaya Pangkalan Bun, dimulai dari dua istana kerajaan: Istana Mangkubumi dan Istana Kuning, sebuah kediaman yang dibangun kembali. Jelajahi pasar lokal yang ramai, lalu singgah ke replika rumah panjang Dayak untuk mengenal kehidupan komunal dan alasan mereka disebut penjaga hutan. Hari ditutup dengan naik kano santai di Sungai Arut, melewati rumah terapung, keramba ikan, dan kehidupan desa di tepi sungai.Kalau kamu juga berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting, pengalaman ini memberi konteks yang lebih dalam dan bermakna, membantu kamu memahami bagaimana manusia, hutan, dan satwa liar saling terhubung erat.Yang Bisa DiharapkanKunjungi Istana Mangkubumi, istana paling bermakna di kawasan ini, dengan cerita sejarah, artefak, dan legenda lokal yang kayaSinggah di Istana Kuning (Yellow Palace), kediaman kerajaan yang dibangun kembali dan memberi gambaran tentang masa lalu KalimantanJelajahi pasar lokal yang hidup di Pangkalan Bun dan Kumai, penuh warna, hasil bumi, dan suasana tepi sungaiPelajari budaya Dayak di replika rumah panjang tradisional, dengan wawasan tentang hidup komunal dan tradisi hutanNikmati perjalanan kano yang tenang di sepanjang Sungai Arut, melewati rumah terapung, keramba ikan, dan kehidupan desaBerjalan di Kampung Pelangi, jauh dari jalur wisata biasa, untuk melihat sekilas kehidupan sehari-hari warga lokalIkut kegiatan budaya yang santai dan langsung, serta obrolan terbuka dengan warga setempatPerlu DiketahuiIni adalah trip privat dengan waktu yang fleksibel – waktu mulai standar pukul 11.00, tapi kamu bisa meminta penjemputan lebih awal (paling pagi pukul 08.00)Kunjungan ke rumah panjang mungkin tidak didampingi tuan rumah lokal (pemilik bangunan) saat low season, tetapi kamu tetap ditemani pemandu – pertunjukan budaya hanya berlangsung saat high season dan mungkin memerlukan donasi kelompok kecil (~minimal IDR 100.000 per lima orang)Istana Kuning adalah bangunan rekonstruksi – tetap menarik untuk dikunjungi, tapi sorotan utamanya justru ada pada cerita personal di istana lain (Istana Mangkubumi)Pelayaran di Sungai Arut menggunakan perahu lokal yang lebih kecil, jadi terasa lebih akrab dan membumiPasar lokal bisa ramai dan cukup sederhana – pakai sepatu yang nyaman dan siap untuk sedikit berjalan kakiPengalaman ini tetap berjalan saat hujan maupun panas, dan itu bagian dari serunya – jangan lupa bawa ponco atau payungMakan siang disajikan di restoran lokal dengan pilihan vegetarian dan dagingTiket masuk ke situs budaya dan warisan sudah termasuk (kecuali donasi opsional untuk pertunjukan)

Hal menarik dari pengalaman

Yang akan kamu lakukan

Itinerary Hari 1 Kunjungi rumah panjang Dayak, istana kuning, rumah tradisional, pasar, dan jelajah sungai
Lihat detail

Yang termasuk

Penjemputan hotel privat dan transport pulang-pergi dengan mobil pribadi
Kunjungan ke rumah panjang Dayak tradisional (Pasir Panjang)
Tur ke Istana Kuning (Istana Kuning Sultan)
Kunjungan berpemandu ke Istana Mangkubumi dengan cerita sejarah dari host yang berpengetahuan luas
Menyusuri Sungai Arut dengan gethek (kano kecil)
Kunjungan ke Kampung Pelangi
Makan siang di restoran lokal
Singgah di pasar tradisional Pangkalanbun dan Kumai
Pemanduan dari guide lokal, termasuk konteks sejarah dan cerita setempat
Melihat landmark dan titik budaya menarik di sepanjang rute
Tampilkan Detail

Siapa yang kamu dukung

community_based

Pendukung Komunitas

wildlife_safe

Pelindung Satwa Liar

women_owned

Usaha Perempuan Inspiratif

low_carbon

Pilihan rendah karbon

Lihat detail

Tanggal tersedia berikutnya

Harga ditampilkan dalam USD
Pilih waktu untuk 11 Jul 2026
Informasi tambahan

Lokasi bertemu

Titik awal

Penjemputan gratis dari Pangkalanbun(Pangkalan Bun, Indonesia)
  • Waktu mulai fleksibel. Mohon beri tahu kami waktu yang Anda inginkan

Titik akhir

  • Berakhir di titik awal

Mulai & selesai

Setiap hari
Tamu bisa memilih jam mulai kapan saja antara
08:00AM - 12:00PM

Kesesuaian / Aksesibilitas

  • Makanan vegetarian tersedia
  • Tersedia makanan halal
  • Ramah anak (Tanpa batas usia minimum)

Pembatalan & kebijakan lainnya

  • Pembatalan

    Batal 3 hari sebelum aktivitas untuk pengembalian dana penuh

Yang perlu dibawa

  • Kacamata hitam
  • Kipas lipat
  • Pakaian yang nyaman (Jangan pakai celana pendek)
  • Tabir surya
  • Topi
Dari
Rp309.000
/orang
5.0(4)
Lihat harga
Tamu
Tanggal & Waktu
Anda belum akan dikenakan biaya

Kenalan dengan tuan rumahmu

Siti Nurul sudah lama menyambut para pelancong ke Indonesia, menghadirkan perjalanan yang dirancang dengan penuh perhatian untuk menonjolkan keindahan alam dan kekayaan budaya negeri ini. Berasal dari Jawa Timur, kini ia menetap di Kumai—sebuah kota kecil yang tenang di tengah hutan hujan—tempat ia membesarkan keluarganya sekaligus menjalankan tur-tur yang ia kelola. Siti memulai perjalanannya dengan memandu pengunjung menyusuri hutan Tanjung Puting dan belajar dari salah satu pemandu paling berpengalaman di daerah itu. Ia termasuk sedikit pemandu perempuan di kawasan tersebut dan bangga menjalankan perusahaan tur milik perempuan pertama di Kumai. Selain memandu, ia juga mengajar bahasa Inggris secara lokal dan mendukung perempuan di dunia pariwisata. Bersama Siti, Anda bukan sekadar melihat Indonesia—Anda benar-benar terhubung dengannya secara lebih dalam dan personal.
Pengalaman: 12 tahun
Bahasa: Fasih berbahasa Inggris
Tingkat penerimaan: 80%
Agar pembayaran tetap aman, gunakan situs web Seek Sophie untuk semua transaksi dan komunikasi.

Kamu mungkin juga suka

Kami sudah memilih yang terbaik untuk Anda
Jadi... siapa itu Sophie?
Kami sering ditanya soal ini! Sebenarnya, tidak ada siapa pun di tim kami yang bernama Sophie. Dalam bahasa Yunani, Sophie berarti kebijaksanaan. Kami ingin Seek Sophie menjadi tentang perjalanan yang membantumu mengenal diri sendiri dan dunia lebih dalam—perjalanan yang mengisi hati dan membuatmu merasa lebih terhubung.
Mari berteman!
Dapatkan cerita tentang tempat rahasia dan spot tersembunyi langsung di kotak masukmu.
Bahasa Inggris
USD
Bahasa Inggris
USD
© Seek Sophie 2026PrivasiSyarat
Lisensi Agen Perjalanan TA03435