Keranjang Anda
Keranjang Anda masih kosong.
Total pesanan
$0 USD
Checkout

Gunung Tambora: Gunung Berapi yang Mengubah Sejarah

Baca terus untuk mengetahui bagaimana kamu bisa mendaki gunung berapi misterius ini, yang dikenal sebagai Kerajaan yang Hilang

oleh Jacinta
Terakhir diperbarui: 22 Jan 2026 - 4 menit baca
Gunung Tambora: Gunung Berapi yang Mengubah Sejarah

Tingkat Kebugaran: Pemula hingga Menengah
Terbang ke: Bima
Jumlah Hari: 4 Hari (termasuk penerbangan)

Tahun 1815, dan Gunung Tambora meletus, menutupi negara-negara di Asia dan Eropa dengan abu. Gunung berapi ini menyebabkan letusan terbesar dalam sejarah manusia yang tercatat, dan bahkan mengilhami penulisan Frankenstein oleh Mary Shelley! Sering disebut sebagai “Kerajaan Hilang Tambora”, Gunung Tambora jarang dikunjungi dibanding gunung berapi lain karena lokasinya, tapi justru di sinilah alasan kamu harus melakukan pendakian ini - untuk merasakan alam yang benar-benar asli.

Berada di pulau terpencil Sumbawa, Indonesia, menuju Gunung Tambora sendiri sudah petualangan. Kamu harus terbang dari Bali ke Bima, naik mobil selama 8 jam, dan menyusuri jalanan tanah yang seru, yang pasti jauh lebih seru daripada naik motor biasa 🤪

Bagian terbaik dari perjalanan 2D1N ini adalah berhenti sejenak tepat sebelum kamu memulai perjalanan terakhir ke puncak. Berkumpul di sekitar api unggun, wajah beku, jari mati rasa, tapi jangan lupa lihat ke atas - ini tempat sempurna untuk melihat bintang dan rasi b

Setelah sampai di puncak, pemandangan kawah Tambora pasti bikin napas terhenti dan masalah hilang. Seperti mendaki gunung lainnya, sampai di puncak rasanya luar biasa. Luangkan waktu untuk menikmati pemandangan - di kejauhan, bisa terlihat puncak Gunung Rinjani, Pulau Satonda, dan Pulau Moyo.

Sisa kerangka korban yang ditemukan saat penggalian tahun 2009

Penggemar sejarah, petualangan ini cocok buat kamu. Sejak penggalian resmi dimulai tahun 2006, arkeolog menemukan rumah, benda perunggu, porselen, perhiasan, dan lainnya, terbakar dan terkubur oleh aliran lava gunung berapi. Kerangka yang ditemukan menunjukkan orang-orang yang membeku dalam waktu, ditemukan di dapur mereka, terjebak di dalam rumah, sayangnya tak berdaya terhadap puing-puing dari letusan, sehingga Tambora dikenal sebagai Pompeii dari Timur.

Kadang-kadang, biasanya di Juli, ada tim arkeolog kembali ke situs gunung berapi untuk penggalian untuk penemuan baru. Jika kamu tertarik ikut penelitian ini, baik secara pribadi maupun profesional, beri tahu kami beberapa bulan sebelumnya dan kami akan coba atur untuk kamu!

Ini adalah Pulau Moyo, tempat Putri Diana pernah berlibur.

Ada pelabuhan yang tenang dekat Tambora di mana kamu bisa naik perahu ke pulau-pulau Satonda dan Moyo dalam waktu 45 menit. Ini pilihan yang bagus untuk wisatawan yang datang dari atau melanjutkan perjalanan ke Lombok. Sangat sedikit wisatawan yang mengunjungi pulau-pulau ini, jadi cocok juga untuk petualangan yang tenang.

Pulau Moyo adalah permata tersembunyi untuk snorkeling dengan banyak karang hidup dan makhluk laut. Fakta menarik: Putri Diana pernah berkunjung ke Pulau Moyo pada tahun 1993 untuk menghindar dari paparazzi dan itu membuat air terjun batu kapur yang indah di pulau ini (Matu Jitu) mendapatkan perhatian internasional.

Wisata sebagai Kekuatan untuk Kebaikan di Tambora

Kami percaya bahwa perjalanan bisa digunakan sebagai kekuatan positif, dan kami sudah melihatnya di Tambora, Indonesia. Selama 30 tahun terakhir, pariwisata bukan sumber pendapatan yang layak, dan pemerintah setempat memilih cara yang lebih menguntungkan tapi kurang berkelanjutan — menyetujui penebangan di sebagian area Taman Nasional Tambora.

Setelah masuk sebagai cagar biosfer UNESCO pada 2019, Tambora semakin mendapatkan perhatian internasional dan mengalami peningkatan perlahan dalam jumlah wisatawan. Sejak itu, pemerintah mulai mengakui nilai pariwisata dan konservasinya. Penangkapan ikan dengan dinamit dihentikan. Terumbu karang dilindungi. Pari manta, paus, dan hiu paus kembali muncul! Dan yang menarik, pemerintah sedang berusaha membatalkan kontrak penebangan legalnya, semoga tahun depan selesai. Kami sangat bahagia!!!

Dengan meyakinkan pemerintah lokal bahwa ada nilai ekonomi dalam melestarikan tempat istimewa ini, mereka cenderung melindunginya untuk generasi mendatang. Dan sebagian besar misi kami adalah membuat tempat keren dan belum dikenal ini bisa diakses olehmu — menyediakan perjalanan yang baik untukmu, baik untukmu dan lingkungan.

Terinspirasi untuk berpetualang? Rencanakan perjalananmu ke Gunung Tambora di sini!

Tentang penulis
Hai! Saya co-founder Seek Sophie. Saya suka tempat-tempat berdebu yang punya karakter. Saat tidak sedang bepergian, saya mengajari kucing-kucing saya berbagai trik.
0 Pilihan terbaik Pengalaman di Gunung Tambora
Jadi... siapa itu Sophie?
Kami sering ditanya soal ini! Sebenarnya, tidak ada siapa pun di tim kami yang bernama Sophie. Dalam bahasa Yunani, Sophie berarti kebijaksanaan. Kami ingin Seek Sophie menjadi tentang perjalanan yang membantumu mengenal diri sendiri dan dunia lebih dalam—perjalanan yang mengisi hati dan membuatmu merasa lebih terhubung.
Mari berteman!
Dapatkan cerita tentang tempat rahasia dan spot tersembunyi langsung di kotak masukmu.
Bahasa Inggris
USD
Bahasa Inggris
USD
© Seek Sophie 2026PrivasiSyarat
Lisensi Agen Perjalanan TA03435