31 Hal Menarik yang Bisa Dilakukan di Bali (Selain Tempat Wisata Umum)
Lihat Bali di luar wajah wisata yang biasa dan kenali jiwanya

Kalau kamu mau menjelajahi Bali di luar tempat wisata biasa, kami siap membantu. Kamu nggak akan menemukan ayunan Bali di sini, tapi kamu akan menemukan petualangan yang penuh hati dan mengenal Bali yang sesungguhnya.
Kalau kamu mau tahu lebih banyak tentang daerah-daerah di Bali, dan tempat menginap yang bagus, cek peta Bali kami di sini.
Bali Selatan (Canggu)
Bali Selatan terkenal dengan klub pantai, garis pantai yang indah, dan kafe keren. Kalau kamu cari waktu santai di pantai, Bali Selatan tempatnya. Bahkan kalau nggak tinggal di Bali Selatan, kami sarankan menginap semalam di Nusa Penida buat pengalaman yang seru banget.
1. Paralayang!

Suka adrenalin, atau cuma suka pemandangan EPIC? Yuk nikmati pemandangan dari atas langit Bali saat kamu paralayang melintasi garis pantai, lihat panorama ombak besar para peselancar dan vila pantai yang cantik.
Tips Utama:Waktu terbaik untuk pergi adalah Juni sampai Agustus saat kondisi angin lebih baik. Tapi cuaca bisa tidak menentu dan kadang kamu harus menunggu angin yang bagus (kamu bisa menunggu di pantai rahasia dekat sini!).
2. Nusa Penida

Nusa Penidapulau ini adalah salah satu tempat terindah di Bali, tapi juga salah satu yang paling kontroversial. Di sini kamu bisa lihat pemandangan epik seperti Pantai T-Rex Kelingking dan snorkel dengan pari manta. Tapi, wisatawan baru-baru ini juga mengeluh tentang keramaian dan praktik berenang yang tidak aman. Menurut kami tetap layak dikunjungi, tapi hanya jika kamu nggak keberatan keramaian, atau kalau jalan santai saja.
Lihat Panduan Singkat Berkunjung ke Nusa Penida untuk tips lebih lengkap.
3. Selamatkan Anjing Bali

Anjing Bali adalah ras anjing kuno yang telah berkeliaran di pulau ini selama berabad-abad. Tapi mereka juga sering disalahpahami dan kurang dihargai, menghadapi ancaman dari penelantaran dan perdagangan daging anjing lokal. Jika kamu pecinta hewan, kamu bisa membantu berkontribusi pada upaya penyelamatan dan rehabilitasi lokal dengan mendukung pekerjaan pusat penyelamatan setempat.
4. Keramik

Di tempat yang terkenal akan kerajinannya, coba buat sesuatu yang indah! Di studio lokal yang nyaman ini, kamu tidak hanya belajar membuat keramik. Belajar memutar di roda, membentuk tanah liat menjadi karya unik, dan berinteraksi dengan sesama kreatif dalam suasana yang tenang. Jika kamu tinggal di luar negeri, mereka juga bisa mengirimkan karya akhir kamu ke tempat kamu!
5. Penyembuhan Suara

Bali hampir identik dengan energi penyembuhan, jadi mengapa tidak mendalami lagi? sesi penyembuhan suara ini dirancang untuk membersihkan dirimu dari dalam. Bayangkan dirimu dimandikan oleh getaran yang menenangkan, melepaskan stres, dan menyelaraskan energi di dalam tempat suci Bali yang tenang. Ini adalah cara sempurna untuk meningkatkan rasa damai yang akan kamu rasakan di seluruh pulau.
6. Menyelamatkan Penyu Laut

Pesisir Bali adalah habitat peneluran penyu laut. Dari Mei sampai Oktober, penyu betina (termasuk penyu hawksbill yang terancam punah) kembali ke lokasi mereka menetas puluhan tahun lalu untuk bertelur. Tapi, penyu laut menghadapi banyak bahaya, termasuk dari hewan liar, perburuan manusia, dan pembangunan pantai.
Komunitas konservasi penyu laut di Bali aktif melakukan penyelamatan telur, pembersihan pantai, menyediakan fasilitas penetasan, dan merawat penyu yang terluka. Kalau kamu berkunjung ke Bali antara Mei dan Oktober, kamu bisa bantu dalam usaha menyelamatkan penyu laut!
7. Membuat Cokelat

Primo Chocolate Lab didirikan oleh seorang master chocolatier dan memproduksi beberapa cokelat terbaik. Kami juga suka karena mereka bekerja sama dengan kolektif petani untuk memastikan petani mendapatkan pembayaran yang adil untuk biji kakao mereka. Di sini, kamu akan belajar setiap tahap proses pembuatan cokelat, sekaligus mendapatkan wawasan tentang budaya makanan dari ladang ke meja di Bali. Fakta menarik: tempat ini pernah muncul di Netflix's Chef's Table!
8. Berselancar di Uluwatu

Kalau kamu inginbelajar berselancar, lupakan pantai yang penuh keramaian di Canggu. Sebagai gantinya, kunjungi Uluwatu dengan ombak kelas dunia, pantai tersembunyi, dan beberapa pantai selancar terbaik di dunia (cocok untuk semua tingkat!). Saat di Uluwatu, kamu juga bisa bersantai menikmati matahari terbenam di salah satu bar tepi tebing yang keren, atau menonton tarian api kecak tradisional (yang turis banget tapi seru!).
Bali Tengah (Ubud)
Kalau harus pilih satu tempat sebagai basis di Bali, kami pasti akan memilih Ubud karena perpaduan sempurna antara petualangan dan alam, dan dekat juga dengan Gunung Batur, Sidemen yang tenang, atau Bali Utara yang penuh petualangan. atau perjalanan sehari!
9. Bersepeda Sawah

Ini bukan perjalanan bersepeda biasa. perjalanan yang sangat bermakna yang menghubungkan pengunjung dengan masyarakat Bali membawa Anda melalui jalan desa yang indah dan memberi kesempatan unik untuk mengunjungi proyek desa berkelanjutan. Yang membuat pengalaman ini benar-benar istimewa adalah komitmen pemandu Anda terhadap pembangunan masyarakat. Pendiri perusahaan, Nyoman, sangat bersemangat mempromosikan pariwisata berkelanjutan dan menggunakan uang wisata untuk manfaat komunitasnya.
10. Seni Bela Diri Bali

Pengalaman yang seru dan tak terduga ini cocok untuk keluarga dengan anak-anak yang ingin memahami budaya dan kehidupan desa Bali, melalui sentuhan modern. Di sini Anda akan mengunjungi desa lokal dan coba Mepatingan, seni bela diri khas Bali yang berlangsung di lumpur sawah. Anda juga akan menikmati sauna lumpur, lulur kopi, dan makan siang lokal yang enak.
11. Penyembuhan Spiritual

Orang Bali memiliki tradisi spiritual yang kuat, di mana mereka percaya pada kekuatan penyembuhan alam dan diri sendiri. Jero Mangku adalah salah satu penyembuh yang paling dihormati di Bali, dan turun-temurun dari seorang raja Bali. Jika Anda merasa terjebak, mencari kejelasan spiritual, atau pemahaman yang lebih dalam tentang jalur hidup Anda, kami menyarankan kunjungan ke Jero Mangku untuk wawasan yang unik. Ini akan membuat Anda merasa lebih seimbang, dan terhubung dengan budaya Bali.
12. Makan Malam dari Ladang ke Meja

Rasakan kesederhanaan dan keajaiban kehidupan desa Bali dengan makan malam dari ladang ke meja dan berjalan-jalan di sawah untuk melihat kunang-kunang yang menawan. Hal utama dari pengalaman ini bagi kami adalah makanan rumahan yang lezat, dan keajaiban sederhana berada di desa dengan suara alam dan cahaya dari kunang-kunang saja.
13. Safari Kunang-Kunang bersama Konservasionis

Bagi kami, kunang-kunang adalah perwujudan dari keajaiban. Masuk ke ladang penuh kunang-kunang terasa seperti memasuki hutan ajaib.
Tapi kenyataannya, kunang-kunang mulai menghilang—mereka terancam oleh kehilangan habitat, polusi cahaya, dan pestisida. Penurunan ini menjadi masalah besar bagi ekosistem karena kunang-kunang adalah penyerbuk penting dan berperan besar dalam rantai makanan. Safari kunang-kunang ini bersama seorang konservasionis lokal membantu kamu memahami peran kunang-kunang dalam ekosistem kita, dan membawa kamu dalam safari kunang-kunang untuk mendukung upaya konservasi kunang-kunang di Bali.
14. Memasak di Pertanian

Orang Bali sangat bersemangat tentang makanan mereka, dan setiap desa punya cara unik untuk menyiapkan hidangan tradisional. Misalnya, Babi Guling (babi panggang) adalah hidangan populer di Bali, tapi tiap desa memasaknya dengan cara berbeda. Beberapa pakai campuran rempah khusus, yang lain masak babi di atas kayu yang berbeda. Saat kamu ikuti kelas memasak di Bali, kamu tidak cuma belajar memasak. Kamu lihat juga bagaimana resep berkembang dari waktu ke waktu sesuai tradisi komunitas lokal.
15. Upacara Penyucian 'Melukat'

Salah satu kegiatan favorit kami di Bali adalah upacara penyucian tradisional Melukat. Ini adalah sesuatu yang dilakukan orang Bali setidaknya sebulan sekali untuk membersihkan energi mereka. Kami sangat suka pengalaman ini karena membuat kami merasa segar kembali dan benar-benar terkoneksi dengan diri sendiri dan budaya Bali.
16. Membuat Jamu

Makanan sebagai pengobatan bukan lagi konsep asing bagi ilmu pengetahuan modern. Ini adalah hal yang diketahui dan dipraktikkan oleh orang Bali dengan hubungan dekat mereka dengan alam dan pemahaman mendalam tentang tanaman selama bertahun-tahun. Di sini, Anda akan belajar semua tentang pengobatan kuno seperti Jamu Bali dan lulur tubuh kunyit, serta cara menenangkan diri melalui meditasi.
17. Seni Batik

Di lokakarya Batik ini, Anda akan belajar dari pengrajin lokal di Ubud tentang seni tradisional Batik. Bagian terbaiknya? Ini membawa Anda ke desa Keliki, salah satu desa pengrajin terakhir di Ubud, dan memiliki gaya lukisan unik tersendiri. Sangat menyenangkan untuk semua usia, termasuk anak kecil, karena pengrajin lokal akan membantu Anda menciptakan karya yang indah!
18. Canang Sari

Melalui jalan-jalan di Bali, tidak mungkin melewatkan keranjang kecil berisi bunga segar di luar setiap rumah dan toko. Keranjang kecil berisi bunga ini adalah persembahan untuk dewa-dewa Bali dan sangat penting dalam kehidupan sehari-hari orang Bali. Di sini kamu akan belajar semua tentang tradisi persembahan Bali ini (Canang Sari), bagaimana cara membuatnya, dan kamu bahkan bisa memilih untuk memakai pakaian tradisional yang indah yang dikenakan oleh penduduk lokal.
19. Lindungi Burung Bali Starling

Bali Starling, burung simbol Bali, telah diburu hingga hampir punah. Sekarang burung ini menjadi burung paling langka kedua di dunia. Di sini, kamu akan mendukung upaya konservasi yang dilakukan komunitas untuk melindungi Bali Starling. Kamu akan mengunjungi desa lokal untuk belajar tentang upaya konservasi mereka dari bawah ke atas, dan menyaksikan burung-burung ini di habitat alaminya.
Bali Utara (Gunung Batur)
Daerah termasuk: Munduk, Sekumpul, Kintamani, Gunung Batur
Bali utara dikenal untuk petualangan. Di sini, Anda akan menemukan gunung berapi paling terkenal di Bali, Gunung Batur, serta hutan kuno terpencil dengan pohon-pohon tinggi, air terjun yang alami, salah satu pura paling suci di Bali, dan danau yang indah.
20. Gunung Batur

Gunung Batur di Kintamani adalah jalur pendakian paling sering dilalui di Bali, tapi menurut kami tetap layak untuk dicoba. Ini adalah situs UNESCO dan pendakian singkat yang cocok untuk pemula dengan pemandangan matahari terbit yang menakjubkan (jika tidak berawan!). Kalau Anda tidak suka hiking, Anda juga bisa naikjeep ke Gunung Batur, atau melakukan bersepeda di medan lava!
Tips Top:
- Kalau kamu trekking, ikut pemandu yang bawa rute yang nggak terlalu ramai - biasanya mereka punya kerumunan yang jauh lebih sedikit. 🤩 Favorit kami juga yang mengelilingi Danau Batur!
- Kalau kamu pergi bareng anak kecil atau lebih suka pergi saat kerumunan sudah pergi, sebaiknya pergi saat matahari terbenam daripada saat matahari terbit.
21. Munduk

Salah satu tempat favorit kami di Bali, Munduk masih terasa cukup terpencil dan belum banyak orang tahu. Di sini kamu bisa menemukan salah satu pura paling suci di Bali, Danau Tamblingan yang cantik, hutan kuno dengan pohon-pohon tinggi dan air terjun yang belum tersentuh. Bali Utara juga jauh lebih dingin (22-24 derajat) karena letaknya yang lebih tinggi, jadi cocok banget buat petualangan outdoor! Salah satu hal favorit kami di Munduk adalah menjelajahi hutan kuno, naik kano di Danau Tamblingan yang mistis dan bahkan camping.
22. Danau Tamblingan

Berkemah di tepi Danau Tamblingan adalah salah satu pengalaman paling ajaib di Bali. Kamu akan menjelajahi salah satu hutan tropis paling subur dengan pohon berusia ratusan tahun, berenang di air terjun terpencil, menikmati makanan khas Bali buatan sendiri yang lezat, dan menyaksikan Bima Sakti Selatan dengan gitar akustik dan teman yang menyenangkan. Ini adalah petualangan, keaslian, dan penuh hati semuanya dalam satu pengalaman.
23. Candi Kuno Bali

Bagi pencari spiritual, visiting Bali's ancient temples with one of Bali's most respected healer adalah pengalaman seumur hidup. Di sini kamu akan mengunjungi candi terpencil yang terkenal karena energi penyembuhan dan mistisnya yang besar. Tanpa koneksi pribadi dengan "Mangku" atau pendeta candi, pengunjung biasa atau turis mungkin sulit mengakses. Perjalanan ini akan meninggalkanmu merasa terangkat, terinspirasi, dan terhubung secara mendalam dengan yang ilahi.
24. Waterfall Canyoning

Waterfall canyoning is one of our fave things to do in Bali. Even if you're not an adrenaline junkie, you'd love this if you love being out in nature. It is like a water playground at the waterfall. You slip, you slide, and you fully immerse in nature without needing to do a long hike to get to a waterfall! Try it!
25. Epic Waterfalls

Bali is known for its epic waterfalls, and the best waterfalls are in North Bali. Here you can hike to Sekumpul waterfalls, the tallest and most epic waterfall in Bali. The sheer power of the waterfalls here is immense, and the short hike to the falls is also really fun!
However, the entrance fee to Sekumpul was recently raised so if you're looking for a less commercial alternative, we'd recommend the more remote Air Terjun Banyu Wana di Munduk. We love this adventure as Munduk feels a little more remote, and you also get to trek through ancient forests as well!
Kebun Kopi Etika 26

Bagi yang tahu, Bali menghasilkan beberapa kopi terbaik di dunia. Jika kamu pecinta kopi atau foodie, kunjungan ke kebun kopi di Bali adalah wajib dikunjungi. Salah satu kebun favorit kami di Bali adalah Kopi Bali. Mereka tidak hanya memproduksi kopi luar biasa, tetapi juga fokus pada praktik pertanian yang ramah lingkungan dan etis. Di sini, kamu akan diajarkan setiap langkah perjalanan kopi, dari panen tangan buah kopi hingga teknik penyeduhan modern.
Tips Utama: Sebagian besar kebun kopi di Bali yang mengiklankan kopi Luwak (mangut) memiliki praktik tidak berkelanjutan dengan menjaga luwak liar dalam kandang. Hindari kebun yang tidak etis ini. Bali Beans adalah salah satu dari sangat sedikit kebun kopi Luwak yang berkelanjutan di Bali. Artinya mereka hanya akan memanen kotoran yang secara alami ditinggalkan luwak dan tidak membesarkan luwak untuk memproduksi kopi.
Bali Timur (Amed)
Daerah yang termasuk: Sidemen, Amed, Tulamben, Gunung Agung
Bali Timur perlahan mulai dikenal tapi buat saat ini masih santai banget. Datang ke sini buat suasana desa yang tenang dan esensi sejati Bali. Pergi ke Sidemen untuk sawah dan desa pengrajin, dan Tulamben untuk desa nelayan yang tenang dengan bangkai kapal kapal karam.
27. Membuat Perhiasan

Di Sidemen, oasis yang tenang hanya sepelemparan dari Ubud, kamu bisa Pelajari seni pembuatan perhiasan dari keluarga pembuat perak. Kami suka pengalaman ini karena keasliannya dan hati yang tulus, serta setting indah dan damai tempat workshop diadakan. Di sini, kamu tidak hanya mendukung bisnis keluarga kecil, tapi juga bisa membuat perhiasan yang cantik!
28. Sidemen

Jika Anda mencari cara yang lebih autentik untuk melihat sawah padi (yaitu tanpa keramaian atau ayunan Bali), kunjungi Sidemen. Ini seperti Ubud sebelum terkenal dengan Eat, Pray, Love. Tidak banyak yang bisa dilakukan di Sidemen, tapi bagi kami, itu bagian dari pesonanya.
29. Gunung Agung

Dengan ketinggian 3031 meter, Gunung Agung adalah puncak tertinggi di Bali, sekaligus gunung berapi yang paling aktif dan suci di Bali. Orang Bali percaya bahwa Gunung Agung adalah replika persis dari Gunung Meru, yang dalam agama Hindu adalah pusat alam semesta. Jika Anda seorang pendaki tingkat menengah dan ingin melihat tempat yang belum banyak dikunjungi wisatawan, kami sangat merekomendasikan pendakian Gunung Agung. Dibutuhkan waktu pendakian 8-10 jam, jadi Anda mungkin perlu berlatih terlebih dahulu.
30. Snorkeling Bangkai Kapal

Dulu desa nelayan yang tenang, Amed sekarang jadi tempat keren di Bali yang banyak teman-teman kami kunjungi. Memang tidak tersembunyi lagi - dengan pantai yang bersih, kafe-kafe kekinian, dan tempat yoga, tapi suasana tetap lebih tenang dan suasana lokalnya lebih menarik dibandingkan Canggu atau Uluwatu. Di sini kamu bisa snorkeling untuk melihat tempat persembunyian Jepang serta taman bermain karang yang penuh ikan warna-warni!
31. Restorasi Terumbu Karang

Kalau kamu seorang penyelam bersertifikat dan punya waktu seminggu, pengalaman sekali seumur hidup untuk membantu konservasi laut. Di sini, kamu bisa berkontribusi dalam restorasi karang dengan membangun terumbu buatan. Proyek restorasi karang ini, yang bekerja sama dengan nelayan lokal, menciptakan lapangan pekerjaan dan penghasilan alternatif, mengurangi ketergantungan pada penangkapan ikan berlebihan. Ini contoh bagus bagaimana pariwisata, komunitas lokal, dan lingkungan bisa bekerja sama saling menguntungkan.
👇 Cek semua pengalaman Bali favorit kami di sini!

Pertanyaan seputar Bali
Apakah Bali mahal untuk dikunjungi?
Bali bisa jadi ramah di kantong atau mewah sesuai keinginan kamu. Kamu bisa menikmati pulau ini dengan anggaran sekitar Rp450.000–Rp750.000 per hari dengan menginap di losmen, makan di warung makan lokal, dan menggunakan skuter untuk berkeliling.
Di ujung lain, Bali punya resort mewah dan vila pribadi yang harganya bisa lebih dari Rp7.500.000 per malam.
Kalau mau pengalaman yang sedang-sedang saja, biasanya perlu budget sekitar Rp1.500.000–Rp2.250.000 per hari.
Apakah $1.000 cukup untuk seminggu di Bali?
Iya, $1.000 sudah cukup untuk seminggu di Bali! Berikut gambaran kasar anggaran:
- Akomodasi: $20–$100 per malam per orang
- Makanan: $5–$20 per kali makan
- Transportasi: $5–$15 per hari
- Aktivitas: $10–$50 per orang/hari
Kalau hindari resort mewah, kamu bisa tetap hemat dan tetap menikmati pengalaman seru.
Berapa hari yang saya butuhkan di Bali?
Kami sarankan minimal 8 hari untuk benar-benar merasakan Bali, apalagi kalau ini perjalanan pertama kamu.
Kalau punya 8 hari, bisa habiskan 3 hari di Selatan di Nusa Penida dan bersantai di pantai, lalu 5 hari di Ubud dan utara, di mana kamu bisa jelajahi area wisata di Ubud, ikut kelas memasak/seni, mendaki Gunung Batur/Agung, dan melakukan perjalanan petualangan ke Munduk.
Kalau waktu lebih lama (misalnya 2 minggu), kamu bisa menjelajah di luar Bali untuk mendaki gunung berapi Ijen (api biru!), atau naik kapal ke Lombok dan Gili Islands yang dekat. Kalau ke Lombok, butuh setidaknya seminggu lagi.
Kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Bali?
Waktu terbaik untuk berkunjung ke Bali adalah saat musim kemarau, dari April hingga Oktober, saat cuaca cerah dan cocok untuk kegiatan di luar ruangan.
Musim hujan (November–Maret) masih waktu yang bagus untuk berkunjung jika kamu ingin menghindari keramaian dan tidak keberatan dengan hujan deras sesekali.
Kalau kamu suka berselancar, Juli dan Agustus adalah waktu terbaik untuk mendapatkan ombak terbaik di pantai barat Bali.
Apa yang membuat Bali begitu terkenal?
Tak rahasia lagi bahwa Bali adalah salah satu tempat paling populer di dunia. Saat orang memikirkan Bali, mereka biasanya teringat tentang retreat yoga, Eat, Pray, Love, atau bar pantai yang glamor, vila yang indah, dan berselancar. Dan Bali tentu saja bisa menjadi semuanya itu. Perjalanan sangat mudah, kebanyakan orang berbicara bahasa Inggris, dan ada sesuatu untuk semua orang—baik kamu mencari petualangan, hiking, dan alam, atau sekadar bersantai di bar pantai yang bisa ada di mana saja di dunia.
Tapi ada banyak hal lagi tentang Bali selain rumah pohon terkenal di Instagram dan ayunan wisata. Bali punya hati yang besar. Ada pengrajin yang mempraktikkan kerajinan yang telah diwariskan selama beberapa generasi, rasa hormat mendalam terhadap alam, dan konservasionis yang bekerja keras melindungi tanah dan lautnya. Dan meskipun pariwisata telah membentuk pulau ini, sisi spiritual Bali tetap sangat nyata. Itulah Bali yang kami cintai—dan yang kami harap bisa dialami oleh para wisatawan.






![Gunung Batur: Panduan Utama & Cara Mengalahkan Keramaian [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_md_419759df50222c532107ed80aed4fd60.webp)

![Pulau Komodo: Semua yang Perlu Kamu Tahu & Cara Menghindari Keramaian [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_md_4b03f3324bc1312da4fb5e7ea97b89e4.webp)
![Hal Terbaik yang Bisa Dilakukan di Labuan Bajo [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_md_fbeccdf94f72d3ced7a242b51a7ec1af.webp)
![Hal Terbaik yang Bisa Dilakukan di Labuan Bajo [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_xl_c5a3d3479f6cc64b458c123059818d8e.webp)




