Gunung Rinjani: Semua yang Perlu Kamu Tahu + Daftar Barang Bawaan [2026]
Ini semua hal yang kami harap sudah kami tahu sebelum mendaki Gunung Rinjani, salah satu trek paling berat dan paling indah di Asia Tenggara!
![Gunung Rinjani: Semua yang Perlu Kamu Tahu + Daftar Barang Bawaan [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_xl_5e4155689975f1d141f9b7e57dde5ad5.webp)
Mendaki Gunung Rinjani adalah salah satu pendakian paling epik di Asia Tenggara. Tapi dengan banyak perusahaan trekking, pilihan rute, durasi perjalanan, dan banyak hal yang harus dipikirkan, merencanakan pendakian Rinjani bisa terasa membingungkan.
Jadi kami telah menyusun semua yang perlu kamu tahu — dari rute terbaik, tips dari orang dalam, sampai kondisi toilet dan daftar perlengkapan — untuk membantumu mendapatkan pengalaman maksimal dari petualangan ke Gunung Rinjani.
Dasar-dasar
Apa itu Gunung Rinjani
Gunung Rinjani (atau Gunung Rinjani dalam bahasa Indonesia) adalah gunung berapi aktif yang epik dan gunung tertinggi kedua di Lombok, Indonesia — tingginya 3.726 meter.
Tapi ini bukan cuma soal tingginya. Kamu akan mendaki melalui hutan, savana, dan punggungan berbatu untuk sampai ke base camp tepi kawah besar, dengan pemandangan luar biasa dari danau berwarna turquoise di dalam kawah. Bahkan ada mini-gunung berapi (Gunung Barujari) di danau itu!
Ini dramatis, asing, dan jujur saja, salah satu pendakian paling keren di Asia Tenggara.
Pendakian yang sangat memuaskan!
Kenapa mendaki Gunung Rinjani
Karena ini menakjubkan! Dan juga agak gila — dalam arti terbaik.
Rinjani adalah pendakian yang benar-benar masuk dalam daftar keinginan, dan pengalaman yang akan tetap di ingatan kamu lama setelah selesai. Ini bukan cuma soal puncak (walaupun itu keren) — taman nasional Gunung Rinjani seluruhnya menakjubkan, dari danau kawah hingga sumber air panas dan tebing-tebing yang luas. Kalau kamu siap tantangan, ini adalah petualangan yang nggak akan kamu lupakan.
Apakah benar-benar susah mendaki Gunung Rinjani?
Iya. Ini salah satu pendakian paling susah di Asia Tenggara, tapi kami suka menyebut pendakian ini: usaha tinggi, hadiah tinggi.
Kamu bakal berjalan sekitar 6-10 jam setiap hari tergantung kecepatanmu, tapi pemandangan, pemandangan matahari terbit dan terbenam sangat layak. Kakimu PASTI akan pegal, dan di suatu titik kamu bakal bertanya-tanya kenapa kamu mau ikut pendakian ini.
Tapi pemandangannya? Sangat berharga. Perasaan di puncak? Sangat berharga (kamu mungkin akan menangis). Hak membual? Pasti sangat berharga.
Mau buat lebih gampang — pastikan latihan naik tangga beberapa bulan sebelum perjalanan dan siapkan sepatu hiking yang nyaman dan grip bagus. Kamu akan berterima kasih pada dirimu sendiri!
2D1N vs 3D2N vs 4D3N
Jawaban singkat: Lewati 2D1N dan pilih 4D3N. Ini alasannya.
Dengan 2D1N, kamu akan buru-buru melewati pendakian dan kemungkinan besar akan melewatkan danau Segara Anak yang indah sama sekali. Perjalanannya sangat singkat, tanpa waktu cukup untuk benar-benar menikmati pemandangan atau pengalaman.
3D2N memberimu sedikit waktu lebih, tapi jadwalnya tetap cukup padat.
Kami sangat menyarankan 4D3N. Ini adalah keseimbangan yang sempurna — kamu dapat berjalan dengan lebih nyaman, beristirahat di camp, menikmati pemandangan dan danau serta sumber air panas lebih banyak. Kalau mau ke Rinjani, lakukan dengan benar!
Catatan: Durasi ini mengacu pada jumlah malam di gunung. Kebanyakan itinerary Seek Sophie termasuk 1 malam tambahan di penginapan sebelum pendakian dimulai, supaya kamu bisa beristirahat sebelum pendakian di hari berikutnya.
Jadi saat kamu pesan pendakian Gunung Rinjani dengan Seek Sophie:
- Pendakian 3D2N = total perjalanan 4D3N (termasuk 1 malam di penginapan)
- Pendakian 4D3N = total perjalanan 5D4N (termasuk 1 malam di penginapan)
Waktu terbaik untuk berkunjung
Gunung Rinjani tidak buka sepanjang tahun, jadi waktu kunjungan penting:
Jan – Mar: Ditutup karena musim hujan.
Apr – Mei: Jalur kembali dibuka, tapi cuaca masih bisa tidak menentu. Pada 2025, April dan Mei lebih basah dari biasanya karena perubahan pola iklim.
Jun – Agu: Musim puncak. Cuaca kering dan langit cerah, membuat pemandangan jadi luar biasa, tapi jalan berdebu dan keramaian makin ramai, terutama saat mendaki ke puncak.
Sept – Okt: Masih kering, dengan lebih sedikit pendaki — cocok kalau mau jalur dan tempat camp yang lebih sepi. Tapi ingat, hujan bisa mulai datang saat musim hujan mendekat.
Nov – Des: Bisa cukup hujan, makin sulit sampai puncak karena cuaca buruk; tapi kerumunan benar-benar berkurang.
Cara ke sana
Terbang ke pulau Lombok. Bandara terdekat adalah Bandara Internasional Lombok (LOP). Kamu bisa terbang dari:
- Bali (penerbangan cepat 45 menit atau kapal cepat 1,5 jam)
- Jakarta (penerbangan langsung setiap hari)
- Kuala Lumpur (penerbangan langsung via AirAsia)
- Singapura (penerbangan langsung via Scoot)
Dari bandara ke titik awal pendakian:
Sebagian besar pendakian dimulai dari Sembalun Lawang (jika kamu menuju ke puncak) atau Senaru (sering menjadi titik akhir). Perusahaan trekking Gunung Rinjani kamu biasanya akan mengatur penjemputan dari bandara ke penginapanmu.
Rute Pendakian
Rute Sembalun (Paling Populer)
Semabun adalah titik awal paling populer jika tujuanmu adalah mencapai puncak. Dimulai dari desa Sembalun dan memiliki tanjakan yang lebih landai di awal (Trailhead → POS 1 → POS 2), yang membuatnya terasa mudah — hingga kamu mencapai Bukit Penyesalan (dari POS 4 → dasar kawah). Biasanya digunakan pada hari pertama pendakian yang fokus ke puncak (misalnya Sembalun → Puncak → Danau → Senaru).
Sepanjang perjalanan, kamu akan mendapatkan pemandangan luas dari padang savana, dan pemandangan kawah saat matahari terbit/matahari terbenam benar-benar luar biasa.
Pilihan Motor:
Anda bisa menggunakan motor untuk langsung ke POS 2 — tapi kami tidak menyarankannya. Jalur dari awal hingga POS 2 adalah bagian paling mudah dan sebagai pemanasan yang bagus. Lewati bagian ini tidak memberi tubuh waktu beradaptasi… dan jujur saja, rasanya seperti curang!
Jalur Senaru (Tanpa Puncak)
Cocok untuk pecinta hutan tropis yang rimbun dan pendaki pemula yang tidak mengejar puncak tertinggi.
Dimulai dari desa Senaru, jalur Senaru melintasi hutan hujan tropis yang lebat, yang berarti banyak naungan dan medan yang lebih bervariasi. Ini adalah jalur asli naik ke gunung dan masih populer — terutama untuk pendakian tepi kawah saja. Jalur ini juga sering digunakan sebagai jalur turun dari pendakian ke puncak penuh (Sembalun → Danau Segara Anak → Senaru).
Hati-hati dengan jalur yang lebih curam di beberapa bagian, tetapi jalur ini kurang terbuka dibanding Sembalun. Pemandangan dari Tepi Kawah Senaru sangat menakjubkan, terutama saat matahari terbenam, membuatnya pilihan yang lebih santai tetapi tetap memuaskan jika tidak berencana ke puncak.
Jalur Torean (Paling Asli)
Torean terbaik jika Anda ingin jalur yang lebih jarang digunakan dan belum banyak diketahui! Ini juga favorit kami karena jalur ini yang paling indah.
Jalur Torean keluar dekat sumber panas dan mengikuti jalur yang indah dan berkelok melalui lembah, sungai, dan air terjun. Jika Anda memilih Torean, Anda tetap akan mencapai puncak lewat jalur Sembalun, tetapi turun melalui jalur Torean.
Bayangkan suasana Jurassic Park: hijau, terpencil, dan liar. Sepanjang perjalanan, Anda akan menyeberangi sungai, berendam di sumber panas, menavigasi jembatan bambu, dan menikmati pemandangan yang menakjubkan. Tapi siap-siap saja — jalurnya lebih panjang dan lebih menantang, dengan batu besar, harus memanjat, jalur licin, dan turun dengan bantuan tali di bagian yang lebih curam.
Jalur Dasar Gunung Rinjani (Non-Puncak)
Kalau mau yang lebih santai — jangan khawatir. Kamu juga bisa menjelajahi kaki Gunung Rinjani saja!
1. Pendakian dan Berkemah di Bukit Pergasingan 2D1N
Ini adalah petualangan kecil yang sempurna kalau kamu mau pengalaman hiking dan berkemah. Kamu akan mendaki Bukit Pergasingan untuk pemandangan indah sawah bertingkat dengan Gunung Rinjani di kejauhan, menghabiskan malam di bawah bintang-bintang sambil menikmati suasana api unggun yang hangat, mengunjungi air terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep yang menakjubkan, serta menjelajahi Desa Sembalun — salah satu gerbang budaya ke Rinjani.
2. Pendakian Setengah Hari di Kaki Rinjani
Yang ini malah lebih santai — jalur jalan santai lewat kaki Rinjani yang hijau. Kamu bisa menikmati suasana tenang sambil berjalan di sawah dan bukit-bukit yang bergelombang, mengunjungi desa-desa Sasak untuk belajar tentang kehidupan tradisional, dan menyegarkan diri di air terjun Tiu Kelep yang cantik.
Pengalaman Rinjani Teratas yang Rekomendasi
Puncak + Pemandangan Terbaik
Kalau ingin mencapai puncak dan menikmati pemandangan yang paling menakjubkan, ini jalur yang pas. Seek Sophie Rinjani trek ini dimulai dari Sembalun dan turun lewat jalur Torean — terkenal karena lembahnya yang dramatis seperti di Jurassic Park, air terjun, dan mata air panas. Ada juga camping di Danau Segara Anak yang tenang.
Torean adalah jalur turun paling menantang, jadi sangat disarankan menambah satu hari lagi agar totalnya menjadi 4D3N di gunung + 1N di penginapan, supaya perjalanan tetap santai. Dengan begitu, kamu tidak perlu buru-buru dan bisa menikmati pemandangan spektakuler tanpa terlalu capek.
Hanya Puncak
Kalau waktu kamu terbatas tapi tetap ingin merasakan sensasi mencapai puncak, 3D2N Seek Sophie Rinjani trek (+ 1N di rumah tamu sebelum pendakian) ini pilihan yang bagus.
Kamu akan mulai pendakian dari Sembalun dan turun lewat Senaru, sambil camping di tepi Danau Segara Anak yang menakjubkan. Kalau mau santai, bisa juga menambah satu hari agar perjalanan lebih menyenangkan dan tidak terlalu berat.
Tips Memilih Perusahaan Terbaik
Pilih Perusahaan yang Bertanggung Jawab
Ketika membahas Gunung Rinjani, keselamatan tidak boleh diabaikan. Meskipun pendakian yang murah terlihat menarik, biasanya ada biaya tersembunyi — seperti rombongan yang terlalu ramai dan pemandu yang kurang sumber daya.
Kami pernah dengar ada rombongan dengan 40 pendaki dan hanya 5 pemandu. Itu tidak hanya tidak nyaman — tetapi juga berbahaya. Sayangnya, telah terjadi kecelakaan fatal saat turun karena pemanduan yang buruk dan kurangnya dukungan.
Pilih tim berpengalaman dan profesional seperti yang ada di Seek Sophie. Kamu akan bergabung dengan kelompok kecil yang didukung baik, dengan pemandu yang benar-benar peduli terhadapmu. Itu sangat berharga demi keselamatanmu.
Pilih Pemandu yang Peduli
Pemandu yang baik dapat membuat atau menghancurkan pengalamanmu. Pemandu dari Seek Sophie tidak hanya memimpin jalan — mereka adalah pengaman dan pendukung terbesar saat situasi sulit (yang pasti akan terjadi).
Pemandu yang berpengalaman dan profesional tahu bagaimana mengatur kecepatan sesuai kondisi fisikmu, membantu menentukan waktu pendakian ke puncak Rinjani agar tidak ketinggalan matahari terbit, dan rutin memeriksa kondisi fisik dan mentalmu. Saat kamu kelelahan dan mempertanyakan pilihan hidup di ketinggian 3.000m, pemandu yang tepat akan tetap membuatmu maju.
Cari Makanan Enak
Saat kamu hiking 6–10 jam sehari, makanan bukan cuma bahan bakar — tapi juga semangat. Beberapa perusahaan trekking menyediakan makanan sederhana, tetapi yang lain (seperti tim Rudy di Seek Sophie) menyajikan makanan lezat yang jadi momen istimewa selama perjalanan.
Indomie di 2639m di atas permukaan laut, dengan pemandangan yang keren? Ikonik. Sup ayam pedas saat dingin di tepi kawah? Pisang goreng dan teh jahe hangat? Sangat menyenangkan.
Percayalah — makanan enak bisa bikin hari yang sulit jadi jauh lebih baik. Plus, pilihan vegetarian dan vegan tersedia di sebagian besar Cari pengalaman Mt Rinjani di Seek Sophie.
Dampak Sosial & Lingkungan dari Pendakian Rinjani
Pemandu Wanita Pertama di Rinjani
Kami bangga bekerja sama dengan bisnis kecil dan lokal yang benar-benar peduli, dan Katni adalah salah satu pemandu paling inspiratif di Seek Sophie. Saat dia mulai menjadi pemandu, perempuan dianggap tabu bekerja di pegunungan di Lombok. Tapi dia tidak membiarkan itu menghentikannya.
Dia menjadi pemandu wanita pertama di Rinjani, dan akhirnya memulai perusahaan sendiri — yang sampai sekarang tetap satu-satunya bisnis pemandu milik perempuan di gunung. Hari ini, dia memimpin tim wanita yang luar biasa yang tidak hanya memandu pendakian, tapi juga memecahkan norma gender dan menciptakan peluang ekonomi untuk perempuan lain.
Saat Anda mendaki bersama tim Katni melalui Seek Sophie, Anda tidak hanya berpetualang — Anda turut berkontribusi pada masa depan yang lebih setara di alam terbuka.
Dampak Lingkungan
Tidak semua perusahaan trekking sama — dan pilihan Anda penting. Ambil contoh Pemandu Seek Sophie, Rudy. Dia mulai sebagai porter di Rinjani dan, setelah melihat betapa buruknya gunung tersebut tercemar sampah, dia memutuskan untuk melakukan sesuatu yang berbeda. Sekarang dia melatih timnya dalam praktik ekowisata yang bertanggung jawab: membersihkan sampah mereka sendiri dan sampah orang lain. Mereka bahkan membangun dan merawat toilet yang terkenal bersih di POS 2!
Pemandu yang dilatih Rudy telah memulai perusahaan ramah lingkungan mereka sendiri, menciptakan efek berantai dari wisata bertanggung jawab di sekitar Rinjani. Jadi saat Anda trek bersama pemandu Seek Sophie seperti tim Rudy, Anda tidak hanya mendapatkan pendakian yang hebat — Anda membantu melindungi Rinjani dan mendukung komunitas lokal.
Peraturan Baru 2025
Izin
Hanya 240 izin internasional per hari, 160 izin domestik per hari.
Izin bisa cepat habis saat musim puncak, jadi sebaiknya pesan trekking Anda lebih awal (3 bulan sebelumnya) — terutama jika Anda berencana pergi antara Juni - Agustus.
Drone
Drone diizinkan di Gunung Rinjani dengan izin.
Biaya IDR 2 juta per drone untuk seluruh perjalanan. Beritahu tuan rumah Seek Sophie sebelumnya agar mereka bisa mengurus izin sebelum pendakianmu!
Perpanjangan di Gunung
Dulu, kamu bisa menyesuaikan durasi trekking di tengah perjalanan—misalnya upgrade trekking 3D2N menjadi 4D3N jika ingin waktu lebih lama. Sekarang, itu tidak diperbolehkan lagi.
Sekarang, kamu harus hadir secara fisik saat check-in dan check-out sesuai izin asli kamu. Tidak ada perpanjangan yang diizinkan setelah kamu mulai berjalan di jalur.
Jadi pastikan kamu pilih programmu dengan bijak — kami sangat menyarankan 4D3N jika kamu ingin pengalaman mendaki yang lebih menyenangkan.
Daftar Perlengkapan
Pakaian
- Baju, celana & pakaian dalam (1 set per hari mendaki)
- Teknologi panas / lapisan dasar termal (untuk tidur dan/atau pendakian puncak)
- Jaket fleece dan/atau jaket bulu ringan (sangat dingin di tepi kawah)
- Jaket hujan tahan air yang juga berfungsi sebagai pelindung angin (penting karena bisa saja hujan di gunung kapan saja)
- Topi beanie (untuk pendakian ke puncak)
- Sarung tangan
- Penutup leher / buff
- Bikini / pakaian renang (untuk pemandian air panas!)
- Topi (untuk perlindungan dari matahari)
Sepatu
- Sepatu hiking yang bagus dengan dukungan pergelangan kaki (membantu stabilitas dan menjaga pasir keluar saat hari puncak)
- Kaos kaki pendakian (yang tebal dan nyaman — terutama saat turun gunung untuk melindungi jari kaki Anda)
- Sandal (untuk berjalan di sekitar kemah)
Perlengkapan
- Ransel: 35–40L untuk 4D3N, 30–35L untuk 3D2N
- Pelindung ransel (untuk melindungi dari hujan)
- Tempat air minum agar mudah minum dari tas Anda
- Penutup telinga (penting untuk tidur nyenyak sebelum malam puncak!)
- Bantal tiup
- Headlamp + baterai cadangan
- Tas kedap air
- Pengait karabiner
- Tongkat trekking (kebanyakan perusahaan trekking menyediakan)
Aksesori
- Kacamata hitam (polarized jika memungkinkan — untuk mengurangi silau)
- Tabir surya
- Krim otot / gel pereda nyeri (nanti kamu berterima kasih!)
- Hand sanitiser
- Tisu tubuh dan tisu wajah yang dapat terurai secara hayati (tidak ada kamar mandi)
- Sikat gigi & pasta gigi (atau obat kumur kalau kamu malas)
- Tisu toilet (dibagi dua)
- Tisu
- Kantong plastik/ziplock cadangan untuk sampah
Keperluan Pribadi
- Obat pribadi
- Sachet elektrolit / isotonic
- Gel energi
- Batang energi
Pertanyaan Umum
Seberapa jauh sebelumnya saya harus pesan?
Sebaiknya pesan pendakian Seek Sophie Mount Rinjani kamu setidaknya 1-2 bulan sebelumnya, atau 3 bulan selama musim puncak (Juni hingga Agustus), karena izin harian taman nasional bisa cepat penuh.
Apakah saya perlu latihan?
Ya, latihan pasti akan membantu. Rinjani adalah salah satu pendakian tersulit di Asia Tenggara — hari yang panjang, pendakian curam, dan turunan yang lebih curam lagi — jadi semakin siap tubuhmu, semakin nikmat dan selamat kamu menjalani. Kalau kamu cukup fit, latihan bisa ditingkatkan satu atau dua bulan sebelum pendakian. Kalau pemula, latihan bertahap selama 4-6 bulan sebelumnya akan sangat membantu.
Otot Utama:
- Mendaki ke atas: Glutes + betis (terutama saat mendaki ke puncak).
- Menurun: Quadriceps, lutut, dan mengejutkan, trisep (dari penggunaan tongkat trekking).
Latihan yang Membantu:
- Mendaki tangga atau bukit (idealnya dengan tas punggung).
- Kekuatan kaki & inti – squat, lunges, naik turun tangga.
- Daya tahan – lari zona 2
Bagaimana kondisi toilet di sana?
Pertanyaan penting! Meskipun fasilitas toilet sederhana, tetap cukup memadai.
- Titik check-in Sembalun: Toilet gratis
- Titik awal jalur Sembalun: Toilet jongkok sederhana (IDR 5K).
- POS 1: Tidak ada toilet.
- POS 2: Tempat istirahat makan siang. Anehnya, toilet jongkok di sini paling bersih di jalur ini (IDR 10K) karena dijaga oleh petugas kebersihan yang bertugas di sana.
- POS 3 & 4: Tidak ada toilet.
- Pinggir kawah Sembalun: Pemandu Anda akan menyiapkan tenda toilet pribadi untuk kelompok Anda (pada dasarnya menggali lubang di tanah). Ada juga toilet barat bersama, tapi jujur saja… cukup seram. Kalau bisa, pilih opsi tenda pribadi — itu lebih baik dari keduanya.
Apakah saya perlu membawa semua barang saya?
Tidak — porter Anda (pahlawan sejati) akan membawa sebagian besar perlengkapan — termasuk tenda, sleeping bag, peralatan memasak, bahan makanan, dan lain-lain — semua sambil menapaki jalur berbatu dan berdebu yang sama dengan Anda, bahkan hanya memakai sandal jepit.
Mereka yang pertama tiba di basecamp, yang terakhir pergi, dan mereka juga menjadi koki gunung Anda, memasak semua makan Anda sepanjang perjalanan.
Anda hanya perlu membawa barang pribadi seperti pakaian dan camilan — atau Anda bahkan bisa menyewa porter tambahan untuk membawa ransel Anda jika ingin berkemah dengan lebih ringan. Harga biasanya tambahan sekitar USD 20-30 per guide per hari.
Berapa banyak yang harus saya beri tip?
Memberi tip adalah hal biasa saat trekking di Gunung Rinjani, dan ini sangat membantu menunjukkan rasa terima kasih atas kerja keras pemandu dan porter. Mereka membantu menjaga keamanan dan membuat perjalananmu menyenangkan, jadi biasanya orang memberi tip sebagai bentuk penghargaan.
Memberikan sekitar $30 USD untuk setiap pemandu dan $20 USD untuk setiap porter dianggap jumlah yang baik.
Bagaimana jika terjadi keadaan darurat medis?
Selalu periksa apakah perusahaan pendakianmu membawa kotak P3K — yang baik biasanya melakukannya. Tapi perlu diingat bahwa biasanya mereka tidak membawa obat-obatan karena risiko reaksi alergi yang tinggi. Obat untuk masalah kecil seperti sakit dan gangguan pencernaan harus dibawa oleh masing-masing pendaki.
Helikopter tidak bisa terbang ke Rinjani, jadi dalam keadaan darurat, porter harus membawamu turun.
Ya, pernah terjadi kematian — biasanya karena jatuh. Tolong hindari tepi tebing, terutama saat mengambil swafoto, dan berhati-hatilah saat turun, terutama jika hujan.
Apakah saya akan mengalami mabuk ketinggian?
Kebanyakan orang tidak mengalami mabuk ketinggian di Gunung Rinjani. Puncaknya setinggi 3.726m, cukup tinggi, tapi tidak cukup untuk menyebabkan masalah ketinggian bagi kebanyakan orang.
Bisakah saya terbang dan mulai mendaki pada hari yang sama?
Secara teknis? Ya. Tapi sebaiknya tidak.
Bahkan jika perusahaan trekking menawarkannya, kami sangat menyarankan untuk datang sehari sebelumnya. Kamu akan membutuhkan minimal 8 jam istirahat yang cukup sebelum memulai pendakian — apalagi hari pertama sudah penuh dengan pendakian selama sehari penuh.
Siap menaklukkan Gunung Rinjani? Pesan perjalanan trekking Gunung Rinjani kamu di Seek Sophie di sini!

Pertanyaan seputar Pengalaman di Gunung Rinjani
Apa itu Gunung Rinjani?
Gunung Rinjani adalah gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dan salah satu pendakian gunung terindah di Asia Tenggara! Jalurnya cukup menantang, jadi sebaiknya kamu benar-benar mempersiapkan diri sebelum mendaki.
Gunung Rinjani adalah gunung berapi aktif yang terletak di Pulau Lombok, Indonesia. Dengan ketinggian 3.726 meter (12.224 kaki), Rinjani merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dan destinasi populer untuk trekking dan hiking. Gunung ini dikenal karena pemandangannya yang menakjubkan, termasuk danau kawah Segara Anak, serta flora dan fauna yang unik.
Bagaimana cara mendaki Gunung Rinjani?
Mendaki Gunung Rinjani membutuhkan tingkat kebugaran dan pengalaman tertentu, tetapi tetap memungkinkan jika didampingi pemandu. Rute yang paling populer adalah jalur Senaru, yang biasanya memakan waktu sekitar dua hingga tiga hari untuk diselesaikan. Sepanjang perjalanan, pendaki akan melewati beragam medan, termasuk tanjakan curam, jalur berbatu, dan hutan lebat. Disarankan untuk menyewa pemandu lokal atau bergabung dengan grup tur, karena jalurnya bisa cukup sulit diikuti dan cuaca dapat berubah dengan cepat. Gunung Rinjani juga bisa ditutup untuk pendakian pada waktu-waktu tertentu dalam setahun, misalnya jika ada jalur yang perlu diperbaiki, jadi sebaiknya rencanakan jauh-jauh hari dan pastikan untuk mengecek rutenya terlebih dahulu dengan kami!
Apa yang bisa saya lihat di Gunung Rinjani?
Kami sudah mendaki banyak gunung di Asia Tenggara, dan menurut kami Gunung Rinjani tetap jadi salah satu trek terindah yang ada. Selain terkenal karena tingkat kesulitannya, Rinjani juga punya salah satu pemandangan terbaik di Indonesia. Bahkan kalau kamu hanya sampai bibir kawah dan tidak sampai puncak, pemandangannya saja sudah sangat sepadan.
Puncak Gunung Rinjani menawarkan pemandangan menakjubkan ke lanskap sekitarnya, termasuk Danau Kawah Segara Anak yang berada di ketinggian 2.000 meter (6.562 kaki). Danau ini dikenal dengan warna biru kehijauannya dan dianggap sakral oleh masyarakat Sasak setempat.
Tapi meskipun kamu tidak sampai ke puncak, sebenarnya ada beberapa danau kawah di sepanjang gunung ini, jadi pendakiannya terasa indah dari awal sampai akhir, bukan hanya di puncak saja.
Gunung ini juga punya ekosistem yang unik, dengan beragam spesies tumbuhan dan hewan, termasuk monyet, rusa, dan burung.
Perlu latihan dulu untuk mendaki Gunung Rinjani?
Sebagai gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia, Gunung Rinjani dikenal sebagai trek yang berat, bahkan untuk pendaki yang sudah berpengalaman. Jangan ulangi kesalahan kami — kami naik sampai puncak 3726 m tanpa latihan sama sekali, dan kaki kami nyaris menyerah. Setelah itu kami bahkan jalan pun nggak benar selama seminggu... 😂
Bagian paling berat adalah saat menuju puncak, karena jalurnya sangat curam dan licin. Dan ya, pendakiannya dilakukan dalam gelap, sebelum matahari terbit. Rasanya benar-benar seperti dua langkah maju, satu langkah mundur — dalam gelap gulita! Tapi saat turun, ketika betis sudah pegal sekali, ada bagian serunya juga: kamu bisa lari dan meluncur turun dari puncak.
Kalau kondisi fisikmu cukup baik (rutin kardio 2 jam sekali seminggu), kamu mungkin masih bisa menyelesaikan trek ini tanpa latihan khusus. Tapi akan jauh lebih menyenangkan kalau kamu latihan dulu, jadi kamu bisa menikmati perjalanannya, bukan cuma fokus bertahan hidup! Jadi kalau kamu mau persiapan, kami sarankan mulai 3–6 minggu sebelumnya — dengan kardio dua kali seminggu dan latihan kekuatan 2–3 kali seminggu.
Apa saja rute pendakian yang berbeda di Gunung Rinjani?
Ada dua rute trekking utama — satu menuju puncak (rute Sembalun), dan satu lagi lebih mudah dan hanya sampai bibir kawah (rute Senaru). Keduanya memakan waktu dua hari, tetapi rute bibir kawah Senaru cocok untuk pendaki pemula, sedangkan rute puncak Sembalun lebih cocok untuk pendaki tingkat menengah. Kami sudah mencoba keduanya, dan meski kamu hanya sampai bibir kawah dan tidak sampai puncak, pemandangannya tetap sangat sepadan!
Rute 1: Trek Senaru (bibir kawah - paling mudah tapi tidak ke puncak) - 2H2M
Trek Senaru adalah trek yang lebih mudah dan tidak menuju puncak, melainkan ke bibir kawah yang indah. Trek ini dimulai dari Desa Senaru dan membawa pengunjung melewati hutan yang rimbun serta desa tradisional Sasak. Sorotan utama trek ini adalah bermalam di Bibir Kawah Sembalun, tempat pengunjung bisa menikmati pemandangan panorama yang memukau dari lanskap sekitarnya. Pada hari kedua trek Senaru, pengunjung bisa menikmati matahari terbit yang indah di atas Danau Segara Anak sebelum turun kembali ke Desa Senaru.
Rute 2: Trek Sembalun (pendakian ke puncak) - pilihan 3H2M atau 2H1M.
Trek Sembalun adalah trek yang lebih menantang dan membawamu ke puncak. Alasan pendakian ke puncak terasa menantang adalah karena pasir abu vulkaniknya licin — artinya saat mendaki ke puncak dalam gelap, setiap satu langkah maju yang kamu ambil bisa terasa seperti sedikit melorot kembali. Rute Sembalun akan membawamu ke Bibir Kawah Sembalun untuk bermalam sebelum memulai pendakian puncak yang menantang pada pagi hari ke-2. Setelah sampai di puncak, kamu akan turun kembali sampai ke Sembalun untuk mengakhiri trek.
Kalau kamu pendaki yang sangat bugar dan ingin melihat yang terbaik dari Gunung Rinjani, kamu juga bisa memperpanjang pendakian puncak dengan tambahan perjalanan ke danau. Totalnya jadi 3 hari (bukan 2 hari seperti biasanya), dan setelah mencapai puncak Gunung Rinjani, kamu akan menuju danau yang cantik untuk bermalam.
Rute 3: Rute Torean (rute puncak tersembunyi bak Jurassic Park) - pilihan 3H2M atau 4H3M
Rute ini dibuat setelah gempa bumi beberapa waktu lalu dan merupakan rute yang paling jarang diketahui di Gunung Rinjani, sekaligus yang paling indah. Di rute ini jumlah pendakinya jauh lebih sedikit, dan ini benar-benar rute terindah di Rinjani dengan pemandangan yang terasa seperti langsung keluar dari Jurassic Park. Namun tingkat tantangannya mirip dengan trek Sembalun, jadi kalau punya waktu kami lebih merekomendasikan 4H3M agar kamu punya lebih banyak waktu untuk menikmati pemandangan, dan juga akan terasa lebih ringan jika dibagi dalam 4 hari, bukan 3 hari.
















































