Mt Rinjani: Semua yang Perlu Kamu Tahu + Daftar Perlengkapan [2026]
Ini semua yang kami harap kami tahu sebelum mendaki gunung Rinjani, salah satu pendakian paling sulit dan indah di Asia Tenggara!
![Mt Rinjani: Semua yang Perlu Kamu Tahu + Daftar Perlengkapan [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_xl_1ef7206727f2d184273bc633eae68bf5.webp)
Mendaki Gunung Rinjani adalah salah satu perjalanan paling epik yang bisa kamu lakukan di Asia Tenggara. Tapi dengan begitu banyak perusahaan pendakian, pilihan rute, durasi perjalanan, dan hal-hal yang perlu dipertimbangkan, merencanakan perjalanan Rinjani bisa terasa menantang.
Jadi kami telah merangkum semua yang perlu kamu tahu — dari jalur terbaik hingga tips dari dalam, sampai kondisi toilet dan daftar perlengkapan — untuk membantu kamu mendapatkan pengalaman terbaik dari petualangan Gunung Rinjani.
Dasar-dasar
Apa itu Gunung Rinjani
Mt Rinjani (atau Gunung Rinjani dalam bahasa Indonesia) adalah gunung berapi aktif yang epik dan gunung tertinggi kedua di Lombok, Indonesia — setinggi 3.726 meter.
Tapi ini bukan cuma soal tinggi. Kamu akan mendaki melalui hutan, savana, dan puncak batu untuk mencapai base camp tepi kawah yang besar, dengan pemandangan menakjubkan dari danau berwarna turquoise di dalam kawah. Bahkan ada mini-gunung berapi (Gunung Barujari) di danau itu!
Ini luar biasa, seolah dari dunia lain, dan jujur saja, salah satu pendakian paling keren di Asia Tenggara.
Pendakian yang sangat memuaskan!
Kenapa naik Gunung Rinjani
Karena ini menakjubkan! Dan juga agak gila — dalam arti terbaik.
Rinjani adalah pendakian yang wajib ada dalam daftar impian, dan satu yang akan tetap di ingatan lama setelah selesai. Bukan cuma tentang puncaknya (walaupun itu epik) — seluruh Taman Nasional Gunung Rinjani ini menakjubkan, dari danau kawah sampai sumber air panas dan punggungan yang luas. Kalau kamu siap tantangan, ini adalah petualangan yang nggak akan kamu lupakan.
Apakah benar-benar sulit mendaki Gunung Rinjani?
Iya. Ini salah satu pendakian tersulit di Asia Tenggara, tapi kami suka menyebut perjalanan ini: usaha tinggi, hadiah tinggi.
Anda akan mendaki sekitar 6-10 jam setiap hari tergantung kecepatan Anda, tetapi pemandangan, panorama, matahari terbit, dan matahari terbenam sangat layak. Kaki Anda AKAN merasa sakit, dan di beberapa titik Anda mungkin bertanya-tanya apa yang sebenarnya Anda ikuti.
Tapi pemandangannya? Sangat berharga. Perasaan di puncak? Sangat berharga (Anda mungkin akan menangis). Hak membanggakan? Pasti sangat berharga.
Ingin lebih mudah? Pastikan berlatih mendaki tangga beberapa bulan sebelum perjalanan dan pakai sepatu hiking yang cocok dan punya grip bagus. Anda akan berterima kasih pada diri sendiri!
2D1N vs 3D2N vs 4D3N
Jawaban singkat: Lewati 2D1N dan pilih 4D3N. Berikut alasannya.
Dengan 2D1N, Anda akan terburu-buru dan kemungkinan besar akan melewatkan danau Segara Anak yang indah sama sekali. Perjalanannya sangat cepat, tanpa waktu untuk benar-benar menikmati pemandangan atau pengalaman.
3D2N memberi Anda sedikit lebih banyak waktu, tapi jadwalnya tetap cukup padat.
Kami sangat menyarankan 4D3N. Ini adalah keseimbangan yang tepat — Anda mendapatkan irama yang lebih baik, istirahat yang cukup di tenda, lebih banyak waktu untuk menikmati pemandangan dan danau serta mata air panas. Kalau mau ke Rinjani, lakukan dengan benar!
Catatan: Durasi ini mengacu pada jumlah malam yang dihabiskan di gunung. Kebanyakan itinerary Seek Sophie termasuk 1 malam tambahan di guesthouse sebelum pendakian dimulai, agar Anda bisa beristirahat sebelum pendakian hari berikutnya.
Jadi saat Anda Pesan pendakian Gunung Rinjani dengan Seek Sophie:
- Trek 3D2N = total perjalanan 4D3N (termasuk 1 malam di penginapan)
- Trek 4D3N = total perjalanan 5D4N (termasuk 1 malam di penginapan)
Waktu terbaik untuk berkunjung
Gunung Rinjani tidak buka sepanjang tahun, jadi waktunya penting:
Jan – Mar: Ditutup karena musim hujan.
Apr – Mei: Jalur pendakian dibuka kembali, tetapi cuaca bisa tidak menentu. Pada 2025, April dan Mei lebih basah dari biasanya karena pola iklim yang berubah.
Jun – Agu: Musim puncak. Cuaca kering dan langit cerah membuat pemandangan yang bagus, tapi jalur berdebu dan kerumunan lebih banyak, terutama saat mendaki ke puncak.
Sept – Okt: Masih kering, dengan lebih sedikit pendaki — cocok kalau Anda mau jalur dan kemah yang lebih tenang. Tapi ingat, hujan bisa mulai datang saat musim hujan mendekat.
Nov-Dec: Bisa sangat hujan, dengan peluang lebih besar untuk tidak mencapai puncak karena cuaca buruk; namun kerumunan benar-benar berkurang.
Cara ke sana
Terbang ke pulau Lombok. Bandara terdekat adalah Bandara Internasional Lombok (LOP). Anda bisa terbang dari:
- Bali (penerbangan cepat 45 menit atau kapal cepat 1,5 jam)
- Jakarta (penerbangan langsung setiap hari)
- Kuala Lumpur (penerbangan langsung via AirAsia)
- Singapura (penerbangan langsung via Scoot)
Dari bandara ke titik awal jalur:
Sebagian besar pendakian dimulai dari Sembalun Lawang (jika ingin ke puncak) atau Senaru (sering titik akhir). Perusahaan pendakian Gunung Rinjani biasanya akan mengatur penjemputan dari bandara ke penginapan Anda.
Rute Pendakian
Rute Sembalun (Paling Populer)
Sembalun adalah titik awal yang paling populer jika tujuanmu adalah mencapai puncak. Dimulai dari desa Sembalun dan memiliki tanjakan yang lebih landai di awal (Trailhead → POS 1 → POS 2), sehingga terasa mudah — sampai kamu mencapai Bukit Penyesalan (dari POS 4 → dasar kawah). Biasanya digunakan pada hari pertama pendakian yang fokus ke puncak (misalnya Sembalun → Puncak → Danau → Senaru).
Sepanjang perjalanan, kamu akan melihat pemandangan savana yang luas, dan pemandangan tepi kawah saat matahari terbit/matahari terbenam benar-benar menakjubkan.
Opsi Motorbike:
Kamu bisa naik motor untuk langsung ke POS 2 — tapi kami tidak menyarankannya. Jalur dari awal sampai POS 2 adalah bagian yang paling mudah dan sebagai pemanasan yang bagus. Lewatkan itu tidak memberi tubuhmu waktu untuk menyesuaikan diri… dan jujur saja, rasanya agak seperti curang!
Rute Senaru (Tanpa Puncak)
Terlalu cocok untuk pecinta hutan tropis yang subur dan pendaki pemula yang tidak mengejar puncak.
Dimulai dari desa Senaru, jalur Senaru melintasi hutan hujan tropis yang lebat, yang berarti banyak naungan dan medan yang lebih beragam. Ini adalah jalur asli ke gunung dan masih menjadi pilihan populer — terutama untuk pendakian hanya ke tepi kawah. Juga sering digunakan sebagai jalur turun untuk pendakian penuh ke puncak (Sembalun → Danau Segara Anak → Senaru).
Jejak yang lebih curam mungkin ada di beberapa bagian, tapi tidak seterik Sembalun. Pemandangan dari Kawah Senaru benar-benar memukau, terutama saat matahari terbenam, membuatnya menjadi pilihan yang lebih santai tapi tetap memuaskan jika kamu tidak berencana ke puncak.
Rute Toran (Paling alami)
Torean paling oke jika kamu ingin jalur yang lebih jarang dilewati dan alami! Ini juga favorit kami karena pemandangannya paling indah.
Rute Toran berakhir dekat sumber air panas dan mengikuti jalur yang menakjubkan dan berliku melalui lembah, sungai, dan air terjun. Kalau ambil Toran, kamu tetap akan mencapai puncak lewat rute Sembalun seperti biasa, tapi turun lewat rute Toran.
Bayangkan suasana Jurassic Park: hijau, jauh, dan liar. Sepanjang perjalanan, kamu akan melintasi sungai, berendam di sumber air panas, menyeberangi jembatan bambu, dan menikmati pemandangan yang menakjubkan. Tapi siap-siap ya — jalurnya lebih panjang dan menantang, dengan batu besar, mendaki, jalan licin, dan turun dengan tali di bagian yang lebih curam.
Rute kaki Gunung Rinjani (Bukan Puncak)
Kalau mau yang lebih santai — nggak usah khawatir. Kamu juga bisa jelajahi kaki Gunung Rinjani sebagai alternatif!
1. Pendakian dan Camping di Bukit Pergasingan 2D1N
Ini adalah petualangan kecil yang sempurna jika kamu ingin pengalaman hiking dan berkemah. Kamu akan mendaki Bukit Pergasingan untuk menikmati pemandangan hamparan sawah dengan Gunung Rinjani menjulang di kejauhan, menghabiskan malam di bawah bintang-bintang dengan suasana api unggun yang nyaman, mengunjungi air terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep yang menakjubkan, serta menjelajahi Desa Sembalun — salah satu gerbang budaya menuju Rinjani.
2. Pendakian Setengah Hari di Lereng Rinjani
Yang satu ini lebih santai — jalur jalan-jalan ringan melewati lereng subur Rinjani. Kamu akan menikmati jalan santai di tengah sawah dan bukit-bukit yang bergelombang, mengunjungi desa-desa Sasak lokal untuk belajar tentang kehidupan tradisional, dan menyegarkan diri dengan mandi di air terjun Tiu Kelep yang indah.
Pengalaman Rinjani yang Paling Direkomendasikan
Puncak + Pemandangan Terbaik
Kalau kamu mau sampai ke puncak dan menikmati pemandangan yang paling menakjubkan, ini jalurnya. Pendakian Seek Sophie Rinjani ini dimulai di Sembalun dan turun melalui jalur Torean — terkenal dengan lembah seperti di Jurassic Park, air terjun, dan sumber panasnya. Termasuk juga camping di danau Segara Anak yang tenang.
Torean adalah jalur turun paling menantang, jadi kami sangat menyarankan menambahkan satu hari ekstra agar menjadi 4D3N di gunung + 1N agar perjalanan tetap nyaman. Dengan begitu, kamu tidak perlu terburu-buru dan bisa menikmati pemandangan epik tanpa terlalu memaksa tubuhmu.
Hanya Puncak
Kalau waktumu terbatas tapi tetap ingin merasakan seru mencapai puncak, 3D2N Cari Trekking Rinjani Seek Sophie (+ 1M menginap di penginapan sebelum pendakian) ini pilihan yang oke.
Kamu akan mulai pendakian dari Sembalun dan turun lewat Senaru, sambil berkemah di tepi Danau Segara Anak yang cantik. Kalau mau santai, kamu bisa menambah satu hari lagi supaya pengalaman lebih seru dan nggak terlalu capek.
Tips Memilih Perusahaan Terbaik
Pilih Perusahaan yang Bertanggung Jawab
Kalau soal Gunung Rinjani, keselamatan nggak boleh dikorbankan. Meskipun trek murah kelihatannya menarik, biasanya ada biaya tersembunyi — kayak rombongan yang terlalu penuh dan pemandu yang kurang memadai.
Kami pernah dengar ada rombongan yang berisi 40 pendaki tapi cuma 5 pemandu. Itu nggak cuma nggak nyaman — tapi juga bahaya. Sayangnya, pernah ada kecelakaan fatal saat turun karena pemandu yang nggak cukup bagus dan minimnya support.
Pilih tim yang berpengalaman dan profesional seperti di Seek Sophie. Kamu bakal ikut grup kecil yang didukung baik, dengan pemandu yang benar-benar perhatiin kamu. Itu sangat penting demi keselamatanmu.
Pilih Pemandu yang Benar-benar Peduli
Pemandu yang baik bisa menentukan keberhasilan pengalamanmu. Pemandu Seek Sophie nggak cuma sekadar memimpin jalan — mereka jadi jaring pengaman dan pendukung terbesar saat keadaan sulit (yang pasti akan terjadi).
Pemandu yang berpengalaman dan profesional tahu cara mengatur kecepatan sesuai kebugaranmu, membantu waktu pendakian puncak Rinjani agar kamu tidak ketinggalan matahari terbit, dan rutin memeriksa kondisi fisik dan mentalmu. Saat kamu kelelahan dan mulai mempertanyakan pilihan hidup di ketinggian 3.000 meter, pemandu yang tepat akan terus memotivasi kamu untuk tetap maju.
Cari Makanan Enak
Saat kamu mendaki 6–10 jam sehari, makanan bukan cuma sebagai bahan bakar — tapi juga semangat. Ada perusahaan pendakian yang menyajikan makanan sederhana, tapi ada juga (seperti tim Rudy di Seek Sophie) yang menyajikan hidangan lezat yang jadi sorotan perjalananmu.
Indomie di ketinggian 2639m di atas permukaan laut, dengan pemandangan yang luar biasa? Keren banget. Sup ayam hangat saat dingin di bibir kawah? Pisang goreng dan teh jahe panas? Sangat menghangatkan hati.
Percaya deh — makanan enak bisa membuat hari yang sulit terasa sepuluh kali lebih baik. Selain itu, opsi vegetarian dan vegan tersedia di sebagian besar Pengalaman Rinjani dari Seek Sophie.
Dampak Sosial & Lingkungan dari Pendakian Rinjani
Panduan Wanita Pertama Rinjani
Kami bangga bekerja sama dengan bisnis kecil dan lokal yang benar-benar peduli, dan Katni adalah salah satu pemandu yang paling menginspirasi dari Seek Sophie. Saat dia mulai menjadi pemandu, wanita di Lombok belum banyak bekerja di pegunungan. Tapi dia tidak membiarkan hal itu menghalanginya.
Dia menjadi pemandu wanita pertama di Rinjani, dan akhirnya mendirikan perusahaan sendiri — yang sampai sekarang tetap satu-satunya bisnis pemandu milik wanita di gunung itu. Sekarang, dia memimpin tim wanita yang luar biasa, yang tidak hanya mengantar treks tapi juga memecahkan norma gender dan menciptakan peluang ekonomi untuk wanita lain.
Saat kamu mendaki bersama tim Katni melalui Seek Sophie, kamu tidak hanya menjalani petualangan — kamu juga berkontribusi untuk masa depan yang lebih setara di alam terbuka.
Dampak Lingkungan
Tidak semua perusahaan trekking sama — dan pilihanmu penting. Contohnya Seek Sophie Guide Rudy. Dia mulai sebagai porter di Rinjani dan, setelah melihat betapa buruknya gunung itu tercemar sampah, dia memutuskan melakukan hal berbeda. Sekarang dia melatih timnya dalam praktik ekowisata yang bertanggung jawab: membersihkan sampah mereka sendiri dan juga sampah orang lain. Mereka bahkan membangun dan merawat toilet yang terkenal bersih di POS 2!
Para pemandu yang dilatih Rudy telah mendirikan perusahaan ramah lingkungan sendiri, menciptakan efek berantai dari wisata bertanggung jawab di sekitar Rinjani. Jadi, saat kamu trek bersama pemandu Seek Sophie seperti tim Rudy, kamu tidak hanya mendapatkan pendakian yang keren — kamu juga membantu melindungi Rinjani dan mendukung komunitas lokal.
Peraturan Baru 2025
Izin
Hanya 240 izin internasional per hari, 160 izin domestik per hari.
Izin bisa cepat habis saat musim ramai, jadi sebaiknya pesan perjalananmu lebih awal (3 bulan sebelumnya) — terutama jika kamu pergi antara Juni - Agustus.
Drone
Drone diizinkan di Gunung Rinjani dengan izin.
Harganya IDR 2 juta per drone untuk seluruh perjalanan. Beritahu host Seek Sophie kamu sebelumnya agar mereka bisa mengurus izin sebelum pendakianmu!
Perpanjangan di Gunung
Dulu, kamu bisa mengubah durasi pendakian saat sedang berjalan — seperti naikkan trek 3D2N menjadi 4D3N jika mau lebih lama. Sekarang nggak bisa lagi.
Sekarang, kamu harus hadir secara fisik saat check-in dan check-out sesuai izin aslimu. Perpanjangan nggak diperbolehkan setelah kamu di jalur.
Jadi pastikan Anda pilih program Anda dengan bijak — kami sangat menyarankan 4D3N jika Anda ingin pengalaman mendaki yang lebih menyenangkan.
Daftar Barang Bawaan
Pakaian
- Atasan, celana & pakaian dalam (1 set per hari mendaki)
- Lapisan dasar panas / teknologi haba (untuk tidur dan/atau pendakian ke puncak)
- Jaket fleece dan/atau jaket bulu ringan (sangat dingin di tepi kawah)
- Jaket hujan kedap air yang juga berfungsi sebagai pelindung angin (penting karena di gunung bisa hujan kapan saja)
- Topi beanie (untuk pendakian ke puncak)
- Sarung tangan
- Penutup leher / buff
- Bikini / pakaian renang (untuk pemandian air panas!)
- Topi (untuk perlindungan dari matahari)
Sepatu
- Sepatu hiking yang bagus dan mendukung pergelangan kaki (bantu stabilitas dan cegah pasir masuk saat hari puncak)
- Kaos kaki hiking (yang tebal dan bagus — terutama saat turun gunung untuk melindungi jari kaki)
- Sandal (untuk jalan-jalan di sekitar perkemahan)
Perlengkapan
- Ransel: 35–40L untuk 4 hari 3 malam, 30–35L untuk 3 hari 2 malam
- Pelindung ransel (untuk perlindungan dari hujan)
- Water bladder agar bisa minum dengan mudah dari tas
- Telinga penutup (penting untuk tidur nyenyak sebelum malam puncak!)
- Bantal inflatable
- Lampu kepala + baterai cadangan
- Tas kering
- Pengait karabiner
- Tongkat trekking (sebagian besar perusahaan trekking menyediakannya)
Aksesori
- Kacamata hitam (polarized jika memungkinkan — buat mengurangi silau)
- Sunscreen
- Krim otot / gel pereda nyeri (nanti kamu berterima kasih!)
- Hand sanitiser
- Tisu basuh tubuh dan wajah yang biodegradable (tidak ada pancuran)
- Sikat gigi & pasta gigi (atau obat kumur kalau malas)
- Tisu toilet (dipotong setengah)
- Tisu
- Kantong plastik / ziplock cadangan untuk sampah
Kebutuhan Penting Pribadi
- Obat pribadi
- Sachet elektrolit / isotonik
- Gel energi
- Batang energi
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Seberapa jauh sebelumnya saya harus memesan?
Sebaiknya pesan trekking Gunung Rinjani di Seek Sophie setidaknya 1-2 bulan sebelumnya, atau 3 bulan saat musim puncak (Juni sampai Agustus), karena batas izin harian di taman nasional bisa cepat penuh.
Apakah saya perlu berlatih?
Ya, beberapa latihan pasti akan membantu. Rinjani adalah salah satu pendakian tersulit di Asia Tenggara — hari yang panjang, pendakian yang curam, dan turun yang lebih curam lagi — jadi semakin siap tubuhmu, semakin nikmat (dan selamat) perjalananmu. Jika kamu cukup bugar, latihan intens bisa dimulai 1-2 bulan sebelum mendaki. Kalau kamu pemula, latihan selama 4-6 bulan secara bertahap akan sangat membantu.
Otot Utama:
- Mendaki ke atas: Otot glutes + betis (terutama saat pendakian ke puncak).
- Turun: Quads, lutut, dan secara mengejutkan, trisep (dari penggunaan tongkat trekking).
Pelatihan yang Membantu:
- Naik tangga atau mendaki bukit (sebaiknya dengan ransel).
- Kekuatan kaki & inti – squat, lunges, naik turun langkah.
- Ketahanan – lari zona 2
Bagaimana kondisi toilet di sini?
Pertanyaan penting! Meskipun fasilitas toilet cukup sederhana, tapi cukup layak.
- Titik check-in Sembalun: Toilet gratis
- Pos Sembalun: Toilet jongkok sederhana (IDR 5K).
- POS 1: Tidak ada toilet.
- POS 2: Tempat berhenti makan siang. Kejutan, toilet jongkok paling bersih di jalur ini (IDR 10K) karena dirawat oleh petugas kebersihan di sana.
- POS 3 & 4: Tidak ada toilet.
- Puncak kawah Sembalun: Pemandu Anda akan menyiapkan tenda toilet pribadi untuk kelompok Anda (biasanya menggali lubang di tanah). Ada juga toilet barat umum, tapi jujur saja… kondisinya cukup menyedihkan. Kalau bisa, pilih opsi tenda pribadi — itu lebih baik dari keduanya.
Apakah saya perlu membawa semua barang saya?
Tidak — para porter Anda (pahlawan sejati) akan membawa sebagian besar perlengkapan — termasuk tenda, sleeping bag, alat masak, bahan makanan, dan lain-lain — sambil mendaki jalur yang curam dan berdebu yang sama dengan Anda, cuma pakai sandal jepit.
Mereka yang pertama tiba di kem, yang terakhir meninggalkan, dan mereka juga berfungsi sebagai koki gunung Anda, memasak semua makanan selama perjalanan.
Anda hanya perlu membawa barang pribadi seperti pakaian dan makanan ringan — atau Anda bisa menyewa porter tambahan untuk membawa ransel Anda jika ingin berjalan lebih ringan. Harga biasanya tambahan sekitar $20-30 USD per pemandu per hari.
Berapa banyak sebaiknya saya memberi tip?
Memberi tip adalah kebiasaan umum di pendakian Gunung Rinjani, dan sangat membantu menunjukkan apresiasi atas kerja keras pemandu dan porter Anda. Mereka membantu membuat pendakian Anda aman dan menyenangkan, jadi kebiasaan memberi tip sebagai bentuk penghargaan.
Memberi tip sekitar $30 USD untuk setiap pemandu dan $20 USD untuk setiap porter dianggap jumlah yang baik.
Kalau ada keadaan darurat medis, apa yang harus dilakukan?
Selalu cek apakah perusahaan pendakian Anda membawa peralatan pertolongan pertama — yang baik biasanya memang ada. Tapi perlu diingat, mereka biasanya tidak membawa obat-obatan karena risiko reaksi alergi yang tinggi. Obat untuk masalah kecil seperti diare dan sakit perut harus dibawa oleh setiap pendaki.
Helikopter tidak bisa terbang ke Rinjani, jadi dalam keadaan darurat, porter harus menggendongmu turun.
Ya, ada yang meninggal — biasanya karena jatuh. Mohon jauhi tepi tebing, terutama saat berswafoto, dan berhati-hatilah saat turun, apalagi saat hujan.
Apakah saya akan mengalami mabuk ketinggian?
Kebanyakan orang tidak mengalami mabuk ketinggian di Gunung Rinjani. Puncaknya 3.726m, cukup tinggi, tapi tidak cukup tinggi untuk memicu masalah ketinggian pada kebanyakan orang.
Bisakah saya terbang masuk dan mulai mendaki di hari yang sama?
Secara teknis? Ya. Tapi sebaiknya tidak.
Bahkan jika perusahaan pendakian menawarkannya, kami sangat menyarankan datang sehari sebelumnya. Anda perlu istirahat minimal 8 jam sebelum mulai mendaki — terutama karena hari pertama sudah penuh perjalanan.
Siap untuk mendaki Gunung Rinjani? Pesan perjalanan pendakian Gunung Rinjani di Seek Sophie di sini!
FAQ Pengalaman Gunung Rinjani
Hai, untuk trekking 2D2N ke Gunung Rinjani, jam berapa aku harus sampai di penginapan? Ada sopir yang akan menjemputku? Kalau aku mulai pada 20 April, aku akan menginap di penginapan malam itu. Pada pagi 21 April, aku akan mendaki dan berkemah malam hari. Jam berapa selesai pada 22 April?
Apa itu Gunung Rinjani?
Bagaimana cara saya mendaki Gunung Rinjani?
Apa yang bisa saya harapkan saat melihat Gunung Rinjani?
Kami sudah menjelajahi sebagian besar gunung di Asia Tenggara dan kami rasa Gunung Rinjani masih menjadi salah satu pendakian paling indah yang ada. Selain terkenal karena tantangannya, Rinjani menawarkan pemandangan yang sangat menakjubkan di Indonesia. Bahkan jika kamu hanya sampai ke tepi kawah dan tidak sampai ke puncaknya, pemandangan di sana saja sudah sangat berharga.
puncak Gunung Rinjani menawarkan pemandangan menakjubkan dari lanskap sekeliling, termasuk kawah Danau Segara Anak yang terletak di ketinggian 2.000 meter (6.562 kaki). Danau ini terkenal dengan warna biru turquoise-nya dan dipercaya sebagai tempat suci oleh masyarakat Sasak setempat.
Tapi bahkan jika kamu tidak sampai ke puncak, ada beberapa danau kawah di seluruh gunung yang membuat pendakian ini sangat indah, tidak hanya saat sampai di puncak saja.
Gunung ini juga menjadi rumah bagi ekosistem unik, dengan berbagai spesies tanaman dan hewan, termasuk monyet, rusa, dan burung.
Apakah saya perlu berlatih sebelum mendaki Gunung Rinjani?










































![Gunung Batur: Panduan Penting & Cara Menghindari Keramaian [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_md_419759df50222c532107ed80aed4fd60.webp)
![Gunung Batur: Panduan Penting & Cara Menghindari Keramaian [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_xl_465a82c213f9d97c4321ddad642aff31.webp)




