Mereka bilang perempuan nggak bisa naik Gunung Rinjani. Tapi dia tetap melakukannya.
Kenalan sama Katni, pemandu perempuan pertama di Lombok.

Dia baru berumur 15 tahun saat mendaki Rinjani
Katni dibesarkan di Lombok, Indonesia – rumah salah satu gunung berapi paling hebat di Asia Tenggara: Gunung Rinjani.
Dalam masyarakat yang sangat patriarki ini, mendaki gunung dan menjadi pemandu wisata dianggap sebagai pekerjaan yang hanya bisa dilakukan pria.
Sementara itu, perempuan diharapkan menikah muda, punya anak, dan tetap di rumah.
Bosn dengan melihat semua pria di desanya mendapatkan pekerjaan sebagai pemandu, Katni memberitahu orang tuanya bahwa dia akan mendaki Gunung Rinjani. Dia baru berumur 15 tahun.
"Orang tuaku bilang, 'kamu nggak bisa lakukan itu, terlalu sulit buat gadis. Kamu harus tinggal di rumah, melahirkan, dan mengurus anak-anak.'"

Tapi Katni tetap mendaki Gunung Rinjani.
Di tempat di mana pernikahan paksa masih terjadi, apa yang dilakukan Katni bukan hanya berani - bisa berakibat serius.
"Orang mulai bertanya kepada orang tua saya mengapa saya diizinkan menjadi ‘wanita nakal’. Saya takut apa yang mungkin mereka lakukan kepada saya."
Dia terus mendaki tanpa henti

Namun, Katni tetap mendaki. Dengan setiap pendakian, dia semakin kuat dan lebih bertekad.
Lalu, dia melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan wanita di Lombok: Dia menjadi pemandu wanita pertama dan mendirikan perusahaan trekking yang dipimpin wanita pertama.

Awalnya, reaksi keras terus berlanjut.
"Orang lelaki akan tanya saya, ‘Kenapa awak menggalakkan wanita untuk berdikari? Awak nak bercakap dengan lelaki?’"
"Tapi saya tak cuba nak bercakap dengan lelaki. Saya nak bantu keluarga."
Kalau sesuatu berlaku kepada lelaki dan wanita tak mampu bekerja untuk cari duit, apa yang akan terjadi?"
Perubahan, tapi ikut kadar mereka sendiri

Dalam masa, tekad Katni dan lawatan yang berjaya telah membuat dia dihormati oleh komuniti.
Sekarang, kebanyakan lelaki pun menyokong dia.
Sejak itu, Katni telah mencipta peluang pekerjaan untuk lebih 70 wanita dan bangga menjadi salah satu Keajaiban Wanita yang Hebat dari Seek Sophie.

Berkat pekerjaan ini, perempuan tidak lagi dipaksa menikah muda.
Ibu-ibu yang dulu harus meninggalkan keluarga mereka untuk bekerja di luar negeri, sekarang bisa menjadi pemandu dan tinggal di Lombok.

Kami perlahan-lahan membuat perubahan, karena kami ingin menghormati budaya kami. Tidak mudah, tapi kami mulai hidup sebagai perempuan yang bebas.

Trekking bersama Katni
Saat kamu ikut trekking Seek Sophie bersama tim pemandu perempuan hebat dari Katni, kamu turut berkontribusi pada masyarakat yang lebih setara.
Siap menemukan pemandu perempuan di Rinjani? Pesan petualangan perempuan Rinjani dari Seek Sophie di sini!

Soalan Lazim Pengalaman Gunung Rinjani
Hai, untuk trekking 2D2N ke Gunung Rinjani, jam berapa aku harus sampai di penginapan? Ada sopir yang akan menjemputku? Kalau aku mulai pada 20 April, aku akan menginap di penginapan malam itu. Pada pagi 21 April, aku akan mendaki dan berkemah malam hari. Jam berapa selesai pada 22 April?
Apa itu Gunung Rinjani?
Gunung Rinjani adalah gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dan salah satu pendakian gunung paling indah di Asia Tenggara! Pendakian ini cukup menantang, jadi sebaiknya latihan dulu sebelum mendaki.
Gunung Rinjani adalah gunung berapi aktif yang terletak di Pulau Lombok, Indonesia. Dengan ketinggian 3.726 meter (12.224 kaki), ini adalah gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dan tujuan favorit untuk trekking dan pendakian. Gunung ini terkenal karena pemandangannya yang menakjubkan, termasuk danau kawah Segara Anak, serta flora dan fauna yang unik.
Bagaimana cara saya mendaki Gunung Rinjani?
Mendaki Gunung Rinjani membutuhkan tingkat kebugaran dan pengalaman tertentu, tapi bisa dilakukan dengan bantuan pemandu. Jalur paling populer adalah jalur Senaru, yang memakan waktu sekitar dua sampai tiga hari. Sepanjang perjalanan, pendaki akan melewati berbagai medan, termasuk tanjakan curam, jalan berbatu, dan hutan lebat. Disarankan untuk menyewa pemandu lokal atau bergabung dengan kelompok tur, karena jalur bisa cukup menantang dan cuaca bisa berubah dengan cepat. Gunung Rinjani juga mungkin ditutup untuk pendaki di waktu tertentu, misalnya jika ada jalur yang perlu diperbaiki, jadi sebaiknya rencanakan jauh-jauh hari dan cek ke kami dulu tentang jalur yang akan dilewati!
Apa yang bisa saya harapkan saat melihat Gunung Rinjani?
Kami sudah menjelajahi sebagian besar gunung di Asia Tenggara dan kami rasa Gunung Rinjani masih menjadi salah satu pendakian paling indah yang ada. Selain terkenal karena tantangannya, Rinjani menawarkan pemandangan yang sangat menakjubkan di Indonesia. Bahkan jika kamu hanya sampai ke tepi kawah dan tidak sampai ke puncaknya, pemandangan di sana saja sudah sangat berharga.
puncak Gunung Rinjani menawarkan pemandangan menakjubkan dari lanskap sekeliling, termasuk kawah Danau Segara Anak yang terletak di ketinggian 2.000 meter (6.562 kaki). Danau ini terkenal dengan warna biru turquoise-nya dan dipercaya sebagai tempat suci oleh masyarakat Sasak setempat.
Tapi bahkan jika kamu tidak sampai ke puncak, ada beberapa danau kawah di seluruh gunung yang membuat pendakian ini sangat indah, tidak hanya saat sampai di puncak saja.
Gunung ini juga menjadi rumah bagi ekosistem unik, dengan berbagai spesies tanaman dan hewan, termasuk monyet, rusa, dan burung.
Apakah saya perlu berlatih sebelum mendaki Gunung Rinjani?
Sebagai gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia, Gunung Rinjani dianggap cukup menantang bahkan untuk pendaki berpengalaman. Jangan ulangi kesalahan kami, kami mendaki hingga puncak setinggi 3726m tanpa latihan sama sekali, dan kaki kami hampir menyerah. Kami nggak bisa berjalan normal selama seminggu... 😂
Pendakian ke puncak adalah bagian yang paling berat karena jalannya sangat curam dan licin. Oh ya, dan kamu akan melakukannya saat gelap, sebelum matahari terbit. Intinya, dua langkah maju, satu langkah mundur - dalam gelap gulita! Tapi saat turun, kaki pegal, kamu bisa lari dan meluncur turun dari puncak!
Kalau kamu cukup sehat (latihan kardio 2 jam seminggu secara rutin), mungkin kamu tetap bisa melakukan pendakian ini tanpa latihan khusus. Tapi akan lebih seru kalau kamu berlatih dulu dan bisa menikmati pengalaman, bukan cuma fokus bertahan hidup! Jadi, kalau mau latihan, disarankan mulai 3-6 minggu sebelum pendakian — dengan kardio dua kali seminggu dan latihan kekuatan 2-3 kali seminggu.






![Gunung Rinjani: Semua yang Perlu Anda Tahu + Senarai Keperluan Bawa [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_md_39aca53b7018e9ac331cf4169636c761.webp)








