Beg anda
Beg anda berbisik: "Isilah saya!"
Jumlah Tempahan
$0 USD
Checkout

Pulau Komodo: Semua yang Perlu Kamu Tahu & Cara Menghindari Keramaian [2026]

Tips tentang apa yang harus dilihat & dilakukan, cara memilih kapal ke Pulau Komodo, dan apa biaya taman misterius itu!

oleh Jacinta
Kemaskini Terakhir: 27 Jan 2026 - 15 minit baca
Pulau Komodo: Semua yang Perlu Kamu Tahu & Cara Menghindari Keramaian [2026]

Taman Nasional Komodo adalah salah satu tempat favorit kami di dunia. Selama bertahun-tahun, tempat ini semakin berkembang - dari yang dulu tidak memiliki lampu jalan atau trotoar, sekarang bahkan sudah ada Starbucks! Tapi merencanakan perjalanan bisa membingungkan. Perahu terbaik apa? Apa yang terjadi jika hujan? Apakah taman akan ditutup? (Tidak, tidak).

Berikut semua yang perlu kamu tahu sebelum berangkat. Kalau siap pesan, cek semua pengalaman di Komodo di sini!

Dasar-dasar

1

Apa itu Pulau Komodo?

Kebanyakan orang tidak tahu ini, tetapi taman warisan UNESCO, Taman Nasional Komodo, tidak hanya memiliki satu pulau, tapi 29 pulau. Pulau Komodo hanyalah salah satu dari banyak pulau di Taman Nasional Komodo (akan dijelaskan lebih lanjut nanti).

Saat Anda mengunjungi Taman Nasional Komodo, Anda tidak hanya melihat komodo, tetapi juga mengunjungi pulau lain untuk melihat Pantai Berwarna Merah Muda, berenang dengan pari manta, dan mendaki ke titik pandang yang luar biasa.

Apa itu Pulau Komodo?
2

Cara Menuju ke Sana

Kota gerbang ke Taman Nasional Komodo adalah Labuan Bajo (LBJ). Anda bisa terbang ke Labuan Bajo dari Singapura, Kuala Lumpur (Malaysia), atau melalui Jakarta atau Bali (yang memiliki banyak penerbangan harian ke LBJ).

Dari kota Labuan Bajo, membutuhkan waktu beberapa jam dengan kapal untuk sampai ke Taman Nasional Komodo. Kebanyakan perjalanan kapal akan menawarkan penjemputan dari kota Labuan Bajo.

Ada juga perjalanan menggunakan kapal dari Lombok ke Komodo, tapi kami tidak menyarankan itu (lihat di bawah!).

Cara Menuju ke Sana
3

Cara Menjelajahi Taman Nasional Komodo

Kamu hanya bisa melihat Taman Nasional Komodo saat tur kapal keliling pulau. Kamu bisa melakukantur kapal wisata atau perjalanan kapal menyelam.

Tur kapal wisata biasanya dari tur harian dengan perahu cepat sampai menginap 3 hari 2 malam di kapal khusus. Keduanya akan mengunjungi tempat-tempat utama seperti trekking melihat Komodo, melihat Pantai Pink, mendaki ke titik tertinggi di Pulau Padar, dan snorkeling.

Perjalanan kapal menyelam berkisar dari menyelam santai selama 1 hari hingga menginap 4 hari. Biasanya mereka fokus pada menyelam dan akan membawa kamu ke spot diving terbaik, tetapi mereka tidak berkeliling ke pulau-pulau lainnya.

Cara Menjelajahi Taman Nasional Komodo
4

Menginap di Taman Nasional Komodo

Tidak ada hotel di Taman Nasional Komodo, jadi biasanya wisatawan akan menginap di kota Labuan Bajo. Jika ingin menginap semalam di Taman Nasional Komodo, Anda harus memilih kapal semalam dan menginap di kapal.

Saat memesan penginapan, hati-hati jangan sampai memesan resort yang BUKAN di kota Labuan Bajo karena ini akan menyulitkan Anda untuk memesan trip kapal gabungan ke Pulau Komodo. Trip kapal gabungan tidak menyediakan penjemputan dari resort tersebut, jadi akan lebih merepotkan secara logistik untuk merencanakan perjalanan kapal.

Menginap di Taman Nasional Komodo
5

Berapa Lama Waktu di Sini

Waktu minimal yang diperlukan di sini adalah 3 hari, meskipun Anda hanya melakukan perjalanan kapal cepat satu hari. Karena Anda akan tiba hari pertama, melakukan perjalanan kapal cepat di hari kedua, dan pulang di hari ketiga.

Jika Anda benar-benar ingin melihat semua yang Taman Nasional Komodo dan Labuan Bajo tawarkan, kami menyarankan 7 hari jika tidak menyelam (untuk trip kapal 3D2N + perjalanan darat 1 hari keliling LBJ + 2 hari perjalanan). Jika ingin menyelam sekaligus wisata keliling, kami menyarankan minimal 9 hari (termasuk waktu perjalanan).

Harap diingat bahwa jadwal perjalanan kapal biasanya berarti Anda harus terbang ke sana sehari sebelum perjalanan dimulai, dan pulang sehari setelahnya.

Berapa Lama Waktu di Sini
6

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

Usahakan hindari musim hujan dari Januari sampai Maret, karena kebanyakan perjalanan kapal tidak berjalan selama waktu ini, kecuali kapal cepat satu hari. Bahkan perjalanan kapal cepat satu hari bisa dibatalkan hari itu karena cuaca buruk. Kalau tetap pergi saat itu, rencanakan waktu cadangan beberapa hari agar bisa menjadwal ulang perjalanan kapal jika perjalanan awal dibatalkan.

Kalau tujuannya cuma melihat komodo, hindari musim kawin di Juli dan Agustus. Biasanya kamu cuma akan lihat komodo kecil selama waktu ini karena komodo besar sedang kawin di hutan dan susah ditemui.

Akhirnya, usahakan hindari hari libur lokal (misalnya Hari Raya) karena saat itu sangat ramai. Kamu akan antre buat naik ke Padar dan berdesak-desakan di sekitar Manta!

Waktu Terbaik untuk Berkunjung
7

PENTING untuk diketahui

Taman Nasional Komodo memerlukan semua penumpang perjalanan kapal untuk mendaftar sebelumnya. Setelah kamu pesan perjalanan kapal, kamu harus kirim salinan paspor yang memuat foto, nama lengkap, kewarganegaraan, dan nomor paspormu kepada penyelenggara kapal setidaknya satu hari sebelum perjalanan, jika tidak, kamu tidak akan diizinkan masuk ke taman.

Harap dicatat bahwa detail paspor saja tidak cukup, kamu harus kirim salinan paspor yang menunjukkan foto kamu. Beberapa wisatawan pernah kehilangan kesempatan langka ini karena gagal mengirimkan info ini tepat waktu!

PENTING untuk diketahui

Hal Menarik dan Aktivitas

8

Pulau Komodo

Ini adalah salah satu dari dua pulau tempat tinggal komodo, dan pulau terbesar di Taman Nasional Komodo. Ini juga satu-satunya pulau di Taman Nasional Komodo yang dihuni manusia, karena desa Komodo dan suku adat Ata Modo ada di sini. Di sini kamu bisa trekking dengan pemandu lokal (biasanya dari suku adat Ata Modo!) dan mencoba melihat komodo liar.

Tips: Biasanya perjalanan dengan kapal akan mengunjungi Pulau Komodo atau Pulau Rinca untuk melihat komodo. Tapi agak lebih susah melihat mereka di Pulau Komodo karena pulau ini lebih besar dan lebih liar.

Pulau Komodo
9

Pulau Rinca

Rumah bagi lebih dari 1000 komodo, Rinca adalah satu-satunya pulau selain Pulau Komodo tempat kamu bisa menemukan komodo. Meskipun tidak sepopuler Pulau Komodo, sebenarnya lebih gampang melihat komodo di sini karena pulau ini lebih kecil dan populasinya lebih banyak!

Tips: Pulau Rinca sedikit lebih terurus, dengan jalan papan dan penglihatan yang lebih mudah. Kalau mau yang lebih liar, pergi ke Pulau Komodo.

Pulau Rinca
10

Pulau Padar

Ini adalah titik pandang paling ikonik di Taman Nasional Komodo, dan gambar yang mungkin pernah kamu lihat di mana-mana. Di sini kamu akan melakukan trekking santai selama 45 menit ke puncak, dan bisa melihat pemandangan panoramik Taman Nasional Komodo. Kalau diperhatikan dengan seksama dalam gambar itu, kamu akan melihat pantai berwarna pink, pantai hitam, dan pantai berpasir putih!

Tips: Kalau kamu melakukan perjalanan kapal semalam, kamu bisa datang ke sini saat matahari terbit ketika pengunjung sedikit lebih sepi. Atau kami sarankan memilih kapal yang berangkat saat matahari terbenam. Kamu akan mendapatkan keramaian yang jauh lebih sedikit!

Pulau Padar
11

Pantai Pink

Ada beberapa Pantai Pink di Taman Nasional Komodo. Pantai Pink yang paling sering dikunjungi kapal adalah yang dekat Pulau Komodo, yang akhir-akhir ini kurang pink karena wisatawan membawa pulang karang merah (yang memberi warna pada pasir). Untuk melihat bagian pantai yang paling pink, berjalan ke ujung pantai yang jarang dikunjungi wisatawan, dan kamu akan melihatnya berwarna pink gelap.

Tip: Kalau naik bot pribadi atau jika arusnya memungkinkan, kamu bisa ke Pantai Pink yang paling merah muda (dan lebih terpencil) dekat Pulau Padar — yang disebut Pantai Pendek. Jangan lupa tinggalkan karang merahnya 🙈

Pantai Pink
12

Manta Point

Di sini kamu bisa snorkeling bareng Manta Ray raksasa! Air di sini lebih dingin, cocok buat Manta yang lembut, dan saat musim Manta tiba, kamu bisa berenang di dekat banyak Manta.

Tip: Waktu terbaik ke sini sebenarnya saat musim hujan dari Desember sampai Maret, saat airnya sangat dingin, tapi kamu masih bisa lihat mereka sampai Juni. Kalau datang dari Juli sampai September, peluang melihat mereka agak kecil.

Manta Point
13

Teluk Siaba

Juga dikenal sebagai Teluk Penyu, Teluk Siaba punya terumbu karang yang indah dan tempat penyu raksasa suka berkumpul karena makan favorit mereka (rumput laut!) di sini. Teluk Siaba salah satu tempat favorit kami di Komodo — kamu bisa snorkeling dan menyelam untuk lihat penyu yang super tenang dan cantik.

Tip: Tidak semua perjalanan naik bot ke Teluk Siaba, jadi kalau kamu suka penyu dan mau ke sini, cek jadwalnya dengan teliti atau pilih bot pribadi agar bisa sesuaikan rutenya.

Teluk Siaba
14

Pulau Kalong

Ini jadi sorotan saat kami ke Taman Nasional Komodo! Di sini kamu akan lihat gerombolan juta-an kelelawar saat matahari terbenam dan ini pemandangan yang sangat luar biasa. Awalnya cuma beberapa kelelawar yang terbang keluar, tak lama kemudian langit oranye penuh dengan kelelawar.

Tip: Tidak semua perjalanan naik bot ke Pulau Kalong. Trip 3D2N pasti pergi ke sana, tapi kebanyakan trip speedboat satu hari dan trip menyelam tidak. Pulau Kalong sendiri sudah cukup jadi alasan buat melakukan perjalanan 3D2N atau perjalanan speedboat pribadi!

Pulau Kalong

Cara Memilih Perjalanan Perahu

15

Join-in vs Perahu Pribadi

Kebanyakan perjalanan perahu di Komodo adalah perjalanan perahu join-in, tetapi Anda juga bisa menyewa perahu pribadi sendiri.

Kalau Anda solo / pasangan atau mau berkenalan, pilih perjalanan join-in. Tapi kalau Anda berempat atau lebih, atau punya batas waktu, mungkin mau sewa perahu pribadi. Lebih fleksibel, lebih nyaman dan nggak terlalu mahal.

Perjalanan join-in memiliki beberapa batasan yang tidak dimiliki perahu pribadi. Misalnya, kalau mau melakukan perjalanan join-in 3D2NAnda harus sampai Kamis. Kalau mau perjalanan 2D1N, hanya kapal dasar yang mau melakukan perjalanan ini secara join-in. Kalau pakai perahu pribadi, Anda nggak perlu khawatir soal ini, dan bisa sesuaikan jadwal perjalanan Anda!

Join-in vs Perahu Pribadi
16

Perjalanan Sehari vs Menginap Semalam

Kalau kamu mau bangun dengan pemandangan indah dari Taman Nasional Komodo, kamu harus melakukanperjalanan liveaboard karena nggak ada hotel di Taman Nasional Komodo. Tapi kalau kamu nggak mau menginap di kapal, perahu cepat satu hari sebenarnya mencakup sebagian besar destinasi yang biasa dikunjungi kapal semalam.

Satu-satunya perbedaan dalam jadwal adalah bahwa pada perahu cepat satu hari, kamu nggak bisa ke Pulau Padar saat matahari terbit (sebenarnya nggak terlalu penting), dan nggak bisa lihat burung kelelawar di Pulau Kalong. Kalau kamu benar-benar mau lihat Pulau Kalong dalam perjalanan satu hari, kamu bisa sewa perahu cepat pribadi.

Perjalanan Sehari vs Menginap Semalam
17

Menyelam vs Tur Melihat-lihat

Kamu harus putuskan mau menyelam atau jalan-jalan ke pulau-pulau untuk lihat semua yang menarik di Komodo. kapal menyelam biasanya cuma termasuk satu atau dua tempat menarik seperti trekking dengan komodo dan Pulau Padar, dan sebaliknya, kapal wisata akan ada snorkeling tapi bukan menyelam.

Kalau mau menyelam sekaligus jalan-jalan, kamu perlu dua perjalanan terpisah — satu perjalanan menyelam dan satu lagi perjalanan wisata. Kami sarankan perjalanan wisata selama 3 hari 2 malam, plus beberapa penyelaman di hari yang sama!

Menyelam vs Tur Melihat-lihat
18

Perahu Budget vs Perahu Phinisi

Untuk perjalanan semalam, kamu bisa pilih antara perahu basic atau perahu Phinisi mewah. Karena kami punya kekhawatiran soal keselamatan beberapa perahu basic, Seek Sophie berhenti tawarkan perjalanan dengan perahu dasar — tapi kamu bisa gampang pesan di jalan raya Labuan Bajo saat terakhir.

Perahu dasar biasanya punya tempat tidur di atas dek dan bisa pilih perjalanan 2 hari 1 malam atau 3 hari 2 malam. Pastikan keamanan mereka ya, karena beberapa perahu dasar pernah tenggelam tiap tahun.

Perahu Phinisi punya kamar pribadi (ada yang gabung kamar pribadi dan dorm), dan umumnya makan lebih enak serta fasilitas lebih lengkap.

Perahu Budget vs Perahu Phinisi

Pertanyaan umum dari wisatawan

19

Berapa biaya masuk Taman Nasional Komodo?

Biasanya biaya taman nggak termasuk harga tur perahu, jadi kamu harus bawa uang tunai buat bayar tiketnya. Biasanya biayanya dikasih dalam kisaran, bukan angka pasti karena, ya, agak rumit!

Biaya masuk taman Komodo tergantung pulau yang dikunjungi, hari kerja atau akhir pekan, apakah kamu wisatawan asing atau lokal, bahkan berapa orang di dalam perahu. Lebih rumit lagi, ada pembicaraan terus soal penambahan biaya 🤷

Sehingga Januari 2026, biaya taman Komodo untuk Warga Asing / Pemegang Kitas adalah IDR 250.000 per orang untuk perjalanan satu hari dan IDR 650.000 per orang untuk perjalanan 3H2M. Biaya taman bagi penduduk lokal adalah IDR 150.000 untuk perjalanan satu hari dan IDR 350.000 per orang untuk perjalanan 3H2M. Harap dicatat ini bisa berubah kapan saja tanpa pemberitahuan. Sebaiknya cek dengan operator kapal Anda satu atau dua hari sebelum keberangkatan jika ada perubahan terbaru.

Berapa biaya masuk Taman Nasional Komodo?
20

Apa yang harus saya bawa?

Bawa barang yang ringan jika Anda menginap di kapal! Kamar di kapal tidak besar, jadi jika Anda membawa koper besar mungkin bahkan tidak bisa membukanya di kamar Anda.

Bawa pakaian renang untuk snorkeling (dan rashguard jika Anda sensitif terhadap dingin), pil anti mabuk laut jika Anda mudah mabuk perjalanan, dan sandal atau sepatu gunung (karena Anda akan butuh pegangan saat trekking di Padar). Jika Anda gampang tidur, mungkin generator kapal akan berisik jadi bawa penutup telinga!

Apa yang harus saya bawa?
21

Bisakah saya terbang keluar di hari berakhirnya perjalanan saya?

Kami tidak menyarankan untuk terbang keluar di hari yang sama. Biasanya perjalanan kapal dijadwalkan kembali di Labuan Bajo antara pukul 4-6 sore. Tapi ini tergantung arus dan cuaca, sangat tidak pasti. Jadi sebaiknya rencanakan terbang keluar sehari setelah perjalanan kapal Anda.

Bisakah saya terbang keluar di hari berakhirnya perjalanan saya?
22

Bisakah saya pergi saat haid?

Ya, Anda bisa. Beberapa orang khawatir bahwa komodo mungkin agresif terhadap orang yang sedang haid, tapi itu sama sekali tidak berisiko.

Seperti halnya satwa liar lainnya, apakah Anda sedang haid atau tidak, cukup jaga jarak yang wajar dari satwa liar dan Anda akan baik-baik saja.

Bisakah saya pergi saat haid?
23

Bisakah saya membawa drone saya?

Tetamu yang membawa dron sendiri untuk digunakan di Taman Nasional Komodo perlu membeli tiket dron di Pejabat Taman Nasional di Labuan Bajo 3 hari sebelum perjalanan. Kos tiket adalah 2 juta rupiah, jadi pastikan bawa cukup wang tunai.

Bisakah saya membawa drone saya?
24

Pulau Komodo atau Pulau Rinca yang lebih baik untuk melihat naga?

Pulau Komodo dan Rinca adalah satu-satunya tempat di Taman Nasional Komodo di mana anda boleh melihat naga Komodo liar. Kebanyakan lawatan hanya melawat satu dari keduanya.

Pulau Rinca menawarkan peluang melihat naga yang paling yakin. Ia lebih kecil, ada papan jalan dan stesen ranger di mana naga sering berkumpul, jadi kemungkinan melihat mereka hampir pasti—bahkan semasa musim kawin pada bulan Ogos, apabila naga lebih sukar dilihat di tempat lain. Ada pelancong yang rasa Rinca sedikit buatan.

Pulau Komodo terasa lebih alami, tetapi peluang melihat naga kurang pasti. Pulau ini luas, dan semasa musim kawin, naga dewasa akan bersembunyi di dalam hutan, tinggal hanya yang lebih muda—yang sering disalah anggap sebagai monitor lizard—berhampiran kawasan pelawat.

Kalau anda mahu pengalaman dekat yang pasti, Rinca adalah pilihan terbaik. Kalau suka suasana yang lebih kasar dan semula jadi, pilihlah Komodo.

Pulau Komodo atau Pulau Rinca yang lebih baik untuk melihat naga?
25

Naga Komodo sedang diberikan ubat?

Tidak! Kami sering ditanya tentang ini kerana naga nampak seperti mengantuk. Tetapi reptilia secara semula jadi melambatkan aktiviti dalam suhu panas, dan kebanyakan pelawat datang pada waktu paling panas hari.

Di Pulau Rinca, naga sering berkumpul dekat stesen ranger kerana mereka tahu makanan kadang-kadang boleh ditemui di situ, membuat mereka nampak kenyang dan malas. Tetapi mereka tidak diberi ubat.

Itu dikatakan, banyak ranger, terutama di Pulau Komodo, tumbuh di sekitar naga dan menganggap mereka sebagai keluarga. Kadang-kadang ini membuat mereka terlalu dekat, yang mungkin tidak selalu menjadi pendekatan yang paling berkelanjutan untuk berinteraksi dengan satwa liar.

Naga Komodo cenderung agak malas bergerak
26

Bisakah saya pergi dari Bali ke Komodo dengan kapal?

Tidak, kamu tidak bisa. Kamu hanya bisa terbang dari Bali ke Labuan Bajo (penerbangan selama 1,5 jam, beberapa penerbangan sehari), yang merupakan pintu gerbang ke semua perjalanan perahu ke Komodo. Sebaiknya tiba sehari sebelumnya karena semua perjalanan perahu dimulai sebelum penerbangan tiba.

Bisakah saya pergi dari Bali ke Komodo dengan kapal?
27

Bisakah saya pergi dari Lombok ke Komodo?

Ada beberapa perusahaan yang menawarkan perjalanan perahu dari Lombok ke Komodo (dan sebaliknya).

Perjalanan perahu dari Lombok ke Komodo dikenal karena penampakan hiu paus, tetapi Seek Sophie tidak menawarkannya karena praktik yang tidak etis dan tidak berkelanjutan. Operator lokal memberi makan hiu, yang mengganggu pola migrasi dan pola makan alami mereka, membuat mereka bergantung pada manusia. Turis juga mendekat untuk berselfie, yang berbahaya karena mengganggu perilaku alami hiu dan meningkatkan risiko perburuan. Kami sangat menyarankan untuk tidak mendukung kegiatan ini.

Bisakah saya pergi dari Lombok ke Komodo?
28

Bisakah saya tetap pergi jika saya mabuk laut?

Tergantung seberapa sering kamu mabuk laut! Jika gejalanya ringan (seperti mual), kamu tetap bisa pergi dengan sedikit persiapan. Berikut 3 tips untuk membantu:

1. Bawa pil mabuk laut yang tidak menyebabkan kantuk.

2. Berangkat selama musim kemarau (Mei–Nov) saat air lebih tenang.

Pilihlah Phinisi yang lebih besar (15+ orang) atau speedboat, karena mereka lebih stabil.

Beberapa dari tim kami juga pernah mabuk laut, tapi mereka bisa mengatasi dengan kapal yang lebih besar dan pil sebagai cadangan. Kalau Anda sangat mudah mabuk laut, kami sarankan naik speedboat selama 1 hari di musim kemarau agar tidak perlu tidur di kapal!

Bisakah saya tetap pergi jika saya mabuk laut?
29

Bagaimana Cara Menghindari Keramaian?

Kami sudah ke Komodo lebih dari 15 kali, dan tempatnya banyak berubah — dari yang jarang ada orang dan tanpa lampu jalan, sampai antrean di Pulau Padar! Berikut cara menghindari kerumunan:

1. Hindari musim puncak: Jangan berkunjung dari Juni sampai Agustus dan hindari hari libur nasional Indonesia, terutama Lebaran.

2. Pergi di hari kerja: Hari biasa lebih sepi daripada akhir pekan. Kebanyakan kapal 3D2N berangkat hari Jumat, tapi ada juga pilihan hari kerja.

3. Pilih kapal yang tepat: Pilih kapal yang tidak lewat tempat ramai biasanya. Misalnya, ke Padar saat matahari terbenam daripada saat matahari terbit — ini sangat berbeda. Beberapa kapal juga menyesuaikan jadwal rutenya agar berkunjung ke spot populer saat ramai sedikit.

Bagaimana Cara Menghindari Keramaian?


Siap pesan perjalanan perahu di Komodo?

👇 Cek tur perahu terbaik di Taman Nasional Komodo di sini - dari 1 sampai 4 hari.


Tentang penulis
Hai! Saya salah satu pendiri Seek Sophie :) Saya suka ngobrol santai dengan orang, alam, satwa liar, dan tempat-tempat berdebu dengan cerita dan jiwa.

Soalan Lazim Pengalaman di Taman Nasional Komodo

Adakah pengalaman budaya lokal yang bisa dijelajahi di dalam atau sekitar Taman Nasional Komodo?

Tentu saja. Mengunjungi desa adat di dekatnya seperti Kampung Komodo memungkinkan wisatawan merasakan budaya lokal, belajar tentang masyarakat asli Komodo, dan melihat cara mereka memancing serta membuat kerajinan tangan tradisional. Berinteraksilah dengan pemandu lokal yang bisa berbagi cerita tentang sejarah dan kebiasaan pulau ini, sehingga pengalamanmu jadi lebih berkesan dari sekadar melihat satwa liar. Hormati adat istiadat setempat, dan pertimbangkan untuk ikut serta dalam kegiatan komunitas kecil atau pasar tradisional untuk pengalaman budaya yang otentik.

Apa saja tempat unik yang jarang dikunjungi di Taman Nasional Komodo untuk fotografi?

Selain Pantai Pink yang terkenal dan Pulau Padar, coba jelajahi tempat yang kurang terkenal seperti pulau Gili Laba dan Gili Lawa yang tersembunyi. Tempat ini menawarkan pemandangan dramatis dan kehidupan laut yang berwarna-warni. Tebing curam Gili Laba cocok banget buat ambil foto saat matahari terbit, sementara snorkeling di Gili Lawa dan pantainya yang alami sempurna buat menangkap pemandangan bawah laut yang cerah dan pantai yang masih asli. Kalau boleh pakai drone (jika diizinkan), dari atas bisa lihat keindahan lokasi-lokasi terpencil ini.

Tips praktikal apa yang harus diingat oleh fotografer saat mengambil gambar satwa liar dan pemandangan di Taman Nasional Komodo?

Bawalah peralatan kamera yang ringan dan stabil, cocok untuk fotografi pemandangan dan satwa liar. Pagi hari dan malam hari menawarkan pencahayaan yang lebih lembut dan lebih sedikit wisatawan, jadi rencanakan pengambilan gambarmu sesuai waktu tersebut. Bersabarlah dan jaga jarak yang aman dari binatang, terutama komodo, dengan menggunakan lensa telefoto agar aman dan tidak mengganggu. Jangan lupa bawa baterai dan kartu memori cadangan yang cukup karena stopkontak di beberapa pulau terbatas. Pertimbangkan juga menggunakan filter UV dan perlengkapan tahan air untuk melindungi peralatan dari semburan laut dan cuaca mendadak.

Adakah amalan pelancongan bertanggungjawab yang harus diikuti pelancong untuk menjaga keindahan alam dan budaya tempatan taman ini?

Ya, mengamalkan pelancongan bertanggungjawab sangat penting untuk melindungi persekitaran unik Komodo. Sentiasa ikut garis panduan taman, jaga jarak selamat dengan haiwan liar, dan elakkan menyentuh atau memberi makan binatang. Sokong komuniti tempatan dengan memilih lawatan mesra alam dan membeli kraftangan buatan tangan. Kurangkan penggunaan plastik dengan membawa botol dan beg yang boleh digunakan semula, dan buang sampah dengan betul. Berinteraksi dengan pemandu tempatan tidak hanya memperkaya pengalaman anda tetapi juga memastikan lawatan anda menyumbang kepada ekonomi setempat secara lestari, membantu memelihara warisan alam dan budaya taman ini untuk pelancong akan datang.

Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Taman Nasional Komodo untuk pengalaman fotografi dan satwa liar?

Waktu terbaik untuk ke Taman Nasional Komodo adalah saat musim kemarau dari April sampai November. Pada periode ini langit lebih cerah dan jalur lebih kering, cocok banget buat dapetin foto pemandangan dan satwa yang keren. Kalau mau pengalaman yang lebih unik, coba datang pas bulan bahu seperti April dan November, saat jumlah wisatawan lebih sedikit dan satwa aktif. Pagi hari dan sore hari adalah waktu terbaik buat fotografi dan peluang lihat Komodo dan satwa unik lainnya.
60 Terbaik Pengalaman di Taman Nasional Komodo
Jadi.. siapa Sophie ni?
Ramai yang tanya soalan tu! Sebenarnya, tiada siapa dalam pasukan kami bernama Sophie. Sophie bermaksud kebijaksanaan dalam bahasa Greek. Kami pilih nama Seek Sophie sebab kami nak perjalanan ini bantu korang kenali diri & dunia dengan lebih mendalam—perjalanan yang buat hati rasa penuh & lebih terhubung.
Jom berkawan!
Dapatkan info tempat rahsia & lokasi best terus ke inbox korang.
English
USD
English
USD
© Seek Sophie 2026PrivasiTerma
Lesen Ejen Pelancongan TA03435