Permata Tersembunyi Terbaik
Sumba itu beda dari tempat lain di Indonesia. Jalan-jalan lewat bukit hijau yang tak ada habisnya, desa adat, makam di tebing, kuda liar di pantai sepi, dan pohon-pohon menari yang aneh.
Kalau beruntung, kamu bisa lihat Pasola — festival tahunan di mana para pejuang bertarung sambil naik kuda. Kalau kamu cari pengalaman yang beda dan penuh budaya, Sumba tempatnya.
TIPS
Tanjung Puting adalah tempat terbaik di dunia untuk melihat orangutan liar, dan salah satu dari sedikit tempat di mana pariwisata justru membantu melindungi mereka. Naik kelotok menyusuri sungai-sungai di tengah hutan, lihat orangutan liar dalam jumlah banyak, temui komunitas Dayak, dan pelajari langsung dari pemandu lokal yang sangat mengenal alam sekitarnya.
Bukan wisata mewah, tapi sangat nyata. Kunjunganmu ikut membantu melawan industri sawit dan mendukung pelestarian lingkungan lokal.
TIPS
Gunung Tambora adalah gunung berapi yang mengubah sejarah — letusannya pada tahun 1815 adalah yang terbesar dalam catatan, menyebabkan “tahun tanpa musim panas” dan mendapat julukan Pompeii dari Asia.
Kami suka cerita dan orang-orang di sini — untuk sampai ke sana, kamu harus melewati jalanan bergelombang, warung-warung di pinggir jalan, dan nyaris tanpa keramaian. Trek sejauh 16 km ke tepi kawah untuk melihat matahari terbit. Alamnya masih liar, medannya menantang, dan ini salah satu petualangan favorit kami.
Cekungan Maliau adalah salah satu tempat liar terakhir di dunia—hutan hujan berusia 130 juta tahun yang sangat terpencil dan alami, belum pernah dihuni manusia. Pertama kali terlihat pada tahun 1947 dan baru dijelajahi pada 1988, masih banyak yang belum diketahui hingga sekarang.
Kamu butuh waktu 3–5 hari di sini, trekking ke Air Terjun Maliau, berkemah jauh di dalam hutan, dan mencari satwa liar. Kamu akan menyusuri jalur yang nyaris belum pernah dilalui manusia.
TIPS
Kalau kamu suka menyelam, Raja Ampat adalah tempat yang wajib dikunjungi. Di sini kamu bisa menemukan terumbu karang terkaya di dunia — lebih dari 75% spesies karang dunia hidup di sini. Kami bahkan mengambil lisensi menyelam di sini, dan sejak itu rasanya nggak mau menyelam di tempat lain! Kamu bisa berenang bareng pari manta, hiu karang, kerang raksasa, dan ubur-ubur tanpa sengat. Memang mahal, jauh, dan susah dijangkau, tapi benar-benar sepadan.
Setelah Tanjung Puting, ini adalah tempat terbaik kedua untuk melihat orangutan liar. Di sini kamu akan melihat mereka benar-benar liar, tinggi di atas pohon, jauh dari tempat pemberian makan. Ini juga salah satu tempat terakhir di mana harimau Sumatera masih berkeliaran, meskipun kemungkinan melihatnya sangat kecil!
Cocok untuk pecinta hutan yang ingin trekking di hutan hujan, tidur di bawah bintang, dan menikmati setiap momen bertemu satwa liar.
TIPS
Perjalanan ke Puncak Mulu terasa seperti petualangan penjelajah sejati. Dalam 4 hari penuh aksi, kamu akan naik rakit di sungai, trekking di hutan hujan, melihat beberapa gua terbesar di dunia, dan menyaksikan jutaan kelelawar keluar saat matahari terbenam. Pendakian terakhir ke puncaknya memang berat, tapi bisa dilakukan oleh pendaki tingkat menengah. Alamnya terasa liar, dan pastinya layak dicoba!
Kalau kamu ingin melihat satwa liar tanpa harus trekking berhari-hari, datanglah ke Sungai Kinabatangan. Ini salah satu tempat paling gampang di Asia untuk melihat orangutan dan gajah kerdil liar—karena perkebunan kelapa sawit sudah mengambil sebagian besar habitat mereka, jadi sekarang hewan-hewan ini berkumpul di sisa hutan yang tersisa. Di sini kamu bisa naik perahu menyusuri sungai, trekking malam hari, dan kunjunganmu membantu mendukung upaya pelestarian kawasan ini.
TIPS
Hanya berkendara sebentar dari Phuket, Khao Sok adalah salah satu tempat paling liar di Thailand, tapi entah kenapa masih belum banyak dikenal. Menginap di bungalow terapung di danau yang dikelilingi hutan hujan purba, ikut safari perahu untuk melihat gajah liar & burung enggang, coba memasak dengan bambu dan jelajahi gua dengan senter. Semakin banyak traveler yang datang, tapi tempat ini tetap terasa alami dan tulus.
TIPS
Tumpak Sewu adalah air terjun paling epik di Indonesia. Dijuluki sebagai Niagara Falls Asia, air terjun ini membentuk tirai besar yang jatuh ke jurang hutan yang rimbun. Kamu akan menuruni tangga bambu yang licin, menyeberangi sungai, dan sedikit basah-basahan—tapi pemandangan dari bawah benar-benar sepadan! Buat kamu yang suka fotografi, ada spot rahasia dengan sudut pandang sempurna ke air terjun dan gunung berapi di belakangnya.
TIPS
Cat Ba adalah versi Ha Long Bay yang kamu impikan—pemandangan luar biasa tapi lebih sepi. Kamu bisa berkayak malam-malam sambil lihat plankton bercahaya, jelajahi gua, dan hiking ke puncak hutan dengan pemandangan laut. Bahkan bisa lihat langur langka di taman nasional! Suasananya santai dan jauh lebih seru daripada terjebak di kapal pesiar besar. Memang nggak semewah cruise, tapi jauh lebih menarik dan terasa lokal!
Wilpattu punya jumlah macan tutul yang sama seperti Yala—tapi tanpa kemacetan jeep. Di sini, kamu tak perlu antre di belakang 20 jeep hanya untuk melihat satu hewan. Kamu bisa menjelajahi jalur hutan dan danau yang tenang, sambil spotting macan tutul, gajah, beruang malas, buaya, dan banyak jenis burung. Ini taman nasional favorit kami di Sri Lanka – alami, tenang, dan benar-benar terasa seperti safari.
Toraja akan mengubah cara kamu memandang hidup dan mati. Di sini, kematian bukanlah hal yang menakutkan—tapi penuh kasih. Orang yang telah meninggal tetap dekat, dan pemakaman menjadi perayaan.
Kamu akan melihat rumah berbentuk perahu di atas awan, prosesi kerbau, dan upacara kuno yang menantang semua yang kita pikir kita tahu. Ini bukan pertunjukan—tapi budaya yang hidup, dan salah satu tempat paling membuka mata untuk dikunjungi.
Deramakot bukan safari mewah. Hanya ada satu penginapan sederhana dengan dua kamar, dan satu jalan rusak penuh lubang yang sering terendam hujan. Tapi ini salah satu tempat terbaik di Asia untuk melihat gajah kerdil liar, macan dahan, dan satwa malam. Di sini, kamu akan ikut safari dan jelajah hutan bareng mantan pemburu. Tempat terbaik di Borneo untuk lihat satwa liar, dan benar-benar terpencil.






































































