Keranjang Anda
Keranjang Anda masih kosong.
Total pesanan
$0 USD
Checkout

Semua Pengalaman Sungai Kinabatangan

2H1M Safari Kinabatangan
Kalau kamu nggak punya banyak waktu, trip 2 hari ini kasih kesempatan bagus buat lihat satwa liar

Superhost
4.8 (603)
|
2H1M
|Hingga 34 tamu
Keluar ke hutan dan melihat satwa liar sangat menakjubkan
5.0 (43)
|
2H1M
|Hingga 103 tamu
Terima kasih atas perjalanan yang luar biasa ini
5.0 (54)
|
2H1M
|Hingga 47 tamu
In the middle of a jungle rich with wildlife - a gorgeous experience
4.5 (220)
|
2H1M
|Hingga 38 tamu
Saya sangat menikmati penginapan ini dan pasti akan datang lagi
4.4 (127)
|
2H1M
|Hingga 40 tamu
The rooms were nice and clean with good AC

Safari 3H2M Kinabatangan
Cocok banget buat pecinta satwa liar yang pengen punya peluang besar melihat hewan-hewan eksotis!

Superhost
4.8 (603)
|
3H2M
|Hingga 34 tamu
Pemandu kami membuat pengalaman ini jauh lebih seru! Makanan juga sangat enak
4.5 (220)
|
3H2M
|Hingga 48 tamu
Tempatnya bersih banget dan makanannya salah satu yang terenak selama perjalanan kami
5.0 (6)
|
3H2M
|Hingga 2 tamu
Tur sungai tersusun rapi dan kami melihat berbagai satwa
5.0 (43)
|
3H2M
|Hingga 103 tamu
Panduan hebat, satwa menakjubkan, pengalaman hutan yang nyata
5.0 (54)
|
3H2M
|Hingga 47 tamu
Hotel yang nyaman. Lokasinya tenang, tempat tidur empuk, makanan enak, staf ramah
4.5 (220)
|
3H2M
|Hingga 48 tamu
Suka sekali perjalanan perahunya. Kami melihat banyak hal
Memuat...

Lihat koleksi













































































































Berkunjung ke Sungai Kinabatangan

Yang perlu diketahui sebelum berangkat

Mengapa Pengalaman Ini Masuk Daftar Kami

Kami sudah sering mengunjungi Kinabatangan untuk mencoba penginapan dan safari sendiri. Tiga hal yang kami cari adalah pemandu satwa liar yang hebat, kerumunan yang lebih sedikit, dan penginapan yang mendukung komunitas lokal. Yang kami pilih di sini selalu memiliki pemandu yang luar biasa – sering kali warga lokal Orang Sungai yang sangat paham tentang hutan. Ini sangat berpengaruh untuk pengalaman melihat satwa liar.


Banyak di antaranya juga dikelola komunitas, dan beberapa juga mengajak Anda ke bagian sungai yang lebih tenang jauh dari lalu lintas perahu biasanya (bonus!).

Waktu Terbaik untuk Pergi

Maret sampai September, biasanya dianggap waktu terbaik untuk berkunjung. Saat periode ini, satwa liar cenderung berkumpul di sekitar sungai untuk minum, jadi kamu punya peluang lebih besar untuk melihatnya. Cuaca juga lebih bisa diprediksi, membuat perjalanan menyusuri sungai dan menjelajah hutan jadi lebih menyenangkan. Kalau berkunjung saat bulan puncak dari Juni sampai Agustus, bersiaplah dengan keramaian yang lebih ramai!


Cara Menghindari Keramaian

Ketika pertama kali kami mengunjungi Kinabatangan bertahun-tahun lalu, tempat ini sepi banget. Sekarang, dari Juni sampai Agustus, banyak perahu yang berlomba-lomba di tempat yang sama. Ini bagus karena wisata di sini langsung membantu melindungi satwa liar dari kehilangan tempat tinggal mereka. Tapi kami juga nggak suka keramaian!


Untuk menghindari kerumunan:

  • Berkunjung di bulan Maret–Mei (musim bahu) untuk melihat satwa liar yang bagus dengan lebih sedikit perahu.
  • Pilih penginapan yang menjelajahi bagian yang lebih tenang dari sungai, jauh dari area satwa liar utama yang sering ramai.

Berapa Hari untuk Direncanakan

Pengamatan satwa liar selalu tidak dapat diprediksi, jadi semakin banyak waktu yang Anda punya, semakin besar peluang Anda untuk melihat Borneo Big 5.


Waktu terpendek yang dibutuhkan adalah 1 hari karena Anda bisa mengunjungi Kinabatagan sebagai perjalanan sehari dari Sandakan. Ini hanya termasuk satu kali pelayaran di sungai, sehingga peluang Anda untuk melihat satwa terbatas.


Kami menyarankan minimal 2 hingga 4 hari di sini. Anda akan mendapatkan 1-2 safari di sungai setiap hari dan berjalan di hutan. Semakin lama Anda tinggal, semakin besar peluang Anda melihat gajah dan orangutan.

Bagaimana Memilih Penginapan di Kinabatangan

Faktor terpenting saat safari di Kinabatangan adalah pemandu. Pemandu yang hebat bisa melihat satwa liar yang mungkin terlewatkan oleh Anda. Kami sudah menyiapkan dasar tersebut untuk Anda — penginapan di sini selalu memiliki pemandu yang hebat, banyak dari komunitas Orang Sungai setempat.


Jadi, saat memilih di antara mereka, fokuskan pada apa yang paling cocok dengan Anda: anggaran, tingkat kenyamanan, dan rencana perjalanan. Penginapan di sini berkisar dari penginapan sederhana bergaya B&B hingga eco-lodge yang nyaman, dan masing-masing menawarkan aktivitas yang sedikit berbeda.

Hal terbaik untuk dilihat & dilakukan

Punya pertanyaan?
Santai, kami bantu.
lihat semua pertanyaan

Pertanyaan berguna

Apa itu Sungai Kinabatangan?

Sungai Kinabatangan adalah sungai terpanjang di Sabah, membentang sejauh 560 kilometer, mengalir dari Banjaran Crocker di barat hingga ke Laut Sulu di timur. Sungai ini adalah jalur air penting yang mendukung dataran banjir yang luas dan kaya akan keanekaragaman hayati, menjadikannya salah satu destinasi satwa liar terbaik di Asia Tenggara. Di sini tinggal 'Lima Besar' Borneo: gajah pygmy, orangutan, monyet proboscis, buaya, dan burung hornbill Rusa, serta banyak spesies burung dan reptil lainnya.

Wilayah ini menghadapi tantangan lingkungan serius, terutama dari perkebunan kelapa sawit yang mengancam habitat satwa liar. Tapi, ada beberapa kawasan lindung, seperti Taman Margasatwa Kinabatangan Bawah, yang menjadi tempat perlindungan bagi berbagai spesies yang tinggal di sini.

Sungai Kinabatangan memberi kesempatan unik bagi wisatawan untuk menjelajahi safari satwa liar di sungai dan menikmati salah satu ekosistem terpenting di Borneo.

Apakah layak ke Sungai Kinabatangan?

Kami pikir begitu! Sungai Kinabatangan adalah salah satu tempat favorit kami di Asia Tenggara untuk melihat satwa liar. Sederhana (jangan harap ada kemewahan!), tapi tempat yang bagus untuk dekat dengan alam dan cocok untuk semua usia. Saat naik kapal menyusuri sungai, kamu bisa melihat orangutan, gajah pygmy, monyet proboscis, buaya, dan burung hornbill!

Kapan waktu terbaik untuk berkunjung?

Maret sampai September (musim kering) = Waktu terbaik! Satwa berkumpul di sekitar sungai, jadi peluang melihatnya lebih besar.

November sampai Februari (musim hujan) = Hutan hujan sangat hijau, tapi hewan-hewan tersebar. Kamu tetap bisa melihat satwa, tapi mungkin butuh waktu lebih lama.

Berapa banyak waktu yang saya butuhkan?

Meskipun perjalanan sehari dari Sandakan memungkinkan, waktunya hanya cukup untuk satu tur sungai, jadi peluang melihat satwa liar cukup kecil!

Untuk pengalaman yang lebih baik, kami sangat menyarankan menginap semalam di penginapan di tepi sungai. Menginap 2 hari 1 malam (2D1N) memungkinkan dua kali safari sungai, sedangkan pilihan 3 hari 2 malam (3D2N) yang ideal mencakup 4-5 safari sungai dan trekking hutan. Karena melihat satwa liar tidak pernah dijamin, semakin lama Anda tinggal, semakin besar peluang untuk melihat gajah dan orangutan!

Tur kapal masih tersedia selama musim hujan?

Ya! Safari kapal berjalan sepanjang tahun, tapi kadang hujan bisa menunda perjalanan.

Apa cara terbaik untuk perjalanan ke Sungai Kinabatangan dari Kota Kinabalu atau Sandakan?

  • Dari Kota Kinabalu, naik pesawat selama 45 menit ke Sandakan, lalu naik mobil selama 2 jam ke Kinabatangan.
  • Dari Sandakan, perjalanan selama 2 jam naik mobil. Kebanyakan penginapan mengatur transportasi, jadi kamu nggak perlu pusing sendiri!

Apakah ada ATM atau tempat untuk menarik uang tunai di dekat sungai?

Tak ada ATM di Kinabatangan! Tarik tunai di Sandakan sebelum ke sungai.

Bagaimana koneksi internet di Sungai Kinabatangan

Ya, kamu bisa berharap wifi yang cukup bagus di penginapanmu, dan kalau kamu pakai 4G, kamu bisa akses internet saat safari di sungai kamu. 

Apa saja pilihan makanan yang tersedia di pondok-pondok ini?

Pondok menyajikan makanan lokal dengan gaya prasmanan—biasanya nasi, sayur, ayam, dan ikan. Tidak mewah, tapi cukup untuk orang yang lapar besar. 

Apakah ada makanan vegetarian atau vegan yang tersedia?

Ya! Beritahu penginapan Anda sebelumnya agar mereka bisa menyiapkan makanan untuk Anda. Jangan berharap banyak pilihan vegetarian/vegan – kemungkinan nasi goreng atau mie sederhana.

Apakah air minum disediakan, atau saya harus membawa sendiri?

Air minum yang disaring disediakan di sebagian besar penginapan—bawa botol air isi ulang.

Jenis fasilitas kamar mandi apa yang bisa saya harapkan?

Sebagian besar pondok memiliki toilet gaya Barat dan kamar mandi sederhana tapi bersih dengan shower.

Apakah makanan sudah termasuk dalam harga tur?

Ya! Semua paket penginapan akan termasuk makanan, akomodasi, dan safari.

Hewan apa yang bisa saya lihat di Sungai Kinabatangan?

Sungai Kinabatangan adalah rumah bagi "Lima Besar" dari Borneo: gajah pygmy, orangutan, monyet proboscis, buaya, dan burung hornbill badak, serta banyak spesies burung dan reptil lainnya!

Apakah saya pasti akan melihat orangutan dan gajah?

Ini tidak dijamin - Sungai Kinabatangan adalah safari satwa liar, bukan kebun binatang! Tapi semakin lama kamu tinggal, semakin besar peluangmu. Juni–September adalah waktu terbaik untuk melihat orangutan, terutama Juli dan Agustus saat musim buah-buahan membuat mereka lebih dekat ke sungai. Gajah bisa dilihat sepanjang tahun, tapi lebih mudah ditemukan saat musim kemarau ketika mereka keluar dari hutan lebat.

Kamera terbaik apa untuk Kinabatangan?

Lensa zoom (minimal 200mm) cocok banget. Hewan nggak selalu dekat, dan kamu pasti nggak mau foto orangutan yang buram.

Bisakah saya membawa drone?

Tidak. Drone dilarang di Kinabatangan untuk melindungi satwa liar.

Apa yang harus saya bawa?

  • Kaos kaki leechsocks jika Anda berencana melakukan salah satu pendakian
  • Sepasang sepatu jalan yang nyaman (tidak harus sepatu pendakian karena jalurnya tidak terlalu berat, hanya jalur ringan di hutan)
  • Jas hujan/jaket hujan, terutama selama musim hujan
  • Dry bag untuk menyimpan perlengkapan kamera saat Anda di atas kapal 
  • Pengusir serangga 
  • Tabir surya 
  • Topi 


Apa saya perlu pil malaria?

Kinabatangan bukan zona risiko malaria tinggi, tapi ada nyamuk. Cukup pakai repellent dan pakai baju lengan panjang saat malam. Tidak perlu minum pil malaria. 

Ada binatang berbahaya?

Ya, tapi mereka menghindari manusia. Ikuti petunjuk pemandu Anda, dan semuanya akan baik-baik saja.

Apakah aman untuk wisatawan wanita solo?

Ya! Kinabatangan umumnya aman, dan penginapannya kecil, ramah, serta dikelola komunitas. Kebanyakan wisatawan menginap di penginapan sebagai bagian dari kelompok kecil.

Apakah aman berjalan-jalan di malam hari?

Anda tidak perlu khawatir—semuanya ada di sekitar penginapan Anda, dan pemandu akan menemani Anda untuk safari malam.

Apakah ada kode pakaian untuk wisatawan wanita?

Tidak ada aturan ketat soal pakaian, tapi pakailah yang ringan, berlengan panjang & celana agar terlindungi dari nyamuk dan panas matahari.

Apakah Sungai Kinabatangan tempat yang bagus untuk dikunjungi bersama anak-anak?

Ya! Safari-nya menggunakan perahu, jadi nggak perlu jalan jauh — cocok banget buat keluarga. Anak-anak pasti suka melihat monyet, buaya, dan gajah! Banyak keluarga juga mengunjungi Suaka Orangutan Sepilok, Suaka Beruang Matahari, atau Pulau Penyu (Selingan) sebagai tambahan yang seru dan gampang.

Berapa usia minimum untuk anak-anak saat safari naik perahu?

Biasanya penginapan menerima semua usia, tapi ingat bahwa kalian akan naik perahu untuk melihat satwa liar, jadi pertimbangkan apakah anak kalian cukup dewasa untuk duduk diam dan tenang selama beberapa jam. 

Ada penginapan yang ramah keluarga?

Ya! Kebanyakan dari mereka menyambut keluarga dengan anak kecil. Penginapan seperti Borneo Natural Sukau Bilit Resort dan Sukau Greenview menawarkan penginapan yang nyaman untuk keluarga. Kamu mungkin ingin menghindari Last Frontier karena memiliki tangga yang sangat panjang dan curam. 

Ada jaket keselamatan berukuran anak kecil?

Sebagian besar penginapan menyediakan jaket keselamatan, tapi kalau kamu pergi bersama anak kecil, ada baiknya cek dulu. 

Apakah etis untuk melihat satwa liar di Sungai Kinabatangan?

Ya, tapi ceritanya cukup rumit. Satwa liar mudah ditemukan di sini karena habitat mereka semakin menyempit—sebagian besar hutan telah dibabat untuk perkebunan kelapa sawit, meninggalkan hanya sedikit hutan di sepanjang sungai.

Kabar baiknya, hutan yang tersisa ini kini dilindungi sebagai Cagar Alam Satwa Liar Kinabatangan Bawah, dan safari perahu memiliki dampak yang rendah karena mereka tetap di sungai dan tidak mengganggu hutan. Tapi, semakin banyak wisatawan berarti semakin banyak perahu di sungai, kadang-kadang mengganggu binatang seperti gajah dan membuat mereka tidak nyaman. Untuk mengurangi dampak Anda, pertimbangkan menginap di penginapan yang lebih tenang di mana jumlah perahu lebih sedikit.

Bagaimana pariwisata menyelamatkan Sungai Kinabatangan dari bencana?

Hanya 30 tahun yang lalu, Kinabatangan hampir mengalami bencana. Penebangan hutan untuk perkebunan kelapa sawit menghancurkan hutan hujan, dan satwa liar tidak punya tempat lagi untuk berlindung. Hanya sepotong kecil hutan di sepanjang sungai yang tersisa sebagai tempat perlindungan.

Tapi kemudian wisatawan mulai datang untuk melihat satwa liar, dan tiba-tiba, nilai daerah ini beralih dari kelapa sawit ke ekowisata. Lebih banyak pengunjung berarti pendapatan lebih untuk komunitas lokal, dan akhirnya, pemerintah memutuskan melindungi apa yang tersisa daripada membersihkannya. Inilah sebabnya satwa liar yang menakjubkan di Kinabatangan tetap ada hari ini—karena orang seperti Anda memilih untuk berkunjung secara bertanggung jawab!

Apakah etis untuk mengunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan Sepilok?

Ya! Sepilok adalah pusat rehabilitasi yang asli, bukan kebun binatang. Tempat ini menyelamatkan orangutan yatim dan yang terluka yang kehilangan rumah karena deforestasi dan perdagangan satwa ilegal, dengan tujuan merehabilitasi mereka agar bisa dilepasliarkan kembali ke alam liar.

Berbeda dengan atraksi hewan yang tidak etis, di sini tidak ada sentuhan atau interaksi dekat dengan orangutan. Meskipun mereka tidak seliar orangutan di Semenggoh (Kuching), Sepilok tetap lebih mirip cagar alam daripada kebun binatang, yang berarti fokus pada pelestarian daripada hiburan. Kalau kamu mau mendukung konservasi orangutan, berkunjung ke Sepilok adalah cara yang bagus untuk melakukannya!


Apa perbedaan antara Sungai Kinabatangan dan Lembah Danum untuk melihat satwa?

  • Kinabatangan – Safari naik perahu yang mudah, peluang besar melihat satwa karena semuanya berkumpul di bagian kecil sungai ini.
  • Lembah Danum – Lebih terpencil, butuh trekking, tapi punya hutan hujan asli. Lebih sulit melihat satwa karena hutan luas dan tebal – jadi satwa cenderung bersembunyi.

Bisakah saya menggabungkan perjalanan Sungai Kinabatangan dengan kunjungan ke Pusat Rehabilitasi Orangutan Sepilok?

Ya! Banyak wisatawan mengunjungi Sepilok terlebih dulu (untuk melihat orangutan yang diselamatkan) lalu menuju ke Kinabatangan untuk melihat orangutan liar. Banyak perjalanan di sini akan termasuk kunjungan ke Suaka Orangutan Sepilok & Sanctuary Sunbear.

Jenis penginapan apa saja yang tersedia di dekat Sungai Kinabatangan?

Ada homestay budget, pondok menengah, dan eco-pondok. Semuanya termasuk makanan dan safari perahu. Penginapan di Kinabatangan sangat sederhana - jadi bahkan yang paling mahal pun tidak akan setara dengan resort bintang 5. Harapkan pondok sederhana di alam, dan yang paling bagus biasanya sedikit usang dan berkelas 4 bintang.

Haruskah saya menginap di Bilit atau Sukau?

Kedua-dua Bilit dan Sukau merupakan tempat yang bagus untuk menjelajah Sungai Kinabatangan, dan tidak kira di mana anda menginap, anda akan melawat tempat-tempat utama untuk melihat satwa liar semasa safari bot. Tetapi, ada beberapa perbezaan utama yang mungkin membantu anda membuat keputusan:

Bilit (Lebih Tempatan & Tenang) – Bilit adalah kampung yang lebih kecil dan lebih sunyi dengan kurang penginapan dan infrastruktur pelancongan. Menginap di sini memberikan pengalaman yang lebih tempatan, kerana terdapat homestay dan eco-lodge yang dikendalikan komuniti kecil. Rasanya sedikit lebih jauh dari kawasan yang sibuk, dan kerana jumlah bot di bahagian sungai ini lebih sedikit, ia boleh menawarkan pengalaman safari yang lebih aman dan tenang.

Sukau (Lebih Banyak Pilihan Penginapan & Pelancongan yang Sudah Kukuh) – Sukau adalah pintu masuk utama ke Sungai Kinabatangan, jadi ia mempunyai lebih banyak penginapan, pilihan pengangkutan yang lebih baik, dan pelbagai jenis penginapan. Lebih mudah untuk menempah penginapan saat terakhir di sini, dan lodge biasanya lebih besar dan lebih kukuh. Disebabkan Sukau lebih popular, mungkin terdapat lebih banyak bot di sungai, terutamanya semasa musim puncak.

Yang mana satu perlu dipilih?

  • Jika anda suka suasana yang kurang sesak dan rasa lebih tempatan, pilih Bilit.
  • Jika anda mahukan lebih banyak pilihan penginapan, sedikit lebih mudah dari segi logistik, dan tidak keberatan dengan beberapa bot lagi, pilih Sukau.

Apa aktivitas utama di Sungai Kinabatangan?

1. Safari Sungai (Wajib Dicoba!): Cara utama untuk melihat satwa liar! Wisata naik perahu di pagi dan sore hari memberi peluang terbaik untuk melihat monyet proboscis, buaya, dan bahkan gajah pygmy.

2. Trekking Hutan: Beberapa penginapan menawarkan trekking berpemandu melalui hutan hujan, memungkinkan Anda merasakan keanekaragaman hayati Borneo secara dekat. Cari serangga, burung langka, dan juga mamalia kecil!

3. Jalan Malam: Untuk yang lebih petualang, jalan malam di hutan memungkinkan Anda melihat makhluk nokturnal seperti katak, serangga, dan kelelawar terbang. Senter sangat dibutuhkan!

4. Pengamatan Burung: Kinabatangan adalah tempat favorit pengamat burung, rumah bagi lebih dari 200 spesies burung, termasuk burung enggang (Borneo memiliki delapan spesies), burung kingfisher yang sering terlihat di sepanjang tepi sungai, dan berbagai jenis burung elang serta burung hantu. Kalau suka burung, pastikan membawa binokular dan kamera bagus untuk pengamatan terbaik!

5. Wisata Kunang-Kunang: Malam hari, beberapa penginapan menawarkan tur kunang-kunang, di mana Anda akan melihat ribuan kunang-kunang menyala di pohon-pohon. Sangat ajaib!

6. Tur Gajah: Gajah tidak selalu dekat dengan sungai utama, tapi beberapa penginapan mengatur tur khusus ke habitat gajah. Kalau gajah terlihat di dekat sana, penginapan akan mengatur perjalanan tambahan ke sana. Tidak ada jaminan, tapi ini peluang terbaik untuk melihat mereka!

Apakah Sungai Kinabatangan aman?

Ya! Sungai Kinabatangan umumnya sangat aman untuk pengunjung, termasuk keluarga dan wisatawan solo. Karena sebagian besar pengalaman melibatkan safari perahu yang dipandu, aktivitas fisik yang diperlukan juga minim, dan tidak ada pendakian berbahaya melalui hutan lebat.

Namun, seperti destinasi alam lainnya, ada beberapa hal yang perlu diingat:

  • Keamanan Satwa – Sungai ini rumah bagi buaya, gajah pygmy, dan orang utan liar, tapi mereka tidak berbahaya selama kamu menghormati jarak mereka. Buaya tetap di air dan tidak akan mendekati perahu, dan gajah biasanya menjaga jarak kecuali diganggu. Dengarkan selalu panduanmu dan jangan pernah mencoba menyentuh atau memberi makan hewan.
  • Keamanan Perahu – Semua perahu dikemudikan oleh pemandu berpengalaman, dan pondok menyediakan jaket pelampung. Sungai ini tenang, dan perahu tidak masuk ke arus deras, membuat pengalaman ini aman bahkan untuk anak-anak.
  • Nyamuk & Serangga – Ada nyamuk dan serangga hutan lainnya, tapi Kinabatangan bukan daerah risiko tinggi malaria. Disarankan memakai baju lengan panjang, menggunakan obat nyamuk, dan memeriksa vaksinasi sebelum perjalanan.
  • Darurat Medis – Rumah sakit terdekat ada di Sandakan (2 jam perjalanan), jadi jika kamu punya kondisi medis, bawa obat yang diperlukan. Pondok-pondok memiliki kotak P3K dasar, tapi tidak ada fasilitas medis besar di dekat sungai.
  • Wisatawan Solo & Wanita – Kinabatangan sangat aman untuk wisatawan solo, termasuk wanita. Pondok kecil yang ramah dan dikelola komunitas, dan kebanyakan pengunjung ikut tur kelompok kecil, jadi kamu tidak merasa sendirian. Karena semua diatur melalui pondok, tidak perlu berjalan sendiri di malam hari, dan kegiatan yang dipandu terorganisasi dengan baik.
  • Keamanan & Penipuan – Kejahatan di Kinabatangan sangat minim, dan penduduk setempat ramah serta bersahabat. Karena kebanyakan orang menginap di pondok dengan transfer yang sudah diatur, penipuan dan pencurian hampir tidak terjadi.

Asalkan kamu mengikuti instruksi panduamu, menghormati satwa liar, dan mempersiapkan diri, Sungai Kinabatangan adalah pengalaman yang sangat aman dan menyenangkan!

Apakah ada tempat lain di Borneo di mana saya bisa melihat satwa liar selain Sungai Kinabatangan?

Ya! Tempat menarik lain untuk melihat satwa liar meliputi:

  • Lembah Danum (Liar) – 3,5–4 jam dari Kinabatangan (melalui Lahad Datu). Hutan hujan kuno berusia 130 juta tahun, salah satu yang tertua di dunia. Rumah bagi orangutan, gajah pygmy, dan bahkan harimau bertompok, tapi daun yang lebat membuat melihat satwa besar lebih sulit. Cocok buat yang suka trekking di hutan rimba.
  • Hutan Simpan Deramakot (Liar) – 4–5 jam dari Kinabatangan. Salah satu tempat terbaik di dunia untuk melihat harimau bertompok. Juga tempat tinggal gajah pygmy, beruang matahari, dan slow loris. Kurang wisatawan, ada safari jeep dan hiking hutan daripada naik perahu.
  • Hutan Simpan Tabin (Liar & Taman) – 4 jam dari Kinabatangan. Gabungan taman konservasi dan hutan rimba liar, tempat bagus untuk melihat gajah pygmy Borneo, orangutan, dan banteng Borneo yang langka.
  • Pusat Rehabilitasi Orangutan Sepilok (Taman) – 2 jam dari Kinabatangan (dekat Sandakan). Tempat terbaik melihat orangutan yang diselamatkan dari dekat, saat mereka pulih sebelum dilepaskan ke alam liar. Tidak boleh sentuh atau berinteraksi dekat, jadi tempat ini etis untuk dikunjungi.
  • Pusat Konservasi Beruang Matahari Borneo (Taman) – 2 jam dari Kinabatangan (bersebelahan dengan Sepilok). Suaka untuk beruang matahari yang diselamatkan, spesies beruang terkecil di dunia. Bisa melihat mereka berkeliaran di kandang besar sambil belajar tentang usaha konservasi.
  • Pulau Penyu (Selingan & Libaran) (Taman) – 2,5 jam dari Kinabatangan (perahu dari Sandakan). Tempat bertelurnya penyu laut yang terancam punah. Bisa menyaksikan penyu bertelur malam hari atau anak penyu menetas dan menuju laut.

Butuh info lebih lengkap?
Lihat Catatan Perjalanan lengkap kami di bawah.
Kami sudah memilih yang terbaik untuk Anda
Jadi... siapa itu Sophie?
Kami sering ditanya soal ini! Sebenarnya, tidak ada siapa pun di tim kami yang bernama Sophie. Dalam bahasa Yunani, Sophie berarti kebijaksanaan. Kami ingin Seek Sophie menjadi tentang perjalanan yang membantumu mengenal diri sendiri dan dunia lebih dalam—perjalanan yang mengisi hati dan membuatmu merasa lebih terhubung.
Mari berteman!
Dapatkan cerita tentang tempat rahasia dan spot tersembunyi langsung di kotak masukmu.
Bahasa Inggris
USD
Bahasa Inggris
USD
© Seek Sophie 2026PrivasiSyarat
Lisensi Agen Perjalanan TA03435