Sungai Kinabatangan: Panduan Utama Anda + Hal Terbaik untuk Dilakukan [2026]
Sungai Amazon di Asia Tenggara, dan salah satu tempat terbaik untuk melihat satwa liar!
![Sungai Kinabatangan: Panduan Utama Anda + Hal Terbaik untuk Dilakukan [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_xl_92b33ba4cd6f59ea8440fd33964d7262.webp)
Kalau kamu pecinta satwa liar, Sungai Kinabatangan adalah salah satu tempat terbaik di Asia Tenggara untuk melihat satwa liar.
Tentu saja tidak dijamin, tapi jika kamu menghabiskan beberapa hari di sini dengan tur sungai, kamu kemungkinan besar akan melihat monyet proboscis berkumis panjang yang nakal, buaya, dan burung hornbill yang berwarna cerah. Kalau beruntung, kamu bisa melihat orangutan mengamati dari atas pohon, dan gajah pygmy Borneo yang sangat lucu menyeberang sungai.
Dasar-dasar
Apakah worth going?
Kami rasa iya! Sungai Kinabatangan adalah salah satu tempat favorit kami di Asia Tenggara untuk melihat satwa liar. Tempat ini sederhana (jangan harapkan kemewahan!), tapi tempat ini adalah tempat yang nyaman untuk dekat dengan alam dan cocok untuk semua usia. Dengan tur sungai, kamu bisa melihat orangutan, gajah pygmy, monyet proboscis, buaya, dan burung hornbill!
Waktu terbaik untuk pergi
Musim kemarau dari Maret sampai September biasanya dianggap waktu terbaik untuk berkunjung. Saat ini, satwa liar cenderung berkumpul di sekitar sungai untuk minum, jadi peluang melihat mereka lebih besar. Cuaca juga lebih stabil, membuat tur sungai dan jelajah hutan lebih menyenangkan.
Bandara Terdekat
Bandara terdekat adalah Bandara Sandakan (SDK) di Sabah, Malaysia. Tidak ada penerbangan internasional langsung ke Sandakan, tapi kamu bisa terbang langsung dari kota-kota lain di Malaysia, seperti Kuala Lumpur, Kota Kinabalu, Lahad Datu, dan Tawau.
Perjalanan dari Sandakan ke Sungai Kinabatangan
Perjalanan dari Sandakan ke Sungai Kinabatangan memakan waktu sekitar 2 jam dengan mobil. Kebanyakan penginapan dan operator tur menyediakan transportasi sebagai bagian dari paket mereka, dan akan menjemputmu dari bandara Sandakan atau pusat kota Sandakan!
Aktivitas di Sungai Kinabatangan
Kapal Wisata Kehidupan Liar
Kapal wisata sungai adalah yang paling menarik dari perjalanan ke Kinabatangan. Kebanyakan wisatawan akan menginap di penginapan di hutan hujan dan menghabiskan waktu melakukan tur sungai untuk melihat satwa liar di sekitar Sungai Kinabatangan. Semua penginapan menawarkan safari pagi dan sore untuk melihat satwa. Kalau beruntung, kamu bisa melihat gajah menyeberang sungai, atau orangutan yang memperhatikan dari balik cabang pohon!
Perlu diingat, karena ini adalah safari satwa liar, bukan kebun binatang, peluang melihat satwa tidak dijamin - semakin lama kamu di sini, semakin besar peluangmu!
Kapal Gajah
Sungai Kinabatangan adalah rumah bagi berbagai satwa liar yang luar biasa, tapi gajah tidak selalu terlihat di dekat sungai utama. Untuk meningkatkan peluang melihat hewan-hewan besar ini, beberapa penginapan menyediakan tur khusus gajah. Penduduk lokal selalu mengawasi keberadaan gajah dan melaporkan jika melihat mereka. Jika gajah terlihat, penginapan mengatur tur khusus ke lokasi tersebut, sehingga peluang Anda untuk pengalaman tak terlupakan jadi lebih besar.
Namun, karena gajah adalah hewan liar, tur khusus ini pun tidak bisa menjamin penglihatan. Karena dibuat sesuai permintaan dan membutuhkan usaha tambahan, biasanya ada biaya tambahan dibandingkan tur sungai biasa.
Tur Kunang-Kunang
Sementara Sungai Kinabatangan penuh dengan satwa liar, kunang-kunang benar-benar mencuri perhatian saat malam hari. Untuk pertunjukan yang mempesona bahkan melebihi Sungai Klias, pertimbangkan menambahkan tur kunang-kunang ke jadwal perjalanan Anda. Beberapa penginapan menawarkan perjalanan ajaib ini sebagai pilihan tambahan, membawa Anda ke desa sekitar satu setengah jam dari Sukau, di mana ribuan kunang-kunang menerangi pohon dan menciptakan suasana magis yang tak terlupakan.
Jalan Hutan
Sebagian besar penginapan juga menyediakan jalan-jalan ke hutan di sore dan malam hari. Perjalanan ini memberi Anda kesempatan melihat lebih dekat keanekaragaman hayati hutan hujan, termasuk tumbuhan, serangga, dan hewan-hewan kecil. Tapi, karena hutan cukup lebat, penting memastikan penginapan Anda punya pemandu alami yang bagus, supaya Anda bisa melihat sesuatu selama jalan-jalan ini.
Pulau Penyu (Libaran atau Selingan)
Pulau-pulau dekat ini, Selingan dan Libaran, adalah tempat penting untuk penyu bertelur. Anda bisa menyaksikan pemandangan menakjubkan saat penyu bertelur atau menetas (tergantung musim). Untuk berkunjung, Anda harus memesan perjalanan hari terpisah atau menginap satu malam, karena pulau-pulau ini tidak termasuk dalam kegiatan penginapan standar di Kinabatangan.
Things to Do at Sandakan
Sepilok Orangutan Rehabilitation Centre
Located near Sandakan, about a 45-minute drive from Kinabatangan River, the Sepilok Orangutan Rehabilitation Centre is dedicated to rescuing and rehabilitating orphaned orangutans, often victims of illegal logging and the pet trade. While Kinabatangan orangutans are truly wild, here you're almost guaranteed to spot them during feeding times (10 am and 3 pm). Some lodges offer transportation to and from Sepilok as an add-on, making your visit hassle-free.
Bornean Sun Bear Conservation Centre (BSBCC)
Located right next to the Sepilok Orangutan Rehabilitation Centre, about 30 minutes from Sandakan and 2 hours from the Kinabatangan River, this Sun Bear Conservation Center is dedicated to the protection of the world's smallest bears. At the BSBCC, you can observe sun bears in their large forest enclosures, learn about their behavior, and the challenges they face in the wild. Some lodges offer transportation to the Sun Bear Conservation Centre as an add-on.
Rainforest Discovery Centre
Located a short walk from the Sepilok Orangutan Rehabilitation Centre and about 30 minutes from Sandakan, the Rainforest Discovery Centre (RDC) is a really nice place to spend a couple of hours or more. We loved the gorgeous tall trees and canopy walkway, and even spotted an eagle when we went! There are lots of different trails here to explore, and if you're lucky you might also spot wildlife like orangutans, civets, and even flying squirrels at night!
Gua Gomantong
Jika Anda suka berpetualang dan tidak keberatan menjadi sedikit kotor, pergilah ke Gua Gomantong, yang terletak sekitar 1,5 jam dari Sandakan dan kurang dari satu jam dari Sungai Kinabatangan. Gua ini terkenal karena populasi besar kelelawar dan burung layang-layangnya, yang sarangnya dipanen untuk sarang burung yang sangat mahal.
Ada dua gua utama yang bisa dijelajahi: Gua Hitam dan Gua Putih. Saat Gua Putih biasanya digunakan untuk panen sarang burung, Gua Hitam terbuka untuk pengunjung. Jika Anda berkunjung saat senja, Anda akan menyaksikan pemandangan spektakuler jutaan kelelawar keluar dari gua dalam arus yang berputar-putar. Tapi ini bukan untuk yang lemah hati! Gua ini menjadi rumah berbagai serangga, dan bau kotoran kelelawar bisa cukup menyengat.
Tempat Menginap
Menginap di tepi sungai untuk peluang melihat satwa liar lebih banyak
Meskipun ada pilihan menginap di Sandakan dan mengikuti tur harian ke Kinabatangan, kami sangat menyarankan menginap langsung di Sungai Kinabatangan. Penginapan di sini tidak mewah, tapi sangat menyenangkan bisa menginap di tepi sungai, dekat dengan satwa liar. Di sini, biasanya penginapan berkategori 2-3 bintang yang simpel tapi nyaman, eco-lodge yang terletak di dalam hutan.
Sisi Bilit atau Sukau?
Sisi Bilit menawarkan pengalaman yang lebih otentik dan lokal, dengan lebih sedikit penginapan dan suasana yang lebih tenang. Sukau memiliki pilihan penginapan yang lebih banyak, jadi kemungkinan besar Anda akan menginap di sisi Sukau. Apapun sisi yang dipilih, selama safari, Anda kemungkinan akan mengunjungi tempat yang sama di sungai, baik di Bilit maupun Sukau.
Lodge mana yang kamu rekomendasikan?
Tergantung apa yang kamu cari! Berikut pilihan kami:
- Resor Natural Sukau Bilit Borneo- Tempat istirahat di hutan yang ramah lingkungan, dikelilingi oleh dedaunan yang cerah. Ini salah satu lodge terbaik di sungai.
- Sukau Greenview - Ini adalah lodge yang paling hemat biaya dan penuh hati. Kami suka tim di sini, dan mereka juga punya pemandu alam terbaik di daerah ini.
- Nasalis Larvatus - Ini lodge yang nyaman dan menengah, yang banyak berkontribusi dalam inisiatif konservasi di daerah ini. Mereka juga menawarkan itinerary yang penuh aktivitas!
Merencanakan Itinerari Kamu
Berapa banyak waktu yang saya butuhkan?
Meskipun Perjalanan sehari dari Sandakan memungkinkan, ini hanya memberi waktu untuk satu perjalanan sungai, jadi peluang melihat satwa liar cukup kecil!
Untuk pengalaman yang lebih seru, kami sangat merekomendasikan menginap semalam di pondok di sungai. Menginap selama 2 hari, 1 malam (2D1N) memungkinkan dua kali safari sungai, sedangkan pilihan 3 hari, 2 malam (3D2N) termasuk 4-5 safari sungai dan trekking di hutan. Karena melihat satwa liar tidak pernah dijamin, semakin lama Anda tinggal, semakin besar peluang untuk melihat gajah dan orangutan!
Apa itu itinerary biasa?
Ini yang bisa kamu harapkan dari Perjalanan 3D2N ke Sungai Kinabatangan: Hari 1: Tiba di Sandakan, transfer ke Kinabatangan, tur sungai sore hari. Hari 2: Tur sungai pagi hari, jalan-jalan di hutan hujan sore dan tur sungai malam hari. Beberapa pondok menawarkan jalan malam (opsional). Hari 3: Tur sungai pagi hari dan pulang ke Sandakan.
Kalau punya hari tambahan, kamu bisa melakukan perjalanan sehari ke Pulau Penyu untuk menyaksikan upaya pelestarian mereka.
Kinabatangan dan Konservasi
Bagaimana Pariwisata Menyelamatkan Kinabatangan dari Penebangan Hutan
Hanya 30 tahun yang lalu, Kinabatangan menghadapi masa depan yang suram. Deforestasi besar-besaran untuk perkebunan kelapa sawit mengancam lanskap hijau dan satwa liar yang beragam. Hanya sepotong kecil sepanjang sungai yang tersisa sebagai tempat perlindungan bagi hewan. Wisatawan yang mencari pengalaman satwa liar unik menemukan kekayaan tersembunyi di Kinabatangan.
Seiring berkembangnya pariwisata, uang pun mengalir masuk, memberi manfaat bagi komunitas lokal dan memperkuat usaha konservasi. Pemerintah, menyadari potensi ekonomi dari ekowisata, beralih dari eksploitasi ke pelestarian. Itulah sebabnya Sungai Kinabatangan dan ekosistemnya yang penuh keanekaragaman hayati tetap ada sampai hari ini!
FAQ Pengalaman Sungai Kinabatangan
Apa itu Sungai Kinabatangan?
Sungai Kinabatangan adalah sungai terpanjang di Sabah, membentang sejauh 560 kilometer, mengalir dari Pegunungan Crocker di barat hingga ke Laut Sulu di timur. Sungai ini adalah jalur air penting yang menopang dataran banjir luas penuh kehidupan, menjadikannya salah satu destinasi satwa liar terbaik di Asia Tenggara. Di sini tinggal "Lima Besar" Borneo: gajah kerdil, orangutan, monyet proboscis, buaya, dan burung bangau bertanduk, plus banyak spesies burung dan reptil lainnya.
Wilayah ini menghadapi tantangan lingkungan serius, terutama dari perkebunan kelapa sawit yang menginvasi habitat satwa liar. Tapi, ada beberapa kawasan perlindungan seperti Cagar Alam Satwa Kinabatangan Bawah yang menyediakan tempat berlindung bagi makhluk yang tinggal di sini.
Kinabatangan menawarkan kesempatan unik bagi wisatawan untuk menjelajahi safari satwa liar di sungai dan meresapi salah satu ekosistem terpenting di Borneo.
Apakah layak pergi ke Sungai Kinabatangan?
Kami rasa begitu! Sungai Kinabatangan adalah salah satu tempat favorit kami di Asia Tenggara untuk melihat satwa liar. Sederhana saja (jangan harap kemewahan!), tapi tempat ini cocok sebagai tempat beristirahat di alam dan cocok untuk semua usia. Saat melakukan perjalanan di sungai, kamu bisa melihat orangutan, gajah pygmy, monyet proboscis, buaya, dan burung hornbill!
Kapan waktu terbaik untuk berkunjung?
Maret sampai September (musim kemarau) = Waktu terbaik! Satwa berkumpul di sekitar sungai, membuat pengamatan lebih mudah.
November sampai Februari (musim hujan) = Hutan hujan sangat hijau, tapi binatang menyebar jauh. Kamu tetap bisa melihat satwa, tapi mungkin butuh waktu lebih lama.
Berapa lama saya perlu waktu?
Sementara perjalanan sehari dari Sandakan mungkin dilakukan, waktunya hanya cukup untuk satu tur sungai, jadi peluang melihat satwa liar sangat kecil!
Untuk pengalaman yang lebih baik, kami sangat menyarankan menginap semalam di penginapan di tepi sungai. Menginap 2 hari, 1 malam (2D1N) memungkinkan dua kali safari sungai, sementara opsi 3 hari, 2 malam (3D2N) yang ideal mencakup 4-5 kali safari sungai dan jelajah hutan. Karena penampakan satwa liar tidak pernah dijamin, semakin lama kamu tinggal, semakin besar peluang melihat gajah dan orangutan!
Apakah tur perahu masih tersedia selama musim hujan?
Ya! Safari kapal tetap berlangsung sepanjang tahun, tetapi hujan terkadang bisa menunda perjalanan.
























![Tempat Etis untuk Melihat Orangutan di Asia Tenggara [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_md_26a1e349373ffec8569b965090d516ed.webp)

![Panduan Cepat Anda untuk Merencanakan Pendakian Gunung Kinabalu [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_md_27b2d18c840570c1e30f8882b8bd1437.webp)






