1 / 36


































Kapal Pesiar Tanjung Puting 4H3M dengan Pemandu Konservasionis
Pelayaran santai menyusuri sungai untuk melihat orangutan liar bersama pemandu berpengalaman
5.0
|42 ulasan
Ukuran grup
Hingga 8 tamu

DURASI
4 hari 3 malam

Jenis pemesanan
Perjalanan privat

TITIK TEMU
Penjemputan gratis

Ukuran grup
Hingga 8 tamu
- Hal menarik dari pengalaman
- Rencana perjalanan
- Termasuk
- Akomodasi
- Ketersediaan
- Info lebih lanjut
- Tuan rumah
- Ulasan
Pelayaran orangutan 4H3M dengan ritme santai di rumah perahu bersama pemandu konservasionis!
Tur privat 4 hari dengan Kelotok (rumah perahu kayu tradisional) di Taman Nasional Tanjung Puting, Borneo ini berfokus pada perjalanan yang pelan, satwa liar yang melimpah, dan kesempatan untuk benar-benar dekat dengan orangutan di habitat alaminya.Berbeda dari kebanyakan tur yang terburu-buru dari satu platform pemberian makan ke platform berikutnya, pengalaman ini lebih tentang menyusuri sungai dengan tenang sambil mengamati satwa liar di sepanjang perjalanan - dari orangutan liar yang berayun di atas kepala, hingga bekantan, rangkong, dan buaya yang berjemur di tepi sungai. Para pemandu di sini sangat berpengetahuan, lulusan universitas, dan punya kepedulian besar pada konservasi.Selain itu, perjalananmu juga membantu mendukung komunitas lokal dan proyek ekologi di lapangan. Cocok untuk pelancong yang penasaran dan ingin lebih dari sekadar melihat orangutan sebentar. Jika kamu suka pengalaman satwa liar yang bermakna dan menghargai perjalanan berdampak rendah, ini pilihan yang tepat. Cara yang pelan dan mendalam untuk menjelajah, tidur di bawah bintang-bintang, dan benar-benar terhubung dengan hutan Borneo, masyarakatnya, dan satwa liarnya.Oh ya, makanannya juga enak! Semuanya dimasak segar di atas kapal, dan kebutuhan diet juga dengan senang hati diperhatikan. Kru akan merawatmu dengan sangat baik sampai di akhir perjalanan, mereka tak lagi terasa seperti orang asing.Yang Bisa DiharapkanLihat orangutan liar dan semi-liar saat menyusuri sungai dan di tiga platform pemberian makan berbeda di Tanjung Harapan, Camp Leakey & Pondok TangguiNaik kano menyusuri anak sungai yang tenang untuk melihat cekakak, bekantan, dan lainnyaJalan malam di hutan untuk mencari satwa nokturnal – dari ular viper hingga bunglonKunjungan ke proyek reforestasi lokal, tempat kamu bisa menanam pohonBelajar dari ranger dan pemandu yang penuh semangat dan sangat mengenal hutan beserta satwa liarnyaMenginap di rumah perahu privat dengan tempat tidur nyaman, makanan segar, dan pemandangan sungai yang luar biasa dari dek atasBerangkat dari pelabuhan privat di Kumai dan menghindari macet serta antrean di pelabuhan umumPerlu DiketahuiWaktu terbaik untuk pergi adalah Februari–April, saat musim berbuah membuat peluang melihat orangutan di alam liar lebih tinggi (meski lebih sedikit di stasiun pemberian makan)Siapkan diri untuk kondisi hutan yang panas dan lembap - baju lengan panjang yang ringan & semprotan anti-serangga itu wajib, terutama untuk naik kano dan jalan malamMedannya sebagian besar berupa jalur hutan dan trekking ringan – jalan terjauh sekitar 5 km (sekitar 1,5 jam), masih cocok untuk sebagian besar tingkat kebugaranAda beberapa lintah di sepanjang jalur, jadi pastikan membawa kaus kaki anti-lintah dan memakai sepatu tertutup!Hujan itu umum tapi menyegarkan – tas tahan air dan sandal akan membantu kalau kamu terkena hujan derasSemua pemandu adalah lulusan universitas atau masih kuliah – hal yang tidak banyak kamu temukan di tur lain di area iniIni adalah perjalanan privat - hanya kamu dan grup kecilmu, dan mereka juga akan berusaha menghindari kapal lain agar pengalamanmu terasa lebih privatPerjalananmu membantu mendukung upaya konservasi dan praktik yang lebih sadar lingkungan, termasuk pengurangan plastik dan pariwisata yang bertanggung jawab di desa-desa setempatFasilitasPerahu Kelotok tradisional privat dengan kamar mandi yang bersih dan terawat baik (toilet & shower)Satu kamar mandi (toilet dan shower) khusus tamu dan satu lagi untuk kruKasur nyaman di dek tengah dengan kelambu dan seprai baru setiap malamJika hanya ada 2 orang di kapal, area tidur akan disiapkan di dek belakang, jika lebih dari 2 orang, area dek utama akan disiapkan untuk tidurArea makan dan dek santai dengan kursi nyaman serta bean bagMakanan yang baru dimasak (opsi vegetarian tersedia)Air minum isi ulang – tanpa plastik sekali pakaiSabun biodegradable dan handuk disediakanKru yang ramah dan penuh semangat termasuk kapten, koki, dan pemandu satwa liar ahliPengalaman menanam pohon dan kunjungan desa sudah termasukTipsBawa banyak semprotan anti-serangga karena nyamuk di sini cukup agresifSiapkan pakaian ringan dan sepatu tertutup untuk trekkingKaus kaki anti-lintah adalah ide yang bagus, terutama saat musim hujanKalau membawa perlengkapan mandi sendiri, sebaiknya pilih yang biodegradableHarga Anak & Bayi:Bayi (0–1 tahun) dan Anak-anak (2–4 tahun): Silakan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut tentang diskon yang tersedia. Diskon hanya berlaku jika ada 2 orang dewasa yang membayar dalam pemesanan, dan bayi/anak menjadi tamu ke-3.Anak-anak (5 tahun ke atas): Harga sama seperti dewasa.
Hal menarik dari pengalaman
Yang akan kamu lakukan
Hari 1:
Kapal pesiar satwa liar, memberi makan orangutan & jalan malam di Taman Nasional Tanjung PutingHari 2:
Berlayar, trekking singkat, kunjungan ke Camp Leakey, dan makan malam romantis dengan lilin di rumah kapalHari 3:
Melihat orangutan, kunjungan ke desa, naik kano, jelajah satwa liar & menikmati matahari terbenam sambil mencari kunang-kunangHari 4:
Kembali lebih awal ke Kumai dan langsung menuju bandaraLihat detail
Yang termasuk
Rumah perahu untuk 4 hari 3 malam
Makanan di atas kapal (4 sarapan, 3 makan siang, 3 makan malam)
Teropong tersedia berdasarkan permintaan (1 per kapal). Silakan tinggalkan catatan di formulir pemesanan jika ingin meminjam.
Air minum isi ulang
Kunjungan ke tiga stasiun pemberian makan
Jalan malam
Naik kano
Trekking siang di Camp Leakey
Menanam pohon
Handuk
Sabun
Tampilkan Detail
Siapa yang kamu dukung

Pendukung Komunitas

Pelindung Satwa Liar

Pilihan rendah karbon
Lihat detail
Tempat kamu menginap
Seluruh tempat



Area bersama
Mandinya Dingin
Kelambu
Kopi/Teh
Pelampung
Alat Pemadam Api
Handuk
Perlengkapan mandi (Sabun, Sampo)
1 / 9
Tanggal tersedia berikutnya
Harga ditampilkan dalam USD
Pilih waktu untuk 11 Jul 2026
Informasi tambahan
Lokasi bertemu
Titik awal
Penjemputan gratis dari Bandara Iskander(Iskandar Airport, Jalan Iskandar, Indonesia)
- Waktu mulai fleksibel. Mohon beri tahu kami waktu yang Anda inginkan
- Catatan: Waktu mulai bisa fleksibel, tapi supaya waktu kamu lebih maksimal, sebaiknya mulai sebelum jam 9 pagi.
+ 1 opsi lainnya
Titik akhir
- Berakhir di titik awal
Mulai & selesai
- Jika dijemput dari Bandara IskanderKamu bisa pilih jam mulai sesukamu. Cukup beri tahu tuan rumah setelah pemesanan.
- Jika dijemput dari Hotel di Pangkalan BunKamu bisa pilih jam mulai sesukamu. Cukup beri tahu tuan rumah setelah pemesanan.
Kesesuaian / Aksesibilitas
- Makanan vegetarian tersedia
- Tersedia makanan halal
- Ramah anak (Tanpa batas usia minimum)
Pembatalan & kebijakan lainnya
Pembatalan
Batal 7 hari sebelum aktivitas untuk pengembalian dana penuh
Yang perlu dibawa
- Baju ganti tambahan setelah basah atau berkeringat
- Botol minum (isi ulang gratis tersedia di kapal)
- Dramamine atau permen jahe (jika ada yang sangat sensitif saat berada di atas air)
- Kamera zoom berkualitas tinggi
- Kaus kaki anti-lintah
- Pakaian ringan (pastikan membawa beberapa baju lengan panjang dan celana panjang)
- Power bank (listrik di kapal tidak selalu stabil)
- Semprotan anti-serangga
- Sepatu tertutup untuk trekking
- Tabir surya
- Teropong
- Topi dan kacamata hitam
Dari
Rp6.592.000
/orang5.0(42)
Lihat harga
Simpan
Bagikan
Kenalan dengan tuan rumahmu
Arif dan Dessy adalah pasangan yang penuh perhatian, menjalankan perusahaan tur ekowisata yang berakar di kampung halaman mereka, Pangkalan Bun. Arif membawa perpaduan langka antara pengalaman riset lapangan dan pengetahuan lokal yang mendalam, berkat latar belakangnya di bidang biologi serta tahun-tahun kerjanya dalam proyek satwa liar di seluruh Kalimantan. Dia bukan sekadar pemandu—dia benar-benar senang membantu orang lain memahami hutan hujan dan satwa liarnya. Bersama Dessy, mereka membangun tim yang terdiri dari pemandu lokal terlatih dan kru, banyak di antaranya tumbuh besar di sekitar sana. Tur mereka berjalan dengan santai, dengan perhatian besar pada perjalanan yang etis dan dukungan untuk komunitas setempat. Terlihat jelas bahwa mereka peduli—bukan hanya pada satwanya, tapi juga pada orang-orang dan masa depan tempat yang mereka sebut rumah.
Pengalaman: 11 tahun
Bahasa: Fasih berbahasa Inggris
Tingkat penerimaan: 87%
Tuan rumah dengan rating tinggi

Agar pembayaran tetap aman, gunakan situs web Seek Sophie untuk semua transaksi dan komunikasi.
Kami sudah memilih yang terbaik untuk Anda

















































































































