Pengalaman di Gunung Rinjani
Pilihan Terbaik Kami
Semua Pengalaman di Gunung Rinjani
Lihat koleksi
β
β
β
β
β
β
β
β
β
β
β
β
Berkunjung ke Gunung Rinjani

Kenapa harus pergi
Kami sudah menjelajahi sebagian besar pegunungan di Asia Tenggara, dan kami rasa Gunung Rinjani masih menjadi salah satu perjalanan pendakian paling indah. Di sini kamu akan melihat danau kawah berwarna biru turquoise yang menakjubkan dan pemandangan luas ke pulau-pulau tetangga. Tempat ini juga terkenal karena menantangnya, jadi banyak orang memasukkannya ke dalam daftar keinginan mereka!
Apa yang bisa dilakukan atau dilihat di sini
Rinjani memiliki 3 jalur: Senaru (lebih mudah, tepi kawah), Sembulan (menengah, puncak), dan Torean (puncak). Torean adalah yang paling indah dan paling sedikit dikunjungi karena jalur terbaru.
Waktu Terbaik Untuk Pergi
Taman Rinjani ditutup dari Januari hingga Maret karena cuaca. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah dari April hingga Desember, dengan puncak musim antara Mei hingga Juli. Harap bersiap menghadapi sedikit hujan di bulan April dan Desember.
Untuk siapa ini?
Rinjani adalah salah satu pendakian paling indah (dan menantang!) di SEA, cocok untuk pendaki berpengalaman. Pemula bisa mencapainya sebagai tujuan, tapi latihan selama lebih dari 6 minggu sebelumnya sangat dianjurkan.
Tips Terbaik
Jejak Rinjani cepat habis β pesan lebih awal! Puncaknya cukup menantang, jadi latihan dulu atau pilih jalur Senaru yang lebih mudah. Untuk jalur yang pemandangannya indah dan tidak terlalu ramai, kami sangat rekomendasikan Torean.
Hal terbaik untuk dilihat & dilakukan
Pertanyaan berguna
Apa itu Gunung Rinjani?
Gunung Rinjani adalah gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dan salah satu pendakian gunung terindah di Asia Tenggara! Jalurnya cukup menantang, jadi sebaiknya kamu benar-benar mempersiapkan diri sebelum mendaki.
Gunung Rinjani adalah gunung berapi aktif yang terletak di Pulau Lombok, Indonesia. Dengan ketinggian 3.726 meter (12.224 kaki), Rinjani merupakan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia dan destinasi populer untuk trekking dan hiking. Gunung ini dikenal karena pemandangannya yang menakjubkan, termasuk danau kawah Segara Anak, serta flora dan fauna yang unik.
Bagaimana cara mendaki Gunung Rinjani?
Mendaki Gunung Rinjani membutuhkan tingkat kebugaran dan pengalaman tertentu, tetapi tetap memungkinkan jika didampingi pemandu. Rute yang paling populer adalah jalur Senaru, yang biasanya memakan waktu sekitar dua hingga tiga hari untuk diselesaikan. Sepanjang perjalanan, pendaki akan melewati beragam medan, termasuk tanjakan curam, jalur berbatu, dan hutan lebat. Disarankan untuk menyewa pemandu lokal atau bergabung dengan grup tur, karena jalurnya bisa cukup sulit diikuti dan cuaca dapat berubah dengan cepat. Gunung Rinjani juga bisa ditutup untuk pendakian pada waktu-waktu tertentu dalam setahun, misalnya jika ada jalur yang perlu diperbaiki, jadi sebaiknya rencanakan jauh-jauh hari dan pastikan untuk mengecek rutenya terlebih dahulu dengan kami!
Apa yang bisa saya lihat di Gunung Rinjani?
Kami sudah mendaki banyak gunung di Asia Tenggara, dan menurut kami Gunung Rinjani tetap jadi salah satu trek terindah yang ada. Selain terkenal karena tingkat kesulitannya, Rinjani juga punya salah satu pemandangan terbaik di Indonesia. Bahkan kalau kamu hanya sampai bibir kawah dan tidak sampai puncak, pemandangannya saja sudah sangat sepadan.
Puncak Gunung Rinjani menawarkan pemandangan menakjubkan ke lanskap sekitarnya, termasuk Danau Kawah Segara Anak yang berada di ketinggian 2.000 meter (6.562 kaki). Danau ini dikenal dengan warna biru kehijauannya dan dianggap sakral oleh masyarakat Sasak setempat.
Tapi meskipun kamu tidak sampai ke puncak, sebenarnya ada beberapa danau kawah di sepanjang gunung ini, jadi pendakiannya terasa indah dari awal sampai akhir, bukan hanya di puncak saja.
Gunung ini juga punya ekosistem yang unik, dengan beragam spesies tumbuhan dan hewan, termasuk monyet, rusa, dan burung.
Perlu latihan dulu untuk mendaki Gunung Rinjani?
Sebagai gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia, Gunung Rinjani dikenal sebagai trek yang berat, bahkan untuk pendaki yang sudah berpengalaman. Jangan ulangi kesalahan kami β kami naik sampai puncak 3726 m tanpa latihan sama sekali, dan kaki kami nyaris menyerah. Setelah itu kami bahkan jalan pun nggak benar selama seminggu... π
Bagian paling berat adalah saat menuju puncak, karena jalurnya sangat curam dan licin. Dan ya, pendakiannya dilakukan dalam gelap, sebelum matahari terbit. Rasanya benar-benar seperti dua langkah maju, satu langkah mundur β dalam gelap gulita! Tapi saat turun, ketika betis sudah pegal sekali, ada bagian serunya juga: kamu bisa lari dan meluncur turun dari puncak.
Kalau kondisi fisikmu cukup baik (rutin kardio 2 jam sekali seminggu), kamu mungkin masih bisa menyelesaikan trek ini tanpa latihan khusus. Tapi akan jauh lebih menyenangkan kalau kamu latihan dulu, jadi kamu bisa menikmati perjalanannya, bukan cuma fokus bertahan hidup! Jadi kalau kamu mau persiapan, kami sarankan mulai 3β6 minggu sebelumnya β dengan kardio dua kali seminggu dan latihan kekuatan 2β3 kali seminggu.
Apa saja rute pendakian yang berbeda di Gunung Rinjani?
Ada dua rute trekking utama β satu menuju puncak (rute Sembalun), dan satu lagi lebih mudah dan hanya sampai bibir kawah (rute Senaru). Keduanya memakan waktu dua hari, tetapi rute bibir kawah Senaru cocok untuk pendaki pemula, sedangkan rute puncak Sembalun lebih cocok untuk pendaki tingkat menengah. Kami sudah mencoba keduanya, dan meski kamu hanya sampai bibir kawah dan tidak sampai puncak, pemandangannya tetap sangat sepadan!
Rute 1: Trek Senaru (bibir kawah - paling mudah tapi tidak ke puncak) - 2H2M
Trek Senaru adalah trek yang lebih mudah dan tidak menuju puncak, melainkan ke bibir kawah yang indah. Trek ini dimulai dari Desa Senaru dan membawa pengunjung melewati hutan yang rimbun serta desa tradisional Sasak. Sorotan utama trek ini adalah bermalam di Bibir Kawah Sembalun, tempat pengunjung bisa menikmati pemandangan panorama yang memukau dari lanskap sekitarnya. Pada hari kedua trek Senaru, pengunjung bisa menikmati matahari terbit yang indah di atas Danau Segara Anak sebelum turun kembali ke Desa Senaru.
Rute 2: Trek Sembalun (pendakian ke puncak) - pilihan 3H2M atau 2H1M.
Trek Sembalun adalah trek yang lebih menantang dan membawamu ke puncak. Alasan pendakian ke puncak terasa menantang adalah karena pasir abu vulkaniknya licin β artinya saat mendaki ke puncak dalam gelap, setiap satu langkah maju yang kamu ambil bisa terasa seperti sedikit melorot kembali. Rute Sembalun akan membawamu ke Bibir Kawah Sembalun untuk bermalam sebelum memulai pendakian puncak yang menantang pada pagi hari ke-2. Setelah sampai di puncak, kamu akan turun kembali sampai ke Sembalun untuk mengakhiri trek.
Kalau kamu pendaki yang sangat bugar dan ingin melihat yang terbaik dari Gunung Rinjani, kamu juga bisa memperpanjang pendakian puncak dengan tambahan perjalanan ke danau. Totalnya jadi 3 hari (bukan 2 hari seperti biasanya), dan setelah mencapai puncak Gunung Rinjani, kamu akan menuju danau yang cantik untuk bermalam.
Rute 3: Rute Torean (rute puncak tersembunyi bak Jurassic Park) - pilihan 3H2M atau 4H3M
Rute ini dibuat setelah gempa bumi beberapa waktu lalu dan merupakan rute yang paling jarang diketahui di Gunung Rinjani, sekaligus yang paling indah. Di rute ini jumlah pendakinya jauh lebih sedikit, dan ini benar-benar rute terindah di Rinjani dengan pemandangan yang terasa seperti langsung keluar dari Jurassic Park. Namun tingkat tantangannya mirip dengan trek Sembalun, jadi kalau punya waktu kami lebih merekomendasikan 4H3M agar kamu punya lebih banyak waktu untuk menikmati pemandangan, dan juga akan terasa lebih ringan jika dibagi dalam 4 hari, bukan 3 hari.













