1 / 24
























Perjalanan Pribadi Sehari Komodo Paling Bermakna
Lebih dari sekadar melihat komodo. Tanam karang + kenal komunitas lokal.
4.9
|11 ulasan
Ukuran grup
Hingga 45 tamu

DURASI
11 jam

Jenis pemesanan
Perjalanan privat

TITIK TEMU
Penjemputan gratis

Ukuran grup
Hingga 45 tamu
- Hal menarik dari pengalaman
- Rencana perjalanan
- Termasuk
- Ketersediaan
- Info lebih lanjut
- Tuan rumah
- Ulasan
Lihat highlight Kepulauan Komodo, sambil melakukan sesuatu yang benar-benar bermakna.
Kalau Anda ingin menikmati hari di Komodo yang terasa lebih bermakna daripada rute island-hopping biasa, inilah perjalanan yang layak dipilih. Ini satu-satunya trip di Taman Nasional Komodo di mana Anda benar-benar ikut menanam karang, bukan sekadar snorkeling lalu lanjut pergi. Anda akan melakukannya bersama pemandu lokal dari Rinca yang mulai memulihkan terumbu karang rusak dengan tabungan mereka sendiri saat masa Covid, dan hingga pertengahan 2026 telah menanam hampir 80.000 karang, jadi dampaknya di sini memang nyata. Selain itu, 10% dari setiap pemesanan langsung kembali ke proyek konservasi yang dipimpin komunitas, membantu warga lokal menanam lebih banyak karang, memperluas upaya pemulihan terumbu, dan menjaga ekosistem laut Komodo untuk generasi mendatang.Yang membuat pengalaman ini terasa berbeda adalah nuansanya yang sangat lokal dan personal. Anda akan berjalan menyusuri Kampung Rinca untuk melihat bagaimana warga hidup berdampingan dengan komodo, mendengar cerita dan pengetahuan lokal dari para pemandu yang tumbuh besar di pulau ini, lalu naik perahu katinting tradisional—perahu kecil lokal yang umum digunakan warga kepulauan. Saat menyusuri garis pantai, Anda akan melewati perahu nelayan sambil belajar bagaimana nelayan setempat menavigasi perairan ini dan mencari nafkah dari laut. Ini kesempatan langka untuk melihat Komodo dari sudut pandang warga lokal dan memahami sisi kehidupan pulau yang sering terlewat oleh pengunjung.Anda juga berkesempatan melihat komodo liar saat trekking di desa, snorkeling di sekitar terumbu jernih Pulau Rinca, dan menjelajahi hidden gem seperti Pulau Gadoh, yang dikenal dengan perairannya yang jernih, taman karang yang sehat, dan sesekali penampakan penyu laut. Hari ditutup di Pulau Kalong, saat ribuan kelelawar terbang keluar dari hutan mangrove saat matahari terbenam, menciptakan salah satu pertunjukan alam paling spektakuler di Komodo. Ini perpaduan langka antara konservasi, budaya lokal, kehidupan laut, dan perjumpaan satwa liar—semuanya dalam satu hari.Yang Bisa DiharapkanPerjalanan pribadi 1 hari dengan transfer hotel pulang-pergi dari Labuan BajoTrekking berpemandu di Kampung Rinca untuk melihat bagaimana warga hidup dekat dengan komodo, dengan kemungkinan melihat komodo di sekitar desaBeberapa titik snorkeling di perairan sekitar Pulau Rinca dan hidden gem Pulau Gadoh, yang dikenal dengan airnya yang jernih, terumbu karang yang sehat, kehidupan laut yang berlimpah, dan sesekali penampakan penyu lautSesi menanam karang langsung di Pulau Pempeng, dengan pecahan karang dan bahan restorasi yang sudah disediakanBelajar bagaimana pemulihan terumbu dilakukan, bagaimana lokasi penanaman dipilih, dan mengapa terumbu di sekitar Rinca penting bagi komunitas lokalNaik perahu katinting tradisional untuk cara yang lebih lokal dalam menjelajahi area iniSinggah saat matahari terbenam di Pulau Kalong untuk melihat migrasi kelelawar terbangMakan siang lokal, air minum, pemandu berbahasa Inggris, pemandu desa lokal, dan biaya masuk desa sudah termasukPerlu DiketahuiBiaya Taman Nasional Komodo tidak termasuk. Perkiraan sekitar IDR 300.000 per orang per hari, dibayar tunai di lokasiWaktu bersifat perkiraan dan bisa berubah tergantung cuaca, kondisi laut, dan kebutuhan operasionalPaling cocok untuk pelancong yang nyaman menjalani seharian penuh di kapal dan sekitar laut, termasuk berenang dan snorkelingPenampakan satwa liar, termasuk komodo dan penyu laut, mungkin terjadi tetapi tidak pernah bisa dijaminPengeluaran pribadi dan tip tidak termasuk
Hal menarik dari pengalaman
Yang akan kamu lakukan
Trek Desa, Snorkeling, Menanam Karang, dan Flying Fox saat Matahari Terbenam
Lihat detail
Yang termasuk
Transfer hotel pulang-pergi (penjemputan dan pengantaran dengan mobil)
Wisata perahu lokal
Makan siang
Air minum
Peralatan snorkeling (fin dan masker)
Pengalaman naik perahu kecil tradisional katinting
Aktivitas menanam karang, termasuk pecahan karang, baby coral, dan bahan restorasi lainnya
Pemandu berbahasa Inggris
Pemandu desa lokal
Biaya masuk desa
Tampilkan Detail
Siapa yang kamu dukung

Pendukung Komunitas

Pelindung Satwa Liar
Lihat detail
Tanggal tersedia berikutnya
Harga ditampilkan dalam USD
Pilih waktu untuk 18 Agt 2026
Informasi tambahan
Lokasi bertemu
Titik awal
Penjemputan gratis dari Hotel atau bandara di pusat kota Labuan Bajo(Komodo International Airport, Indonesia)
- 10:00am
- Catatan: Perkiraan tiba di Labuan Bajo pukul 19.10 (waktu kepulangan dapat berubah tergantung cuaca, kondisi jalan, dan pasang surut air).
Titik akhir
- Berakhir di titik awal
Mulai & selesai
Setiap hari
09:00AM - 06:30PM
Kesesuaian / Aksesibilitas
- Makanan vegetarian tersedia
- Tersedia makanan halal
- Ramah anak (Usia yang disarankan: 1+)
Pembatalan & kebijakan lainnya
Pembatalan
Batal 24 jam sebelum aktivitas untuk pengembalian dana penuh
Yang perlu dibawa
- Baju ganti
- Baju renang
- Celana ringan
- Identitas
- Kacamata hitam
- Kaos outdoor
- Obat pribadi
- Sandal/sepatu trekking
- Tabir surya ramah terumbu
- Tas tahan air/dry bag
- Topi
- Uang tunai
Dari
Rp1.552.500
/orang4.9(11)
Lihat harga
Kenalan dengan tuan rumahmu
Edy tumbuh besar di Pulau Rinca dan sangat mengenal perairan ini. Sebelum memulai pengalaman ini pada 2021, ia bekerja di bidang hospitality dan pertama kali mengenal restorasi karang dari sana, sementara rekan pendirinya punya pengalaman bertahun-tahun sebagai pemandu naturalis dan ranger Komodo. Saat pariwisata berhenti selama Covid, mereka berdua kembali melaut dan mulai menanam karang dengan tabungan sendiri serta sisa semen yang ada. Banyak percobaan awal mereka gagal, jadi mereka menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menguji lokasi, mengamati arus, dan mempelajari kondisi terumbu seperti apa yang memberi peluang terbaik bagi karang untuk bertahan hidup. Kini, mereka menjalankan perjalanan yang membantu memulihkan terumbu yang rusak sambil menciptakan lapangan kerja lokal dan membantu lebih banyak orang memahami betapa rapuhnya ekosistem laut di sekitar Rinca.
Pengalaman: 5 tahun
Bahasa: Bahasa Inggris dasar, Bahasa Indonesia
Tingkat penerimaan: 100%

Agar pembayaran tetap aman, gunakan situs web Seek Sophie untuk semua transaksi dan komunikasi.
Kami sudah memilih yang terbaik untuk Anda





































































































