1 / 10










Trip Sehari Komodo | Sunset Kalong + Penanaman Karang
Hari di Komodo yang lebih mendalam, sekaligus membantu terumbu dan warga yang tinggal di sini
5.0
|8 ulasan
Ukuran grup
Hingga 45 tamu

DURASI
11 jam

Jenis pemesanan
Perjalanan privat

TITIK TEMU
Penjemputan gratis

Ukuran grup
Hingga 45 tamu
- Hal menarik dari pengalaman
- Rencana perjalanan
- Termasuk
- Ketersediaan
- Info lebih lanjut
- Tuan rumah
- Ulasan
Satu-satunya trip sehari di Komodo tempat kamu ikut memulihkan karang
Kalau kamu mencari hari di Komodo yang lebih bermakna daripada rute island hopping biasa, ini pilihan yang tepat. Ini satu-satunya trip di Taman Nasional Komodo di mana kamu benar-benar ikut menanam karang, bukan cuma snorkeling lalu lanjut pergi. Kamu akan melakukannya bersama pemandu lokal dari Rinca yang mulai memulihkan terumbu yang rusak dengan tabungan mereka sendiri saat masa Covid, dan hingga pertengahan 2026 sudah menanam hampir 80.000 karang, jadi dampaknya memang nyata. Selain itu, 10% dari setiap pemesanan langsung kembali ke proyek konservasi berbasis komunitas ini untuk membantu warga lokal menanam lebih banyak karang, memperluas upaya pemulihan terumbu, dan menjaga ekosistem laut Komodo untuk generasi mendatang.Yang membuat pengalaman ini terasa berbeda adalah nuansa lokal dan sentuhan personalnya. Kamu akan berjalan kaki di Desa Rinca untuk melihat bagaimana warga hidup berdampingan dengan komodo, mendengar cerita dan pengetahuan lokal dari pemandu yang tumbuh besar di pulau ini, lalu naik perahu katinting tradisional—perahu kecil yang biasa digunakan warga pulau setempat. Saat menyusuri garis pantai, kamu akan melewati perahu-perahu nelayan sambil belajar bagaimana nelayan lokal menavigasi perairan ini dan mencari nafkah dari laut. Ini kesempatan langka untuk merasakan Komodo dari sudut pandang warga setempat dan melihat sisi kehidupan pulau yang sering terlewat oleh kebanyakan pengunjung.Kamu juga berkesempatan melihat komodo liar saat trekking di desa, snorkeling di sekitar terumbu jernih Pulau Rinca, dan menjelajahi tempat tersembunyi seperti Pulau Gadoh, yang dikenal dengan airnya yang bening, taman karang yang sehat, dan sesekali penampakan penyu laut. Hari ini ditutup di Pulau Kalong, saat ribuan kalong keluar dari hutan bakau saat matahari terbenam, menciptakan salah satu pemandangan alam paling spektakuler di Komodo. Ini perpaduan langka antara konservasi, budaya lokal, kehidupan laut, dan perjumpaan satwa liar—semuanya dalam satu hari.Yang Bisa DiharapkanTrip privat 1 hari dengan antar-jemput hotel pulang-pergi dari Labuan BajoTrekking berpemandu di Desa Rinca untuk belajar bagaimana warga lokal hidup dekat komodo, dengan kemungkinan melihat komodo di sekitar desaBeberapa titik snorkeling di perairan sekitar Pulau Rinca dan hidden gem Pulau Gadoh, yang dikenal dengan air jernih, terumbu karang sehat, kehidupan laut yang berlimpah, dan sesekali penampakan penyu laut.Sesi penanaman karang langsung di Pulau Pempeng, dengan fragmen karang dan material restorasi yang sudah disediakanBelajar bagaimana pemulihan terumbu dilakukan, bagaimana lokasi penanaman dipilih, dan kenapa terumbu di sekitar Rinca penting bagi komunitas lokalNaik perahu katinting tradisional untuk cara yang lebih lokal dalam menjelajahi area iniBerhenti saat sunset di Pulau Kalong untuk melihat migrasi kalongTermasuk makan siang lokal, air minum, pemandu berbahasa Inggris, pemandu desa lokal, dan biaya masuk desaPerlu DiketahuiBiaya Taman Nasional Komodo tidak termasuk. Perkiraan sekitar IDR 300.000 per orang per hari, dibayar tunai di lokasiWaktu bersifat perkiraan dan bisa berubah tergantung cuaca, kondisi laut, dan kebutuhan operasionalPaling cocok untuk pelancong yang nyaman menjalani hari penuh di kapal dan sekitar laut, serta berenang dan snorkelingPenampakan satwa liar, termasuk komodo dan penyu laut, memungkinkan tetapi tidak pernah bisa dijaminPengeluaran pribadi dan tip tidak termasuk
Hal menarik dari pengalaman
Yang akan kamu lakukan
Trekking Desa, Snorkeling, Penanaman Karang, dan Flying Fox saat Matahari Terbenam
Lihat detail
Yang termasuk
Antar-jemput hotel pulang-pergi (penjemputan dan pengantaran dengan mobil)
Wisata dengan perahu lokal
Makan siang
Air minum
Peralatan snorkeling (fin dan masker)
Pengalaman naik perahu kecil tradisional katinting
Aktivitas penanaman karang, termasuk fragmen karang, baby coral, dan material restorasi lainnya
Pemandu berbahasa Inggris
Pemandu desa lokal
Biaya masuk desa
Tampilkan Detail
Siapa yang kamu dukung

Pendukung Komunitas

Pelindung Satwa Liar
Lihat detail
Tanggal tersedia berikutnya
Harga ditampilkan dalam USD
Pilih waktu untuk 28 Jun 2026
Informasi tambahan
Lokasi bertemu
Titik awal
Penjemputan gratis dari Hotel atau bandara di pusat kota Labuan Bajo(Komodo International Airport, Indonesia)
- 09:00am
- Catatan: Perkiraan tiba di Labuan Bajo pukul 19.10 (waktu kepulangan dapat berubah tergantung cuaca, kondisi jalan, dan pasang surut air).
Titik akhir
- Berakhir di titik awal
Mulai & selesai
Setiap hari
09:00AM - 06:30PM
Kesesuaian / Aksesibilitas
- Makanan vegetarian tersedia
- Tersedia makanan halal
- Ramah anak (Usia yang disarankan: 1+)
Pembatalan & kebijakan lainnya
Pembatalan
Batal 24 jam sebelum aktivitas untuk pengembalian dana penuh
Yang perlu dibawa
- Baju ganti
- Baju renang
- Celana ringan
- Identitas diri
- Kacamata hitam
- Kaos outdoor
- Obat pribadi
- Sandal/sepatu trekking
- Tabir surya ramah terumbu
- Tas tahan air/dry bag
- Topi
- Uang tunai
Dari
Rp1.545.000
/orang5.0(8)
Lihat harga
Kenalan dengan tuan rumahmu
Edy tumbuh besar di Pulau Rinca dan sangat mengenal perairan ini. Sebelum memulai pengalaman ini pada 2021, ia bekerja di bidang hospitality dan pertama kali mengenal restorasi karang dari sana, sementara rekan pendirinya punya pengalaman bertahun-tahun sebagai pemandu naturalis dan ranger Komodo. Saat pariwisata berhenti selama Covid, keduanya kembali melaut untuk memancing dan mulai menanam karang dengan tabungan mereka sendiri serta sisa semen yang ada. Banyak upaya awal mereka gagal, jadi mereka menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menguji lokasi, mengamati arus, dan mempelajari kondisi terumbu seperti apa yang memberi karang peluang terbaik untuk bertahan hidup. Sekarang, mereka menjalankan perjalanan yang membantu memulihkan terumbu yang rusak sambil menciptakan lapangan kerja lokal dan membantu lebih banyak orang memahami betapa rapuhnya ekosistem laut di sekitar Rinca.
Pengalaman: 5 tahun
Bahasa: Bahasa Inggris dasar, Bahasa Indonesia

Agar pembayaran tetap aman, gunakan situs web Seek Sophie untuk semua transaksi dan komunikasi.
Kami sudah memilih yang terbaik untuk Anda























































































