1 / 31































Safari Tanjung Puting 3H2M dengan NGO Orangutan Lokal
Safari satwa liar orangutan privat 3H2M yang mendukung upaya konservasi lokal
5.0
|9 ulasan
Ukuran grup
Hingga 8 tamu

DURASI
3 hari 2 malam

Jenis pemesanan
Perjalanan privat

TITIK TEMU
Penjemputan gratis

Ukuran grup
Hingga 8 tamu
- Hal menarik dari pengalaman
- Rencana perjalanan
- Termasuk
- Akomodasi
- Info lebih lanjut
- Tuan rumah
- Ulasan
Safari Orangutan Privat 3H2M yang ikut menyelamatkan orangutan, bukan sekadar mengunjunginya
Perjalanan 3H2M ini terasa istimewa karena bukan cuma mengajakmu melihat orangutan — tapi juga ikut melindungi mereka. Sebagian dari biaya perjalananmu akan langsung mendukung organisasi nirlaba lokal yang bekerja untuk membeli kembali hutan hujan, merehabilitasi orangutan, dan mendukung komunitas sekitar. Cocok untuk pelancong yang peduli dan pencinta alam yang sayang pada hutan hujan dan ingin perjalanannya memberi dampak baik.Kamu akan menyusuri Sungai Sekonyer dengan santai — mengunjungi tiga stasiun pemberian makan orangutan sambil mengenal kisah mereka, perilakunya, upaya konservasi, dan tantangan dalam melindungi mereka. Kamu juga akan ikut trekking malam singkat untuk melihat satwa nokturnal. Selain itu, kamu bisa menanam pohon sebagai bagian dari upaya reboisasi komunitas lokal — menanam pohon buah yang kelak akan menjadi sumber makan orangutan.Dengan mengikuti pengalaman ini, kamu ikut mendukung langsung upaya konservasi Yayasan Orangutan Hijau Kalimantan (YOHK). Sebagian keuntungan dialokasikan untuk melindungi orangutan dan habitat hutan hujan mereka — termasuk pembelian kembali lahan hutan, dukungan untuk program rehabilitasi, serta pendanaan untuk pendidikan dan inisiatif pemberdayaan masyarakat di sekitar Tanjung Puting.Yang Bisa DiharapkanPelayaran privat 3 hari 2 malam di Tanjung Puting dengan perahu klotok tradisionalMendukung upaya konservasi habitat orangutan lokal, dengan sebagian biaya disalurkan ke organisasi nirlaba setempatMengunjungi stasiun pemberian makan orangutan di Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, dan Camp LeakeyMelayar santai melewati tepian sungai yang sering didatangi bekantan, monyet ekor panjang, dan burung enggangBirdwatching pagi dan siang — lihat enggang, raja udang, kuntul, dan lainnyaTrekking malam singkat dengan pemandu untuk mencari satwa nokturnal di hutanMenanam pohon — ikut mendukung reboisasi dan meninggalkan dampak positifHidangan Indonesia lezat yang dimasak oleh koki privat di kapalmu (banyak kebutuhan diet bisa diakomodasi)Kesempatan melihat bintang dari dek atas setiap malamTidur di area terbuka dengan kipas angin dan kelambuKru yang berpengetahuan, ramah, dan benar-benar peduli pada hutanPerlu DiketahuiMedan trekking malam datar dan mudah dilalui — pakai sepatu tertutup yang nyamanAkomodasi di kapal sederhana tapi nyaman, dengan shower air panas dan perlengkapan tidur yang bersihBawa teropong atau kamera zoom yang bagus untuk melihat burung dan satwa liarMinuman beralkohol tidak disediakan — kamu boleh membawa sendiriJadwal bisa berubah tergantung kondisi sungai dan aktivitas satwaFasilitasPerahu klotok kayu privat (sekitar 13m x 3m)Shower air tawar dingin dan area tidur berkipas dengan kelambuDek pandang untuk melihat satwa liar dan menikmati langit malamPerlengkapan tidur dan linen dasar yang bersih tersedia di kapal
Hal menarik dari pengalaman
Yang akan kamu lakukan
Hari 1:
Pelayaran sungai sambil melihat satwa liar, bersantai di hutan, melihat bintang, dan bermalam di atas perahu klotokHari 2:
Pemberian makan orangutan, trekking di hutan, menyusuri sungai untuk melihat satwa liar & mengamati bintang di ekspedisi sungaiHari 3:
Pelayaran pagi di sungai, suara hutan hujan, sarapan di kapal, antar ke bandara/hotelLihat detail
Yang termasuk
Transfer pulang-pergi dari dan ke Bandara Pangkalan Bun
Transportasi perahu: klotok kayu tradisional (sekitar 13m x 3m)
Pemandu berbahasa Inggris dan koki privat di kapal
Semua makanan sesuai yang disebutkan (masakan Indonesia yang disiapkan segar)
Biaya masuk, biaya ranger, dan izin masuk taman nasional
Akomodasi di atas klotok (2 malam)
Air mineral, teh, kopi & camilan (tersedia di kapal)
Tampilkan Detail
Siapa yang kamu dukung

Pendukung Komunitas

Pelindung Satwa Liar

Pilihan rendah karbon
Lihat detail
Tempat kamu menginap
Seluruh tempat



1 / 5
Informasi tambahan
Lokasi bertemu
Titik awal
Penjemputan gratis dari Pangkalanbun(Pangkalan Bun, Indonesia)
- Waktu mulai fleksibel. Mohon beri tahu kami waktu yang Anda inginkan
- Catatan: Waktu terbaik untuk penjemputan adalah sebelum jam 11 pagi
Titik akhir
- Berakhir di titik awal
Mulai & selesai
Kamu bisa pilih jam mulai sesukamu. Cukup beri tahu tuan rumah setelah pemesanan.
Kesesuaian / Aksesibilitas
- Makanan vegetarian tersedia
- Tersedia makanan halal
- Ramah anak (Tanpa batas usia minimum)
Pembatalan & kebijakan lainnya
Pembatalan
Untuk mengamankan tempatmu, tuan rumah akan menolak tamu lain. Karena itu, pembatalan tidak diperbolehkan.Kebijakan keadaan darurat
100 % cancellation charge for booking cancel within 24 hours. 75 % cancellation charge for booking cancel within 72 hours. 50 % cancellation charge for booking cancel in more than 72 hours
Yang perlu dibawa
- Atasan lengan panjang berwarna terang (untuk perlindungan dari matahari dan serangga)
- Botol minum pakai ulang
- Buku catatan atau jurnal (untuk mencatat penampakan satwa atau refleksi)
- Camilan berenergi tinggi (kacang, buah kering, granola bar)
- Celana panjang atau legging (perlindungan dari nyamuk dan lintah)
- Daypack (untuk trekking hutan singkat dan barang penting)
- Hammock ringan (opsional, untuk bersantai saat waktu senggang)
- Hand sanitizer
- Handuk ringan atau handuk travel microfiber
- Head torch atau senter (untuk jalan malam dan penerangan di kapal)
- Kacamata hitam
- Kamera atau ponsel dengan baterai cadangan atau power bank
- Obat nyamuk (sebaiknya dengan DEET atau opsi alami seperti Mosiguard)
- Obat-obatan dasar dan perlengkapan P3K pribadi
- Pakaian tidur yang cocok untuk malam hangat di bawah kelambu
- Penyumbat telinga (opsional, tapi membantu untuk yang tidurnya ringan)
- Perlengkapan mandi pribadi (sebisa mungkin yang ramah lingkungan)
- Ponco hujan ringan atau jaket hujan (untuk hujan tropis yang deras)
- Sandal jepit atau sandal untuk dipakai di kapal
- Sarung (berguna sebagai handuk, penutup, atau selimut)
- Sepatu jalan yang nyaman atau sepatu olahraga lama (grip bagus untuk jalan di hutan)
- Tabir surya SPF tinggi (matahari tropis bisa sangat terik)
- Tambahan yang Akan Berguna
- Tas tahan air atau dry bag untuk elektronik
- Teropong (untuk melihat burung dan satwa liar)
- Tisu basah atau tisu
- Topi atau cap untuk perlindungan dari matahari
Ups, petualangan itu sedang tidak tersedia sekarang. Yuk cari yang lain yang tidak kalah seru!
Kenalan dengan tuan rumahmu
Fardi adalah pelopor pariwisata berbasis komunitas di Tanjung Puting. Ia memulai kariernya sebagai petugas kebersihan hotel, lalu perlahan berkembang hingga akhirnya mengelola kapal-kapalnya sendiri dan membangun salah satu operasional yang paling dihormati di Sungai Sekonyer.
Perjalanannya sangat personal. Setelah kehilangan ayahnya dalam konflik Dayak–Madura pada awal tahun 2000-an, Fardi memilih untuk tetap tinggal di kampung halamannya dan membangun kembali, sambil menciptakan lapangan kerja bagi komunitasnya. Kini ia merekrut warga lokal dari desa-desa sekitar, membimbing kru yang kemudian berkembang menjadi pemandu, kapten, bahkan pemilik kapal.
Fardi juga mendirikan Yayasan Orangutan Hijau Kalimantan (YOHK), sebuah yayasan konservasi lokal yang membeli kembali lahan hutan hujan untuk melindungi habitat orangutan liar dan mencegah perluasan perkebunan kelapa sawit. Dengan ikut dalam perjalanannya, kamu turut mendukung langsung konservasi orangutan di Tanjung Puting.
Pengalaman: 13 tahun
Bahasa: Fasih berbahasa Inggris
Tingkat penerimaan: 25%

Agar pembayaran tetap aman, gunakan situs web Seek Sophie untuk semua transaksi dan komunikasi.
Kami sudah memilih yang terbaik untuk Anda














































































































