Keranjang Anda
Keranjang Anda masih kosong.
Total pesanan
$0 USD
Checkout

Ia Meninggalkan Dunia Korporat di Tiongkok untuk Menyelamatkan Anjing dan Bebek di Thailand

Kenali Yidan, sosok di balik salah satu farmstay kecil paling nyaman di Thailand.

oleh Jia Lin
Terakhir diperbarui: 25 Jun 2026 - 4 menit baca
Ia Meninggalkan Dunia Korporat di Tiongkok untuk Menyelamatkan Anjing dan Bebek di Thailand

Yidan menjalani hidup yang bagi kebanyakan dari kita cuma bisa diimpikan — bangun dengan pemandangan gunung, menanam makanannya sendiri, dan tinggal di rumah bambu bersama keluarga hewan-hewan yang diselamatkan.

Tapi hidupnya tidak selalu seperti ini.

Selama bertahun-tahun, Yidan bekerja di bidang pemasaran kripto di Beijing dan Shanghai, terbang ke berbagai penjuru dunia untuk menghadiri konferensi. Pekerjaannya kemudian membawanya ke Bangkok, tempat ia tetap terjebak dalam ritme hidup yang melelahkan selama beberapa tahun lagi. Lalu COVID datang, dan dunia pun berhenti.

Ia baru menghargai kehidupan desa setelah semuanya tak lagi ada

Yidan, dalam elemennya yang paling alami :)

Yidan tumbuh besar di pedesaan Tiongkok. Memancing dengan batang kayu, memanjat tumpukan jerami — masa kecil yang lambat dan membumi, yang baru benar-benar ia hargai jauh belakangan.

Saat usianya cukup dewasa untuk ingin mendapatkannya kembali, semuanya sudah hilang.

“COVID membuat saya memikirkan masa lalu,” katanya. “Saya sadar, saya ingin hidup seperti dulu waktu di Tiongkok. Tapi saya tidak bisa, karena kampung halaman saya bukan pedesaan lagi. Di sana sudah ada Starbucks dan McDonalds.”

Ini jenis rindu kampung halaman yang khas — ingin kembali ke tempat yang sebenarnya sudah tidak ada lagi. Kebanyakan orang yang merasakannya hanya belajar hidup dengannya. Yidan mulai mencari tempat lain yang masih punya rasa itu.

“Apa ini benar cara saya ingin menghabiskan hidup saya?”

Saat konferensi berhenti dan perjalanan pun ikut berhenti, pertanyaan yang selama ini terus dihindari Yidan akhirnya menyusulnya.

Ia mulai berkeliling Thailand. Mula-mula ke pulau-pulau — tempat-tempat seindah kartu pos. Lalu ia bergerak ke utara, ke pegunungan Chiang Dao.

Tanah yang becek. Bau jerami. Keheningannya.

"Aku menemukan rasa pulang yang mirip di sini," katanya. "Aku ingat sempat berpikir, ternyata aku benar-benar bisa hidup seperti anak kecil lagi di sini, di negara lain."

Hewan-hewan terus datang mencarinya

Hewan adalah panggilannya!

Yang pertama adalah Lucky, seekor anjing jalanan di Bangkok yang suatu hari melompat masuk ke taksinya dan menolak keluar. Lalu datang Baloo, anjing keduanya. Setelah itu Chestnut si kucing. Lalu Dumpling, seekor landak mini. Saat ia berhenti menghitung, jumlahnya sudah delapan.

Ia tidak punya penjelasan yang rapi untuk itu. "Entah bagaimana mereka selalu datang kepadaku," katanya, "dan aku merasa terhubung dengan masing-masing dari mereka, jadi mereka tinggal."

Yang ia tahu pasti, ia butuh rumah yang layak untuk mereka — sebidang tanah tempat mereka bisa berlari bebas, dan tempat ia sendiri akhirnya bisa menetap.

Rumah bambu, dibangun bersama warga desa

Warga lokal datang membantu membangun rumahnya!

Pada 2022, Yidan menyewa sebidang kecil tanah di Chiang Dao dan mulai membangun rumah bambu dari nol. Untuk sementara waktu, ia tinggal di tenda bersama Lucky, tepat di samping tempat rumah impiannya kelak berdiri.

Serumah di tenda bersama Lucky

Ia tidak membangunnya sendirian.

Ibu-ibu dan bapak-bapak di desa mengajarinya cara mengikuti karakter tanah, lalu membantu menyusun rumah itu sedikit demi sedikit. Di sepanjang proses itu, ia juga belajar bahasa Thailand — awalnya pelan-pelan, sampai suatu hari ia sadar sudah fasih.

Saat rumah itu selesai, ia bukan lagi sekadar orang asing yang kebetulan tinggal di sana. Ia adalah seseorang yang rumahnya dibangun bersama oleh desa itu.

Farmstay yang lahir hampir tanpa sengaja

Selamat datang di rumah bambu Yidan

Yang awalnya hanya tempat tenang untuk dirinya sendiri, pelan-pelan berubah menjadi sesuatu yang lebih besar.

Yidan kemudian membuka tempat ini sebagai farmstay kecil, sebagian untuk menopang hidupnya, dan sebagian lagi karena desa ini sudah menjadi bagian dari kisahnya. Ia mengambil bahan dari sekitar, bekerja bersama warga desa, dan membawa pemasukan ke komunitas yang telah menerimanya.

Setiap bulan Februari, ia mengadakan pasar petani di lahannya. Petani lokal Chiang Dao dan perajin suku pegunungan datang untuk menjual hasil panen organik dan barang buatan tangan mereka.

Ia juga pernah membantu kambing melahirkan dan bekerja sama dengan NGO lokal untuk mendanai sterilisasi lebih dari 200 hewan liar terlantar di sekitar sana. Rumah bambunya diam-diam juga menjadi tempat aman bagi hewan-hewan terlantar yang tak punya tempat lain untuk pergi.

Awalnya ia hanya ingin menemukan rumah. Pada akhirnya, ia malah menciptakan rumah untuk desa itu — dan ratusan hewan juga.

Menginap di rumah Yidan

Bangun pagi dan meregang sambil menikmati pemandangan pegunungan di rumah Yidan

Kami ingin jujur dari awal: tempat Yidan bukan retret mewah. Rumah bambunya sederhana, hewan-hewannya bikin berantakan, dan tinggal di pedesaan Thailand utara berarti melepas banyak kenyamanan dalam keseharian.

Justru itu intinya. Kalau kamu menginap di sana, kamu akan bangun dengan pemandangan gunung dan meregang di tepi kolam teratai. Kamu akan makan hidangan yang langsung diambil dari kebun, ikut mencari bahan atau membantu memasak di dapur kalau mau, lalu berpapasan dengan bebek yang berjalan tergopoh-gopoh dan kucing yang tidur siang dalam perjalanan ke pemandian air panas. Pada beberapa sore, kamu akan duduk di sekitar api unggun bersama Yidan dan warga desa, tanpa melakukan banyak hal.

Dan ternyata, justru itulah daya tarik terbesarnya.

Pesan penginapanmu bersama Yidan di Chiang Dao di sini.

Tentang penulis
Aku suka keluar di alam - hiking, melihat satwa liar, dan mengelus semua anjing dan kucing jalanan ❤️
Jadi... siapa itu Sophie?
Kami sering ditanya soal ini! Sebenarnya, tidak ada siapa pun di tim kami yang bernama Sophie. Dalam bahasa Yunani, Sophie berarti kebijaksanaan. Kami ingin Seek Sophie menjadi tentang perjalanan yang membantumu mengenal diri sendiri dan dunia lebih dalam—perjalanan yang mengisi hati dan membuatmu merasa lebih terhubung.
Mari berteman!
Dapatkan cerita tentang tempat rahasia dan spot tersembunyi langsung di kotak masukmu.
Bahasa Inggris
USD
Bahasa Inggris
USD
© Seek Sophie 2026PrivasiSyarat
Lisensi Agen Perjalanan TA03435