Keranjang Anda
Keranjang Anda masih kosong.
Total pesanan
$0 USD
Checkout
SEEK

Perjalanan terbaik di Juni sampai Agustus

SOPHIE
Tanjung Puting, Indonesia / Gunung Kinabalu, Malaysia / Sungai Kinabatangan, Malaysia / Sumba, Indonesia ...DAN LAINNYA!
Catatan editor
Juni sampai Agustus itu waktu yang agak tricky buat jalan-jalan. Banyak tempat jadi super ramai, atau malah lagi musim hujan! Tapi ini beberapa tempat favorit kami yang masih cukup sepi dan tetap seru buat dikunjungi. Banyak yang lagi musim ramai, jadi jangan lupa booking dari jauh-jauh hari ya!
01
Tanjung Puting, Indonesia
02
Gunung Kinabalu, Malaysia
03
Sungai Kinabatangan, Malaysia
04
Sumba, Indonesia
05
Sapa, Vietnam
06
Chiang Mai, Thailand
07
Taman Nasional Gunung Leuser, Indonesia
08
Jawa Timur, Indonesia
09
Taman Nasional Bunaken, Indonesia
10
Khao Sok, Thailand
11
Taman Nasional Wilpattu, Sri Lanka
12
Hutan Sinharaja, Sri Lanka
13
Taman Nasional Komodo, Indonesia

Tanjung Puting adalah tempat terbaik di dunia untuk melihat orangutan liar, dan salah satu dari sedikit tempat di mana pariwisata justru membantu melindungi mereka. Naik rumah perahu menyusuri sungai hutan, lihat lebih banyak orangutan dari yang bisa kamu hitung, temui komunitas Dayak dan belajar dari pemandu lokal yang mengenal baik daerah ini.

Juni sampai Agustus adalah musim ramai, tapi walau ramai tetap jauh lebih sepi dibanding tempat wisata lain.

TERATAS
TIPS
Kalau pergi di musim ramai, pastikan kamu booking tur perahu klotok minimal sebulan sebelumnya supaya kebagian tempat.
Tempat terbaik di dunia untuk melihat orangutan liar. Jelajahi hutan lewat perahu sungai
HAL MENARIK DI SINI:
Orangutan liar dari perahu sungai
Tidur di atas klotok di bawah bintang
Jelajahi hutan bersama pemandu lokal
Klik di sini!

Gunung Kinabalu adalah salah satu jalur pendakian paling indah di Asia, dan waktu terbaik untuk mencapai puncaknya adalah antara Juni hingga Agustus! Ini musim kemarau, jadi risiko pendakian dibatalkan karena hujan lebih rendah, dan peluang melihat matahari terbit yang luar biasa juga lebih tinggi.

Tapi ini juga musim paling ramai, jadi izin mendaki cepat habis. Pesan 2–3 bulan sebelumnya, atau bahkan lebih awal kalau kamu datang dalam grup besar!

TERATAS
TIPS
Meski sedang musim kemarau, tetap siap-siap untuk hujan. Bawa jaket hujan karena cuacanya bisa berubah-ubah – waktu kami ke sana bulan Agustus, hujannya turun terus-menerus!
Daki puncak tertinggi di Asia Tenggara. Sampai puncak saat matahari terbit dengan awan di bawah kaki.
HAL MENARIK DI SINI:
Salah satu pendakian tercantik di Asia
Cocok untuk pemula (dengan latihan)
Pemandangan seperti permukaan bulan di puncak
Klik di sini!

Kalau kamu ingin melihat orangutan liar, Kinabatangan adalah salah satu tempat terbaik (dan termudah) di Asia buat mewujudkannya.

Musim buah puncak dari Juni–Agustus jadi waktu terbaik untuk melihat satwa liar karena semuanya berkumpul di sekitar sungai buat makan. Kamu bisa melihat orangutan, gajah kerdil, burung enggang, bahkan buaya saat safari dengan perahu. Memang ramai, tapi pemandangannya sepadan!

TERATAS
TIPS
Kalau mau lihat lebih banyak satwa, kunjungi suaka orangutan & beruang madu di Sandakan. Tambahkan juga menginap semalam di Pulau Libaran atau Selingan untuk lihat penyu bertelur.
Lihat orangutan & gajah kerdil dalam safari menyusuri sungai.
HAL MENARIK DI SINI:
Lihat orangutan & gajah
Safari sungai + jalan malam
Lihat monyet proboscis yang lucu
Klik di sini!

Sumba benar-benar berbeda dari tempat lain di Indonesia. Nikmati perjalanan darat melintasi perbukitan hijau yang tiada akhir, desa adat, makam batu di tebing, kuda liar di pantai sepi, dan pohon menari yang tampak ajaib.

Pada bulan Juni hingga Agustus, savana berubah menjadi keemasan, air terjun berkilau biru kehijauan, dan kuda liar berkeliaran di perbukitan. Tempat ini masih alami dan belum ramai, jadi kamu bisa benar-benar merasa lepas dari keramaian. Rasanya seperti masuk ke dunia lain.

Perjalanan darat paling epik di Asia. Kuda liar, pohon menari & suku kuno
HAL MENARIK DI SINI:
Pemandangan luar biasa & pohon menari
Kuda liar berlari di pantai
Suku kuno & ritual unik
Klik di sini!

Benar, ini musim wisatawan paling ramai - tapi juga saatnya pemandangan paling hijau! Dari Juni sampai Agustus, sawah bertingkat di Sapa tampak paling keren untuk difoto. Ini waktu yang pas buat trekking ke pegunungan berkabut, menginap di homestay milik keluarga lokal, dan mengenal budaya Hmong dan Dao. Kalau kamu suka fotografi, musim ini wajib banget datang.

TERATAS
TIPS
Kamu tetap bisa menghindari keramaian dengan menginap di homestay yang jauh dari pusat kota Sapa. Kami rekomendasikan desa Sin Suoi Ho, dan juga Gunung Four Fingers kalau kamu mau mendaki.
Pemandangan sawah hijau paling cantik & suku pegunungan yang ramah
HAL MENARIK DI SINI:
Pemandangan sawah hijau terang
Homestay dengan suku lokal
Trekking ke pegunungan berkabut
Klik di sini!

Kalau kamu nggak keberatan dengan hujan, Juni sampai Agustus adalah waktu yang pas buat ke Chiang Mai. Musim bakar baru selesai, jadi hujan bantu bersihkan langit dari asap, dan pegunungan jadi hijau lagi. Ini waktu yang tepat buat lihat air terjun, trekking, atau kunjungi suaka gajah tanpa keramaian.

Bawa jaket hujan dan jalan terus!

TERATAS
TIPS
Kami sangat merekomendasikan untuk menghabiskan beberapa hari di Chiang Dao. Tempat ini seperti 'saudara hippie' Chiang Mai yang lebih alami – kamu bisa cari makanan liar dan nge-glamping di bukit.
Jelajahi kuil, mendaki jalur tersembunyi, dan bantu gajah yang diselamatkan
HAL MENARIK DI SINI:
Lihat gajah yang diselamatkan secara etis
Trekking di jalur pegunungan yang hijau
Seni, makanan enak & pasar malam
Klik di sini!

Gunung Leuser adalah salah satu tempat terakhir di bumi di mana orangutan liar masih hidup bebas. Ada juga harimau, tapi jarang terlihat!

Antara bulan Juni–Agustus, jalur hutan lebih kering dan orangutan bisa lebih dekat ke tepi hutan, jadi lebih mudah terlihat. Memang lebih susah ditebak dibanding Kinabatangan atau Tanjung Puting, tapi tempat ini cocok banget kalau kamu mau petualangan hutan yang asli dan hiking sungguhan.

TERATAS
TIPS
Banyak orang mampir ke Bukit Lawang di dekatnya, tapi sebenarnya nggak etis. Penjaga hutannya kurang terlatih, pengunjung terlalu dekat & perilaku orangutan jadi stres. Kalau bisa, hindari saja ya!
Petualangan Jungle Book nyata, dengan orangutan dan harimau liar.
HAL MENARIK DI SINI:
Mendaki sambil mencari orangutan liar
Salah satu habitat harimau terakhir
Berkemah di tengah hutan hujan
Klik di sini!

Jawa Timur adalah salah satu tempat petualangan paling epik di Indonesia. Bulan Juni sampai Agustus adalah musim kemarau dan waktu populer untuk berkunjung karena semua aktivitasnya di luar ruangan.

Di sini kamu bisa mendaki gunung berapi dengan api biru, melihat air terjun paling epik di Indonesia, dan memotret lanskap mirip gurun seperti di Dune di Bromo. Kalau beruntung, kamu juga bisa melihat bayi penyu menetas!

TERATAS
TIPS
Gunung Bromo biasanya ramai banget karena ini musim puncak. Tapi kamu bisa menghindari keramaian dengan datang di hari kerja, atau cari spot yang lebih sepi lewat Seek Sophie!
Api biru, lautan pasir, air terjun tersembunyi. Jawa dalam bentuk liarnya.
HAL MENARIK DI SINI:
Air terjun ala Niagara versi Indonesia
Kawah gunung berapi dengan api biru
Lanskap seperti gurun ala Dune
Klik di sini!

Kalau kamu suka diving, Taman Nasional Bunaken di Manado wajib banget masuk daftar. Juni sampai Agustus adalah musim terbaik – laut tenang, jarak pandang bagus, airnya juga hangat.

Menyelam di Bunaken artinya kamu bisa lihat dinding karang yang keren dan hiu karang. Lanjut juga ke Selat Lembeh di dekatnya yang jadi tempat terbaik di dunia buat muck diving. Siap-siap ketemu makhluk langka seperti sotong flamboyan, kuda laut pygmy, dan nudibranch warna-warni.

Spot menyelam terbaik di Asia. Laut tenang, dinding karang, makhluk langka.
HAL MENARIK DI SINI:
Musim menyelam terbaik di Bunaken
Lihat dinding karang & hiu karang
Melihat makhluk laut makro yang langka
Klik di sini!

Hanya beberapa jam perjalanan dari Phuket, Khao Sok adalah salah satu tempat paling liar di Thailand. Usianya 160 juta tahun dan gajah liar masih hidup bebas di sini.

Musim hujan antara Juni–Agustus, tapi biasanya hanya hujan sebentar dan hutannya jadi sangat hidup — hijau, segar, dan penuh satwa liar. Turis pun lebih sedikit, jadi kamu bisa lebih gampang menikmati safari danau, trekking di hutan, dan menginap di rakit terapung dengan tenang.

Hutan hujan tertua di Thailand. Lihat gajah liar dari pondok terapung.
HAL MENARIK DI SINI:
Hutan hujan berusia 160 juta tahun
Tempat langka untuk melihat gajah liar
Safari perahu & masak ala hutan
Klik di sini!

Kalau kamu mau safari yang terasa alami dan sepi, datang ke Wilpattu. Ini taman nasional favorit kami di Sri Lanka karena masih sangat alami dan belum banyak tersentuh.

Musim kemarau biasanya dari Juni–Agustus, jadi lebih gampang melihat satwa liar seperti macan tutul, gajah, dan beruang madu. Beda dengan Yala, di sini nggak ada ratusan jeep mengejar satu hewan – seringkali kamu hanya satu dari beberapa kendaraan di seluruh taman.

Taman terbaik di Sri Lanka untuk melihat macan tutul, tanpa keramaian.
HAL MENARIK DI SINI:
Tempat terbaik untuk melihat macan tutul
Ada gajah dan beruang madu juga
Safari terpencil & alami
Klik di sini!

Sinharaja adalah Cagar Biosfer UNESCO dan bagian terakhir dari hutan hujan perawan di Sri Lanka. Dari bulan Juni sampai Agustus, cuacanya lebih kering dan lebih mudah untuk trekking. Kamu bisa melihat ular, monyet, tupai raksasa, dan burung-burung yang nggak bisa kamu temukan di tempat lain. Ini pengalaman hutan yang sesungguhnya — rimbun, lebat, liar, dan jumlah lintahnya juga lebih sedikit!

Hutan hujan perawan terakhir di Sri Lanka, penuh dengan satwa langka.
HAL MENARIK DI SINI:
Hutan perawan terakhir di Sri Lanka
Burung langka dan satwa hutan
Tempat terbaik untuk pengamatan burung di Asia
Klik di sini!

Komodo adalah salah satu tempat terindah di dunia. Di sini ada naga Komodo yang terkenal, pantai berwarna merah muda, dan spot snorkeling terbaik di Asia.

Juni sampai Agustus adalah musim ramai, jadi bakal padat. Tapi ini juga waktunya kapal-kapal terbaik berlayar, jadi pilihan lebih banyak. Kalau benar-benar pengen lihat naga, hindari bulan Agustus karena itu musim kawin mereka dan susah ketemu.

TERATAS
TIPS
Kapal-kapal terbaik biasanya penuh 2-3 bulan sebelum musim ramai. Jadi kalau kamu berencana pergi saat itu, pastikan pesan kapal jauh-jauh hari!
Kayak Game of Thrones, tapi ada naga beneran!
HAL MENARIK DI SINI:
Lihat naga Komodo di alam liar
Snorkeling bareng penyu & pari manta
Nikmati pantai merah muda asli
Klik di sini!
BUTUH INSPIRASI LAGI?
Kembali ke semua daftar
01
Tanjung Puting, Indonesia
02
Gunung Kinabalu, Malaysia
03
Sungai Kinabatangan, Malaysia
04
Sumba, Indonesia
05
Sapa, Vietnam
06
Chiang Mai, Thailand
07
Taman Nasional Gunung Leuser, Indonesia
08
Jawa Timur, Indonesia
09
Taman Nasional Bunaken, Indonesia
10
Khao Sok, Thailand
11
Taman Nasional Wilpattu, Sri Lanka
12
Hutan Sinharaja, Sri Lanka
13
Taman Nasional Komodo, Indonesia
Jadi... siapa itu Sophie?
Kami sering ditanya soal ini! Sebenarnya, tidak ada siapa pun di tim kami yang bernama Sophie. Dalam bahasa Yunani, Sophie berarti kebijaksanaan. Kami ingin Seek Sophie menjadi tentang perjalanan yang membantumu mengenal diri sendiri dan dunia lebih dalam—perjalanan yang mengisi hati dan membuatmu merasa lebih terhubung.
Mari berteman!
Dapatkan cerita tentang tempat rahasia dan spot tersembunyi langsung di kotak masukmu.
Bahasa Inggris
USD
Bahasa Inggris
USD
© Seek Sophie 2026PrivasiSyarat
Lisensi Agen Perjalanan TA03435