1 / 28



























Bantu Lindungi Penyu Laut Bali (Mei-Okt)
Bantu lindungi penyu Bali, bukan sekadar menonton pelepasan
4.9
|45 ulasan
Ukuran grup
Hingga 10 tamu

DURASI
1,5 jam

Jenis pemesanan
Perjalanan gabungan

TITIK TEMU
Di lokasi

Ukuran grup
Hingga 10 tamu
- Hal menarik dari pengalaman
- Rencana perjalanan
- Termasuk
- Ketersediaan
- Info lebih lanjut
- Tuan rumah
- Ulasan
Pengalaman langsung dengan penyu laut yang benar-benar membantu konservasi
Kalau kamu mencari pengalaman melihat penyu laut di Bali yang benar-benar mendukung konservasi, bukan sekadar pelepasan singkat di pantai, ini pilihan yang layak dipesan.Kamu akan menghabiskan 1,5 hingga 2 jam di pusat penyu yang benar-benar aktif, mempelajari bagaimana Bali melindungi penyu lekang dan penyu hijau yang bertelur di sini, lalu ikut membantu pekerjaan nyata seperti bersih-bersih pantai, menyikat kolam, atau membantu proses inkubasi telur. Cocok untuk pelancong yang ingin pengalaman satwa liar yang langsung melibatkan diri dan memberi dampak nyata bagi komunitas lokal.Garis pantai Bali adalah habitat penting untuk peneluran penyu, tetapi telur dan tukik terus menghadapi ancaman dari anjing liar, pencurian telur, kecelakaan penangkapan ikan, pembangunan pantai, dan cahaya buatan. Pusat penyu lokal membantu dengan menyelamatkan telur, mengelola fasilitas penetasan, dan merawat penyu yang terluka, dan banyak dari pekerjaan ini bergantung pada donasi serta dukungan relawan. Kunjunganmu ikut mendukung kerja perlindungan harian ini.Kalau tukik sudah siap, kamu juga mungkin bisa ikut pelepasan tukik selama musim peneluran. Tapi pelepasan tidak dibuat-buat atau dijamin ada, dan justru itu yang membuat pengalaman ini terasa lebih bertanggung jawab. Fokusnya tetap pada apa yang dibutuhkan penyu hari itu.Kenapa tempat ini berbeda dari "penyelamatan" penyu lain di BaliTempat ini cukup berbeda dari banyak "penyelamatan" penyu di Bali, yang sering kali berada di pantai resor yang ramai dan terang agar pelepasan mudah diikuti wisatawan. Padahal tukik sangat sensitif terhadap cahaya dan suara, dan terlalu banyak keduanya bisa membuat mereka kehilangan arah saat menuju laut. Di sini, pusatnya berada di bagian garis pantai yang lebih tenang, jauh dari keramaian, dengan polusi cahaya yang jauh lebih rendah — jadi kondisinya lebih mendekati yang memang dibutuhkan penyu secara alami.Walaupun dalam kebanyakan situasi tukik sebaiknya langsung menuju laut begitu menetas, kenyataannya di Bali banyak sarang tidak punya kesempatan itu. Di sepanjang pesisir yang sibuk, telur dan tukik menghadapi ancaman nyata dari predator seperti anjing, juga dari pencurian, banjir, dan cahaya buatan. Karena itu, kadang-kadang telur dipindahkan dengan hati-hati ke tempat penetasan yang lebih aman agar bisa berinkubasi dengan baik. Tukik juga bisa ditahan sebentar jika menetas dalam kondisi yang tidak aman, seperti pada siang hari atau di area yang ramai, supaya bisa dilepas pada waktu yang lebih tepat.Yang penting, penyu di sini tidak ditahan hanya untuk menciptakan pengalaman bagi pengunjung — mereka akan dilepas begitu kondisinya memungkinkan. Itulah kenapa pelepasan tidak punya jadwal tetap. Mungkin terasa kurang bisa diprediksi, tapi ini memastikan fokusnya tetap pada keselamatan hidup penyu, bukan pada pertunjukan.Apa yang Akan DilakukanTiba di fasilitas konservasi dan menerima pengenalan singkatMengikuti presentasi tentang penyu laut dan ancaman yang mereka hadapiIkut kerja sukarela seperti bersih-bersih pantai, menyikat kolam, atau membantu inkubasi telurBerpartisipasi dalam pelepasan tukik (hanya saat musim peneluran)Menerima sertifikat dukungan relawanPengalaman ini berlangsung sekitar 1,5–2 jam tergantung berapa lama kegiatan bersih-bersih berlangsung, jadi mohon sisihkan waktu sebanyak itu.Catatan PentingHarap dicatat pengalaman ini tersedia dari Mei hingga awal Oktober.Musim peneluran di Bali biasanya dimulai sekitar Maret hingga September setiap tahun, dan penyu memilih bertelur pada malam hari setelah pukul 23.00 sampai fajar. Bulan Juni, Juli, dan Agustus dianggap sebagai puncak musim peneluran, ketika orang-orang di pusat perlindungan perlu berjaga hampir sepanjang malam untuk memastikan telur-telur aman dari anjing.Kami sangat menyarankan kamu membawa air minum sendiri dalam wadah pakai ulang untuk menghindari penggunaan botol plastik! Kamu pasti akan haus karena aktivitas ini mencakup kegiatan langsung di luar ruangan!!
Hal menarik dari pengalaman
Yang akan kamu lakukan
dukung upaya pelestarian lokal dan dapatkan pengalaman langsung merawat penyu laut
Lihat detail
Yang termasuk
Tur fasilitas konservasi
Presentasi tentang penyu laut
Pelepasan tukik (hanya saat musim peneluran)
Sertifikat dukungan relawan
Isi ulang air mineral tanpa karbonasi & camilan
Didampingi pemandu/fasilitator dari Bali Conservation Adventures
Donasi untuk pusat perlindungan
Tampilkan Detail
Tanggal tersedia berikutnya
Harga ditampilkan dalam USD
Pilih waktu untuk 21 Jun 2026
Informasi tambahan
Lokasi bertemu
Titik awal
Titik temu di Konservasi Penyu Saba Asri(Saba Asri Sea Turtle Conservation, Indonesia)
- Bertemu pukul slot waktu terpilih
Titik akhir
- Berakhir di titik awal
Mulai & selesai
Setiap hari
09:30AM - 11:00AM
Kesesuaian / Aksesibilitas
- Ramah anak (Tanpa batas usia minimum)
Pembatalan & kebijakan lainnya
Pembatalan
Untuk mengamankan tempatmu, tuan rumah akan menolak tamu lain. Karena itu, pembatalan tidak diperbolehkan.Jumlah minimum peserta
Jika peserta kurang dari 2, tuan rumah bisa menjadwalkan ulang atau mengembalikan dana pemesananmu.
Dari
Rp721.000
/orang4.9(45)
Lihat harga
Kenalan dengan tuan rumahmu
Bali Conservation Adventures adalah inisiatif berbasis pariwisata yang mendukung pelestarian satwa liar di Bali. Kepulauan Indonesia merupakan rumah bagi banyak spesies hewan langka yang terancam punah akibat perdagangan satwa dan hilangnya habitat alami. Organisasi ini percaya bahwa upaya pelestarian yang serius sangat penting untuk mencegah kepunahan spesies-spesies tersebut. Dengan bekerja sama dengan fasilitas konservasi lokal, mereka berupaya meningkatkan sumber daya dan memperbesar peluang hidup bagi satwa yang terancam. Wisatawan yang berkunjung ke Bali bisa ikut ambil bagian dalam misi mulia ini dan memberikan dampak positif dengan mendukung konservasi satwa selama berpetualang di pulau ini.
Bahasa: Bahasa Inggris Lancar
Tingkat penerimaan: 79%
Tuan rumah dengan rating tinggi

Agar pembayaran tetap aman, gunakan situs web Seek Sophie untuk semua transaksi dan komunikasi.
Kamu mungkin juga suka
Kami sudah memilih yang terbaik untuk Anda

























































