Tasmu
Tas berbisik: "Isi aku dong!"
Total Pesanan
$0 USD
Checkout

Yogyakarta: Tempat Wisata Terbaik & Permata Tersembunyi [2026]

Yogyakarta terkenal dengan Batik dan candi UNESCO yang menakjubkan. Berikut cara merencanakan perjalananmu dan hal-hal yang sering terlewatkan oleh para wisatawan.

Terakhir diperbarui: 05 Jan 2026 - 9 menit baca
Yogyakarta: Tempat Wisata Terbaik & Permata Tersembunyi [2026]

Yogyakarta, Indonesia (atau Jogja seperti orang lokal sebut), sangat kurang dihargai. Kebanyakan orang tahu tentang candi UNESCO Borobudur, tapi kota ini jauh lebih dari sekadar candi!

Ada sesuatu untuk semua orang di sini — kota yang sangat artistik dengan sentuhan unik dalam masakan Indonesia, dan juga rumah dari Batik yang ikonik. Kalau suka tantangan, ada kegiatan cave exploring, tubing dan pendakian gunung berapi. Semua aktivitas ini tidak jauh dari kota, biasanya tidak lebih dari 2 jam perjalanan, jadi sangat mudah dijelajahi. Kami rekomendasikan 3-5 hari di sini.

Ini dia panduan lengkap untuk merancang perjalanan tak terlupakan ke Yogyakarta!

Dasar-dasar

1

Cara ke Yogyakarta

Gerbang utama ke Yogyakarta adalah Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Indonesia. Penerbangan langsung tersedia dari banyak kota besar di Asia seperti Singapura, Kuala Lumpur, Jakarta, dan lainnya, sementara penerbangan sambung bisa membawamu dari hampir seluruh dunia.

Cara ke Yogyakarta
2

Waktu Terbaik Berkunjung ke Yogyakarta

Musim kemarau di Yogyakarta, dari April sampai Oktober, adalah waktu terbaik untuk berkunjung jika kamu suka cuaca cerah dan nyaman untuk aktivitas di luar ruangan. Apalagi jika kamu petualang, cuaca baik sangat membantu kegiatan seperti Gua Jomblang, Tubing Kalisuci, atau Gunung Pengalaman jeep Merapi.

Juli hingga Agustus adalah musim puncak, jadi jika ingin menghindari keramaian - kami sarankan kamu datang saat bulan bahu musim! Juga perhatikan hari libur nasional Indonesia dan bulan Ramadan karena tempat wisata bisa sangat ramai dengan penduduk lokal yang berpergian, atau kekurangan tenaga saat mereka berpuasa.

Waktu Terbaik Berkunjung ke Yogyakarta
3

Menavigasi Yogyakarta

Meski taksi dan bus umum bisa jadi pilihan, cara terbaik untuk menjelajahi keindahan Yogyakarta dan menikmati perjalanan di jalanan terbuka adalah dengan menyewa sopir. Sopir Seek Sophie bisa berbicara bahasa Inggris dasar dan bisa memberikan wawasan lokal yang berharga selama perjalananmu di Jogja.

Kamu pasti bisa naik GrabCar atau naik motor saat jalan-jalan di dalam kota, terutama ke tempat-tempat populer seperti Jalan Malioboro, atau berkunjung ke Keraton Yogyakarta.

Menavigasi Yogyakarta
4

Apakah Yogyakarta destinasi yang terjangkau?

Ya, perkiraan pengeluaran selama perjalanan di Yogyakarta cukup terjangkau, mulai dari 4,8 juta rupiah (sekitar 300 USD) dan ke atas, tergantung seberapa mewah kamu ingin menghabiskan waktu di sini. Dibandingkan kota Indonesia lain seperti Bali atau Jakarta, kami pikir ini benar-benar pilihan alternatif yang patut dipertimbangkan!

Apakah Yogyakarta destinasi yang terjangkau?
5

Berapa hari yang cukup untuk menjelajahi Yogyakarta?

Biasanya panduan perjalanan menyarankan empat hari, tapi kami sarankan tinggal di Yogyakarta minimal enam hari agar bisa merasakan yang terbaik dari destinasi indah ini, terutama jika kamu ingin menikmati perjalanan santai. 2 hari untuk candi, 2 hari untuk petualangan, 1 malam di tempat mewah, dan satu lagi untuk santai dan eksplorasi di kota.

Berapa hari yang cukup untuk menjelajahi Yogyakarta?

Hal-Hal Terbaik yang Bisa Dilakukan di Yogyakarta

6

Candi Borobudur UNESCO

Situs Warisan Dunia UNESCO yang ikonik ini adalah sebuah candi raksasa dari abad ke-9 dan merupakan kompleks candi Buddha terbesar di dunia, penuh ukiran yang menceritakan perjalanan Buddha. Candi Borobudur juga terkenal sebagai ikon Yogyakarta, jadi jangan kaget kalau ramai saat kalian berkunjung.

Ingin lihat matahari terbit? Pergi ke Bukit Punthuk Setumbu untuk pemandangan matahari terbit yang menakjubkan di atas Candi Borobudur. Bahkan kalian bisa melihat gunung berapi aktif paling terkenal di Yogya, Gunung Merapi, di kejauhan!

Tip: Kalau kalian ingin fotografi, beritahu pemandu wisata Borobudur supaya dia bisa langsung antar kalian ke level tertinggi saat pintu dibuka (daripada mengikuti jalur tur biasa yang rame!).

7

Candi Prambanan UNESCO

Juga merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO, kompleks Kuil Hindu yang megah ini dikenal karena menaranya yang dramatis dan patung-patung yang menawan yang menggambarkan kisah dari epik Ramayana. Kami sebenarnya lebih suka Prambanan daripada Borobudur karena kami suka taman hijau di sekitarnya. Rasanya jauh lebih santai dan menyenangkan untuk dijelajahi.

Tip: Sewa sepeda untuk menjelajah area yang luas ini — santai banget, dan kamu nggak akan berkeringat sebanyak biasanya! Untuk pengalaman yang keren banget, saksikan pertunjukan Balet Ramayana di malam hari, yang dipentaskan dengan latar belakang kuil yang indah.

8

Tur Jeep Gunung Merapi

Indonesia punya 130 gunung berapi dan Gunung Merapi di Yogyakarta adalah yang paling aktif dari semuanya (dan di Asia)! Sangat aktif sampai selalu tertutup awan dan uap — kemungkinan besar kamu nggak akan sempat melihat puncaknya! Meski kami nggak beruntung bisa melihat puncaknya, kami sangat bersenang-senang naik jeep di kaki Gunung Merapi.

Kebanyakan orang menjelajah Gunung Merapi dengan jeep.. Ada 3 jenis perjalanan jeep — kami sarankan rute terpanjang yang akan membawamu ke dasar Merapi, serta bunker dan Museum Letusan juga! Kamu pasti nggak akan bosan melaju-laju dengan jeep!

9

Seni Membuat Batik

Mungkin kamu tahu Yogyakarta karena candi-candinya dan petualangan gua yang keren, tapi tahukah kamu bahwa Jogja adalah tempat lahirnya batik? Batik adalah seni tertua dan paling terkenal di Indonesia, dan banyak orang Asia Tenggara masih memakai batik saat acara spesial!

Di desa yang indah ini, dikelilingi sawah-sawah, kamu akan merasakan seni Batik Jawa dengan cara yang paling otentik. Di komunitas seniman lokal yang cantik ini, kamu akan melihat karya seni dari beberapa seniman terbaik di negara ini dan bahkan belajar bagaimana membuat batik sendiri.

10

Gua Jomblang

Rasakan pengalaman sehari dalam kehidupan Indiana Jones? Turun dengan rappelling ke dalam Gua Jomblang yang tersembunyi sistem yang kedalamannya 60 meter! Kamu akan diajak melalui jalur petualangan (dan gelap) melalui gua berlumpur untuk menyaksikan keajaiban nyata di tengah hari – pertunjukan cahaya yang menakjubkan saat sinar matahari menyaring melalui lubang alami di langit-langit gua.

Tip: Pesan pengalaman ini sebelumnya karena ada kapasitas maksimal yang dialokasikan untuk mengurangi kerusakan lingkungan di Gua Jomblang – terutama di bulan Juli. Kamu akan berlumuran lumpur, tapi sepatu bot disediakan. Pakailah pakaian yang tidak keberatan kotor (bayangkan gaya Indiana Jones!).

Pengalaman pengalaman tubing gua paling seru di Yogyakarta juga hanya 15 menit saja, jadi buatlah gabungan petualangan dan kunjungi setelahnya!

11

Pelajari memasak Granny di Desa Lokal

Kalau kamu cari inti dari Yogyakarta, jauh dari keramaian wisata, komunitas seniman lokal yang indah di desa Tembi ini jawabannya. Habiskan satu hari di sini, tenggelam dalam suasana Yogyakarta, dan pulang dengan hati yang penuh.

Kamu akan menghabiskan pagi hari dengan langsung belajar seni batik kuno. Dipandu oleh seniman lokal yang sangat bersemangat berbagi keahlian mereka, dan percaya deh, bakat mereka luar biasa. Setelah itu, bersiaplah untuk petualangan kuliner yang benar-benar mendalam! Mulai dari menangkap ikan lele dan memetik sayur segar langsung dari kebun, semua sebelum memasak hidangan Jawa tradisional yang lezat. Tempat ini benar-benar otentik — penuh kehangatan dan kreativitas.

12

Naik Tubing di Sungai Kalisuci yang Menawan

Mulailah petualangan indah dengan mengapung di sungai Kalisuci yang menakjubkan menggunakan ban dalam di Jogja. Meluncur melalui lanskap hijau yang subur dan gua-gua — kombinasi sempurna antara relaksasi dan petualangan untuk menyegarkan diri di siang hari yang panas.

Tip: April sampai Oktober adalah waktu terbaik untuk tubing – musim kemarau membawa arus yang tenang dan air berwarna biru toska yang cerah. Bawa tas anti air untuk barang-barang yang ingin kamu bawa saat tubing, atau simpan barangmu di loker.

Kamu mungkin menemukan Goa Pindul saat mencari cave tubing di Yogya, tapi kami sarankan Kalisuci karena lebih sepi!

13

Naik Kereta Nelayan Melintasi Laut

Pantai Timang bukan tempat nongkrong pantai biasa. Terletak lebih jauh dari kota Yogyakarta, naik kereta nelayan tua yang diubah menjadi gondola ini adalah yang paling seru! Naik ke gondola ini saat 2-3 orang di kedua sisi menarikmu melintasi laut ke batu besar — benar-benar sistem katrol manual!

Setelah sampai di seberang (batu), semuanya tentang memotret banyak foto yang akan dibantu oleh pemandu. Menurut penduduk lokal Jogja, batu ini juga bagian terakhir dari daratan (dalam arah ini) sebelum Antartika!

Ini cukup wisatawi tapi jika Anda ingin pergi, Anda bisa padukan dengan perjalanan tubing Kalisuci(yang kami lebih suka!).

14

Istana Air Taman Sari

Jika Anda punya lebih banyak waktu, tambahkan Istana Air Taman Sari ke dalam jadwal perjalanan Anda. Ini bukan istana biasa – ini adalah taman kerajaan lama dengan sejarah yang menarik. Bayangkan lorong rahasia, kolam yang menyegarkan, dan sentuhan Eropa. Jelajahi kompleks mandi, sekilas tentang kehidupan santai Sultan Yogyakarta, dan rasakan atmosfer situs bersejarah yang unik ini.

Foto oleh RunningToddler, Wikipedia

Istana Air Taman Sari
15

Jalan Malioboro

Jalan-jalan di Malioboro untuk merasakan denyut jantung Yogyakarta. Jalan ini penuh dengan semangat pusat kota, dipenuhi pedagang kaki lima yang menjual segala hal mulai dari suvenir batik hingga sate bakar dan makanan jalanan lainnya yang lezat. Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kopi joss, kopi arang terkenal kota ini – minuman unik dengan sentuhan pedas, dan favorit kami!

Foto oleh Gunawan Kartapranata, Wikipedia

Jalan Malioboro
16

Kotagede

Untuk pengalaman yang lebih mendalam tentang budaya Yogyakarta, tambahkan Kotagede ke rencana perjalananmu. Kawasan bersejarah ini, yang pernah menjadi ibu kota Kesultanan Mataram, adalah tempat favorit pecinta perak. Jelajahi lorong sempit yang dipenuhi bengkel pengrajin, di mana generasi keluarga telah menyempurnakan seni membuat perhiasan perak, peralatan makan, dan kerajinan filigree yang rumit. Tempat sempurna untuk mendapatkan oleh-oleh unik atau sekadar mengagumi keahlian para pengrajin tradisional ini.

Foto oleh Gunawan Kartapranata, Wikipedia

Kotagede

Tips Lainnya

17

Apakah Yogyakarta aman untuk pelancong wanita solo?

Seperti destinasi lain, bijaksana untuk mengambil langkah berjaga-jaga! Usahakan untuk menghindari tempat sepi di malam hari, jaga barang berharga, dan menginap di penginapan yang mendapat ulasan baik — tapi secara umum Yogyakarta dianggap aman untuk pelancong wanita solo.

Budaya Jawa menekankan rasa hormat dan kesopanan, dengan penduduk lokal biasanya sangat ramah dan membantu pengunjung. Pelancong wanita solo melaporkan gangguan di jalan lebih jarang dibandingkan destinasi lain. Yogyakarta juga punya komunitas yang hidup dan suasana yang semarak, jadi tidak mudah merasa terisolasi.

Catatan: Yogyakarta sedikit konservatif. Meskipun tidak perlu berpakaian sepenuhnya tertutup, berpakaian lebih sopan bisa membuat Anda merasa lebih nyaman.

Apakah Yogyakarta aman untuk pelancong wanita solo?
Hal seru yang bisa dilakukan di Yogyakarta
Jadi... siapa Sophie?
Banyak yang nanya soal itu! Sebenarnya nggak ada anggota tim kami yang namanya Sophie. Sophie berasal dari kata Yunani yang berarti kebijaksanaan. Kami ingin Seek Sophie jadi tempat buat kamu mencari pengalaman yang bikin kamu lebih mengenal dirimu sendiri dan dunia. Perjalanan yang bikin hati hangat dan bikin kamu merasa lebih terhubung.
Ayo berteman!
Dapatkan info spot rahasia dan tempat tersembunyi langsung ke email kamu.
Bahasa Inggris
USD
Bahasa Inggris
USD
© Seek Sophie 2026PrivasiSyarat & Ketentuan
Izin Agen Perjalanan TA03435