Keranjang Anda
Keranjang Anda masih kosong.
Total pesanan
$0 USD
Checkout

Segala yang Perlu Kamu Ketahui tentang Gunung Ijen, Indonesia

Jelajahi keindahan Gunung Ijen di Jawa Timur!

oleh Jessica
Terakhir diperbarui: 21 Jan 2026 - 11 menit baca
Segala yang Perlu Kamu Ketahui tentang Gunung Ijen, Indonesia

Kebanyakan orang punya Gunung Ijen dalam daftar hal yang harus dilakukan di Jawa Timur. Perasaan kami tentang Gunung Ijen campur aduk! Ada fenomena api biru yang keren dan danau kawah vulkanik yang menakjubkan (terbesar di dunia!) dan jika dilakukan secara bertanggung jawab, wisata bisa sangat membantu penduduk lokal di sini. Tapi di sisi lain, tempat ini cukup ramai buat kami. Baca terus untuk tahu apakah ini cocok buatmu!

Dasar-dasar

Apa itu Gunung Ijen?

Danau kawah biru yang menakjubkan

Gunung Ijen adalah gunung berapi aktif yang terkenal dengan danau kawah biru yang besar (terbesar di dunia!) dan api biru langka. Bagi kami, api biru itu agak kurang mengesankan, dan danau kawah Ijen adalah daya tarik utamanya. Ini adalah danau kawah yang sangat asam, yang menyebabkan warnanya yang cerah, dan gas vulkanik yang sama juga menciptakan api sulfur di malam hari. Sangat keren melihat warna danau berubah saat matahari terbit dan sinar pagi menyinari, mengubah warna danau dari hijau ke biru.

Asam tinggi dari sulfur = api biru + danau turquoise

Api biru itu sendiri… biasa saja bagi kami. Itu sebenarnya garis gas sulfur yang terbakar, yang sangat mengingatkan kami pada nyala api di kompor dapur kami. Kami pikir ini akan menjadi pengalaman yang sungguh luar biasa jika dinikmati tanpa keramaian — tapi melihat ratusan orang mendorong dan saling berdesakan untuk mengambil gambar di sekitar api membuat pengalaman ini jadi sangat tidak menyenangkan. Tapi tetap layak untuk melihat api biru yang terkenal ini karena nggak ada di tempat lain, tapi ini bukan pemandangan yang bikin kalian terpukau kalau itu yang kalian harapkan.

Kerumunan di sekitar api unggun

Saya akan bilang ini tetap pengalaman yang benar-benar unik: turun ke kawah Ijen, terkena asap belerang saat angin berhembus, lanskap vulkanik yang liar, dan menyaksikan para penambang belerang bekerja. Mereka membawa beban besar belerang, mendaki di medan yang tajam sementara orang lain lewat dengan senter kepala dan tong selfie. Sangat kontras dan seru untuk dilihat…

Apakah Gunung Ijen Layak Waktu Kamu?

Seru banget melihat danau kawah dari dekat!

Tergantung! Kalau kamu mencari sesuatu yang unik dan nggak keberatan dengan keramaian, kami bilang iya, tambahkan ke daftar keinginanmu! Bahkan saat perjalanan pulang (perjalanan kembali), pemandangannya sangat indah karena pendakian dimulai tengah malam. Rimbun hijau, gunung di kejauhan, dan awan putih yang lembut, sangat cantik!

Bagi kami, kami suka segala tentang Tur Ijen (ya, nggak keberatan terkena gas belerang)… kecuali orang-orangnya (tidak suka didorong-dorong). Tanpa keramaian (yang menurut kami hampir seribu orang!), pengalaman ini pasti 11/10!

Tapi siapa tahu kamu beruntung dan bisa menikmati pendakian saat hari yang lebih sepi?

Siapa Yang Tidak Perlu Melakukannya?

Uap belerang sangat kuat!

Gunung berapi Ijen tidak untuk semua orang. Jika kamu tidak suka keramaian atau khawatir tentang keselamatan, mungkin ini bukan untukmu. Berikut penjelasannya:

  • Kalau kamu tidak suka keramaian, ini TIDAK menyenangkan. Kami sangat penuh sesak sampai-sampai tidak bisa mengulurkan tangan tanpa menyenggol orang lain.
  • Pendakian ke kawah bisa berbahaya. Saat semua orang bergegas melihat api biru sebelum matahari terbit, ada banyak dorong-mendorong dan lalu lintas padat. Sampai-sampai kami tidak sempat kembali ke pinggiran kawah tepat waktu untuk matahari terbit!
  • Uap belerang sangat kuat, dan bahkan dengan masker gas, paparan ini bisa mengiritasi paru-paru bagi yang sangat peka! Kami juga mendengar berita tentang orang yang punya masalah pernapasan yang jadi kambuh karena uap ini.

Singkatnya: kalau kamu punya masalah pernapasan, batasan mobilitas, khawatir soal keselamatan, atau tidak suka repot, mungkin perjalanan ini tidak layak dilakukan!

Seberapa Berat Pendakian Ini?

Jalur batu naik turun tepi kawah

Tidak terlalu berat jika kamu melakukan aktivitas secara umum. Perjalanan total akan memakan waktu sekitar 5 jam, sekitar 10KM pulang pergi. Ada dua bagian utama dari pendakian ini:

  1. Naik jalan aspal: curam, butuh stamina, tapi cukup sederhana.
  2. Bagian kawah: medan vulkanik bergerigi, jalur berbatu yang lebih teknis, bisa menjadi agak berbahaya jika kamu terganggu.

Bagian sulit lainnya adalah kamu mendaki dalam gelap total (walau lampu kepala disediakan), dan lagi, sangat ramai… di beberapa titik rasanya seperti kita mengikuti maraton yang nggak kita daftar!

Seberapa wisatawi Gunung Ijen?

Agak wisatawi, tapi mungkin masih layak dikunjungi!

Ini bukan tempat buatan manusia atau wisata yang terlalu ramai seperti ayunan di Bali, tetapi tetap saja menjadi tempat yang cukup ramai! Saat kami ke sana, rasanya seperti marathon dengan hampir seribu orang di ruang yang cukup kecil. Jadi jika Anda datang dari April hingga November (musim kemarau), harap siap menghadapi banyak orang.

Cara terbaik untuk menghindari kerumunan kemungkinan besar adalah pergi ke sana bulan April — yang masih musim kemarau, tetapi sebelum kerumunan musim panas turun.

Waktu Terbaik untuk Pergi

Lanskap vulkanik yang indah

Kawah Ijen buka sepanjang tahun, tetapi waktu pergi penting untuk keselamatan pendakian Anda, dan mempengaruhi peluang mendapatkan pemandangan yang bagus dan tingkat keramaian:

  • Musim kemarau (April–November): Terbaik untuk trekking dan melihat api biru. Jalur lebih kokoh dan aman saat musim kemarau dengan hujan yang lebih sedikit.
  • Musim puncak (Juli–Agustus): Cuaca kering dan langit cerah, tetapi harap bersiap menghadapi kerumunan besar karena ini saat liburan musim panas.
  • Musim hujan (Desember–Maret): Trek licin, jalur yang lebih berlumpur, akses ke danau kawah lebih sulit, tapi lebih sedikit orang!

Sekarang, tempat ini juga ramai selama musim kemarau (kami berkunjung akhir September), tapi waktu terbaik tetap saat bahu musim dari April–Mei atau Oktober–November.

Namun, jika Anda punya banyak waktu luang, bisa bersantai beberapa hari, dan tidak suka keramaian, Anda bisa coba keberuntungan saat musim hujan!

Cara Menuju Kawah Ijen

Pemandangan dari puncak kawah

Ada dua kota gerbang menuju Ijen: Banyuwangi (jika Anda terbang ke sini, atau dari Bali) dan Bondowoso (jika dari Surabaya). Banyak tur ke Ijen dimulai dari kota-kota ini. Dari Bondowoso atau Banyuwangi, perjalanan sekitar 1–2 jam ke gerbang masuk jalur Ijen, Paltuding (juga tempat perkemahan dan titik awal pendakian).
Beberapa tur Ijen juga menawarkan penjemputan dari Bali, atau Gunung Bromo (jika Anda ikut pengalaman Bromo-Ijen).

Dari Surabaya ke sana: Kebanyakan orang terbang ke Surabaya, yang agak jauh tetapi nyaman jika kamu mau menggabungkan ke perjalanan Jawa Timur lain sepertiGunung Bromo. Dari Surabaya, perjalanan darat ke Ijen sekitar 6–8 jam. Pilihan yang lebih dekat adalah Banyuwangi, hanya 1–2 jam dari gerbang pendakian dengan mobil.

Perjalanan dari Bali: Dari Bali, kamu bisa naik kapal cepat atau feri ke Banyuwangi. Tergantung jenis kapal yang kamu pilih, dan jika kamu memakai transportasi umum atau transfer pribadi - perjalanan ini memakan waktu sekitar 4-8 jam tergantung kombinasi transportasi yang diambil.

Tempat Menginap

Pemandangan Ijen di Bobocabin, Paltuding

Kalau mau yang simpel banget, kami rekomendasikan memesan paketmu di Seek Sophie. Jadi, kamu tinggal tentukan rencana perjalanan dan akomodasi sudah diurus. (Pemandu tur, pendaftaran, sewa perlengkapan juga sudah termasuk dalam paket ini!)

Kalau kamu tidak memesan paket lengkap, ada homestay di Bondowoso atau Banyuwangi yang bisa kamu pesan, tergantung dari cara kamu sampai di sana. Atau, kamu juga bisa menginap dekat base camp! Kami pribadi mencoba dan menyukai Bobocabin Ijen, tepat di samping base camp Paltuding, jadi bangun jam 2 pagi jadi jauh lebih mudah.

Itinerary Umum Ijen

Hati-hati saat nongkrong di dekat danau vulkanik ya!

Ini gambaran kasar jadwal perjalanan agar kamu tahu apa yang bisa diharapkan!

  • 01:00–02:00 pagi: Tiba di base camp Paltuding. Minum teh panas, makan sebentar, dan pendaftaran dilakukan di sini.
  • 02:00–04:00AM: Hike 1–2 hours to the crater rim. Early arrival = better views and less crowd stress.
  • 04:00–05:00AM: Descend 30–45 minutes into the crater to see the blue fire.
  • 05:00–06:00AM: Climb back up to the rim for sunrise over the lake! We didn’t manage to make it back up to the rim for sunrise due to traffic, we decided to just chill in the crater till much later, and that was very nice too.

Longer Itinerary with Mount Bromo + Tumpak Sewu

Views at Mt Bromo are out of this world!

Most people combine Ijen with other epic landmarks in East Java. Bromo + Ijen is the classic pairing, but we recommend adding Tumpak Sewu, desa pelangi, or adding Yogyakarta or Bali to your itinerary too. Here’s the Panduan lengkap menjelajahi Jawa Timur! 

Itinerary Jawa Timur favorit kami yang dimulai dari Surabaya ini terlihat seperti ini:

  • Hari 1: Kedatangan dan kunjungi Desa Pelangi
  • Hari 2: Tumpak Sewu + bersantai
  • Hari 3: Gunung Bromo
  • Hari 4: Ijen

Para Penambang Belerang di Gunung Ijen

Penambang belerang sedang bekerja keras

Gunung Ijen juga punya sisi manusia yang lebih gelap, karena ini masih tambang belerang yang aktif. Belerang yang menciptakan api biru terkenal adalah juga sumber penghidupan warga setempat. Jadi saat pendakian, kamu akan lihat penambang membawa potongan belerang besar naik turun kawah.

Menambang belerang adalah pekerjaan paling berat dan berbahaya. Penambang menghirup gas beracun dan mengangkut beban sangat berat (sampai 90kg) melalui jalur vulkanik yang licin dan curam, berisiko jatuh dan luka serius — semua dengan bayaran yang sangat rendah. Mereka biasanya dibayar sekitar Rp 1.000–1.500 per kilogram (sekitar US$0,07–0,10), yang berarti bahkan setelah dua perjalanan keras dalam sehari, mereka cuma dapat sekitar US$10–15.

Beban super berat + gas beracun untuk hasil yang sangat kecil

Banyak wisatawan mengambil foto karena pemandangannya yang mencolok, tapi ini bukan sesuatu yang harus dipuja. Kalau kamu di sana, beri penambang hak jalan, hormati ruang mereka, dan selalu tanya dulu sebelum memotret.

Kabar baiknya, pariwisata bisa benar-benar membantu meningkatkan kehidupan penambang jika dilakukan secara bertanggung jawab. Beberapa penambang (atau mantan penambang) bisa mendapatkan penghasilan yang lebih aman dan baik dengan bekerja sebagai pemandu hiking, mengoperasikan troli yang membantu mengangkut pendaki ke bagian yang lebih curam, atau menjual ukiran belerang dan suvenir buatan sendiri. Kalau kamu mendaki Ijen, dukung mereka dengan cara kecil bisa jadi sangat berarti!

Belerang vs ukiran suvenir

Pertanyaan Umum yang Berguna

Berapa biaya masuknya? 

Saat artikel ini ditulis, biayanya Rp 150.000 untuk wisatawan asing, plus Rp 5.000 untuk asuransi. Saat pesan pengalaman, kamu bisa cek apa saja yang termasuk dalam harga, biasanya sudah termasuk biaya masuk.

Perlukah Ijen dilakukan dengan pemandu? 

Kami dan pemandu kami!

Ya, sekarang nggak bisa lagi tanpa pemandu! Setelah beberapa kejadian di 2024, Badan Konservasi Jawa Timur mewajibkan semua pengunjung asing punya pemandu yang sudah diverifikasi, nggak peduli pengalamanmu atau cuma mau ke tepi kawah. Kamu juga perlu surat kesehatan dan asuransi, semuanya akan kami urus saat kamu buat pemesananmu.

Bagaimana cara saya memesan pendakian Gunung Ijen? 

Banyak tempat keren untuk berhenti dan menikmati pemandangan

Kamu bisa Pesan tur Ijen kamu di Seek Sophie – termasuk pemandu pendakian, transportasi, perlengkapan keselamatan (seperti masker gas), dan semua pengaturan agar kamu nggak perlu pusing mikirin detailnya. 

Kalau mau pesan Perjalanan ke Jawa Timur bagian timur yang lebih panjang (yang termasuk Ijen plus tempat kayak Bromo, air terjun, atau desa-desa sekitar), kamu juga bisa pesan di Seek Sophie. Perjalanan ini biasanya termasuk akomodasi, transport antar lokasi, dan pemandu lokal sepanjang perjalanan!

Apa yang harus aku pakai? Dan bawa? 

Bawa yang hangat!

Kenakan

  • Lapisan hangat (heat-tech + lengan panjang + puffer cocok)
  • Celana panjang (pilihan lapisan ganda heat-tech)
  • Opsional: topi, sarung tangan, gaiter
  • Sepatu/boot hiking yang kokoh – medan jadi cukup menantang

Kalau kamu tidak tahan dingin, bawa lapisan lebih (misalnya pakai semua yang di atas!). Kami sampai membeku sebelum mulai hiking! Tapi begitu berjalan, suhu akan naik dan mungkin kamu mau melepas beberapa lapis.

Bawa:

  • Headlamp (biasanya sudah termasuk dalam paket kamu)
  • 1 sampai 1,5L air cukup
  • Camilan. Kami sangat lapar saat selesai mendaki
  • Kamera/ponsel
  • Tas kecil untuk hari itu

Apakah masker gas disediakan? 

Masker wajib digunakan

Ya! Itu wajib untuk kawah, dan pemesanan paket secara otomatis mengatur penyewaan masker gas untuk Anda juga. 

Bolehkah saya bawa drone?

Ya, bisa! Biaya drone/LSR sekitar Rp 2.000.000. Beri tahu kami saat booking dan kami akan urus izin untukmu.

Perlu menggunakan layanan troli?

Troli vs sulfur

Layanan troli tersedia untuk pendakian ke Ijen! Jika pendakian terlalu berat, warga lokal bisa dorong atau tarik gerobak ke atas (atau dorong kamu turun) gunung dengan biaya tertentu. Perjalanan pulang-pergi bisa mencapai sekitar Rp 1,5 juta dan berbeda tergantung kapan kamu mulai.

Awalnya kami merasa campur aduk, tapi lutut kami sakit banget saat turun, jadi kami mencoba. Pria yang menjalankan ini dulu pernah jadi penambang dan bilang dia sangat lebih suka pekerjaan ini. Jadi kamu nggak perlu merasa bersalah kalau ambil layanan ini!

Naik ke atas mungkin nggak cocok karena terlihat sangat berat dan sulit untuk para penarik, tapi kamu bisa pertimbangkan untuk turun jika lututmu lemah!

Bisakah kamu selalu melihat api biru di Ijen?

Api biru elektrik

Tidak dijamin! Api biru terjadi saat gas belerang menyala, tapi terkadang kawah ditutup demi keamanan jika tingkat gas beracun terlalu tinggi atau ada aktivitas vulkanik.

Bahkan saat kawah terbuka, kabut, hujan, atau uap bisa membuat api sulit terlihat. Saat kami pergi, kami cuma melihat api kecil banget!

Kalau kamu nggak lihat api biru, apakah tetap layak dikunjungi?

Tentu saja. Danau kawah adalah favorit kami dan kami rasa cuma melihat danau dari tepi kawah saja sudah cukup bikin perjalanan ini berharga!

Pesan perjalananmu ke Ijen di sini! 👇

Tentang penulis
Saya sangat suka hiking, di situlah saya merasa paling bebas. Saya juga gila dengan anjing, makanan, dan perjalanan.

Pertanyaan seputar Pengalaman di Gunung Ijen

Bagaimana cara menuju Ijen dari Bali?

Anda perlu pertama-tama naik bus atau mobil pribadi dari tempat Anda menginap di Bali ke Pelabuhan Gilimanuk. Ada feri yang berangkat dari Pelabuhan Gilimanuk (di barat laut Bali) ke Pelabuhan Ketapang di Jawa. Setelah tiba di Jawa, Anda harus naik bus, mobil, atau bertemu pemandu di pelabuhan yang akan mengantar Anda ke Ijen. Ada tur operator yang mengatur transportasi dari berbagai titik di Bali ke Ijen serta menyediakan pemandu yang akan mengantar Anda keliling gunung berapi.

Apakah diperlukan surat keterangan medis untuk mendaki Gunung Ijen?

Ya, mulai Januari 2024, surat keterangan medis dari klinik atau rumah sakit setempat diperlukan untuk masuk ke Gunung Ijen. Ada beberapa klinik lokal di kota Banyuwangi yang melakukan pemeriksaan kesehatan (biasanya untuk asma dan tekanan darah tinggi) dan memberikan surat keterangan. Biaya umumnya berkisar antara IDR 35.000-60.000 per orang. Banyak pemandu dan operator tur yang mungkin bisa membantu Anda mendapatkan pemeriksaan dan surat ini, bahkan mungkin sudah termasuk dalam harga tur.

8 Pilihan terbaik Pengalaman di Gunung Ijen
Jadi... siapa itu Sophie?
Kami sering ditanya soal ini! Sebenarnya, tidak ada siapa pun di tim kami yang bernama Sophie. Dalam bahasa Yunani, Sophie berarti kebijaksanaan. Kami ingin Seek Sophie menjadi tentang perjalanan yang membantumu mengenal diri sendiri dan dunia lebih dalam—perjalanan yang mengisi hati dan membuatmu merasa lebih terhubung.
Mari berteman!
Dapatkan cerita tentang tempat rahasia dan spot tersembunyi langsung di kotak masukmu.
Bahasa Inggris
USD
Bahasa Inggris
USD
© Seek Sophie 2026PrivasiSyarat
Lisensi Agen Perjalanan TA03435