Tasmu
Tas berbisik: "Isi aku dong!"
Total Pesanan
$0 USD
Checkout

Kenapa kamu sebaiknya nggak ikut tur Pulau Komodo dari Lombok

dan alasan kenapa kami berhenti menawarkannya di Seek Sophie.

Terakhir diperbarui: 16 Apr 2025 - 5 menit baca
Kenapa kamu sebaiknya nggak ikut tur Pulau Komodo dari Lombok

Apakah kamu punya perjalanan kapal dari Komodo ke Lombok?Ini adalah salah satu pertanyaan yang paling sering kami terima—kami masih sering ditanya tentang hal ini setiap minggu. Dan jawabannya adalah tidak, tidak lagi.

Beberapa tahun lalu, perjalanan kapal dari Komodo ke Lombok adalah perjalanan kapal terlaris kami di Seek Sophie, terkenal karena pemandangannya yang indah, kehidupan laut yang berwarna-warni, dan tarikan utama: hiu paus. Tapi kemudian kami mulai mendengar umpan balik yang mengkhawatirkan dari pelanggan, kami tahu ada yang tidak beres.

Semakin kami belajar, semakin jelas bahwa kami tidak bisa, dengan hati nurani yang baik, terus menawarkan petualangan ini di Seek Sophie.

Tentang Perjalanan Kapal ke Lombok dan Komodo

1

Bagaimana bedanya dari perjalanan kapal Komodo lainnya?

Kebanyakan perjalanan kapal ke Komodo berangkat dari Labuan Bajo, tapi ada beberapa perusahaan yang menawarkan perjalanan dari Lombok ke Komodo (dan sebaliknya).

Perjalanan ini sangat populer di kalangan wisatawan yang ingin melanjutkan perjalanan mereka di Indonesia ke Lombok, di mana Pulau Gili (Gili Air, Gili Trawangan, Gili Meno) berada, atau mereka yang berasal dari Lombok Timur dan menuju Taman Nasional Komodo.

Dan tentu saja, Anda akan melihat hiu paus — yang menjadi daya tarik besar dalam daftar keinginan.

Bagaimana bedanya dari perjalanan kapal Komodo lainnya?

Kenapa Kamu Tidak Perlu Ikut Perjalanan ke Lombok dan Komodo

2

Memberi Makan Hiu Paus

Salah satu alasan utama orang memesan perjalanan kapal ke Lombok dan Komodo adalah untuk melihat hiu paus dari dekat di Teluk Saleh, Sumbawa. Baru setelah salah satu pelanggan kami menunjukkannya, kami menyadari apa yang sebenarnya terjadi:

Nelayan lokal memberi makan hiu paus agar mereka bisa terlihat. Awalnya terdengar tidak berbahaya. Tapi kenyataannya, ini memiliki konsekuensi serius.

Penelitian menunjukkan bahwa memberi makan hiu paus mengganggu perilaku alami mereka. Makhluk migrasi ini melakukan perjalanan ribuan kilometer setiap tahun, tetapi pemberian makan buatan mengubah rute mereka, menyebabkan mereka tetap di area yang seharusnya mereka tinggalkan. Ini bisa mempengaruhi siklus makan dan berkembang biak alami mereka, membuat mereka bergantung pada makanan dari manusia.

Memberi Makan Hiu Paus
3

Menyentuh Hiu Paus

Salah satu aspek yang membuat perjalanan kapal ini jadi memusingkan adalah jarak orang ke hiu paus yang diperbolehkan sangat dekat. Orang bisa berenang langsung ke mereka bahkan menyentuhnya, yang berbahaya karena beberapa alasan:

1. Keamanan Manusia: Meski hiu paus lembut, mereka makhluk besar. Terus-menerus berinteraksi dengan manusia bisa menyebabkan stres pada hiu paus. Gerakan mendadak dari makhluk besar ini bisa tanpa sengaja melukai perenang.

2. Kerusakan Fisik: Sentuhan manusia bisa menghilangkan lapisan mukus pelindung pada kulit hiu paus, membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi dan luka.

Menyentuh Hiu Paus

Mari Bicara Tentang Etika

4

Apakah Memberi Makan Hiu Paus Pernah Etis?

Ini pertanyaan sulit. Di satu sisi, sebelum wisata berkembang, beberapa nelayan di Sumbawa berburu hiu paus. Sekarang, mereka tidak lagi berburu, melainkan mendapatkan uang dengan memberi makan mereka untuk wisata.

Beberapa agen perjalanan dan operator lokal memasarkan ini sebagai "wisata bertanggung jawab," tetapi kami skeptis. Memberi makan satwa liar apapun tidak termasuk wisata yang bertanggung jawab.

Sejauh ini, kami belum pernah menemukan pengalaman bertemu hiu paus yang benar-benar etis di Indonesia atau bahkan di Asia Tenggara.

Meskipun kami senang dengan perjalanan ini, kami sadar bahwa wisata yang bertanggung jawab kadang berarti harus bilang tidak — bahkan untuk pengalaman yang populer. Sebagai pelancong, kita punya kekuatan memilih pengalaman yang melindungi satwa liar daripada menyakitinya.

Itulah sebabnya kami memutuskan untuk berhenti menawarkan tur ini di Seek Sophie.

Apakah Memberi Makan Hiu Paus Pernah Etis?
5

Apa Lagi yang Tidak Etis? (Hindari Ini)

Memberi makan hiu paus (perjalanan Lombok-Komodo) – Beberapa paket tur memberi makan hiu paus untuk menarik perhatian mereka bagi wisatawan. Ini mengganggu perilaku alami mereka dan membuat mereka bergantung pada manusia. Kami tidak menyarankan perjalanan kapal Lombok-Komodo karena alasan ini.

Kerumunan ikan pari manta – Beberapa pemandu mengizinkan snorkeler mengejar dan mengumpulkan ikan pari manta, yang menyebabkan stres pada mereka. Kalau kamu melihat ini, beranikan diri untuk bicara—pemandu biasanya akan mendengarkan jika wisatawan mengangkat kekhawatiran.

Mengejar komodo – Beberapa ranger di Pulau Komodo dan Rinca mengejar atau memprovokasi komodo agar mereka berpindah demi foto wisata yang lebih bagus. Ini membuat stres makhluk ini dan bukan praktik yang baik. Kalau kamu melihat ini, katakan sesuatu kepada pemandu dan sesama wisatawan.

Apa Lagi yang Tidak Etis? (Hindari Ini)
6

Apa yang Bisa Kita Lakukan Ketika Melihat Perilaku Tidak Etis?

Penting untuk kita memahami bahwa Taman Nasional Komodo masih cukup belum berkembang, dan banyak ranger serta pemandu belum terlatih dengan baik dalam konservasi satwa liar. Banyak praktik buruk terus berlangsung karena wisatawan mengharapkan dan menuntutnya, dan pemandu ingin memuaskan tamu mereka.

Jadi cara terbaik untuk membantu adalah dengan tidak memesan tur yang tidak etis, dan berbicara dengan pemandu serta ranger saat kamu melihat sesuatu yang salah.

Semakin kita mendorong pariwisata bertanggung jawab, semakin baik untuk satwa liar — dan untuk wisatawan di masa depan.

Komodo cenderung cukup tidak aktif

Alternatif Tur Perahu Komodo (Lebih Beretika!)

7

Wisata Komodo yang Bertanggung Jawab

Cara terbaik untuk melindungi Taman Nasional Komodo adalah dengan mendukung upaya konservasi lokal yang dipimpin masyarakat. Makanya, kami memilih bekerja sama dengan organisasi yang mempekerjakan dan melatih pemandu lokal, mengajarkan mereka cara berinteraksi dengan satwa liar secara bertanggung jawab.

Saat Anda memilih bisnis ini untuk menjelajah Taman Nasional Komodo, Anda ikut membantu membangun masa depan yang lebih berkelanjutan untuk Komodo:

Perjalanan Kapal Komodo Seek Sophie berkisar dari tur sehari dengan speedboat hingga Kapaldengan liveaboard selama 3D2N dengan kabin pribadi. Semuanya berangkat dari Labuan Bajo, dan mencakup tempat-tempat menarik seperti trekking bersama Komodo Dragons di Pulau Komodo atau Pulau Rinca untuk melihat mereka di habitat aslinya, hiking ke titik pengamatan matahari terbit di Pulau Padar, dan melihat Pink Beach, snorkeling di Manta Point.

Jika waktu Anda terbatas, lakukan perjalanan hari. Jika Anda punya lebih banyak waktu, kami sangat merekomendasikan melakukan Perjalanan kapal Seek Sophie Komodo selama 3D2N. Ini akan memungkinkan Anda menikmati lebih banyak hiking ke Pulau Kelor, dan snorkeling di Pulau Kanawa / Pulau Kenawa, serta menyaksikan migrasi kelelawar ajaib dari Pulau Kalong saat matahari terbenam (salah satu favorit kami!).

Wisata Komodo yang Bertanggung Jawab

Tips dan Sumber Daya Komodo yang Berguna

8

Sumber Daya Penting untuk Petualangan Komodo Kamu

Tim kami sudah ke Komodo lebih dari 15 kali. Lihat tips kami di sini 👇

Cara ke sana: Cara ke Pulau Komodo & Tips dari Dalam

Tur Terbaik: 10 Tur Pulau Komodo Terbaik

Rincian Itinerary: Apa yang Diharapkan Saat Trip Perahu Komodo 3 Hari

Sedang merencanakan perjalanan? Cek Panduan Singkat Pulau Komodo kami untuk tips dari para ahli agar pengalaman tak terlupakan!

Sumber Daya Penting untuk Petualangan Komodo Kamu

Siap memesan perjalanan kapal Seek Sophie di Komodo?

👇 Cek tur kapal Seek Sophie terbaik di Taman Nasional Komodo hdi sini!

FAQ Pengalaman Taman Nasional Komodo

Ada biaya tambahan untuk pulau tertentu atau aktivitas tertentu?

Ya, tetapi kamu tidak perlu membayar secara terpisah untuk setiap pulau atau aktivitas. Kru kapal akan mengumpulkan biaya penuh Taman Komodo di muka, sehingga harga ditampilkan sebagai rentang. Jumlah total tergantung pada pulau dan aktivitas apa saja yang termasuk dalam rencana perjalananmu.

Jika kamu berencana membawa drone, akan ada biaya tambahan, dan kamu harus mengajukan izin setidaknya 3 hari sebelumnya (lihat detail di bawah).

Apakah saya perlu membayar biaya taman dengan uang tunai?

Biaya taman hanya akan dibayar secara tunai. Perhatikan bahwa tidak ada ATM di Pulau Komodo, jadi pastikan membawa cukup IDR sebelum menuju ke pulau (sebelum perjalanan kapal Anda dimulai).

Di mana Taman Nasional Komodo?

Taman Nasional Komodo berada di Indonesia, di antara Sumbawa dan Flores. Kota terdekat adalah Labuan Bajo (LBJ) di Pulau Flores. Di sinilah kamu akan mulai perjalananmu.

Apa bandara terbaik untuk terbang ke sana?

Bandara terbaik adalah Bandara Labuan Bajo (LBJ). Itu satu-satunya bandara di dekat Taman Nasional Komodo.

Ada penerbangan langsung ke Labuan Bajo?

Ya! Kamu bisa terbang langsung ke Labuan Bajo dari:

  • Bali (DPS) – 1,5 jam penerbangan, beberapa penerbangan setiap hari.
  • Jakarta (CGK) – 2,5 jam penerbangan
  • Singapura (SIN) - lebih dari 3 jam penerbangan
  • Kuala Lumpur (KUL) - 3,5 jam penerbangan.
59 Terbaik Pengalaman Taman Nasional Komodo
Jadi... siapa Sophie?
Banyak yang nanya soal itu! Sebenarnya nggak ada anggota tim kami yang namanya Sophie. Sophie berasal dari kata Yunani yang berarti kebijaksanaan. Kami ingin Seek Sophie jadi tempat buat kamu mencari pengalaman yang bikin kamu lebih mengenal dirimu sendiri dan dunia. Perjalanan yang bikin hati hangat dan bikin kamu merasa lebih terhubung.
Ayo berteman!
Dapatkan info spot rahasia dan tempat tersembunyi langsung ke email kamu.
Bahasa Inggris
USD
Bahasa Inggris
USD
© Seek Sophie 2026PrivasiSyarat & Ketentuan
Izin Agen Perjalanan TA03435