Panduan Ringkas Merencanakan Pendakian Gunung Kinabalu [2026]
Gunung Kinabalu ternyata cukup ramah untuk pemula! Ini semua yang perlu kamu tahu.
![Panduan Ringkas Merencanakan Pendakian Gunung Kinabalu [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_xl_4f7a99703162889f64480dfe3c00a2a5.webp)
Gunung Kinabalu adalah salah satu pendakian terindah yang pernah kami lakukan di Asia, dan ternyata cukup ramah untuk pemula.
Saat kami merencanakan pendakian ini, kami merasa informasi yang ada cukup membingungkan dan tidak transparan. Banyak informasi yang sudah usang, dan harga paket pendakian juga sangat bervariasi, jadi sulit mengetahui apa sebenarnya yang didapat dari uang yang dibayar. Kami menyusun panduan singkat ini untuk membantu menjelaskan proses perencanaan dan pemesanan pendakian Gunung Kinabalu.
Siap memesan? Lihat pendakian Gunung Kinabalu favorit kami di sini!
Dasar-dasarnya
Apakah mendaki Gunung Kinabalu sulit?
Mendaki Gunung Kinabalu pada dasarnya hanyalah banyak anak tangga (total sekitar 600 tingkat!). Untuk mencapai puncak, kamu hanya perlu dalam kondisi sehat dan punya kebugaran yang cukup untuk berjalan menanjak dalam waktu lama. Kamu tidak perlu punya kemampuan panjat tebing.
Kalau kamu memilih rute via ferrata (lihat info rute lebih lanjut di bawah), kamu perlu sedikit lebih bugar. Jarak kegiatan via ferrata sendiri tidak terlalu jauh, tetapi aktivitasnya memakan waktu, jadi kamu mungkin akan lebih lelah saat turun.
Dari segi tingkat kesulitan, Regular Descent adalah yang paling mudah, via ferrata Walk the Torq sedikit lebih menantang (tambahkan 1 jam ke Regular Descent), dan via ferrata Low's Peak adalah yang paling sulit (tambahkan 3–4 jam ke Regular Descent).
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendaki Gunung Kinabalu?
Semua paket pendakian adalah paket 2 hari 1 malam, jadi setidaknya Anda perlu menyiapkan waktu selama itu. Sabah Parks (otoritas setempat) dulu mengizinkan pendakian 1 hari, tapi sekarang sudah tidak lagi.
Kalau dihitung dari waktu mendaki sebenarnya, Anda akan mendaki sekitar 6 jam pada hari pertama dan 10–12 jam pada hari kedua untuk mencapai puncak lalu turun kembali. Jika Anda ikut aktivitas Via Ferrata, Anda perlu menambahkan 1 jam untuk Walk the Torq dan 4 jam untuk Low's Peak (lihat info rute di bawah).
Kapan waktu terbaik untuk pergi?
Akhir-akhir ini cuaca memang sulit diprediksi, jadi susah untuk benar-benar menentukan kapan bisa menghindari musim monsun. Secara umum, waktu terbaik untuk pergi biasanya saat musim kemarau dari Maret sampai Agustus. Sebaiknya hindari Desember sampai Januari yang biasanya merupakan musim monsun.
Pada akhirnya, sekarang memang sulit merencanakan perjalanan berdasarkan cuaca, jadi sebaiknya datang dengan persiapan untuk hujan maupun cerah. Kabar baiknya, Anda tetap bisa mencapai puncak selama tidak hujan di pagi buta saat waktu summit, dan pendakian sangat jarang dibatalkan karena hujan.
Apakah ada risiko saya tidak sampai ke puncak?
Ada risiko Anda tidak bisa mencapai puncak jika tidak sampai di pos pemeriksaan tepat waktu!
Pada pagi hari pendakian puncak, Anda harus tiba di pos pemeriksaan puncak sebelum pukul 17.00 agar bisa mendapat izin naik dari petugas taman setempat. Jika Anda tidak tiba tepat waktu (misalnya jika Anda tidak mendaki cukup cepat), Anda tidak akan diizinkan melanjutkan ke puncak.
Selain itu, ada beberapa hari setiap tahunnya ketika pendakian ke puncak dibatalkan oleh Sabah Parks karena kondisi cuaca yang berbahaya. Pembatalan ini jarang terjadi, dan Sabah Parks tidak memberikan pengembalian dana untuk pembatalan apa pun.
Memilih Rute
Apa saja rute yang tersedia?
Ada tiga rute untuk mencapai puncak Gunung Kinabalu: Turun Reguler, Via Ferrata (Walk the Torq), dan Via Ferrata (Low's Peak). Ketiganya menempuh rute yang persis sama menuju puncak (yang juga, agak membingungkan, disebut Low's Peak) lalu turun kembali, dan semuanya berlangsung 2 hari 1 malam.
Satu-satunya perbedaan antara rute Turun Reguler dan Via Ferrata adalah: setelah summit saat matahari terbit, rute Turun Reguler langsung turun gunung, sedangkan rute Via Ferrata mencakup aktivitas tambahan di sisi gunung (seperti pada gambar). Kalau tujuanmu hanya ingin sampai puncak, pilih Turun Reguler.
Bisa ganti rute saat pendakian?
Kalau kamu memesan rute Via Ferrata, tetapi saat pendakian kamu lelah dan tidak ingin melakukan aktivitas Via Ferrata, kamu masih bisa berubah pikiran.
Kalau anggota grupmu yang lain tetap menjalani rute Via Ferrata, kamu hanya perlu menunggu mereka di hostel sampai selesai, lalu melanjutkan turun gunung bersama mereka.
Kamu tidak bisa mengganti dari Turun Reguler ke rute Via Ferrata.
Apakah ada pendakian 1 hari?
Tidak, tidak ada pendakian 1 hari. Dulu, pendaki yang cukup fit boleh menyelesaikan pendakian dalam satu hari. Namun pihak taman nasional telah mengubah aturannya, dan sekarang pendakian hanya diizinkan dalam format 2 hari 1 malam.
Kalau kamu hanya punya satu hari tetapi tetap ingin melihat Taman Nasional Kinabalu (situs warisan dunia UNESCO), kamu bisa ikut trip sehari ke Taman Nasional Kinabalu, tetapi ini tidak termasuk pendakian.
Merencanakan Perjalanan
Apakah saya perlu izin untuk mendaki Gunung Kinabalu?
Anda perlu izin untuk mendaki Gunung Kinabalu, dan izin ini bisa diurus melalui operator perjalanan lokal. Sekitar 160 izin dikeluarkan setiap hari.
Jumlah izin terkait langsung dengan jumlah tempat tidur hostel yang tersedia di taman, karena semua pendaki wajib menginap di hostel taman. Jadi, berbeda dengan gunung lain seperti Rinjani yang kapasitasnya tidak dibatasi seketat itu, Anda memang perlu memesan pendakian Gunung Kinabalu lebih awal untuk memastikan mendapat tempat.
Bagaimana cara mendapatkan izin untuk mendaki Gunung Kinabalu?
Anda perlu mengurus izin melalui operator perjalanan lokal, lalu mereka akan mengurus izinnya melalui taman Gunung Kinabalu.
Inilah sebabnya saat Anda mengajukan pemesanan perjalanan Gunung Kinabalu, tanggalnya biasanya tidak langsung dijamin karena operator lokal perlu menelepon dan mengecek ketersediaan ke taman Gunung Kinabalu.
Berapa jauh hari sebelumnya saya perlu memesan pendakian Kinabalu?
Pada musim ramai (Mei-Agustus), pesan 4-6 bulan sebelumnya untuk Regular Descent, dan 2-3 bulan sebelumnya untuk Via Ferrata. Pada musim sepi, pemberitahuan 1-2 bulan sebelumnya biasanya sudah cukup.
Kalau grupmu kecil, hanya 1–2 orang, biasanya lebih mudah mendapat permit last minute dibanding grup yang lebih besar.
Ada tips untuk dapat booking Kinabalu last minute?
Ya! Kalau jalur Regular Descent sudah penuh di tanggalmu, kamu mungkin masih bisa dapat permit kalau memesan pendakian Via Ferrata. Peluang dapat permit untuk rute Via Ferrata biasanya lebih besar.
Alasannya, hostel tempat kamu menginap tergantung pada rute yang kamu pilih. Pendaki Regular Descent menginap di Laban Rata Resthouse, sedangkan pendaki Via Ferrata menginap di Pendant Hut. Karena pendakian Via Ferrata lebih mahal, peminatnya lebih sedikit. Artinya, ketersediaan di hostel Via Ferrata biasanya lebih banyak, dan permit yang tersedia juga lebih banyak.
Bisa Ubah atau Batal setelah Booking?
Kinabalu Park sangat ketat soal pembatalan, jadi begitu permit sudah dipesan, tidak ada opsi ubah jadwal atau pembatalan gratis. Bahkan saat Covid-19, ketika seluruh Malaysia sedang lockdown, Kinabalu Park hanya mengizinkan penjadwalan ulang sampai akhir tahun 2020. Tidak ada kredit, tidak ada refund. Jadi kalau kamu belum benar-benar yakin dengan tanggalnya, sebaiknya jangan booking pendakian dulu.
Bagaimana Memilih Paket Mount Kinabalu?
Saat mulai mencari paket pendakian, kamu mungkin akan melihat harga yang selisihnya jauh sekali dan bertanya-tanya apakah memang ada alasan di balik perbedaan itu. Jawaban singkatnya: tidak sebesar yang kamu kira.
Mt Kinabalu diatur sangat ketat, jadi semuanya sama untuk semua pendaki, mulai dari akomodasi, makanan, sampai pemandu gunung yang ditunjuk pemerintah negara bagian. Operator tur yang lebih baik biasanya lebih responsif dan lebih rapi dalam mengatur logistik pendakianmu. Tapi membayar lebih mahal tidak membuatmu mendapat pemandu gunung, akomodasi, atau makanan yang lebih baik.
Persiapan Pendakian
Cara Latihan untuk Mendaki Kinabalu
Pendakiannya sebenarnya tidak terlalu sulit (cuma banyak anak tangga!), jadi kamu bisa mulai latihan sekitar sebulan sebelum tanggal keberangkatan. Untuk dua minggu pertama, lakukan latihan kekuatan dua kali seminggu (jump squat, step up & heel down), dan lari 30–60 menit tiga kali seminggu. Untuk dua minggu berikutnya, lakukan hiking 60 menit dengan ransel 8kg dua kali seminggu. Idealnya hiking ini dilakukan di Bukit Timah Hill (bagian belakang yang punya anak tangga besar), atau di tempat yang berbukit.
Kami sudah menyiapkan video latihan ini untukmu, supaya kamu bisa lihat cara latihan untuk berbagai bagian medannya!
Apa Saja yang Perlu Dibawa untuk Mendaki Kinabalu
Ranselmu sebaiknya ringan dan tidak lebih dari 8kg, idealnya berukuran 30L. Bawa setidaknya 2L air, karena titik isi ulang pertama ada di km 6. Bawa camilan seperti energy bar, karena makanannya cukup sederhana. Ponco atau jaket tahan air itu penting karena hujan cukup sering turun. Untuk suhu dingin di puncak (di bawah 10°C), pakai lapisan hangat, termasuk fleece, atasan termal, dan jaket tahan angin. Headtorch wajib dibawa untuk pendakian puncak jam 2 pagi, dan sarung tangan membantu untuk pegangan dan tetap hangat.
Untuk menginap di kamar dorm, bawa penutup mata dan earplug supaya tidur lebih nyenyak. Power bank juga berguna karena colokan untuk mengisi daya terbatas. Kalau menginap di Pendant Hut, bawa handuk quick-dry atau sewa di sana. Di Laban Rata, handuk sudah disediakan. Pastikan tasmu di bawah 8kg—kalau terlalu berat, pertimbangkan menyewa porter untuk membawa perlengkapanmu.
Kalau kamu lupa membawa sesuatu, ada beberapa toko perlengkapan gunung yang bagus di kota Kota Kinabalu yang menjual semua yang kamu butuhkan. Kamu juga bisa membeli botol air, ponco, headtorch, dan menyewa porter di kantor pusat Taman Mt Kinabalu.
Saat Pendakian
Apakah saya bisa menitipkan koper di Kinabalu Park saat pendakian?
Ya, bisa. Ada ruang penitipan bagasi di Kinabalu Park. Biayanya dihitung per barang (RM 12 saat tulisan ini dibuat). Cukup beri tahu pemandu gunung Anda bahwa Anda ingin menitipkan bagasi di taman, dan mereka bisa membantu mengaturnya.
Apakah saya bisa menyewa porter untuk pendakian Kinabalu?
Ya, bisa. Anda tidak perlu memesan porter sebelumnya—Anda bisa menyewanya di Park HQ saat tiba di Gunung Kinabalu. Anda juga bisa memberi tahu operator tur bahwa Anda ingin menyewa porter, dan mereka bisa membantu mengaturnya. Porter akan membawa beban hingga 10 kg.
Apakah ada toilet di Gunung Kinabalu?
Ada titik air dan toilet di gunung, dan kondisinya lumayan bersih, jadi tidak perlu khawatir soal itu.
Tempat istirahat dan toilet tersedia setiap 1 km (atau kurang) di jalur menuju puncak sampai ke tempat istirahat untuk bermalam. Titik air pertama ada di km 6, jadi kami sarankan membawa cukup air sampai titik itu (sekitar 1,5 hingga 2 liter untuk kami).
Bagaimana soal makanannya?
Apa pun paket tur atau operator tur yang Anda pilih, makanan akan disediakan oleh Park HQ Gunung Kinabalu. Anda akan mendapat makan siang bungkus saat perjalanan naik, makan malam prasmanan, dan sarapan ringan sebelum (dan sesudah!) summit keesokan paginya.
Makan siang bungkusnya sangat sederhana, biasanya minuman, sandwich, dan buah. Jadi kalau Anda butuh tambahan tenaga, sebaiknya bawa camilan. Makan malam di atas cukup enak dan berupa prasmanan lengkap dengan pilihan Western dan Asia, jadi Anda pasti tidak akan kelaparan.
Kalau kamu punya pantangan atau kebutuhan makanan tertentu, mohon beri tahu operator tur kamu sebelumnya.
Seperti apa akomodasi di Gunung Kinabalu?
Pendaki jalur Regular Descent menginap di Laban Rata Resthouse, sementara pendaki Via Ferrata menginap di Pendant Hut. Selain dua kamar pribadi, semua akomodasi di gunung berupa asrama. Asrama di kedua pondok gunung ini kurang lebih sama dari segi kualitas, ukuran, dan fasilitas.
Asrama dilengkapi tempat tidur tingkat, kasur, dan sleeping bag. Suasananya bisa cukup berisik, jadi kalau kamu sensitif terhadap suara, sebaiknya bawa penyumbat telinga agar bisa istirahat lebih nyenyak. Asrama menggunakan tenaga surya, jadi ada air panas saat hari cerah dan air dingin saat hari hujan. Ada colokan listrik di asrama, jadi tidak perlu membawa battery pack.
Hal yang perlu diketahui tentang puncak Kinabalu
Pendakian ke puncak dimulai pukul 2 pagi setelah sarapan singkat. Ada 3 hal penting yang perlu diperhatikan: headtorch wajib dibawa, kamu harus sudah sampai di pos pemeriksaan puncak sebelum pukul 5 pagi (kalau tidak, kamu tidak akan diizinkan lanjut ke puncak), dan ada kemungkinan kecil pendakian puncak dibatalkan jika pagi itu turun hujan lebat.
Kami suka sekali mendaki Gunung Kinabalu — kami sudah beberapa kali ke sana selama bertahun-tahun. Jauh lebih mudah daripada Gunung Rinjani di Indonesia, dan cocok sebagai pendakian gunung pertamamu! Kalau ada pertanyaan, kabari kami ya.
Kalau kamu sudah siap memesan, lihat operator tur Gunung Kinabalu pilihan kami di sini — ini beberapa yang paling tepercaya yang kami temukan (salah satunya bahkan membantu teman kami turun gunung setelah pergelangan kakinya terkilir!)👇

Pertanyaan seputar Pengalaman Gunung Kinabalu
Apakah saya bisa mendaki Gunung Kinabalu tanpa pemandu?
Tidak, pemandu gunung wajib sesuai peraturan Taman Sabah.
Berapa ketinggian Gunung Kinabalu?
Gunung Kinabalu berada di ketinggian 4.095 meter (13.435 kaki), menjadikannya gunung tertinggi di Malaysia dan salah satu puncak tertinggi di Asia Tenggara.
Mengapa Gunung Kinabalu menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO?
Gunung Kinabalu dan Taman Nasional Kinabalu ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2000 karena keanekaragaman hayatinya yang luar biasa. Taman ini menjadi rumah bagi lebih dari 5.000 spesies tanaman, 1.200 spesies anggrek, 300 spesies burung, dan satwa langka seperti monyet belajar dan harimau tutul berkabut. Ini adalah salah satu situs ekologi terpenting di dunia, dengan spesies yang tidak ditemukan di tempat lain.
Apakah mendaki Gunung Kinabalu sepadan?
Ya! Sebenarnya ini salah satu pendakian favorit kami di Asia. Kami suka karena dalam waktu singkat kamu bisa melihat berbagai macam pemandangan yang berbeda, jadi nggak bikin bosan! Kamu akan berjalan di hutan hujan Borneo, taman alpine kecil kayak bonsai, dan pemandangan penuh tanaman pitcher. Selain itu, pendakian ini juga cocok buat pemula karena ada latihan kecilnya!
Kapan waktu terbaik untuk mendaki Gunung Kinabalu?






























![Tempat Etis Melihat Orangutan di Asia Tenggara [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_md_26a1e349373ffec8569b965090d516ed.webp)
![Tempat Etis Melihat Orangutan di Asia Tenggara [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_xl_2e78af4a2c06449cbda3a3d258d4dac1.webp)




