6 Cara Terbaik Menikmati Gunung Batur
Mendaki dan cara seru lainnya untuk melihat gunung berapi paling terkenal di Bali

Kalau kamu berencana ke Bali, tidak mungkin melewatkan Gunung Batur. Tapi ada banyak cara untuk melihat dan merasakannya — mana yang paling cocok buat kamu? Ini tergantung pada tingkat kebugaranmu, toleransi terhadap keramaian, dan semangat petualangan! Kami telah menguraikan berbagai pilihan supaya kamu bisa pilih yang terbaik :)
Update: Pada Juni 2023, gubernur Bali mengumumkan bahwa masyarakat umum, termasuk komunitas lokal Bali, mungkin dilarang mendaki gunung-gunung di Bali, kecuali dalam kondisi tertentu. Ini sebagai respons terhadap perilaku wisatawan yang dianggap tidak menghormati tradisi spiritual Bali di gunung-gunung tersebut.
Hingga saat ini, belum ada larangan resmi dan warga lokal maupun wisatawan masih diperbolehkan mendaki gunung di Bali. Diperkirakan akan ada protokol yang lebih ketat untuk melindungi gunung-gunung tersebut, tetapi larangan mendaki sangat kecil kemungkinannya.
Siap pesan? Cek semua pilihan <placeholder_7
Klasik: Pendakian Matahari Terbit ke Puncak Batur
Pendakian ini saat matahari terbit adalah cara yang paling populer untuk melihat Gunung Batur. Saat musim ramai, hingga 600 orang mendaki ini setiap hari!
Untuk pendakian matahari terbit, biasanya Anda perlu meninggalkan hotel sekitar pukul 3 pagi untuk menuju titik awal pendakian. Pendakian ini memakan waktu sekitar 2 jam setiap arah dan cocok untuk pemula. Di puncak, Anda akan melihat panorama epik Gunung Abang dan Gunung Agung.
Tips terbaik: Kami sangat menyarankan untuk memakai pemandu yang memilih jalur yang kurang ramai agar Anda bisa menikmati pendakian dengan tenang!
Pendakian Batur + Pemandian Air Panas Alami
Jika Anda tipe orang yang suka memanfaatkan hari sebaik-baiknya, Anda mungkin ingin menggabungkan pendakian Anda dengan kunjungan ke pemandian air panas dekat sana.
Banyak pemandu di Batur menawarkan opsi tambahan untuk pendakian matahari terbit Anda agar bisa mengunjungi pemandian air panas. Pemandian ini dipanaskan oleh gunung berapi Batur, dan merupakan cara yang bagus untuk rileksasi otot setelah pendakian (airnya mendekati 40°C). Di pemandian air panas, Anda juga bisa menikmati pemandangan indah Gunung Batur dan danau di sekitarnya!
Perlu diingat: tempat ini bisa cukup ramai, jadi kalau keramaian bukan gaya Anda, mungkin Anda ingin melewatkannya.
Jalur Tepi Gunung Batur
Sedang mencari petualangan sejati? Kami sangat merekomendasikan pengalaman Batur yang jarang dilalui ini dengan salah satu pemandu terbaik di Bali.
Ini membawa Anda ke tepi Gunung Batur bukan ke puncaknya. Artinya pendakian lebih mudah (1 jam dibandingkan 2), pemandangannya sama indah (bahkan bisa lebih bagus), dan jauh lebih sepi. Bagian favorit kami adalah menyeberangi Danau Batur dengan perahu – pengalaman yang tenang dan ajaib!
Tips terbaik: sangat disarankan untuk menambahkan kunjungan ke desa Trunyan, desa tertua di Bali yang pernah ditampilkan di BBC karena budaya uniknya.
Perjalanan Jeep Gunung Batur
Tidak suka mendaki? Lewati trekking dan langsung naik Jeep 4WD! Pertama, sopirmu akan mengantarmu ke tempat di kaldera untuk melihat matahari terbit. Di sini kamu bisa melihat Gunung Agung, Gunung Abang, dan Gunung Batur sendiri serta Danau Batur. Setelah itu, kamu akan menuju ke ladang lava pasir hitam yang luas untuk pemandangan yang menakjubkan dan berbeda (seperti di Islandia tapi di tropis)! Tidak ada pilihan trekking yang menawarkan pemandangan seperti ini, jadi ini kesempatan bagus untuk melihat sesuatu yang berbeda!
Petualangan ATV Gunung Batur
Mungkin kamu mencari sesuatu yang memacu adrenalin? Petualangan ATV ini melewatkan matahari terbit (tidak perlu bangun terlalu pagi!) dan langsung menuju ke ladang lava pasir hitam di mana kamu bisa menjelajah atau membuat donat lingkaran sesuai keinginanmu. Sepanjang perjalanan, kamu juga akan melihat kehidupan desa lokal saat melewati desa dan ladang pertanian, melihat warga setempat yang merawat ladang tomat dan bawang merah mereka.
Lihat Gunung Batur Saat Matahari Terbenam (Cocok untuk Keluarga!)
Sebagian besar perjalanan ke Gunung Batur dilakukan saat matahari terbit. Tapi jika kamu nggak mau bangun jam 3 pagi, atau ingin pendakian yang nggak terlalu ramai, kamu bisa pilih saat matahari terbenam!
Untuk pendakian saat matahari terbenam, kamu mulai sekitar jam 3-4 sore dan sampai saat matahari tenggelam di atas gunung berapi Mt Agung dan Mt Abang. Mulai lebih larut cocok untuk keluarga dengan anak kecil, dan juga pilihan bagus saat musim hujan. Saat musim hujan, biasanya hujan di pagi hari, jadi mungkin nggak bisa lihat matahari terbit yang indah saat pendakian pagi.
Untuk pendakian ini, kamu harus turun saat malam hari, tapi pemandu akan berikan perlengkapan yang tepat agar tetap aman!
FAQ Pengalaman di Gunung Batur
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendaki Gunung Batur?
Seberapa sulit mendaki Gunung Batur?
Apakah Gunung Batur layak didaki?
Apa aktivitas terbaik yang bisa dilakukan di Gunung Batur?
Waktu terbaik untuk mengunjungi Gunung Batur untuk pendakian saat matahari terbit apa?







![Gunung Batur: Panduan Penting & Cara Menghindari Keramaian [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_md_419759df50222c532107ed80aed4fd60.webp)
![Pulau Komodo: Semua yang Perlu Kamu Ketahui & Cara Menghindari Keramaian [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/watermark_35316dd1c5a9b34e12a0c032f662ad09.webp)
![Labuan Bajo: 12 Hal Seru yang Bisa Dilakukan + Tips Berguna [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_md_fbeccdf94f72d3ced7a242b51a7ec1af.webp)
![Labuan Bajo: 12 Hal Seru yang Bisa Dilakukan + Tips Berguna [2026]](https://d18sx48tl6nre5.cloudfront.net/webp_xl_b4b7b37d75755d16237015133ac58f3e.webp)




